15th out of 28 books
—
5 voters
Zona @ Last (Trilogi Zona #3)
by
Dewie Sekar (Goodreads Author)
"Hidup tetap berjalan biarpun perasaanmu pernah dirontokkan perempuan, Zona. Tapi nikmati saja rasa sakit hatimu, kalau memang maumu begitu…."
"Konyol! Ini nasihat paling janggal yang pernah kuterima."
"Masalahnya, aku sudah tahu seperti apa rasanya kehilangan perempuan yang benar-benar kita inginkan. Satu-satunya yang bisa kita lakukan hanya menunggu waktu bekerja."
"Lalu, b...more
"Konyol! Ini nasihat paling janggal yang pernah kuterima."
"Masalahnya, aku sudah tahu seperti apa rasanya kehilangan perempuan yang benar-benar kita inginkan. Satu-satunya yang bisa kita lakukan hanya menunggu waktu bekerja."
"Lalu, b...more
Paperback, 349 pages
Published
September 2006
by PT Gramedia Pustaka Utama
Friend Reviews
To see what your friends thought of this book,
please sign up.
Community Reviews
(showing
1-30
of
339)
This review has been hidden because it contains spoilers. To view it,
click here.
Well, dari semua Trilogi Zona buku ini di luar ekspektasi saya.
Saya baca Zona @ Tsunami sekitar 3 taun lalu (kalo ga salah) dan langsung suka sama sudut pandang yg diambil Dewie Sekar di buku ini. Tiap bab bercerita dari sudut pandang 4 orang yg berbeda, Mutia, Zona, Sakti, dan Ari, namun tetap tak berhubungan pd 1 cerita. Entah kenapa, ceritanya bukan jd membingungkan malah jd menyenangkan krn di saat yg sama bisa merasakan perasaan dr 4 karakter sekaligus. Cerita yg agak gak biasa (ttg cwe yg...more
Saya baca Zona @ Tsunami sekitar 3 taun lalu (kalo ga salah) dan langsung suka sama sudut pandang yg diambil Dewie Sekar di buku ini. Tiap bab bercerita dari sudut pandang 4 orang yg berbeda, Mutia, Zona, Sakti, dan Ari, namun tetap tak berhubungan pd 1 cerita. Entah kenapa, ceritanya bukan jd membingungkan malah jd menyenangkan krn di saat yg sama bisa merasakan perasaan dr 4 karakter sekaligus. Cerita yg agak gak biasa (ttg cwe yg...more
Hal pertama yang harus kubilang setelah baca buku ini: I HAD NO IDEA WHAT YOU'RE WRITING, MBAK DEWIE!!!
Kalau kamu pikir ini buku bagus, well. SALAH BESAR.
I put high expectation setelah baca Zona@Tsunami (aku memang ga baca Perang Bintang karena pas aku udah beli Zona@Tsunami, baru keluar boxsetnya. Kan ga mungkin aku beli. Dan ga ada yang jual Perang Bintang satuan. Cuma nemu ini.)
Bener-bener deh, mengecewakan bukunya.
Pas pertama kali aku liat buku ini ada di Gramedia dan murah (karena memang ce...more
Kalau kamu pikir ini buku bagus, well. SALAH BESAR.
I put high expectation setelah baca Zona@Tsunami (aku memang ga baca Perang Bintang karena pas aku udah beli Zona@Tsunami, baru keluar boxsetnya. Kan ga mungkin aku beli. Dan ga ada yang jual Perang Bintang satuan. Cuma nemu ini.)
Bener-bener deh, mengecewakan bukunya.
Pas pertama kali aku liat buku ini ada di Gramedia dan murah (karena memang ce...more
Ini novel terakhir dari Trilogi Zona. Novel ini menceritakan kehidupan Zona pasca tragedi tsunami dan pasca menikahnya Mutia, wanita yang sangat dia cintai dengan Dokter Sakti. Disinilah Zona mulai menata hidupnya kembali, terutama menata hatinya. Pertemuannya dengan Nora di Paris, akhirnya membawa dia kembali ke Jakarta. Kebersamaan mereka memunculkan harapan baru untuk Nora, perlahan-lahan Nora mulai menikmati kebersamaannya bersama Zona dan tanpa sadar mulai tertarik bahkan mencintai Zona.
Zon...more
Zon...more
Gara-gara penasaran dengan Metropop, akhirnya buku ini gw baca juga. Dan bener2 butuh perjuangan buat ngabisin buku ini, halaman pertama, kedua, bab satu..masih bisa dibilang menarik, trus baca lagi sampai bab tiga..dan akhirnya cuma dibaca cepet, trus loncat sampai bab terakhir.
Wah..bener2 no idea ini buku ngomongin apa,mungkin bakal lebih better kalau gw udah baca first,second part dari trilogi nya sebelum baca yg ini (baru ngeh setelah lihat coment2 di goodreads)
Meutia disebut2 dari awal nam...more
Wah..bener2 no idea ini buku ngomongin apa,mungkin bakal lebih better kalau gw udah baca first,second part dari trilogi nya sebelum baca yg ini (baru ngeh setelah lihat coment2 di goodreads)
Meutia disebut2 dari awal nam...more
Cheesy. Emm apa ya, mungkin bahasanya pengarang bikin geli-geli gimana gitu waktu baca. Mungkin karena bahasa taun 2006 kali ya, pertama kali metropop ini terbit. Terus..ko Zona cengeng ya buat saya. I mean, iya sih mungkin frustasi. Tapi jenis frustasinya yang laki gitu jangan cengeng begini, hehe.
Well saya baca buku ketiganya ini aja sih. Mungkin kalo baca dari pertama saya bisa lebih menghayati cerita ^^
Well saya baca buku ketiganya ini aja sih. Mungkin kalo baca dari pertama saya bisa lebih menghayati cerita ^^
ini diaaaa!
udah lama ku tunggu utk membaca trilogi terakhir serial zona.
ceritanyaaa.. masih sedih, kocak, ngocol.. semua deh!
tp aku penasaran bgtpas baca alamat e-mail tokoh2nya:
Zona: zona_dwipe@yippie.com
Ari: ari_ekape@yippie.com
Mutia: little_pearl@yippie.com
Fairuz: fairy_fai@yippie.com
tau apa yg kocak?
yupz, @yippie!hahaha plesetan dari yahoo yach?
udah lama ku tunggu utk membaca trilogi terakhir serial zona.
ceritanyaaa.. masih sedih, kocak, ngocol.. semua deh!
tp aku penasaran bgtpas baca alamat e-mail tokoh2nya:
Zona: zona_dwipe@yippie.com
Ari: ari_ekape@yippie.com
Mutia: little_pearl@yippie.com
Fairuz: fairy_fai@yippie.com
tau apa yg kocak?
yupz, @yippie!hahaha plesetan dari yahoo yach?
Akhir trilogi ini terlalu berbelit-belit, penuh dengan keraguan dan ketikpercayaan Zona akan kepedulian orang terdekatnya. Jadi terasa membosankan mendengarkan perdebatan yang itu-itu saja. Ditambah dengan ending yang masih sedikit menggantung, seperti ciri khasnya Dewie Sekar. Dari ketiga novel ini, gue paling suka sama Perang Bintang, terasa lebih hidup.
Well, ini pertama kalinya saya memberikan penilaian di goodreads..wkwk~ (kemarin-kemarin males ngetik soalnya..#plak).
Nah, setelah kemarin menaamatkan zona@last, kesan saya, wah mbak Dewie Sekar selalu bikin ending yang ceritanya sebenernya butuh sequel. padahal Zona dan Nora belum ketemu setelah mereka berpisah berbulan-bulan yang lalu. jadi pengen banget ada sequelnya..wkwkw~
Tapi yang sangat saya sukai, endingnya manis, zona jadi bisa move on dari mutia dan jatuh cinta sama Nora. dan Nora yang...more
Nah, setelah kemarin menaamatkan zona@last, kesan saya, wah mbak Dewie Sekar selalu bikin ending yang ceritanya sebenernya butuh sequel. padahal Zona dan Nora belum ketemu setelah mereka berpisah berbulan-bulan yang lalu. jadi pengen banget ada sequelnya..wkwkw~
Tapi yang sangat saya sukai, endingnya manis, zona jadi bisa move on dari mutia dan jatuh cinta sama Nora. dan Nora yang...more
Buku Zona @Last ini menurut saya agak sedikit membosankan. kurang menggigit dan capek membaca segala keputusasaan Zona. Masih lebih bagus buku yang ke dua Perang Bintang. Entahlah mungkin karena saya tidak pernah berada pada posisi Zona, tapi saya kira memang terlalu cengeng. jadi saya putuskan hanya memberi dua bintang saja.
segala sesuatu dalam hidup ini telah ditakdirkan oleh-Nya. begitu juga dengan cinta. ketika cinta pergi, seseorang yang kita sayangi setengah mati memilih orang lain, bukan berarti kisah cinta kita ikut berakhir. seperti kisah zona, setelah mutia( gadis yang mencintai zona dan juga zona cintai setengah mati ) menikah dengan orang lain (dr, sakti ). zona akhirnya menemukan nora.
cinta memang aneh, dua orang yang saling mencintai belum tentu akan bersama ( baca zona@tsunami, biar lebih jelas ),...more
Buku terakhir ternyata tidak semenarik buku pertama, Zona @ Tsunami. Buku kali ini sama kayak buku kedua, Perang Bintang yang boring di awal dan di tengah-tengah sampe akhir lumayan seru, walau endingnya sudah bisa ditebak.
Dari buku kedua, saya sudah bisa mengira buku ketiga ini akan mengulas tentang hubungan Nora dan Zona. Keunikan Nora akhirnya bisa menggetarkan hati Zona, walau ribet cinta mereka, tapi ujung2nya bersama jua *halah*
Dewie Sekar masih menulis dalam berbagai tokoh yang mengalir e...more
Dari buku kedua, saya sudah bisa mengira buku ketiga ini akan mengulas tentang hubungan Nora dan Zona. Keunikan Nora akhirnya bisa menggetarkan hati Zona, walau ribet cinta mereka, tapi ujung2nya bersama jua *halah*
Dewie Sekar masih menulis dalam berbagai tokoh yang mengalir e...more
Sangat Mainstream. baca cuma sampai halaman 130 dan sudah ngerasa bosan sama ceritanya. Terutama dari penggambaran sifat tokohnya si Zona yang katanya cowok ini ga pantes disebut cowok, memang bisa disebut sedikit cowok tapi itu lebih kaya sifat orang Homo.
Sebenarnya gue agak jijik saat dia ngobrol gitu sama abangnya sendiri lewat telepati. agak lebay bay bay.
Ah. Mending akhiri sampai halam 130. terlalu membosankan.
Sebenarnya gue agak jijik saat dia ngobrol gitu sama abangnya sendiri lewat telepati. agak lebay bay bay.
Ah. Mending akhiri sampai halam 130. terlalu membosankan.
ceritanya bagus cuma bener-bener kesel, gara-gara Zona yang plin-plan abis :D
There are no discussion topics on this book yet.
Be the first to start one »

Loading...










view all 31 comments





















