Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “Burung-Burung Manyar” as Want to Read:
Burung-Burung Manyar
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating

Burung-Burung Manyar

4.04 of 5 stars 4.04  ·  rating details  ·  1,787 ratings  ·  168 reviews
A landmark novel, The Weaverbirds is a tale of both physical and spiritual struggle, spanning the formative days of Indonesian independence and the Indonesian oil crisis in the mid-1970s. Larasati, the precocious daughter of Mr and Mrs Antana, and Setadewa, the army-brat son of Captain and Mrs Brajabasuki, are childhood playmates, but as adults they find themselves on oppo ...more
Paperback, 320 pages
Published 2004 by Djambatan (first published 1981)
more details... edit details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Reader Q&A

To ask other readers questions about Burung-Burung Manyar, please sign up.

Be the first to ask a question about Burung-Burung Manyar

Laskar Pelangi by Andrea HirataBumi Manusia by Pramoedya Ananta Toer5 cm by Donny DhirgantoroNegeri 5 Menara by Ahmad FuadiRonggeng Dukuh Paruk by Ahmad Tohari
Buku Indonesia Sepanjang Masa
17th out of 452 books — 1,596 voters
Bumi Manusia by Pramoedya Ananta ToerLaskar Pelangi by Andrea HirataAnak Semua Bangsa by Pramoedya Ananta ToerRonggeng Dukuh Paruk by Ahmad TohariSaman by Ayu Utami
Novel Indonesia Terbaik
7th out of 128 books — 112 voters


More lists with this book...

Community Reviews

(showing 1-30 of 3,000)
filter  |  sort: default (?)  |  rating details
indri
Ini bukan hanya tentang cinta. Ini manusia. Bahwa manusia memiliki sifat yang tergambarkan oleh judul-judul babnya dari tulisan Romo Mangun ini.

Masa transisi, masa pasca kemerdekaan. Anak harimau mengamuk. Elang-elang menyerang. Hingga burung kul mendamba. Untuk siapa Teto berjuang? Untuk negaranya kah? Bukan, ia membenci sang proklamator. Ia hanya berjuang untuk dirinya sendiri. Karena ia benci Jepang, yang telah merenggut ayah dan ibunya darinya. Teto yang kehilangan keluarga, membuat dirinya
...more
Edy
Jan 13, 2010 Edy rated it 5 of 5 stars
Recommends it for: read and buy
Buku roman percintaan yang sangat indah, romantis, dewasa, toleran dan penuh suasana humor yang "njawani". Cinta dalam hal ini dikemas menjadi sebuh perjuangan untuk membahagiakan orang yang dikasihi. Adegan pertemuan antara Teto dan Ati di beranda rumah seorang bangsawan Solo, bagiku merupakan "adegan paling romantis sedunia yang pernah ada" dari buku-buku yang pernah kubaca ataupun dari film yang pernah kutonton. Aku kagum sama beliau seperti kekaguman Gus Dur dalam joke-nya; Romo Mangun ini n ...more
nanto
Cerita roman tentang Tetto dan Ati ini memang menarik. Termasuk salah satu karya Romo Mangun yang saya baca.

Cerita Tetto yang anak kolong dari seorang bapak yang perwira KNIL dari Resimen Mangkunegaran (?) dan ibu Belanda. Perjalanan panjangnya mempertemukan dengan Ati yang masih saudaranya. Kisah Tetto yang kemudian mengalami pasang surut seiring dengan perubahan jaman: Kolonial Belanda, pendudukan Jepang, Revolusi Kemerdekaan, pasca-pengakuan kedaulatan.

Kisah Tetto yang paling menarik pilihann
...more
Naomi
Oct 28, 2007 Naomi rated it 5 of 5 stars
Recommends it for: Anyone who love to read
Shelves: bestrecommended
Pertama kenal buku ini dari bapak. Waktu itu saya baru umur 10-an tahun. Sambil nemenin anak-anaknya tidur siang, bapak suka bacain buku ini. Ingat betul, gimana saya dan kakak jadi kecanduan lagunya Teto kecil waktu pawai keliling tangsi sama temen-temennya. Kami tak pernah berhenti tertawa, dan meminta bapak untuk mengulang-ulang bagian lagu yang kocak itu. "Dreng..deng..deng...Pak (---saya lupa) makan dendeng celeng...". Sebagai mantan anak kolong, saya merasa menemukan sebagian pribadi saya ...more
Mikael
bildungsroman prajurit KNIL cemen yg cinta mati dgn teman masa kecilnya di kraton mangkunegaran yg sekarang bekerja sebagai asisten syahrir di pihak rikiblik. apa daya konferensi meja bundar membuat kisah cinta mereka jadi pear-shaped. di waktu tua, saat montague sudah menjelma dari belanda menjadi freeport dan capulet menjadi keluarga sakinah beranak tiga, prajurit KNIL cemen bertemu lagi dgn juliet yg cintanya masih membara dan tidak keberatan poliandri. tapi apakah prajurit KNIL cemen masih t ...more
Daniel
Ke.pa.rat.

Keparat karena buku ini sungguh benar-benar bagus dan menyentuh.
Keparat karena saya menitikkan air mata di akhir buku.
Keparat karena saya baru baca buku ini sekarang.

Burung-Burung Manyar merupakan roman kehidupan Setadewa, seorang "anak kolong" yang dibesarkan oleh ide-ide kebencian terhadap Jepang, dan kecintaan yang berlebihan dengan Belanda, dan menghujat kemerdekaan republik Indonesia. Ia jatuh cinta dengan Atik--yang sayangnya, menjadi sekretaris Sutan Syahrir, yang tentu saja
...more
mahatma
ini cara rama mangun mengisahkan babak peralihan.
berada dalam babak peralihan, kemungkinan yang terjadi adalah percampuran identitas di sana sini, di kedua belah pihak. pinjam-meminjam, tukar menukar peran, tukar-menukar posisi.
demikianlah maka sekujur novel yang mengambil setting peralihan antara sudah dan belum merdekanya indonesia ini penuh dengan pertukaran identitas tadi.
ada orang belanda tapi pro indonesia. dan sebaliknya, ada orang indonesia tapi pro belanda. demikian pula identitas karak
...more
Metri
Bacaan masa kecil (SD atau SMP), pinjam dari perpustakaan, sekarang udah punya duit sendiri, jadi bisa beli.

Jarak antara baca pertama kali dengan sekarang mungkin lebih dari 15 tahun, tapi ternyata buku ini masih mengesankanku. sangat.
Bahkan munngkin lebih mengesankan ketimbang saat pertama baca, karena tentunya rentang waktu 15 tahun telah banyak memberiku tambahan pengetahuan dan kemampuan untuk lebih memahami karya Romo Mangun ini.

tak lekang oleh waktu.....


"Aku bukan pahlawan, tetapi kali ini
...more
Nanny SA
Walaupun sudah beberapa kali membaca buku ini, tapi masih terasa menarik karena bahasanya segar dan tidak membosankan.Terakhir saya baca buku ini beberapa tahun yang lalu tapi ketika membaca ulang masih ada renungan dan pelajaran baru yang bisa diambil

Kisah perjalan hidup tokoh Setadewa atau yang biasa dipanggil Teto yang melalui beberapa masa peralihan jaman, penuh dengan konflik baik konflik dalam dirinya sendiri maupun dengan lingkungan sosial nya termasuk konflik percintaan dengan Larasati (
...more
miaaa
Aug 24, 2009 miaaa rated it 4 of 5 stars
Recommends it for: lamski kikita
Buku ini keren dan masuk dalam daftar literatur Indonesia yang akan direkomendasikan (dikirim maksudnya) ke sang penyihir yang sekarang sedang mengajarkan ilmu sihir ke anak-anak SMP di Bahrain. Tapi ada yang hilang nih ketika cerita bergulir ke tahun 60 - 70an, babak ketiga kehidupan Setadewa dan Larasati. Sayangnya aku sulit menjelaskan apa sih yang membuatku kesal dengan bagian ketiga buku ini hehe

Ah Setadewa kau memang titisan Karna, sama hebatnya, sama kerennya, dan sama-sama memilih di pos
...more
Wa"the One"
Buku ini pertama kali aku baca waktu masih SMU. Dan pada waktu itu (namanya juga masih remaja), buku ini banyak mengajarkan bahwa "perasaan cinta tak selalu mampu tersalurkan, kita tak selalu mampu memiliki apa yang kita cintai".
Setelah kuliah, aku kembali membaca novel ini dan makin banyak hal yang dapat dijadikan bahan renungan; tentang kemanusiaan, tentang ambiguitas nasionalisme, tentang keretakan psikologis dan budaya yang dialami manusia-manusia campuran (dialami Setadewa) dll.
Dari semua b
...more
Roswitha Muntiyarso
Luar biasa! Tidak dapat disangkal bahwa ini memang bukan sekadar novel. Ini sebuah roman. YB. Mangunwijaya mengupas sejarah masa perjuangan dan kemerdekaan Indonesia dalam sudut pandang lain. Sudut pandang seorang KNIL yang justru mendendam terhadap pemerintah Republik Indonesia.

Tokoh utama dari buku ini adalah seorang tentara KNIL, seorang keturunan blasteran Indonesia dan Belanda yang sangat mendendam terhadap pejuang-pejuang Indonesia. Betapa Setadewa, atau yang lebih akrab dipanggil Teto, me
...more
Marina Zala
** Books 162 - 2014 **

selesaai jugaa membaca buku ini.. novel ini menceritakan kisah Teto atau Setadewa, anak seorang kapten KNIL yang ayahnya ditangkap oleh keipeitai dan ibunya Marice yg menjadi budak seks untuk pasukan jepang.. mencintai teman kecilnya, Atik

larasati atau dikenal Atik, anak seorang turunan raja yang ayahnya bekerja di dinas kehutanan di bogor.. mencintai sahabat kecilnya, Teto

saya menyukai buku ini dibagi menjadi 3 periode yang masing2 menunjukkan sisi2 pikiran Atik maupun tet
...more
Natasha Primaditta
Awalnya saya merasa kurang nyaman dengan narasi-narasi awal buku ini. Tidak mengalir dan penuh detail-detail percuma. Selain itu, kok perilaku tokoh utama nya di dua bagian awal buku ini cenderung tidak inspiratif dan antagonistik. Namun dengan bertambah jauhnya cerita, terbuktilah bahwa bagian-bagian awal buku ini ibaratnya seperti rough diamond yang perlu dipoles dengan perkembangan cerita dan bersinar dengan caranya sendiri menuju titik penghabisan.

Buku ini menceritakan kisah Sutadewa alias
...more
Cippi
It's a gift from Lia kecil, so special since it shutted me off from the mundane life for one and a half day to finish this masterpiece. It's so addicted I read it for couple of times
Cloe Cassiopeias
Salah satu buku yang sangat bagus. Ingin membaca ulang lagi walaupun telah beberapa kali membaca ulang.
Farah
Gila.

Buku ini manis banget, plotnya disambungin sama burung. (ya terus) Terus gue seneng banget tapi juga sedih pas di akhir buku gitu...

Buku ini awalnya agak membosankan. Flownya tersendat-sendat dan tiba-tiba banget mosok Teto kecil tau-tau di bab selanjutnya udah bawa senjata (ternyata udah pertengahan 20an umurnya). Flow buku mulai stabil dan ngebuat enak dibaca itu pas Teto akhirnya ketemu sama Atik lagi.

Perasaan Teto sebagai seorang cowok itu bisa jadi sesuatu yg gue pelajari dari buku in
...more
Reza Sanusi
Saat progress membaca saya sampai di pertengahan buku, saya membutuhkan dua kali membaca ulang untuk setiap lembar halamannya. Alasannya sederhana, Saya menyakini ada maksud tersembunyi yang ingin disampaikan penulis. Dan saya tidak salah, terlalu banyak makna tersirat di dalam novel ini yang berujung pada kesimpulan bahwa novel ini cuma bungkusnya saja yang roman. Burung-burung manyar bercerita tentang cinta yg lebih nasionalis daripada cinta sepasang anak manusia.

Adakah yang mencintai Indonesi
...more
Dea
Kisah percintaan Teto sang anak kolong dan Atik si gadis ningrat dari tahun 1934 sampai 1978. Mereka saling mengenal sedari kecil kemudian terpisahkan oleh peliknya masa sebelum kemerdekan dan sesudahnya.

Atik memilih mengabdi kepada negara sebagai sekertaris perdana mentri Syahrir, sedangkan Teto memutuskan menjadi bagian dari KNIL (Tentara Kerajaan Hindia Belanda) atas alasan kekecewaan dan dendam. Teto benci melihat kekuasaan Jepang di Indonesia dan tak menyukai bagaimana tingkah para pejuang
...more
Refah
(Adapted from my blog: paquetdevie.blogspot.com)

So! I finally finished this book. It's been, what, four months since I borrowed it? And I only finished it now. Lovely. The school library is going to rake in lots of money.

This book is, well, it's not difficult, per se. I just had a hard time of getting into it. The book had the double sin of a) written in 1st person and b) contains a lot of sentimental Indonesian-esque romance that I don't really like. Romance is fine, but Indonesian authors tend
...more
ayu-si-peri-kecil yudha
Novel ini bercerita tentang Atik dan Teto yg sama2 cinta dr semasa kecil namun terpaksa berpisah krn keadaan.
Namun cerita yg ada bukanlah roman sepenuhnya karena ada unsur2 perjuangan di dlm nya. Baik perjuangan indonesia saat msh di jajah, jg perjuangan Teto dlm mencari Atik.
Yg saya pelajari dr novel ini adalah bkn tentang cinta yg pd akhirnya tdk dpt saling memiliki, tp lebih kepada nilai perjuangan Atik yg berusaha sekuat mungkin menerima dan mencintai semua keadaan yg dia miliki. Berusaha
...more
Ari Namidalem
gaya bahasanya bikin kaget.. koq gak terkesan jadul ya? padahal berlatar masa perjuangan kemerdekaan.. jaman kompeni masih berkeliaran...ada lucu..ada sedih..ada jg yg memprihatinkan..

Teto..
produk indo-belanda yang bikin gemes karena gak cepat nentukan sikap atau menentukan pilihan.. memilih karir berpihak dengan belanda yang juga nenek moyangnya .. atau berpihak pada cintanya untuk gadis yg sangat pro-kemerdekaan republik Indonesia... dilema.

Pandangan tokoh Teto di novel ini bisa jadi mewakili
...more
Rowland Bismark
Ehrlich gesagt, zum ersten mal liest den roman "Die Vögel Manyar" in der High School war ich nicht beeindruckt. Ich weiß nicht warum. Vielleicht habe ich nicht ernsthaft zu lesen. Vielleicht auch, ich fühle es ist zu langweilig, um es zu leben. Außerdem ist mein Denken immer noch begrenzt, so akalku nicht abenteuerlich. Als teenager in voller Blüte, die ich erinnere mich nur an die Szenen "syur 'ihn.

Es stellte sich heraus, dass die situation umgedreht, wenn ich es ein zweites mal zu lesen. Der a
...more
Indah setyaningsih
Burung-burung Manyar merupakan novel roman sejarah yang cukup dramatis dalam alur waktu. Diceritakan dalam sudut pandang seorang laki-laki yang menyaksikan pergantian kekuasaan dalam sejarah Indonesia.
Latar Belakang lingkungan Jawa terlihat sangat kental dalam buku ini, sang penulis-Romo Mangun- membuatnya menjadi unik karena para pelaku memiliki hati dan pemikiran yang cukup modern dan moderat.

Bagian terakhir adalah bagian yang paling saya sukai. Teto tidak dapat menemui Atik yang ia cintai di
...more
Sweetdhee
tertarik oleh buku ini karena ada teman yang bilang ga hepi ending
hehehehehe

kalau ada yang mengibaratkan Teto bagaikan Karna, mungkin ada benarnya..
tapi rasa sebel bin kesel ke Teto kayaknya ga sebesar ke Karna deh..
hihihihi
*sok2an bela Karna

walaupun tidak semua orang benar-benar mengerti,
tapi semua orang pasti punya alasan atas semua tindakannya

Teto punya sejuta kebencian pada Jepang
yang menghilangkan fisik Papinya, Kapiten Brajabasuki yang keturunan ningrat
juga menghilangkan 'kesadaranan' Mami
...more
Djayeng Channissa
Sep 07, 2012 Djayeng Channissa rated it 5 of 5 stars
Recommends it for: history fiction book lovers
Recommended to Djayeng by: Matabaca magazine
Kalau zaman SMA kebanyakan cewek baca teenlit, aku malah tertarik sama buku semacam Burung-Burung Manyar.

Awalnya aku tahu buku ini dari majalah Matabaca. Ada satu artikel tentang proses penulisan novel ini. Ada satu bagian yang menarik buatku, yaitu proses pemberian judul novel ini. Mangunwijaya menyebutkan bahwa beliau sering menemui jalan buntu dalam menulis novel ini. Lalu suatu hari, beliau menemukan buku anak-anak tentang perilaku satwa. Salah satunya perilaku burung manyar. Katanya, saat m
...more
Ramaditya
cerita tentang setadewa/teto anak seorang letnan KNIL, masa kecilnya yang bahagia berubah ketika tentara pendudukan jepang masuk Indonesia, dia terpaksa harus kehilangan ayahnya yang diculik oleh jepang serta ibunya yang terpaksa menyerahkan dirinya ke pihak tentara pendudukan untuk menyelamatkan ayahnya, darah muda teto akhirnya menggelegak ia kabur untuk bergabung dengan tentara KNIL dan meninggalkan cita masa kecilnya atik yang pada masa setelah 1945 menjadi salah satu sekretaris menteri luar ...more
Harun Harahap
akhirnya selesai juga baca buku ni..3 hari penuh perjuangan dalam membacanya..karena ada banyak kegiatan jadi bacanya cukup tersendat..n harus mengulang kembali beberapa halaman sebelum meneruskan lagi membacanya..

pertama2 agak susah juga mengartikan kalimatnya..karena gaya bahasanya yang agak ajaib..jadi sempet pusing juga bacanya..karena mesti mikir..ni kalimat maksudnya apa ya???..tapi lama kelamaan, gw cukup terbiasa dengan kalimat2 ajaib itu..

Kisah tentang dua sejoli yang sudah jatuh hati s
...more
Ian Ninda
"Manyar bird is unique in that the male makes a nest for females and will captivate the females will choose males according to nest later used as a place where the eggs will feel safe. and males who are not elected will destroy the nest of the half to death and then repeat again made to make nests for the females were chosen by the other "

Mangunwijaya works inspired by romance, entitled "Manyar birds", I began to feel the message in the novel. the novel tells of a love triangle that berlatarkan
...more
« previous 1 3 4 5 6 7 8 9 99 100 next »
topics  posts  views  last activity   
cinta tak harus memiliki... 11 75 Oct 29, 2012 07:24AM  
  • Para Priyayi: Sebuah Novel
  • Anak Bajang Menggiring Angin
  • Ronggeng Dukuh Paruk (Dukuh Paruk, buku 1 - 3)
  • Arus Balik: Sebuah Epos Pasca Kejayaan Nusantara di Awal Abad 16
  • Harimau! Harimau!
  • Canting
  • Olenka
  • Pulang
  • Ca Bau Kan: Hanya Sebuah Dosa
  • Pengakuan Pariyem: Dunia Batin Seorang Wanita Jawa
  • Bilangan Fu
  • Tanah Tabu
  • Robohnya Surau Kami
  • Atheis
  • Dari Ave Maria ke Jalan Lain ke Roma
626568
Yusuf Bilyarta Mangunwijaya was an architect, writer, Catholic priest, and activist. Romo Mangun (Father Mangun) was publicly known by his novel "Burung-Burung Manyar" which was awarded Ramon Magsaysay Award for South-East Asia Writings on 1996.

Not only active in the fiction genre, Romo Mangun also wrote many non-fiction and architectural works such as "Sastra dan Religiositas" [tr.: Literature a
...more
More about Y.B. Mangunwijaya...
Rara Mendut: Sebuah Trilogi Rumah Bambu: Kumpulan Cerpen Pertama dan Terakhir Pohon Pohon Sesawi Roro Mendut: Novel Sejarah versi Y.B. Mangunwijaya Burung-Burung Rantau

Share This Book

“Tanah air ada disana, dimana ada cinta dan kedekatan hati, dimana tidak ada manusia menginjak manusia lain.” 5 likes
“Perang tidak bisa dimenangkan dengan emosi. Tetapi perhitungan yang dingin.” 4 likes
More quotes…