Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “Gajah Mada: Perang Bubat (Gajah Mada, #4)” as Want to Read:
Gajah Mada: Perang Bubat (Gajah Mada, #4)
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating

Gajah Mada: Perang Bubat (Gajah Mada #4)

3.74 of 5 stars 3.74  ·  rating details  ·  478 ratings  ·  51 reviews
Dyah Pitaloka Citraresmi tersudut karena tidak mampu mengelak dari pinangan yang diajukan Raja Hayam Wuruk. Dyah Pitaloka mau menerima pinangan Prabu Hayam Wuruk dengan catatan bahawa dirinyalah nanti yang akan diangkat menjadi raja menggantikan ayahandanya. Syarat itu ternyata dipenuhi.

Namun, Dyah Pitaloka yang telah terlanjur jatuh cinta kepada Saniscara mendapati sosok
...more
Paperback, 448 pages
Published 2006 by Tiga Serangkai
more details... edit details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Reader Q&A

To ask other readers questions about Gajah Mada, please sign up.

Be the first to ask a question about Gajah Mada

This book is not yet featured on Listopia. Add this book to your favorite list »

Community Reviews

(showing 1-30 of 1,053)
filter  |  sort: default (?)  |  rating details
Rizya Ardiwijaya
Maaf, saya tidak bisa memberikan lebih dari 2 bintang karena buku perang bubat ini merupakan buku yang sejauh ini paling kurang menarik perhatian saya.
Hal yang mengganggu adalah bahwa Dyah Pitaloka Citraresmi yang seorang putri Raja Galuh terlibat cinta dengan seorang Saniscara alias Prajaka yang berkepribadian ganda dan amnesia itu, rasanya kebetulan sekali. Hal ini yang mungkin menjadi kontroversi, di mana masyarakat Sunda mungkin tidak berkenan dengan tokoh masa lalu yang menjadi junjunganny
...more
Hippo dari Hongkong
Gara-gara si Ucup

Udah masuk buku yang "diincer" tapi begitu liat hargana di BBC Palasari ini buku hargana naek rada2 gak sopan, di bandrolna jadi 92 rebu gitu. Prasaan dulu masih sekitar 60-70 rebu. Setelah didiskon jadi sekitar 70 rebuan gak jadi belina, diusap2 doang, simpen lagi ke rak.

Pulang dr BBC mampir ke Dewi Sartika, nongkrong dilapak buku bekas langganan, eh..nemu buku ini. Cuman rada2 "males" nawarna, soalna penjual bukuna termasuk yang sering update harga buku di toko jadi rada2 susa
...more
Indriyatno Banyumurti
Hmmmm..... Buku ke 4 dari 5 novel Gajah Mada karya Langit Khresna Hariadi. Kisah yang mengangkat perang Bubat, yang sangat sensitif di Jawa barat (Sunda) dan Jawa Tengah (Jawa). Disajikan tanpa keberpihakan pada dua suku tersebut, tapi berpihak pada logika dari masing-masing pihak. Dibumbui cerita fiksi yang menyentuh tentang seorang seniman dengan kepribadian ganda yang jatuh cinta tidak pada tempatnya. Di novel ini kita juga bisa melihat sisi lain, sisi manusia dari seorang Gajah Mada
Putu
Makin lama makin hilang semangat baca Gajah Mada, tapi kudu diselesaikan.
Vera Maharani
Oh Gajah Mada. Oh Perang Bubat. Ocehan tentang buku ini akan sangat panjang karena sebenarnya saya adalah fans seri ini dan saya punya ekspektasi tinggi terutama pada buku ini.

Dari kelima buku seri Gajah Mada, buku inilah yang saya beli duluan. Tadinya saya pikir buku-buku dalam seri ini bisa dinikmati secara terpisah, dan dari semuanya, mungkin fragmen kisah Gajah Mada dalam Perang Bubat ini yang paling menarik buat saya. Sebagai orang Sunda yang kebetulan menyukai sejarah, kisah Perang Bubat
...more
Restu Aji
Buku ini agak mengecewakan. Elemen sinetron-nya begitu kuat. Apa misalnya? Misalnya pas si Saniscara aka. Prajaka teriak-teriak di tepi telaga, "Dyah Pitaloka I Love you!!!" disaksikan oleh Dyah sendiri. Aku gak bisa berhenti tertawa. Yang terbayang di pikiranku pas membacanya adalah adegan khas ala sinetron Indosiar yang semi-semi India dan penuh warna-warni menyolok mata. Elemen sinetron lainnya adalah hilang ingatannya Si Prajaka dan entah bagaimana tahu-tahu sampai di Sunda. Meski nanti coba ...more
Didiet
Setelah Gajah Mada berhasil meyatukan sebagaian besar Kerajaan2 sekitar Nusantara dan menjadikan Majapahit sebagai Kerajaan Hindu Budha Terbesar di Asia tenggara, Beliau masih gusar terhadap kerajaan kecil yang berada di wilayah Barat Pulau Jawa. Akhirnya dengan strategi pernikahan Prabu Hayam Wuruk dengan Putri Dyah PItaloka dari sunda, Gajah Mada bermaksud pula agar kerajaan tsb mau mengakui Majapahit sebagai kekuatan Utama. Banyak intrik2 politik Majapahit yg salah menafsirkan niatan Pembesar ...more
Roos
Dibuku mengungkapkan sisi gelap seorang Gajahmada...ambisinya untuk menyatukan Nusantara memakan banyak korban...

Diceritakan mengenai Kerajaan Sunda Galuh dengan Dyah Pitaloka sebagai Raja membawa rombongan ke Majapahit...yang berakhir dengan kematian seluruh rombongan disebabkan karena kesalahpahaman yang terjadi di Majapahit...

Juga cerita mengenai Sang Prajaka yang sempat Amnesia...hingga bertualang ke Sunda Galuh dan bertemu Saniscara si pelukis Dyah Pitaloka...tapi akhirnya mati juga Sang Pr
...more
Taufik Irawan
Gajah Mada 4 : Perang Bubat oleh Langit Kresna Hariadi adalah salah satu tonggak sejarah yang amat penting, kisahnya menjadi pewarna perjalanan Nusantara. (Perang Bubat) Perang yang mengawali kehancuran Majapahit itu menyisakan luka yang amat dalam bagi Jawa dan Sunda. Ini adalah akhir konflik kerajaan Majapahit dan Sunda Galuh, sekaligus kesalahan fatal Mahapatih Gajah Mada di akhir karier-nya yang gilang gemilang.

Sumber permasalahannya sebenarnya adalah kecantikan yang membawa luka. Adalah seo
...more
Anna
Oct 10, 2007 Anna rated it 5 of 5 stars
Shelves: keren
Komunikasi itu penting Bossss....
Kita juga harus bisa lebih mendengar orang lain saat berada di puncak pimpinan.

Diktator gak selamanya bisa di terapkan dis emua bidang.
Widyantoa
Feb 17, 2008 Widyantoa rated it 4 of 5 stars
Recommends it for: everybody
This review has been hidden because it contains spoilers. To view it, click here.
Ulan imut
Oct 01, 2007 Ulan imut marked it as to-read
tetep belom baca.. on my list lah at least..
hohohoho..
Wijaya
Gajah Mada yang sudah banyak melakukan perjuangan agar nusantara bersatu dengan Majapahit, masih belum bisa atau lebih tepatnya tidak disetujui untuk menaklukkan Sunda Galuh. Hal ini lantaran masih adanya hubungan darah antara kerabat Raja Majapahit dan kerabat Raja Sunda Galuh. Mereka yang tidak setuju tersebut adalah Ibu Suri Sri Gitarja Tribhuanatunggadewi Jayawisnuwardhani dan Ibu Suri Dyah Wiyat Rajadewi Maharajasa.

Selain itu yang menjadi alasan utama Gajah Mada dengan rencana pernikahan Pr
...more
Zaenal78

Buku Ini Hanya menceritakan seorang Mahapatih yang stres dan putus asa , sehingga jalan yang paling rendahpun di pakai demi ambisinya. sungguh tujuan mulya yang ternoda dengan akal licik nya Gajah Mada , juga ada unsur pelecehan juga nih masa diah pitaloka pacaran sama orang amnesia, ada2 aja ..

yang saya tau dari buku perang bubat karangan Yosep Iskandar Kanjeng Gusti Putri ratu Dyah Phytaloka Citraresmi meninggal tidak dengan bunuh diri melainkan ikut
bertempur dan berhasil melukai mahapatih Ga
...more
Herdi Rap
Gara-gara Nila setitik rusak susu sebelanga.Ambisi besar gajah mada untuk menyatukan Nusantara harus 'cacat' karena peristiwa ini..
Perang Bubat,peristiwa pembantaian rombongan kerajaan Sunda galuh yg membawa Dyah pitaloka untuk dinikahkan dengan Raja Hayam wuruk di Majapahit..
perjalanan yang seharusnya berakhir bahagia itu akhirnya menjadi petaka.Di Novel ini,Gajah mada yg sudah terlanjur menyimpan kedongkolan hati terhadap Sunda Galoeh karena tidak mau tunduk dengan Majapahit dengan gampangnya
...more
Miftah Abdurrozak
menarik, tapi ada sedikit tidak rela dengan endingnya
tp mau bgmana lagi, ini sejarah,
pastinya semua pembaca ingin sunda dan jawa itu akhirnya happy ending
Kanetasya Sabilla
kenapa pas bagian perang bubat malah ga terlalu seru sih? -,- ga sampe klimaksnya.
sedikit kecewa sih tapi ya tetap layak dijadikan referensi :)
Bayu Sadewo
Ada satu hal konyol yang saya lakukan, saya bertanya-tanya hingga separuh akhir buku ini mengapa perang antara Majapahit-Sunda Galuh dinamakan Perang Bubat? Astaga, padahal telah diceritakan berulang kali dari buku pertama kalau Majapahit memiliki alun-alun kota bernama Bubat. Di sanalah perang itu terjadi, and then I feel drop :'( bisa-bisanya nggak ngeuh :3
Lindri Setyaningrum
salah satu dari seri Gajah Mada yang paling saya suka. penggambaran sikap yang diambil Gajah Mada masuk akal dan manusiawi. perang bubat dari versi penceritaan yang menarik
Azura
Sep 23, 2013 Azura rated it 5 of 5 stars
Shelves: epic
Dari dulu enggak pernah ngerti tentang kronologi perang bubat di sekolah. buku ini nolong banget. bacanya asyik, nggak ngebosenin, dan mudeng dengan apa yang akan disampaikan penulis. intinya sama kok, dengan pelajaran di sekolah (kronologinya) cuma yang ini dikemas dengan fiksi yang apik :) BRAVO!!!
Aroengbinang
Cerita yang dirangkai dengan sangat baik, dan berakhir dengan cara yang sangat mengejutkan dan memilukan..., bukan saja karena tumpasnya rombongan Sunda Galuh karena intrik dan permainan politik kekuasaan, namun juga karena matinya seorang pria aneh namun luar biasa dengan cara yang begitu tragis.

Zaenul
Cerita perang tidak melulu harus tentang perang. Bagian terbaiknya, menurutku, adalah karena kisah asmara anak angkat Pradabasu yang autis namun ahli hitung, dewanya seni pahat yang berkepribadian ganda terdampar di Sunda Galuh dan bertemu dengan Dyah Pitaloka yang jelita.
Pra
Feb 18, 2009 Pra rated it 3 of 5 stars
Shelves: novel
meski buku keempat ini yang paling tipis, tapi yang paling lama aku selesaikan. banyak jeda bacanya. buku keempat ini ceritanya datar, tidak seperti 3 buku sebelumnya. tak ada teka-teki atau sosok misterius yang menonjol.

menuju buku terakhir.......
Miss Kodok
Setiap manusia tidak pernah terlepas dari suatu kesalahan. Buku keempat dari serial Gajah Mada ini menceritakan bahwa betapapun besarnya nama seorang patih seperti Gajah Mada, toh kesombongan telah menjatuhkannya dari jabatan tersebut.
Arez Ptrunks
This review has been hidden because it contains spoilers. To view it, click here.
Imansoe
entah kenapa...
membaca lanjutan gadjah mada ini membuat gw kurang bs menikmati lg...

3 buku sebelumnya bs gw baca rally terus tiap ada waktu luang

tp untuk perang bubat ini... rada malas..
mungkin sudh bosan kali ya..???
Evin Sofia Djunaidi
Aug 02, 2007 Evin Sofia Djunaidi rated it 5 of 5 stars
Recommends it for: yasmin purba, agung
Excellent story, romance of Javanese people in the past, Javanese version of Romeo and Juliet tragedy, invansion of Majapahit to West Java area by way of marriage the Princess of Sunda.
Pritta
Buat pecinta sejarah atau bagi yang mau belajar sejarah, buku ini nggak akan bikin kapok sama yang namanya sejarah. Andai semua guru sejarah pandai bercerita seperti Langit.
« previous 1 3 4 5 6 7 8 9 35 36 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »
  • Senopati Pamungkas #1
  • Rara Mendut: Sebuah Trilogi
  • Muhammad 2: Para Pengeja Hujan
  • Nagabumi I: Jurus Tanpa Bentuk
  • Fantasy Fiesta 2010: Antologi Cerita Fantasi Terbaik 2010
  • Larasati
  • Dari Ave Maria ke Jalan Lain ke Roma
  • Perang Eropa III
  • Merahnya Merah
  • Nguping Jakarta
  • Senja di Jakarta
  • Balada Si Roy 3: Rendez-Vous
  • Ca Bau Kan: Hanya Sebuah Dosa
637674
Langit Kresna Hariadi (lahir di Banyuwangi, Jawa Timur, 24 Februari 1959; umur 54 tahun) adalah seorang penulis roman Indonesia. Mantan penyiar radio ini dikenal masyarakat luas dengan cerita roman Gadjah Mada yang menceritakan kisah dari Patih Gajah Mada dari kerajaan Majapahit.
More about Langit Kresna Hariadi...

Other Books in the Series

Gajah Mada (5 books)
  • Gajah Mada (Gajah Mada, #1)
  • Gajah Mada: Bergelut Dalam Kemelut Takhta dan Angkara (Gajah Mada, #2)
  • Gajah Mada: Hamukti Palapa (Gajah Mada, #3)
  • Gajah Mada: Madakaripura Hamukti Moksa (Gajah Mada, #5)
Gajah Mada (Gajah Mada, #1) Gajah Mada: Bergelut Dalam Kemelut Takhta dan Angkara (Gajah Mada, #2) Gajah Mada: Hamukti Palapa (Gajah Mada, #3) Gajah Mada: Madakaripura Hamukti Moksa (Gajah Mada, #5) Candi Murca: Air Terjun Seribu Angsa (Candi Murca, #2)

Share This Book