Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “Hujan Bulan Juni” as Want to Read:
Hujan Bulan Juni
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating
Open Preview

Hujan Bulan Juni

4.22  ·  Rating Details  ·  2,215 Ratings  ·  266 Reviews
Hujan Bulan Juni pertama kali diterbitkan oleh Grasindo tahun 1994 dan telah dicetak ulang beberapa kali. Tidak ada perubahan penting dalam buku terbitan editum ini, kecuali penambahan dan penghapusan beberapa sajak berdasarkan pertimbangan praktis. Sajak-sajak dalam buku ini dipilih dari beberapa buku puisi yang pernah terbit sebelumnya, yakni duka-Mu abadi (1969), Mata P ...more
Paperback, 120 pages
Published September 2003 by Grasindo (first published October 1994)
More Details... edit details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Reader Q&A

To ask other readers questions about Hujan Bulan Juni, please sign up.

Be the first to ask a question about Hujan Bulan Juni

Laskar Pelangi by Andrea HirataBumi Manusia by Pramoedya Ananta Toer5 cm by Donny DhirgantoroRonggeng Dukuh Paruk by Ahmad TohariNegeri 5 Menara by Ahmad Fuadi
Buku Indonesia Sepanjang Masa
33rd out of 495 books — 1,737 voters
Hujan Bulan Juni by Sapardi Djoko DamonoDeru Campur Debu by Chairil AnwarMantra Orang Jawa by Sapardi Djoko DamonoKerikil Tajam dan Yang Terampas dan Yang Putus by Chairil AnwarSajak-sajak Lengkap, 1961-2001 by Goenawan Mohamad
Kumpulan Puisi Indonesia Terbaik
1st out of 189 books — 62 voters


More lists with this book...

Community Reviews

(showing 1-30 of 3,000)
filter  |  sort: default (?)  |  Rating Details
Pera
Jul 09, 2007 Pera rated it really liked it  ·  review of another edition
aku ingin mencintaimu dengan sederhana;
dengan kata yang tak sempat diucapkan
kayu kepada api yang menjadikannya abu
aku ingin mencintaimu dengan sederhana;
dengan isyarat yang tak sempat disampaikan
awan kepada hujan yang menjadikannya tiada

...so sweet
Dee
Jul 26, 2007 Dee rated it it was amazing
Recommends it for: poetry lover/lyricist/romantic fools
Shelves: poetry
An influencer. A soul-quencher. A measuring bar.
This book has been a classic answer whenever I got the classic question: "if you can only keep one book in a stranded island until God knows when, what will it be?"
First, poems don't easily bore you for they can have limitless interpretations. Second, Hujan Bulan Juni will definitely shower you with magnificient, well-crafted, yet simple and striking metaphors. "Hujan Bulan Juni" and "Aku Ingin" remain as my eternal favorites.
This book had influ
...more
Liana
Jan 07, 2008 Liana rated it it was amazing
duh speechless ma ni buku..

gadis kecil

ada gadis kecil diseberangkan gerimis
di tangan kanannya bergoyang payung
tangan kirinya mengibaskan tangis-
di pinggir padang ada pohon dan seekor burung

hujan bulan juni

tak ada yang lebih tabah
dari hujan bulan juni
dirahasiakannya rintik rindunya
kepada pohon berbunga itu

tak ada yang lebih bijak
dari hujan bulan juni
dihapusnya jejak-jejak kakinya
yang ragu-ragu di jalan itu

tak ada yang lebih arif
dari hujan bulan juni
dibiarkannya yang tak terucapkan
diserap akar poh
...more
Endah
Dec 12, 2008 Endah rated it really liked it
Jika ada yang bertanya pada saya, siapakah penyair Indonesia yang begitu tergila-gila pada hujan dalam sajak-sajaknya? Saya akan menjawab : Sapardi Djoko Damono. Entah sudah berapa banyak puisi dan syair tentang hujan yang ia goreskan. Di buku kumpulan puisi ini saja (Hujan Bulan Juni), ada delapan buah dari jumlah keseluruhan sembilan puluh enam, yang memakai kata "hujan" dalam judulnya (Hujan Turun Sepanjang Jalan, Hujan dalam Komposisi 1, Hujan dalam Komposisi 2, Hujan dalam Komposisi 3, Di B ...more
Sweetdhee
Jul 02, 2010 Sweetdhee rated it really liked it
Baca Bareng bulan Juni bareng GRI

Entah mengapa, puisi tentang hujan sepertinya menetes terlalu keras pada batunya hatiku
Dan tiap bulirnya mengetuk pelan-pelan bahkan hatiku sudah tak sanggup menjerit perih
Ada apa dengan hujan?


HUJAN DALAM KOMPOSISI 1 (Hal. 28)

"Apakah yang kautangkap dari swara hujan, dari daun-daun bugenvil basah yang teratur mengetuk jendela? Apakah yang kautangkap dari bau tanah, dari ricik air yang turun di selokan?"
Ia membayangkan hubungan gaib antara tanah dan hujan,
membanya
...more
Arief Bakhtiar D.
SAJAK-SAJAK SEPI

PADA tahun 1975, di majalah Horison, H.B. Jassin menulis komentarnya tentang sajak-sajak sepi: sajak-sajak yang dianggit dari menara gading, dalam kesendirian renungan pengarangnya, tentang segala sepi dan cinta.

Satu sajak yang disebut H.B. Jassin sajak sepi adalah Senja di Pelabuhan Kecil karya Chairil Anwar.

Sajak-sajak itu juga sajak Sementara Kita Saling Berbisik karangan Sapardi Djoko Damono tahun 1966:

sementara kita saling berbisik
untuk lebih lama tinggal
pada debu, cinta yan
...more
IDNHDJRI
Saya tidak yakin ada review yang mampu menangkap kesempurnaan untaian kata demi kata hasil kontemplasi Sapardi Djoko Damono dalam buku sepilihan sajak ini. Dari puisi pertama, Tangan Waktu, hingga puisi terakhir, Terbangnya Burung, saya seakan terseret dalam aliran emosi dan imaji penulisnya. Dengan suasana puisi yang cenderung murung, sedih dan penuh dengan kegelisahan, membuat pembaca justru semakin mensyukuri anugerah Tuhan terindah yaitu hidup. Hujan Bulan Juni mungkin memang telah mengabadi ...more
John Ferry Sihotang
Review: Hujan Bulan Juni yang Bikin Menggigil

Puisi itu hal remeh temeh. Sesuatu yang tak penting, tapi justru karena tak pentingnya itu makanya penyair membelanya agar menjadi penting. Ya, puisi itu hal kecil dan sepele dalam kata. Meski demikian, seperti pernah ditulis Sapardi, puisi bisa dimanfaatkan untuk membayangkan, memahami, dan menghayati dunia yang lebih besar dan lebih dalam: Kehidupan itu sendiri.

Puisi pertama yang pernah kudengar, kalau tak salah ingat, adalah puisi paling terkenal d
...more
Harun Harahap
Jun 28, 2010 Harun Harahap rated it it was amazing
Shelves: e-book, indonesian, puisi
Buku Puisi Baca Bareng Goodreads Indonesia Bulan Juni 2010.

Puisi favorit saya:

AKU INGIN
(Hal.91)

aku ingin mencintaimu dengan sederhana:
dengan kata yang tak sempat diucapkan
kayu kepada api yang menjadikannya abu

aku ingin mencintaimu dengan sederhana:
dengan isyarat yang tak sempat disampaikan
awan kepada hujan yang menjadikannya tiada.

1989
Luc Abdullah
Sep 20, 2012 Luc Abdullah added it
Shelves: malay, puisi
Puisi alit yang paling aku gemari di dalam ini adalah,

Tajuk: TUAN
Tuan Tuhan, bukan? Tunggu sebentar,
saya sedang keluar.

Faisal Zawi
Sep 16, 2012 Faisal Zawi rated it it was amazing
Kata A Teeuw, Sapardi telah menciptakan genre baru dalam kesusasteraan Indonesia.

Goenawan Mohammad sendiri menulis puisi Sapardi adalah selayaknya dicemburui dan langsung buat kita bertanya, mengapa saya tidak menulis seperti itu!

Dan kepada kebanyakan orang, puisi Sapardi sering membangkitkan emosi kuat yang berbagai. Seperti setiap kali membaca puisi Sapardi, larik-larik itu akan menujah-nujah dan menyeret memori keluar dari kepala dan hati.

Ada yang pernah memberitahu, membaca puisi Sapardi m
...more
gieb
Jan 27, 2009 gieb rated it it was amazing
dari sekian buku sapardi djoko damono, saya paling 'jatuh cinta' dengan buku ini. entah kenapa, kata hujan menjadi begitu puitis di tangan profesor tua ini. bagi pecinta puisi, buku ini seperti kitab suci. wajib punya. wajib koleksi. seingat saya, saya pernah membeli beberapa kali buku ini.

menurut saya, buku ini tentang sebuah cinta yang mencoba menerjemahkan hujan dalam pusaran pemikiran otak. ilmuwan menemukan bahwa ramuan zat kimia dalam otak yang memicu asmara, benar-benar berbeda dari camp
...more
Irwan
Jun 29, 2013 Irwan rated it it was amazing
Shelves: finished, 2010, 2009, 2011, 2012, 2013
2013: membaca lagi sambil menangisi juni yang diguyuri hujan

---

2012: Tetap dahsyat. Senantiasa menyajikan imaji yang terlewat pada pembacaan sebelumnya....

-------------


Dahsyatt...!!


Thanks to Gieb :-)


----------------------------

sedang kubaca Hujan Bulan Juni
kupungut kata dan frasa indah di sana sini
di luar hujan
di bulan juni

"dalam setiap telur semoga ada burung dalam setiap burung semoga ada engkau dalam setiap engkau semoga ada yang senantiasa terbang menembus silau matahari memecah udara dingin
...more
Rhea
Mar 31, 2011 Rhea rated it really liked it
Dibaca dalam rangka Bareng GRI Buku Puisi.

DALAM DOA: II (Hal. 16)


kupandang ke sana: Isyarat-isyarat dalam cahaya
kupandang semesta
ketika Engkau seketika memijar dalam Kata
terbantun menjelma gema. Malam sibuk di luar suara

kemudian daun bertahan pada tangkainya
ketika hujan tiba. Kudengar bumi sediakala
tiada apa pun di antara Kita: dingin
semakin membara sewaktu berhembus angin


SONET:X (Hal.25)


siapa menggores di langit biru
siapa meretas di awan lalu
siapa mengkristal di kabut itu
siapa meng
...more
helmymuhammad
Mar 30, 2014 helmymuhammad rated it really liked it
Saya rasa,Sapardi (mungkin saja) tidak sepuitis Aan Masyur dalam merungkai persoalan cinta..Namun,Sapardi saya rasa memberi gambaran yang lebih tepat berbanding Aan Masyur..Saya tidak terbuai dengan basa basi Sapardi,tapi saya terpukau dengan kebijaksaan Sapardi dalam memberi gambaran jelas tentang keadaan pada waktu itu..

'Aku dan matahari tidak bertengkar tentang siapa diantara kami yang telah menciptakan bayang-bayang..
Aku dan bayang - bayang tidak bertengkar tentang siapa di antara kami yang
...more
Fahrul Khakim
Nov 21, 2015 Fahrul Khakim rated it really liked it
buku ini mengajari kita mengenal puisi yang sederhana namun tetap penuh makna dan selalu diminati.
Gloria Tetelepta
May 10, 2015 Gloria Tetelepta rated it really liked it  ·  review of another edition
Ambience dari buku ini cukup gelap, sendu, tapi indah.

Setelah saya baca semua puisi di buku ini, saya mengambil kesimpulan bahwa gaya Sapardi Djoko Damono adalah melihat sesuatu yang sederhana dan menggambarkannya jadi lebih indah dari biasanya. Beliau melihat sesuatu yang kita anggap biasa dari sisi yang tidak biasa.

Buku ini luar biasa, aneh, membosankan, dan luar biasa.

Seorang teman bertanya mengapa saya bilang membosankan.
Jawaban saya: Tema alamnya repetitif. Saya tidak bilang hal itu jelek,
...more
Aina Nabila
Nov 01, 2013 Aina Nabila rated it it was amazing  ·  review of another edition
Larut dengan kata-kata yang melemparkan aku ke sebuah dunia puisi yang menyamankan jiwa.
Shahkang
Sep 16, 2015 Shahkang rated it it was amazing  ·  review of another edition
Bila kemas bilik nak pindah rumah, terjumpa buku lama. Buku ni dibeli di satu acara seni di Kuala Lumpur. Kerap kali membelek jadi tak tahu bila habis baca buku ini, agaknya sekitar 2013.

Sejujurnya sajak Sapardi begitu bersahaja dan dapat menarik minat orang yang tidak akrab dengan dunia puisi. Pernah letak di Facebook kemudian seorang sahabat yang tak minat sastera agak terpukau dengan sajak Sapardi (Perahu Kertas, kalau tak salah). Tentunya Sapardi ada kelainan sendiri dan sesetengah sajaknya
...more
Aya
Feb 08, 2016 Aya rated it it was amazing  ·  review of another edition
aku ingin mencintaimu dengan sederhana:
dengan kata yang tak sempat diucapkan
kayu kepada api yang menjadikannya abu [...]


Dasar sinopsis buku bagian belakang.
Boleh cerita sedikit dulu ya (a little aya story) : daridulu emang udah pengin banget baca buku Sapardi. Saya ampun sama cerita-cerita barat yang notabene begitu-begitu aja. Saya lagi dilema waktu itu mau beli buku kontemporer barat yang ga jelas dan menye-menye atau ini eh.. gara-gara sinopsis, yaudah deh fix beli. Lagipula, saya masih penas
...more
Phelphel
Jul 08, 2008 Phelphel rated it it was amazing
hmm...hujan bulan juni.
sekarang ini sudah semakin sering hujan turun di bulan juni. sudah tidak lagi rintik tetapi mengguyur. meski iklim terkontaminasi global warming, tapi pesona puisi hujan bulan juni tak hilang digerus kerusakan iklim manapun....

Sapardi Djoko Damono membuktikan diri sebagai begawan yang sastrawan atau sastrawan yang begawan.

hanya dengan satu,dua, tiga larik, ke-diri-an kita akan dipacu menuju lorong panjang "pencarian". atau sebaliknya, sebutir kata dilahirkan dengan jernih
...more
Biondy
Mar 05, 2013 Biondy rated it it was amazing
Judul: Hujan Bulan Juni
Penulis: Sapardi Djoko Damono
Penerbit: PT Grasindo
Halaman: 120 halaman
Terbitan: September 2003

Kumpulan puisi dari Sapardi Djoko Damono. Puisi-puisi yang ada di sini adalah hasil tulisannya antara tahun 1964-1994. Sesuai judulnya, yang juga menjadi judul salah satu puisi di buku ini, tema besar buku ini memang hujan.

Review
Hasil baca bareng klub buku GRI. Really love it. Sampai baca berulang-ulang. Bukunya keren banget. Ketimbang review, saya tulis beberapa puisi yang saya s
...more
nov
Jul 13, 2009 nov rated it it was amazing
buku ini saya beli tahun 2007 lalu di bandung. begitu beli langsung saya baca sepanjang perjalanan kembali ke kampus dari toko buku tersebut. sampai kampus buku pun selesai dibaca dan langsung dipinjam oleh teman saya. sedihnya, sampai sekarang buku ini tidak kembali ke saya. lebih malangnya lagi, sampai sekarang saya gak nemu lagi tuh buku di toko buku :((

saya mengenal sapardi awalnya dari lagu. lagu yang merupakan musikalisasi puisi-puisi sapardi dan dinyanyikan oleh dua ibu.awalnya saya tidak
...more
Sebastian Partogi
Akhirnya bisa juga membeli buku kumpulan puisi SDD ini setelah direkomendasikan oleh seorang kenalan. Puisi-puisinya sangat indah, kontemplatif dan beberapa di antaranya sureal. Puisi favorit saya adalah "Hujan Bulan Juni", "Pada Suatu Pagi Hari" serta "Aku Ingin". Sepertinya gue akan sering membaca ulang buku puisi ini, termasuk malam nanti!
Fiza M.
Sep 18, 2013 Fiza M. rated it it was amazing  ·  review of another edition
Shelves: favorites
Tidak ada kata tepat yang boleh saya komentarkan tentang buku yang memukau ini. Tiap bait yang dibaca oleh suara kecil dalam kepala saya ini cuma penuh dengan teriakan 'Wow!'.

Saya jatuh cinta dengan buku ini. Sapardi yang gemar menulis tentang hujan, bunga, gerimis, kisah tentang suatu waktu dan mungkin juga lirik-lirik lagu pandai sekali mengocak perasaan saya. Bahasanya punya simetri dan ritma yang bersahaja, seperti saya terjatuh dalam imaji Sapardi dan tak mahu diselamatkan.

"Selamat malam. I
...more
Ahmad
Sep 24, 2011 Ahmad rated it really liked it
Shelves: sastra, puisi
Sapardi selalu berkarya dengan standar yang tinggi. Saya mengingat telisik karya-karya Sapardi oleh Hasan Aspahani. Hasan mengatakan, sejak awal Sapardi memang sudah menyiapkan dirinya sebagai penyair besar. Sajak-sajak yang dipublikasi Sapardi sejak awal karirnya tidak bersifat kronologis, tapi mengikuti rencana tertentu.

Puisi-puisi dalam antologi ini menurut saya standarnya sebanding dengan karya Sapardi Sebelumnya "Duka-Mu Abadi". Kualitas irama, "bunyi", dan imaji yang dihasilkan, sama-sama
...more
Rohmatikal Maskur
May 20, 2015 Rohmatikal Maskur rated it really liked it
This review has been hidden because it contains spoilers. To view it, click here.
Irene Sijabat
Aug 10, 2015 Irene Sijabat rated it it was amazing
Pertama kali saya mengenal Sapardi Djoko Damono melalui sajak "Aku Ingin" yang saya baca (entah dimana) sewaktu SMA, mungkin ini adalah sajaknya yang paling dikenal orang..

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana:
dengan kata yang tak sempat diucapkan
kayu kepada api yang menjadikannya abu

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana:
dengan isyarat yang tak sempat disampaikan
awan kepada hujan yang menjadikannya tiada



Beberapa waktu lalu, saat hunting buku ke Gramedia saya menemukan versi hardcover buku ini
...more
Mahe
Jul 10, 2009 Mahe rated it really liked it
tak ada yang lebih tabah
dari hujan bulan juni
dirahasiakannya rintik rindunya
kepada pohon berbunga itu

tak ada yang lebih bijak
dari hujan bulan juni
dihapusnya jejak-jejak kakinya
yang ragu-ragu di jalan itu

tak ada yang lebih arif
dari hujan bulan juni
dibiarkannya yang tak terucapkan
diserap akar pohon bunga itu ....

hmm, hujan bulan juni

Nalia
Aug 12, 2015 Nalia rated it really liked it
Shelves: poetry
Beberapa puisi karya Sapardi Djoko Damono mungkin ku kenal melalui buku pelajaran Bahasa Indonesia sewaktu kecil dulu. Karya yang paling kuingat adalah 'Sepasang Sepatu Tua'. Namun setelah membaca kumpulan sajak ini, ada banyak sekali sajak yang sangat kusukai, 'Seperti Hujan dalam Komposisi, 1'; 'Cahaya Bulan Tengah Malam'; 'Catatan Masa Kecil,3' dan masih banyak lagi.

One of my favorite
PADA SUATU PAGI HARI

Maka pada suatu pagi hari ia ingin sekali menangis sambil berjalan
tunduk sepanjang loron
...more
« previous 1 3 4 5 6 7 8 9 99 100 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »
  • Celana Pacarkecilku di Bawah Kibaran Sarung
  • Aku Ini Binatang Jalang
  • Aku Ingin Jadi Peluru (Kumpulan Puisi)
  • Perempuan Yang Dihapus Namanya
  • Olenka
  • House of Glass
  • Burung-Burung Manyar
  • Para Priyayi: Sebuah Novel
  • Penembak Misterius: Kumpulan Cerita Pendek
  • Ronggeng Dukuh Paruk
  • Harimau! Harimau!
  • Anak Bajang Menggiring Angin
  • Sadjak-Sadjak Sepatu Tua
  • Asmaradana: Pilihan Sajak, 1961-1991
  • Kuda Terbang Maria Pinto
167915
Riwayat hidup
Masa mudanya dihabiskan di Surakarta. Pada masa ini ia sudah menulis sejumlah karya yang dikirimkan ke majalah-majalah. Kesukaannya menulis ini berkembang saat ia menempuh kuliah di bidang bahasa Inggris di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

Sejak tahun 1974 ia mengajar di Fakultas Sastra (sekarang Fakultas Ilmu Budaya) Universitas Indonesia, namun kini telah pensiun. Ia pernah menj
...more
More about Sapardi Djoko Damono...

Share This Book



“Aku mencintaimu.
Itu sebabnya aku takkan pernah selesai mendoakan
keselamatanmu”
488 likes
“tak ada yang lebih tabah
dari hujan bulan Juni
dirahasiakannya rintik rindunya
kepada pohon berbunga itu

tak ada yang lebih bijak
dari hujan bulan Juni
dihapusnya jejak-jejak kakinya
yang ragu-ragu di jalan itu

tak ada yang lebih arif
dari hujan bulan Juni
dibiarkannya yang tak terucapkan
diserap akar pohon bunga itu”
267 likes
More quotes…