33rd out of 417 books
—
1,259 voters
Supernova: Petir (Supernova #3)
by
Dee (Goodreads Author)
Tak ada cara untuk menggambarkannya dengan tepat. Tapi coba bayangkan ada sepuluh ribu ikan piranha yang menyergapmu langsung. Kau tak mungkin berpikir. Tak mungin mengucapkan kalimat perpisahan apalagi membacakan wasiat. Lupakan untuk berpisah dengan manis dan mesra seperti di film-film. Listrik membunuhmu dengan sensasi. Begitu dashyatnya. engkau hanya mampu terkulai lem...more
Paperback, 201 pages
Published
2004
by AKOER - Andal Krida Nusantara
Friend Reviews
To see what your friends thought of this book,
please sign up.
Community Reviews
(showing
1-30
of
3,000)
Petir dibuka oleh keping lanjutan kisah dari Reuben dan Dimas (tapi di Petir namanya jadi Ruben dan Dhimas, entah). Mereka yang telah menjalin hubungan sekian lama sedang dalam dilema tentang kelanjutan kisahnya.
Episode Petir sendiri mengangkat seorang tokoh bernama Elektra, itu karena bapaknya yang sangat terobsesi mengenai listrik. Kakak perempuannya pun bernama Watti, dengan dobel-t. Elektra yang sesungguhnya memiliki kekuatan besar dalam dirinya tidak pernah sadar, sampai ia bertemu dengan B...more
Episode Petir sendiri mengangkat seorang tokoh bernama Elektra, itu karena bapaknya yang sangat terobsesi mengenai listrik. Kakak perempuannya pun bernama Watti, dengan dobel-t. Elektra yang sesungguhnya memiliki kekuatan besar dalam dirinya tidak pernah sadar, sampai ia bertemu dengan B...more
Setelah satu persatu karya Dee difilmkan seperti perahu kertas, madre dan supernova, saya tertarik untuk membaca karya-karya Dee. Jujur melihat komentar orang-orang tentang ke'ilmiah'an supernova, saya minder. Bukan apa-apa, saya paling malas membaca novel dengan banyak catatan ilmiahnya.
Karya pertama Dee yang saya baca adalah Filosofi Kopi, kedua Rectoverso dan ketiga Petir. Filosofi Kopi dan Rectoverso memang memberikan gambaran Dee sebagai penulis yang keren, namun menurut saya dari sekian b...more
Karya pertama Dee yang saya baca adalah Filosofi Kopi, kedua Rectoverso dan ketiga Petir. Filosofi Kopi dan Rectoverso memang memberikan gambaran Dee sebagai penulis yang keren, namun menurut saya dari sekian b...more
Buku ini lucu =))
Di awal sempat diceritakan tentang Dhimas dan Reuben, yang hubungan mereka kini menginjak 12 tahun. Selebihnya sampai akhir, Petir fokus pada kehidupan seorang Elektra Wijaya.
Dari masa kecilnya yang ia lalui dengan Dedi (daddy) & Watti, kakaknya, hingga kemudian saat Dedi meninggal, Watti pindah ke Tembagapura untuk ikut hidup dengan suami, Elektra tinggal seorang diri di Eleanor, nama rumahnya yang serupa bangunan Belanda. Elektra pun mulai mencari kerja. Dari bidang MLM sa...more
Di awal sempat diceritakan tentang Dhimas dan Reuben, yang hubungan mereka kini menginjak 12 tahun. Selebihnya sampai akhir, Petir fokus pada kehidupan seorang Elektra Wijaya.
Dari masa kecilnya yang ia lalui dengan Dedi (daddy) & Watti, kakaknya, hingga kemudian saat Dedi meninggal, Watti pindah ke Tembagapura untuk ikut hidup dengan suami, Elektra tinggal seorang diri di Eleanor, nama rumahnya yang serupa bangunan Belanda. Elektra pun mulai mencari kerja. Dari bidang MLM sa...more
Satu hal yang pasti tentang buku ini: INI ADALAH NOVEL TERLUCU YANG PERNAH SAYA BACA SELAMA INI. Saat saya mulai membaca, saya tak bisa berhenti untuk tergelitik dan terkikik dengan rangkaian kata dan alur yang unik dari novel ini. "Lucu" yang saya maksud di sini adalah dari sudut pandang yang berbeda. Lebih bersifat lucu yang sarkastik-sinis, bukan seperti lucu saat kita membaca novel Lupus atau yang sejenis.
Sedikit flashback, saya termasuk golongan pembaca Supernova series secara terbalik, yai...more
Sedikit flashback, saya termasuk golongan pembaca Supernova series secara terbalik, yai...more
Tokoh utama pada episode Petir ini adalah seorang gadis bernama Elektra. Elektra lahir dari keluarga sederhana, dia hidup bersama ayah dan kakaknya Watti. Ibunya meninggal ketika Elektra masih kecil sedangkan Ayahnya seorang tukang listrik dan membuka usaha bernama Wijaya Elektrik. Elektra adalah sosok yang unik, ia senang menonton kilatan petir semenjak kecil akibat pernah tersetrum aliran listik.
Kematian ayahnya membawa satu babak baru dalam kehidupan Elektra karena tak lama setelah kematian...more
Kematian ayahnya membawa satu babak baru dalam kehidupan Elektra karena tak lama setelah kematian...more
Untuk pertama kalinya, gue membaca bukunya mbak Dewi "Dee" Lestari. Itu lho, penulis *ya jelas lah* yang juga penyanyi. Yang gue baca adalah bukunya mbak Dewi yang judulnya Supernova ; Petir. Ini adalah buku ketiga *kalo ga salah* dari beberapa seri buku Supernovanya mbk Dewi Dee yang lain. Tapi baca buku yang ketiga, bukan berarti kalian nggak bisa ngikutin alur 2 buku sebelumnya karena kisahnya BEDA! Misal di buku kedua, menceritakan tentang cowok lesbian. Di sini, bukan si tokoh utama di buku...more
Surprisingly, gw suka buku ini.
Maksudnya, Dee jelas-jelas termasuk salah satu dari sedikittttt penulis Indonesia yang gw suka. Tapi entah kenapa, dari dulu waktu orang heboh ngomongin Supernova, ga sejumput pun rasa tertarik pengen baca.
Dan entah kenapa juga, sekarang tiba-tiba jadi pengen baca. Kebetulan temen punya Petir, jadi walaupun mulai dari buku ke 3, semoga kesan gw buat Supernova berubah.
Gw selalu berpikir kalau Supernova adalah buku-buku 'berat', dan gw adalah tipe pembaca yang memba...more
Maksudnya, Dee jelas-jelas termasuk salah satu dari sedikittttt penulis Indonesia yang gw suka. Tapi entah kenapa, dari dulu waktu orang heboh ngomongin Supernova, ga sejumput pun rasa tertarik pengen baca.
Dan entah kenapa juga, sekarang tiba-tiba jadi pengen baca. Kebetulan temen punya Petir, jadi walaupun mulai dari buku ke 3, semoga kesan gw buat Supernova berubah.
Gw selalu berpikir kalau Supernova adalah buku-buku 'berat', dan gw adalah tipe pembaca yang memba...more
gila!!!! ini buku adalah buku yang paling ngawur ama judul tapi buku ini sangat bagus karena sanng author tidak terpaku ama judul,dan dia bisa membangun karakter elektra yang cuek di tengah2 yg berusaha membuktikan dia bisa berbuat sesuatu tanpa merepotkan orang lain,pemilhan kata kata na sangat unik dan enak dibaca,si dee ini memaksa kita untuk menyelami kita dalam pertemuan 5 karakter di 5 buku butz yang baru muncul bary 2 buu,mba selese in donkzzzzzzzzz
Gak tau lagi, apa yang tersimpan dalam diri seorang Dewi Lestari. Benar - benar memukau Supernova miliknya. Supernova ( sampai terakhir petir ini saya baca ) selalu diawali dengan plot yang menggantung dan membuat penasaran pembacanya, salah satu kepingan misteri - misteri yang saling berkesinambungan dan akan menguakan misteri - misteri yang sebelumnya tertutup atau tidak dimengerti. Dengan keapikannya pula Dee akan menutup dengan pertanyaan - pertanyaan dan rasa penasaran pembacanya.
Di Petir i...more
Di Petir i...more
Ini novel terakhir trilogi Supernova. Gue pikir semua bakal terjawab dalam buku ini, ada konklusi, ada penjelasan gitu lah... tapi kok nggak jelas juga ya? malah ada karakter baru, si Elektra yang terus buka bisnis warnet. But after that...? udah nggak ada apa-apa, nggak jelas hubungannya sama Bodhi, terus sama (siapa nama si cewek cantik yang kerja jadi PSK?) Lupa...
Bakal ada buku lanjutannya lagi po? nggak jadi trilogi lagi dong....
Bakal ada buku lanjutannya lagi po? nggak jadi trilogi lagi dong....
Kali ini tokoh utamanya Elektra seorang cewek pemalas anak seorang tukang listrik keturunan Cina yang terobsesi terhadap petir. Setelah ditinggal mati oleh Dedi dan Mami, Kakaknya Watti pindah ke Tembagapura bersama suaminya menjadikan Elektra sarjana ekonomi pengangguran sebatang kara yang bertahan hidup dengan makan telor ceplok atau indomie sehari-harinya dengan menggunakan uang tabungannya. Kerjaannya setiap hari hanya bermalas-malasan dirumah bekas Belanda yang diberi nama Eleanor. Semua b...more
Sinopsis
Buku ini terdiri dari tiga Keping yang merupakan kepingan lanjutan dari dua seri sebelumnya. Keping 37 akan menghadirkan kembali tokoh Dimas-Reuben yang keduanya akan berurusan dengan kiriman e-mail Gio yang mengatakan bahwa Gio sedang melakukan pencarian terhadap Diva yang menghilang.
Keping 38 adalah inti cerita keseluruhan dari buku ini. Menceritakan tentang kehidupan Elektra, seorang Cina yang dipaksa bertahan hidup dengan sisa-sisa peninggalan Ayah yang telah meninggal. Elektra hidup...more
Buku ini terdiri dari tiga Keping yang merupakan kepingan lanjutan dari dua seri sebelumnya. Keping 37 akan menghadirkan kembali tokoh Dimas-Reuben yang keduanya akan berurusan dengan kiriman e-mail Gio yang mengatakan bahwa Gio sedang melakukan pencarian terhadap Diva yang menghilang.
Keping 38 adalah inti cerita keseluruhan dari buku ini. Menceritakan tentang kehidupan Elektra, seorang Cina yang dipaksa bertahan hidup dengan sisa-sisa peninggalan Ayah yang telah meninggal. Elektra hidup...more
Panggil aku Elektra. Ayahku bekerja sebagai tukang reparasi barang elektronik. Ketiak aku tanya alasannya kenapa ayah memilih pekerjaan tersebut. Ia hanya menjawab, "kalau ayah mengerti tentang mesih, mungkin ayah akan menjadi montir. Tapi ayah hanya mengerti tentang kelistrikan, jadi ayah memilih pekerjaan ini."
Bila anda berharap akan ada kelanjutan kisan Bodhi di dalam kisah petir. Mungkin anda akan sedikit kecewa, karena kisahnya tidak secara eksplisit ditampilkan. Membaca SUPERNOVA kita sepe...more
Bila anda berharap akan ada kelanjutan kisan Bodhi di dalam kisah petir. Mungkin anda akan sedikit kecewa, karena kisahnya tidak secara eksplisit ditampilkan. Membaca SUPERNOVA kita sepe...more
Membacanya lembar demi lembar seperti ikutan kesetrum. Diawali cerita cinta Reuben-Dhimas yang tabu, kemudian cerita lucu nan mengharukan dalam istana Eleanor 'Wijaya Elektronik', hingga sampai pada lika-liku kehidupan Elektra yang membuat decak kagum. Dee, begitu dewasa menceritakan kisah perjuangan seorang gadis keturunan Tionghoa yang sebatang kara. Bukan saja dari cara penceritaan yang unik, tapi ada begitu banyak pesan kehidupan bagi pembaca tentang bagaimana menghargai hidup, menjadi motiv...more
Ah ini buku kenapa lucu sih! Padahal awalnya saya gak nyangka bakal selucu ini. Saya awalnya ngebayangin akan serius baca ini, tapi salut buat Dee. Dia bisa menciptakan humor yang ringan tanpa harus terlihat melucu. Karakter Elektra disini ngegemesin banget. Lebih down to earth sih menurut saya. Seperti kondisi dimana ia harus bertahan hidup sebatang kara dan menjadi sarjana penggangguran yang kesulitan mencari pekerjaan, yang sampai akhirnya mungkin gara-gara putus asa dia mencoba melamar di ST...more
ini adalah Novel yang menceritakan kisah seorang cewek, tapi gak tau kenapa, kok kayak cerita cowok yah? yah,, semacam tomboy gitulah. hehehe,,,,
lewat buku ini, saya jadi percaya bahwa mbak dee ini punya bakat satu lagi, selain nyanyi, main musik dan nulis, yaitu ngelawak! asli di bagian-bagian awal sampai hampir akhir tigaperempat pertama (nah lo, bingung kan?) buku ini sukses bikin saya tertawa kemengkeleun.
ini adalah kisah seorang gadis, yg diberi kemampuan lebih.
dengan pola pikir yang begitu...more
lewat buku ini, saya jadi percaya bahwa mbak dee ini punya bakat satu lagi, selain nyanyi, main musik dan nulis, yaitu ngelawak! asli di bagian-bagian awal sampai hampir akhir tigaperempat pertama (nah lo, bingung kan?) buku ini sukses bikin saya tertawa kemengkeleun.
ini adalah kisah seorang gadis, yg diberi kemampuan lebih.
dengan pola pikir yang begitu...more
Episode ke 3 Supernova ini bernama Petir. Dari judulnya aku mengira buku ini sama dengan seri-seri supernova sebelumnya, banyak mengandung sience (seperti KPBJ) dan Petualangan seru (seperti AKAR), dan dalam pikiranku seri ke 3 ini seri yang amat sangat serius.
Ternyata aku jauh melenceng dari perkiraanku tersebut. Buku ini tidak seserius dari seri-seri sebelumnya. Malahan PETIR ini seri terlucu dan termenyenangkan dari seri-seri sebelumnya. Banyak hal yang bikin aku ketawa ketika membaca novel i...more
Ternyata aku jauh melenceng dari perkiraanku tersebut. Buku ini tidak seserius dari seri-seri sebelumnya. Malahan PETIR ini seri terlucu dan termenyenangkan dari seri-seri sebelumnya. Banyak hal yang bikin aku ketawa ketika membaca novel i...more
Really love this one. One of the must-read-books when you have a bad day, PMS or broken-hearted day :D. The main character Elektra is really comical yet very down to earth. You can see piece of her in yourself, your friends', even in bunch of clueless teenagers you meet in shopping malls. This book is amusing, witty, smart and simple.
Dibandingkan dengan KPBJ dan Akar, Petir jauh lebih ringan dan lebih banyak humornya.
Masih banyak pelajaran tentang filsafat, makna hidup, dan spiritual yang dihidangkan Dee di novel ini. Memasang Elektra sebagai tokoh utama (yang jujur saja, mengingatkan saya pada seorang teman) yang madesu walaupun sarjana, dan akhirnya membuka usaha one-stop entertainment murah meriah (warnet & rental PS) bersama Mpret (yang juga mirip teman saya) dan beberapa orang temannya.
Saya tertawa saat membaca kisa...more
Masih banyak pelajaran tentang filsafat, makna hidup, dan spiritual yang dihidangkan Dee di novel ini. Memasang Elektra sebagai tokoh utama (yang jujur saja, mengingatkan saya pada seorang teman) yang madesu walaupun sarjana, dan akhirnya membuka usaha one-stop entertainment murah meriah (warnet & rental PS) bersama Mpret (yang juga mirip teman saya) dan beberapa orang temannya.
Saya tertawa saat membaca kisa...more
sedikit kecewa dengan supernova-akar, saya menghapuskan ekspektasi tinggi membaca supernova ketiga ini.
yakin telah menetralkan perasaan, saya mulai membaca. diawali dengan kisah dimas dan reuben menegaskan ketersambungan setiap serial supernova. memasuki inti cerita, tentang elektra yang pada supernova-akar (bodhi) bertujuan untuk mengenalkan karakter supernova.
dan seperti biasa Dee selalu bisa membuat novel yang hidup! atmosfer di setiap novel bisa terasa berbeda, seakan-akan cerita yang digamb...more
yakin telah menetralkan perasaan, saya mulai membaca. diawali dengan kisah dimas dan reuben menegaskan ketersambungan setiap serial supernova. memasuki inti cerita, tentang elektra yang pada supernova-akar (bodhi) bertujuan untuk mengenalkan karakter supernova.
dan seperti biasa Dee selalu bisa membuat novel yang hidup! atmosfer di setiap novel bisa terasa berbeda, seakan-akan cerita yang digamb...more
Oke, komentar gue terhadap Supernova yang ke-3 ini... Menarik!
Bahasa yang lebih simpel, dibandingkan dengan buku sebelumnya "Akar" membuat saya dapat lebih memahami jalan cerita yang ada.
Bisa dibilang, setelah "Ksatria, Putri dan Bintang Jatuh" , buku ini juga sangat recommended untuk dibaca.
Ceritanya berpusat tentang seorang perempuan bernama Elektra, yang merupakan anak dari seorang tukang listrik. Dimulai dari ia kecil, yang terobsesi pada petir, hingga perjalanannya yang mulai berwarna setel...more
Bahasa yang lebih simpel, dibandingkan dengan buku sebelumnya "Akar" membuat saya dapat lebih memahami jalan cerita yang ada.
Bisa dibilang, setelah "Ksatria, Putri dan Bintang Jatuh" , buku ini juga sangat recommended untuk dibaca.
Ceritanya berpusat tentang seorang perempuan bernama Elektra, yang merupakan anak dari seorang tukang listrik. Dimulai dari ia kecil, yang terobsesi pada petir, hingga perjalanannya yang mulai berwarna setel...more
Sebelum saya baca review buku ini, saya baca review2 yang lain. Kok saya lupa ya saya pernah ketawa baca buku ini. Kenapa semua pada ngakak.-.
Yang saya inget adalah saya suka sama buku ini, karena beda dari S:KPBJ dan S:Akar, buku ini lebih segar. Lebih ringan tapi tetap sangat ada isinya. Saya lagi2 jatuh cinta dengan nilai2 yang terkandung di buku ini. Kalau dibuku sebelumnya adalah tentang hidup di dunia, kali ini, tentang hidup setelahnya. Memang tidak terlalu dibahas terlalu nyata, tapi sej...more
Yang saya inget adalah saya suka sama buku ini, karena beda dari S:KPBJ dan S:Akar, buku ini lebih segar. Lebih ringan tapi tetap sangat ada isinya. Saya lagi2 jatuh cinta dengan nilai2 yang terkandung di buku ini. Kalau dibuku sebelumnya adalah tentang hidup di dunia, kali ini, tentang hidup setelahnya. Memang tidak terlalu dibahas terlalu nyata, tapi sej...more
ini buku supernova yang paling menghibur yang pernah saya baca. kekocakan Elektra, pikiran-pikiran sederhananya. kemalasannya. dan rasa bencinya pada kakak yang sekaligus ia sayangi.
buku yang bikin aku sadar kalau mbak Dee orang dengan rasa humor yang bagus (hehe ...) semuanya berjalan mengalir meskipun tidak dalam porsi terlalu serius seperti ksatria, putri dan bintang jatuh.
aku selalu mengagumi diksi mbak Dee yang nggak biasa. langit sendawa gede-gedean. itu ... salah satu kalimat yang keren...more
buku yang bikin aku sadar kalau mbak Dee orang dengan rasa humor yang bagus (hehe ...) semuanya berjalan mengalir meskipun tidak dalam porsi terlalu serius seperti ksatria, putri dan bintang jatuh.
aku selalu mengagumi diksi mbak Dee yang nggak biasa. langit sendawa gede-gedean. itu ... salah satu kalimat yang keren...more
OK, harus diakui Dee adalah penulis cerdas, dia masih bisa menampilkan plot yang mengalir, renungan yang dalam, klimaks yang menggantung indah, meskipun pada kisah yang sederhana.
Tapi, saya pribadi tidak puas terhadap novel Petir. Siapapun akan mengerti itu ketika Dee langsung mematok standar tinggi dari Supernova pertama, yaitu Kesatria, Putri, dan Bintang Jatuh. Rasanya ada yang hilang saja, seperti melihat basket Olimpiade setelah dicecoki NBA. Sama-sama basket, tapi semestinya bisa lebih dar...more
Tapi, saya pribadi tidak puas terhadap novel Petir. Siapapun akan mengerti itu ketika Dee langsung mematok standar tinggi dari Supernova pertama, yaitu Kesatria, Putri, dan Bintang Jatuh. Rasanya ada yang hilang saja, seperti melihat basket Olimpiade setelah dicecoki NBA. Sama-sama basket, tapi semestinya bisa lebih dar...more
caritanya paling simpel, tapi entah kenapa buku ini buku terakhir yg gw favoritkan dari seri supernova. oh iya, udah baca tiga bukunya tapi gw msh nebak-nebak kaitan antara Kastria, Putri, dan Bintang jatuh; Akar; sama Petir. Setau gw sih seri Supernova belum selesai ya, karena kebetulan Dee pernah di-interview oleh salah satu program produksi kantor gw. Waktu ditanya gimana kelanjutan Supernova, dia bilang dia paling bingung kalo dijawab gitu karena dia ga tau jawabannya, belum tau kapan bisa m...more
Elektra, sebuah "cegukan mini" bila dibandingkan dengan kedua kakaknya. Sesuatu yang mungkin lebih supel dan lepas, Elektra memilih menjadi penonton hidup. Mengapa juga harus dipaksa? Kejutan mini mungkin lebih dari sekedar batu loncatan hidup. Mengapa iya? Mengapa tidak? Bila boleh saya katakan, Petir lebih bersahabat, dalam catatan bahwa ia mampu merengkuh sesuatu yang mungkin kita terima dan kita rasakan sebagai hal yang kita beri label "normal". Atau mungkin, kita hanya memicingkan sebelah m...more
Untuk supernova terakhir ini,cerita ttg kehidupan elektra, klo yg sebelumnya ttg bodhi yg full mobilitas, hidup yg terus bergerak dari satu tempat ketempat lain. Tp elektra justru kebalikkannya, khidupan yg monoton, sampe dia menemukan takdirnya yg bs buat dia kluar dr tempurungnya itu. Tp biar menceritakan khidupan yg monoton tp ceritanya sendiri ga monoton,dgn cara bcerita yg fun.
Cerita santai yg mengalir, apalagi ditambah bumbu2 STIGNAN yg aneh tp lucu.
Tetep ga ngerti ma endingnya gio n diva,...more
Cerita santai yg mengalir, apalagi ditambah bumbu2 STIGNAN yg aneh tp lucu.
Tetep ga ngerti ma endingnya gio n diva,...more
ini dia seri supernova favoritku. etra mengingatkanku pada diriku yg jg suka tidur siang, yg suka bgt telur & mie, yg ankny tk listrik, yg jg keturunan tionghoa. lihatlah betapa mudahnya aku jatuh cinta pd tokoh etra. apalagi ditambah karakternya yg easy going dan polos.. mm.. dengarlah kawan. seri petir ini beda. ditulis dengan gaya anak muda. tidak banyak kosakata aneh spt KPBJ jg tdk lompat2 spt akar. perfect. jadilah petir seringan novel2 picisan lain tp beda kisah. ini kisah etra yg akh...more
There are no discussion topics on this book yet.
Be the first to start one »
Dewi Lestari, was born on January 20, 1976. She was firstly known as one third of a female vocal trio “Rida, Sita, Dewi”. She began her music career in 1995 and had produced four albums with the trio. Her passion in words and music has led her to become a songwriter, and she has been writing songs for many renowned Indonesian artists. Using a pen name “Dee”, Dewi began her writing debut in 2001 wi...more
More about Dee...
Share This Book
No trivia or quizzes yet. Add some now »
“yang menjadi persoalan bukan apa yang kita tanyaka tapi bagaimana kita bisa mendengar jawaban.
.78.”
—
4 people liked it
More quotes…
.78.”

Loading...








view 1 comment

















