Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “Dalam Rahim Ibuku Tak Ada Anjing” as Want to Read:
Dalam Rahim Ibuku Tak Ada Anjing
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating
Open Preview

Dalam Rahim Ibuku Tak Ada Anjing

3.61  ·  Rating Details ·  36 Ratings  ·  9 Reviews
Kata adalah lembaga komunikasi yang paling susah dipegang, bobrok dan busyet. Bahasa mungkin merupakan ciptaan manusia yang paling punya banyak masalah. Dunia refren–yang tinggal dalam memori kita atau pelebelan sosial (stereotipe), seperti seekor ular yang siap mengintai dan siap menerkam setiap teks.

Teks yang dibikin siapa pun tidak berdaya di bawah tatapan kekuasaan ste
...more
Paperback
Published 2002 by Bentang Budaya
More Details... edit details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Reader Q&A

To ask other readers questions about Dalam Rahim Ibuku Tak Ada Anjing, please sign up.

Be the first to ask a question about Dalam Rahim Ibuku Tak Ada Anjing

Community Reviews

(showing 1-30)
filter  |  sort: default (?)  |  Rating Details
John Ferry Sihotang
Review: Post-Puisi ala Malna

Afrizal Malna tidak dekat dengan frase 'daun jatuh', 'rinai hujan', 'awan senja', dst. Yang membuat para penyair mengetap di atas baris puisi menggenang. Keindahan bagi Afrizal adalah sesuatu yang tak indah. Tak ada keterpesonaan pada bunga yang menyeruak, tak ada keharuan tanpa alasan atas hujan dan matahari. Afrizal lebih suka menggerutu, meracau, mengigau sampai bantalnya berasap.

Namun, bila kita kembalikan "estetika" kepada akar kata Yunaninya: aisthanomai, artiya
...more
Ramok Lakoro
Jul 19, 2007 Ramok Lakoro rated it really liked it
Recommends it for: Poemlova
I've been reading Afrizal since 1999 because a kindness of my friend who has a passion to visualize his poems into painting media. This book, as usual, with the brutality of word, collage, overlapping one to each other words and meaning, and cool special effects. Sarcastic too. As his previous works, meaning always become a house with multiple doors and it let open. What I felt was something energic flew in every words.

Aku membaca sajak-sajak Afrizal sejak 1999 karena seorang teman begitu semang
...more
Luluk
Oct 15, 2014 Luluk marked it as to-read
i want to read this book cause i have task that relation with this book
Maulana Achmad
Oct 16, 2008 Maulana Achmad rated it really liked it
Shelves: di-luar-teks
Atas kemurahan hati Kinu, aku mendapatkan buku ini. Selain bukunya pak D. Zawawi Imron, buku ini selalu ada dalam tasku.

Sulit, sulit memang mencernanya. Tapi, selalu saja aku menemukan sesuatu yang lain, yang perlu dicari, di dalamnya. Pengucapan Afrizal Malna di buku ini di luar kelaziman puis-puis yang kubaca. Tidak dapat dikatakan tidak liris. Namun tidak pula menjadi bagian dari puisi liris yang umum ada.

Kinuuuu, belikan aku buku Afrizal Malna yang laiiiin,....
an
Jun 03, 2008 an rated it really liked it
Shelves: kumpulan-tulisan
serasa bertema politik dan sering memunculkan gergaji,kamar mandi dan anjing tentu na.

mungkin memang politik lah tema na cz dilihat dr taun penulisan '98 yg baru marak na tu yg nama na reformasi.

karya" yg dominan panjang. mungkin bagi para pembaca puisi d panggung, jgn membacakan puisi afrizal malna klo belon yakin ma nafas sendiri.
ngos-ngosan ntar.

Gita Romadhona
Mar 10, 2010 Gita Romadhona rated it liked it
ehm, membaca beberapa buku Afrizal Malna, membuat saya semakin yakin, kalau saya adalah pencinta puisi-puisi liris sederhana. seperti sapardi. seperti GM.

maafkan saya Pak Afrizal :)
Rama
Jan 23, 2013 Rama added it
sepertinya Malna berhasil memberikan nuansa berbeda setiap saya membaca puisi2nya. kata2 yang tak biasa dan sedikit "menyimpang" adalah kekuatan dari seorang Afrizal Malna
kinu triatmojo
Jul 06, 2007 kinu triatmojo rated it it was amazing
Shelves: poésie
Nggak bosan bacanya. Bagian terbaik justru pada kata pengantar yang diberi judul "Rumah Kata" yang barangkali semacam kredo dari penyairnya.
heri
Jan 15, 2016 heri rated it really liked it
hampir sama absurd-nya dengan puisi-puisinya jokpin. hanya saja lebih serius.
Dedi Rasmita
Dedi Rasmita marked it as to-read
Jul 18, 2016
Sintia Astarina
Sintia Astarina marked it as to-read
Jul 11, 2016
Rian Gusman Widagdo
Rian Gusman Widagdo marked it as to-read
Jun 27, 2016
Pasya Alfalaqi
Pasya Alfalaqi marked it as to-read
Jun 08, 2016
Kuswandi Andhi
Kuswandi Andhi marked it as to-read
Feb 29, 2016
Imas Indra
Imas Indra marked it as to-read
Jan 31, 2016
prjmldn
prjmldn marked it as to-read
Oct 02, 2015
Imam Sulthon
Imam Sulthon marked it as to-read
Mar 04, 2015
Wima
Wima rated it it was ok
Feb 09, 2015
Yasmin
Yasmin marked it as to-read
Jan 07, 2015
Yana Jie-kun
Yana Jie-kun marked it as to-read
Dec 14, 2014
Nindy
Nindy rated it it was amazing
Nov 12, 2014
Ara
Ara marked it as to-read
Oct 23, 2014
Okta
Okta marked it as to-read
Oct 23, 2014
Karl Agan
Karl Agan marked it as to-read
Oct 14, 2014
Hana Ahmad
Hana Ahmad marked it as to-read
Oct 13, 2014
Felly Sophia
Felly Sophia marked it as to-read
Oct 13, 2014
Fathin Abdullah
Fathin Abdullah rated it did not like it
Aug 03, 2015
« previous 1 3 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »
617349
Pendidikan akhir Sekolah Tinggi Filsafat Dri-yarkara (tidak selesai).
Buku yang pernah terbit:

1. Abad Yang Berlari, 1984 (mendapat penghargaan Hadiah Buku Sastra Dewan Kesenian Jakarta, 1984)
2. Yang Berdiam Dalam Mikropon, 1990;
3. Arsitektur Hujan, 1995 (mendapat penghargaan dari Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Departemen Pendidikan dan Kebu-dayaan RI, 1996).
4. Biography of Reading
...more
More about Afrizal Malna...

Share This Book