Jejak Langkah
by Pramoedya Ananta ToerSign in to Goodreads to see your friends' reviews of this book.
discuss this book
friend reviews (0)
To see what your friends thought of this book, please sign up.
lists with this book
Where's the love? Add this book to your favorite list.
other reviews (showing 1-20 of 576)
Read in October, 2007
recommends it for:
youngster
Dari dua buku sebelumnya, mungkin jejak langkah dinilai agak membosankan untuk sebagian besar pembacanya. Dialog-dialog panjang Minke dengan dirinya sendiri dan berbagai tokoh pergerakan yang mulai dikenalkan Pramudya memakan hampir 60 persen dari isi buku.
Apabila buku pertama membahas tentang pribadi Minke dan perkenalannya dengan Annelies dan Nyai Ontosoroh dan terlihat sifat pergerakan belum mencapai pikiran Minke dan buku kedua berkutat dengan Konflik Minke dan beberapa pribumi dengan keku...more
Apabila buku pertama membahas tentang pribadi Minke dan perkenalannya dengan Annelies dan Nyai Ontosoroh dan terlihat sifat pergerakan belum mencapai pikiran Minke dan buku kedua berkutat dengan Konflik Minke dan beberapa pribumi dengan keku...more
Like this review?
yes
add a comment
bookshelves:
fiction
Gue lagi baca novel ini untuk yang kedua kalinya. Pertama kali gue baca sekitar tahun 1994. Ceritanya sih kalo buat sebuah roman masih kalah seru dibandingin sama Bumi Manusia dan Anak Semua Bangsa. Apalagi udah kagak ada Annelie di buku ini, sang bunga akhir abad. Tapi kalo merhatiin background setting yang dibangun Pram di buku ini, nuansa nostaljiknya kuat banget. Gue salut ama Pram yang rajin banget bikin riset sejarah, khusus buat novel ini. Sejarah pergerakan pemuda pra Soempah Pemoeda 192...more
Like this review?
yes
add a comment
bookshelves:
lessons-of-life,
pramoedya-s
Gue sebenarnya bingung mau ngasih buku yang satu ini angka berapa, tapi gue bulatkan tekad untuk ngasih 4 bintang untuk buku yang satu ini. Jejak Langkah adalah buku ketiga dari tetralogi Buru.
Jejak Langkah bercerita tentang sejarah berdirinya beberapa organisasi besar di awal masa perjuangan Indonesia. Sebut saja Boedi Oetomo, Sjarikat Dagang Islamijah dan lain sebagainya. To be honest, di pelajaran sejaran Indonesia, periode ini adalah periode yang paling gue benci; perjuangan Indonesia di...more
Jejak Langkah bercerita tentang sejarah berdirinya beberapa organisasi besar di awal masa perjuangan Indonesia. Sebut saja Boedi Oetomo, Sjarikat Dagang Islamijah dan lain sebagainya. To be honest, di pelajaran sejaran Indonesia, periode ini adalah periode yang paling gue benci; perjuangan Indonesia di...more
Like this review?
yes
add a comment
Read in November, 2007
recommended to Mikael by:
Tym Wiserecommends it for: everybody who loves Indonesia
This is the third book from Pram's tetralogy. This book is wonderful in how historical details could be provided and clear description of the events showed. In this book, the main character of the book, Minke, started his move to against the colonial. He moved the Indonesian people through moving Indonesian people to be involved in politics. He got them involved through organizing a party (though atually it was not political and more on strenghtening the Indonesian's economic life) and a mass me...more
Like this review?
yes
add a comment
Read in November, 2004
The series was amazing. Yah, yah, for real. I found one in a bookstore (I love how, in used bookstores, books will nuzzle themselves under my fingers and leap into my palm, uncalled) and promptly got the rest. A searing analysis of class in Indonesia and of colonialism at large, a splendid narrative and vivid characters that don't fall into "I like thi sone, I don't like that one" roles. I bought the series for my brother and egged everyone I knew to read it. My (at the time) radical p...more
Like this review?
yes
add a comment
Read in September, 2008
recommends it for:
kaum MUDA
Menarikkah buku ini tanpa alur sejarah didalamnya?.
Sejarah Indonesia adalah daya tarik buku ini.
Membaca novel ini adalah cara belajar Sejarah yang lebih menyenangkan, dari pada menghapal point-point, tahun dan nama Raja-raja dalam buku pelajaran Sejarah dibangku sekolah dulu.
Serasa mundur berabad-abad dan melihat kegelisahan pemuda masa lalu. Pergulatan Menggugat identitas diri, atau menjual diri pada Belanda.
Ternyata Budi Utomo tak semegah bayanganku di buku sejarah bangku sekolaha...more
Sejarah Indonesia adalah daya tarik buku ini.
Membaca novel ini adalah cara belajar Sejarah yang lebih menyenangkan, dari pada menghapal point-point, tahun dan nama Raja-raja dalam buku pelajaran Sejarah dibangku sekolah dulu.
Serasa mundur berabad-abad dan melihat kegelisahan pemuda masa lalu. Pergulatan Menggugat identitas diri, atau menjual diri pada Belanda.
Ternyata Budi Utomo tak semegah bayanganku di buku sejarah bangku sekolaha...more
Like this review?
yes
add a comment
bookshelves:
finished-reading
Read in January, 2000
recommends it for:
mereka yg sudah terlanjur baca Bumi Manusia dan Anak Semua Bangsa
Bagiku agak males juga membaca bagian pertengahan buku ini karena seperti pelajaran sejarah atau PSPB jaman sekolah dulu. Banyak diulas kebangkitan partai2 nasional. Ceritanya jadi agak rumit.
Tapi bagaimanapun, kalo ga dibaca khan jadi penasaran. Apalagi ada kisah romantis Minke dengan wanita2 lain sesudah Annelies. Dan bagaimana hidup Minke yg dianggap sebagai "Raja Jawa".
Tapi bagaimanapun, kalo ga dibaca khan jadi penasaran. Apalagi ada kisah romantis Minke dengan wanita2 lain sesudah Annelies. Dan bagaimana hidup Minke yg dianggap sebagai "Raja Jawa".
Like this review?
yes
add a comment
bookshelves:
currently-reading
Read in September, 2008
Sedang dibaca sambil melahap buku yang lainnya...
Sudah sampai di saat istri keduanya, yang cina baru saja meninggal. Dan sang tokoh utama sedang merintis untuk berorganisasi sesuai petuah sang istri...
Latar masa lalu-nya keren banget. Gua bisa ngebayangin susahnya hidup si mince eh.. minke..
Sudah sampai di saat istri keduanya, yang cina baru saja meninggal. Dan sang tokoh utama sedang merintis untuk berorganisasi sesuai petuah sang istri...
Latar masa lalu-nya keren banget. Gua bisa ngebayangin susahnya hidup si mince eh.. minke..
Like this review?
yes
add a comment
Read in August, 2005
recommends it for:
indonesian..
kesadran baru pribumi lahir..
pergulatan filosofis tidak menghanyutkan lagi.. peristiwa dunia cukup menjelaskan status gubermen di negeri pribumi.
tindakan strategis dimulai..
kesadaran berorganisasi, pencerdasan pribumi, dst
seorang pribumi dianggap telah berkembang
pergulatan filosofis tidak menghanyutkan lagi.. peristiwa dunia cukup menjelaskan status gubermen di negeri pribumi.
tindakan strategis dimulai..
kesadaran berorganisasi, pencerdasan pribumi, dst
seorang pribumi dianggap telah berkembang
Like this review?
yes
add a comment
Banyak bgt yg di dapat di sini. Selain semangat juga pengetahuan tak terbatas di jaman dahulu. Mengajarkan kita bagaimana menghimpun kekuatan. Didik rakyat dengan organisasi, didik pemerintah dengan perlawanan!
Like this review?
yes
add a comment
bookshelves:
booksiactuallylike
Read in January, 1995
mines actually the hasta mitra edition which for the book nerd in me is infinitely more satisfying and for the pragmatist in you totally non consequential fuck you
Like this review?
yes
add a comment
recommends it for:
youth
sangat membangkitkan gairah hidup dan nasionalisme setelah membacanya..
menurut saya, ini yang terbaik diantara tetralogi buru secara isi dan cerita
menurut saya, ini yang terbaik diantara tetralogi buru secara isi dan cerita
Like this review?
yes
add a comment
Strange..that I read this book when I am away from Indonesia..
I think that this book should be one book to be used in "Bahasa Indonesia" course..
I think that this book should be one book to be used in "Bahasa Indonesia" course..
Like this review?
yes
add a comment
speechless
sebuah masterpiece
kita berhutang pada orang tiong hoa karena merekalah kesadaran akan nasionalisme kita mulai terbentuk
Briliant!!!
sebuah masterpiece
kita berhutang pada orang tiong hoa karena merekalah kesadaran akan nasionalisme kita mulai terbentuk
Briliant!!!
Like this review?
yes
add a comment
Saya sepertinya pernah membaca buku ini. Bagian dari tetralogynya pram kan? ah tapi saya lupa isinya. tapi sepertinya seingat saya menarik.
Like this review?
yes
add a comment
Keren bgt, ini buku ketiga dari tetralogi buru.
Karya tahun 1985, langsung dilarang oleh Kejaksaan Agung hanya 1-2 bulan setelah terbit.
Karya tahun 1985, langsung dilarang oleh Kejaksaan Agung hanya 1-2 bulan setelah terbit.
Like this review?
yes
add a comment
Read in August, 2008
Wah hebat sekali..pak pram benar-benar memberi gambaran lain tentang pergerakkan pemuda indonesia melawan penjajah.
Like this review?
yes
add a comment
nationalism is build through many ways.....I think...I become person that love my country more after read this book
Like this review?
yes
add a comment
bookshelves:
all-time-collection
Read in May, 2008
recommends it for:
everyone...
Ruarr biasa!! Orang jawa yang mempertanyakan jawa. Memandang sejarah dari sisi yang lain.
Like this review?
yes
add a comment
Read in August, 2007
recommends it for:
Who have read the first & second books
Well, it's the third book, the thickest one! Kind of boring.. :( Haven't finished it yet.
Like this review?
yes
add a comment






















