Rembulan Tenggelam Di Wajahmu
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating

Rembulan Tenggelam Di Wajahmu

by
4.22 of 5 stars 4.22  ·  rating details  ·  3,704 ratings  ·  450 reviews
Tutup mata kita. Tutup pikiran kita dari carut- marut kehidupan. Mari berpikir takjim sejenak. Bayangkan saat ini ada satu malaikat bersayap indah datang kepada kita, lantas lembut berkata: Aku memberikan kau kesempatan hebat. Lima kesempatan untuk bertanya tentang rahasia kehidupan, dan aku akan menjawabnya langsung sekarang. Lima Pertanyaan. Lima jawaban. Apakah pertanya...more
Paperback
Published February 28th 2009 by Penerbit Republika (first published 2009)
more details... edit details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.
Laskar Pelangi by Andrea HirataBumi Manusia by Pramoedya Ananta Toer5 cm by Donny DhirgantoroNegeri 5 Menara by Ahmad FuadiRonggeng Dukuh Paruk by Ahmad Tohari
Buku Indonesia Sepanjang Masa
39th out of 450 books — 1,557 voters
Daun Yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin by Tere LiyeHafalan Shalat Delisa by Tere LiyeNegeri 5 Menara by Ahmad FuadiRanah 3 Warna by Ahmad FuadiAyahku (Bukan) Pembohong by Tere Liye
hafalan shalat delisa
6th out of 60 books — 248 voters


More lists with this book...

Community Reviews

(showing 1-30 of 3,000)
filter  |  sort: default (?)  |  rating details
Maya Sari
Khas-nya Tere Liye, membuat cerita yang bisa jadi bahan perenungan bagi pembacanya..

Berikut kutipan dari novel ini yang paling berkesan:


Bayangkanlah sebuah kolam luas,
Kolam itu tenang,
saking tenangnya terlihat bak kaca.

Tiba-tiba hujan deras turun..
Bayangkan,
ada berjuta bulir air hujan yang jatuh di atas air kolam, membuat riak..
Jutaan rintik air yang terus-menerus berdatangan, membentuk riak, kecil-kecil memenuhi seluruh permukaan kolam…

Begitulah kehidupan ini,
bagai sebuah kolam raksasa.
Dan m
...more
Ummu Auni
Saya memulakan pembacaan dengan membaca Bismillah. Sungguh saya membeli buku ini tanpa sedikit pun membaca review yang terkumpul sedemikian banyak di Goodreads. Tere Liye sudah masuk antara senarai penulis yang wajib saya beli dan miliki bukunya. Setiap tulisannya mengandungi kejutan yang tidak mungkin sesekali dijangka. Tidak banyak buku yang saya beri rating 5 bintang tetapi buku ini semestinya!

Penceritaan bermula dengan kisah Rehan, seorang anak yatim yang merenung langit senja dan bergugura...more
Welma La'anda
Aduh! Tidak sanggup saya membaca buku ini. Terseksa jiwa. Saya bukan boleh membaca cerita-cerita tentang anak jalanan yang merempat serta anak yatim piatu yang tidak mendapat pendidikan. Sudahlah itu, ditambah pula dengan penganiayaan yang berlaku ke atas mereka. Tidak-putus-putus kesusahan yang menimpa dari masa ke semasa. Akhirnya kehidupan mereka hanya dipayungi dengan putus asa dan kecewa dalam kehidupan sahaja. Terus terang saya katakan, saya tidak akan membaca buku-buku sebegini kerana say...more
Prente
Buku ini menceritakan tentang perjalanan seorang yatim piatu bernama Rehan (Ray) sebelum ajal menjemputnya. Perjalanan hidup yang seakan diputar kembali untuk menjawab lima pertanyaan besar selama hidupnya...

Apa saja lima pertanyaan itu dan bagaimana perjalanan hidup Ray, semuanya ada di buku ini dan tidak ingin aku ceritakan... Setiap orang punya persepsi sendiri2 tentang pertanyaan2 yang ada dan jawaban2 yang diberikan. Aku hanya ingin mengutip beberapa kalimat untuk di-share..

"Kau selalu mera...more
Ari Yulianti
"..sejatinya pertanyaan itu tentang definisi ukuran-ukuran Ray. Apakah yang disebut kejadian menyakitkan? Apakah yang disebut dengan menyenangkan? Sejatinya pertanyaan itu tentang perbandingan..."

Ray sejak kecil hidup di Panti. Tak diketahui siapa ayah-ibunya. Selepas dari panti asuhan, ia hidup di jalan, menjadi penjudi,mencuri, berkelahi lalu oleh takdir ia mendapat keluarga di sebuah rumah singgah. Selepas hidup dari rumah singgah, ia menjadi pencuri berlian, menjadi kontraktor, jatuh cinta p...more
Andri
Ini buku penulis ini yg pertama gw baca. Setelah sebelumnya banyak yg recommend Hafalan Delisa. Luar biasa.

Gaya bercerita yang mengalir. Perpindahan plot terasa begitu halus. Kisah yang membumi, meskipun agak kurang real membumi, karena Tere Liye (ada yg tau nama aslinya ?, cowok), tidak mengidentifikasi lokasi secara jelas.

Berkisah tentang Ray. D/H Reihan. Seorang yang beruntung oleh Sang Penguasa Alam Semesta diberi kesadaran tentang pertanyaan-pertanyaan yang selama ini membebani jalan hidup...more
Aina Dayana Hilmi
Hidup ini satu kebetulan. Saya pernah mendengar ungakapan ini. Sebelum ini tidaklah berfikir secara serius mengenai kata-kata itu. Tetapi membaca buku ini buat saya kagum. Penulis dapat membuat perkaitan seluruh cerita dengan watak utama.

Ceritanya menyentuh perasaan namun banyak manfaat yang dapat saya ambil. Sekali lagi Tere Liye membawa kisah kehidupan. Kali ini mengenai seorang anak yatim yang kematian ibu bapanya dalam satu kejadian kebakaran satu waktu dahulu.

Pada awalnya saya agak bosan k...more
Fizah
Janganlah sekali-kali kau membandingkan kehidupanmu dengan kehidupan orang lain. Menganggap orang lebih bahagia atau kenapa hidup kita begitu nestapa. Kita tidak pernah tahu apa yang telah mereka lalui dan perjuangkan untuk mencapai kehidupan mereka yang sekarang. Karena itu, bersyukurlah dengan kehidupanmu yang sekarang.

Setiap manusia diberikan kesempatan mendapatkan penjelasan atas berbagai pertanyaan yang mengganjal hidupnya. Selalu demikian.

Sayangnya, kitalah yang kadang mengabaikan penjelas...more
Wulan
Gw baca buku ini atas rekomendasi seorang temen. Pas dia rekomendasiin ini, gue juga merekomendasikan My Sister's Keeper ke dia krn menurut gue tu novel KEREN BGT!!! ALhasil kita saling meminjamkan buku lah.

Tapi ternyata temen gw enggak sependapat krn dia enggak suka endingnya. Pada saat itu gw sendiri belum selesai baca novel ini, jadi gw cuma iya-in aja, meski sebenernya kecewa ada org yg enggak suka sama MSK.

Anyway....

Setelah gw membaca novel ini, gw akhirnya ngerti bahwa gw dan temen gw itu...more
Deva Nurmala
petanyaan pertanyaan yang dipertanyakan oleh tokoh Rey dalam buku ini adalah pertanyaan semua orang pada umumnya didalam hidup. pertanyaan tentang ketidakadilan, pertanyaan mengapa ini terjadi, mengapa harus kehilangan orang-orang yang disayanginya. kadang sebagai pembaca saya juga merasakan seperti tokoh Rey mempertanyakan setiap kejadian yang pernah dialami. segala pertanyaan Rey ini akhirnya terjawab melalui rekaman-rekaman kehidupannya, seperti menonton ulang video kehidupan yang telah diala...more
Alluna
Sejujurnya ketika menutup buku ini, aku sedikit bingung akan menulis apa dalam review kali ini. Karena ada begitu banyak hal yang ingin aku tuliskan untuk memperlihatkan bahwa buku ini telah menawan hatiku, mengesankan jiwaku. Harus kuakui, dan mungkin ini semacam peringatan bagi yang tertarik untuk membaca, buku ini membuatku sangat lelah secara emosional. Tentu saja ini bukan hal negatif, malah sebaliknya, aku sangat menyukai tulisan-tulisan yang berhasil memutar-balikkan perasaanku secara lua...more
Melyn Mel
membaca buku ini bagiku seperti belajar tentang kearifan. belajar soal kesederhanaan dan keikhlasan menerima. belajar senantiasa berbaik sangka. belajar bahwa untuk banyak hal, mengalah itu bukan berarti kalah dan tidak membalas itu bukan berarti tak berdaya ataupun tidak bisa apa2. adakalanya, mengalah berarti bebas. bebas dari nafsu untuk membalas, bebas menerima situasi apa adanya, menjadi apa adanya.

buku ini membuatku semakin percaya bahwa hidup ini adil. tak terbantahkan lagi, bahwa hidup i...more
Rani
"an awesome book for an awesome person"
written by a friend in the first page of the book
"u must read it...." she said.

well,
i do under estimate the book at first. The title, the cover design....really not my type
its only because i already gave my promised to read it.

but what i found behind all that i categorize as "not my type", is something different.

if u ever watch WANTED, then i hope you will agree with me if i said that the moral message in this book is almost
similar with what the movie sai...more
Isnaini Nuri
Ketika kau merasa hidupmu menyakitkan dan merasa muak dengan semua penderitaan maka itu saatnya kau harus melihat ke atas, pasti ada kabar baik untukmu, janji-janji, masa depan. Dan sebaliknya, ketika kau merasa hidupmu menyenagkan dan merasa kurang dengan semua kesenangan maka itulah saatnya kau harus melihat ke bawah, pasti ada yang lebih tidak beruntung darimu. Hanya sesederhana itu. Dengan begitu kau akan selalu bersyukur.


Ray, tokoh utama dalam cerita ini, mempunyai kisah hidup yang sangat...more
ahmedoank
Jujur ini buku pertama Tere Liye yang saya baca :)

Berkisah tentang Ray. D/H Reihan. Ray yang sejak kecil hidup di Panti. Tak diketahui siapa ayah-ibunya. Selepas dari panti asuhan, ia hidup di jalan, menjadi penjudi,mencuri, berkelahi lalu oleh takdir ia mendapat keluarga di sebuah rumah singgah. Selepas hidup dari rumah singgah, ia menjadi pencuri berlian, menjadi kontraktor, jatuh cinta pada seorang gadis, menjadi pengusaha, kaya raya namun belakangan jatuh sakit sebelum akhirnya sekarat. Ia p...more
Fariza

"Kalau pun tidak, begitulah kehidupan. Ada yang kita tahu. Ada pula yang tidak kita tahu. Yakinlah, dengan ketidaktahuan itu bukan bererti Tuhan berbuat jahat kepada kita. Mungkin sahaja Tuhan sengaja melindungi kita daripada tahu itu sendiri."

Pertama

Ini adalah karya pertama Tere-Liye yang dibaca oleh saya. Asyik. Yang pertama yang mengagumkan. Sebenarnya saya terpengaruh dengan rakan-rakan Goodreads yang memuji dan mengagung penulis ini. Nyata tidak sia-sia pengaruh itu. Tere-Liye nyata menamba...more
Liliyah
Andai semua orang diberi kesempatan seperti tokoh Ray (Rehan)dalam buku ini, aku juga mau. Kelak, di hari-hari terakhir, menit-detik terakhir hidup di dunia, masih di beri kesempatan me-re-view seluruh perjalanan hidup, melihat apa dan siapa saja yang telah kita libatkan, melibatkan dan terlibat dlm hidup kita...

Meski dibeberap bagian cerita ini agak2 lebay..*hehe..piiss ah, bang Darwis*.. ya, lebay karena jd berasa kyk lagi nonton film India gitu ;)
Tapi pesannya sangat berarti banget buat Aq...more
Silvia Iskandar
Hiaaahh...

*Spektakuler*

Waktu suami pulang ke Indo, saya minta oleh2 buku Tere Liye..iyah...bagi saya bukunya sudah seperti kacang Bali, teh Tong Tji atau emping manis Ny Shiok..makanan yg saya rindukan di rantau dan tidak bisa didapat cuma di Indonesia.

Buku ini begitu saya baca, langsung..hmm..ini kan Christmas Carol-nya Charles Dickens? Kok gak orisinil? Percis kejadiannya di malam takbiran sementara Christmas Carol di Christmas Eve. Percis org kaya yg mau mati dibawa melihat kehidupan yg lama...more
Biene_maja
" Apakah hidup ini adil, Ray?Entahlah. Aku juga pernah sekali-dua bertanya kepada Tuhan.......Ah, sayang kita selalu menurutkan perasaan dalam urusan ini. Kita selalu berprasangka buruk, Kita membiarkan hati yang mengambil alih, menduga-duga...tidak puas menduga-duga, kita membiarkan hati mulai menyalahkan. Menyalahkan. Mengutuk semuanya. Kemudian tega sekali, menjadikan kesalahan orang lain sebagai pembenaran atas tingkah laku keliru kita" p.200

Waktu baca buku ini alur dan gaya ceritanya mirip...more
Aniek
"...Jawaban atas lima pertanyaan besar dalam hidupmu. Kau bertanya lima kali, aku menjawabnya lima kali."

Tere-Liye memang pandai membuat para pembacanya sesak karena haru, bahkan menitikkan air mata. Membaca beberapa karya Tere-Liye, dan berkali-kali pula saya banjir air mata. Sungguh menyentuh. Muncul sebuah pertanyaan besar dalam benak saya: "Apa yang ia lakukan ketika menulis karya-karyanya hingga begitu menyentuh?"
Dalam novel ini, kita berkenalan dengan tokoh utama bernama Ray. Seorang remaj...more
Hanifnofear Ramadhani
entah kenapa suka banget buku ini.. padahal, agak sedikit berlebihan sih ceritanya.. (maaf ya bang darwis)
tapi yang paling keren adalah... ide tentang hubungan sebab akibat yang bisa dipilin jadi gokil abis... pernahkah terpikir oleh kita bahwa perbuatan apapun itu walaupun sekecil apapun itu bisa berakibat hal-hal yang nggak diduga bagi orang lain...
yang paling menyentuh adalah bagian ketika si tokoh maling celana di kamar mandi umum yang di jaga oleh seorang anak yang akhirnya jadi tertuduh da...more
Carni Hajr
Aku mulai mengenal Novel Tere Liye sejak pertama kali membaca Rembulan Tenggelam Di wajahmu. Tokoh dalam novel ini yakni Ray/Rehan. Di dalam novel ini menceritakan bahwa semua orang pada umumnya di dalam hidup punya pertanyaan tentang ketidakadilan, pertanyaan mengapa ini terjadi, mengapa harus kehilangan orang-orang yang disayangi. Ray dalam novel ini diberi kesempatan untuk menoleh kebelakang, ke masa lalunya sebelum ajal menjemputnya. Dia diberi kesempatan mendapatkan jawaban atas 5 pertanyaa...more
Mimin Haway
Raihan terlahir sebagai anak yatim piatu. Orang tuanya meninggal saat terjadi kebakaran. Ia tinggal di Panti Asuhan yang dimiliki orang tamak. Rey sempat menjadi preman karena memutuskan kabur dari Panti Asuhan dan hidup di jalanan. Rey ketagihan main judi. Sehingga terjadi percekcokan. Rey masuk rumah sakit. Setelah sembuh, ia tinggal di rumah ... (lupa lagi :D, beginilah kalo tidak langsung review).

Rey memutuskan keluar dari rumah penampungan dan kembali hidup gelandangan. Ngamen dari gerbong...more
AyuShafiyah
Bukan karena judulnya yang membuat saya tertarik untuk membeli buku ini, juga bukan karena karena diskonnya, tapi karena penulisnya, yang terkenal membuat pembacanya bukan hanya sekedar membaca, tapi juga membuat pembacanya sampai mewek-mewek bahkan sampai menangis. Lihat saja komentar para pembaca setelah menyelesaikan buku "Hafalan Shalat Delisa". Bahkan para pembaca pria pun dibuat berkaca-kaca matanya (bukan karena kelilipan debu atau apapun :D).

Sebenarnya bukan karena efek yang sampai membu...more
Vienna Yunistia Sasmita
Judul : Rembulan Tengelam di Wajahmu
Penulis : Tere Liye
Penerbit : Republika
Tahun terbit : 2009 (Cetakan X, 2012)
Tebal : 426 halaman

Novel ini bercerita tentang perjalanan hidup seorang anak laki-laki yatim piatu, mulai dari masa kecilnya di panti asuhan, pemberontakannya hingga keluar dari panti, hingga menghabiskan masa remajanya di jalanan dan menjadi seorang berandalan. Namun perlahan nasib baik secara perlahan menghampirinya, ketika ia mengenal rumah singgah. Salah satu tempat yang membuat si...more
Annisa Reswara
Novel ini menceritakan tentang seorang yang bernama Raihan. Seorang pasien berumur 60 tahun yang selalu merasa bahwa Tuhan tidak pernah memberikan keadilan dalam hidup. Cerita ini diawali dengan Raihan yang bertemu dengan (katakanlah) malaikat, yang kemudian membawanya kembali menelusuri jalan hidupnya dari awal hingga umurnya mencapai 60 tahun. Malaikat ini ingin menjawab lima pertanyaan yang selalu menelusup dalam pikiran Raihan. Lima pertanyaan itu adalah Apakah cinta itu? Apakah hidup ini ad...more
Fitri Melinda
Tutup mata kita. Tutup pikiran kita dari carut-marut kehidupan. Mari berfikir takjib sejenak. Bayangkan saat ini ada satu malaikat bersayap indah datang kepada kita, lantas lembut berkata: “Aku memberikan kau kesempatan hebat. Lima kesempatan untuk bertanya tentang rahasia kehidupan, dan aku akan menjawabnya langsung sekarang. Lima pertanyaan. Lima jawaban. Apakah pertanyaan pertamamu?”

Maka apakah kita akan bertanya: apakah cinta itu? Apakah hidup ini adil? Apakah kaya segalanya? Apakah kita me...more
Nadya Firstyani
buku ini adalah buku kedua tere liye yang saya baca. awalnya saya sangat tidak mengerti dengan maksud dan jalan cerita novel ini sampe harus dibaca dua kali. setelah membaca novel-novel karya tere liye yang lain, saya memutuskan bahwa novel ini adalah novel yang paling saya kagumi.

novel ini bercerita tentang kearifan, penerimaan, hubungan sebab akibat, dan banyak pembelajaran lainnya. tokoh utama yang lain daripada yang lain membuat saya sangat berfikir karena dunia seperti itu jauh dari kehidup...more
Rafiqoh Zulfa
Judul : Rembulan Tenggelam di Wajahmu
Penerbit : Republika
penulis : tere liye
tebal buku : 426 HALAMAN

sinopsis :
Menceritakan Rayy dari kecil hingga akhir hidupnya . Kisah Ray yang semasa remajanya sering mencari alasan kematian ayah dan ibu dan sentiasa berusaha untuk memperbaiki dirinya demi membalas perbuatan jahat dunia ke pada dirinya. Ray menikah dengan Fitri, gadis yang dipujanya sejak pertemuan pertama di kereta dan di pertigaan jalan tua,Fitri meninggalkannya 6 tahun kemudian. Ray sekali...more
Rian
" kita bisa menukar banyak hal yang menyakitkan yang dilakukan orang lain dengan sesuatu yang lebih hakiki, lebih abadi. Rasa sakit yang timbul karena perbuatan aniaya dan menyakitkan itu sementara. pemahaman dan penerimaan tulus dari kejadian yang menyakitkan itulah yang abadi." (Bang Ape)

merenungkan nilai nilai kehidupan, itulah yang saya rasa disampaikan oleh bang tere. kilas balik 60 tahun kehidupan Ray menjelang kematiannya. transformasi kehidupan anak yatim piatu yang selalu menyesali keh...more
« previous 1 3 4 5 6 7 8 9 99 100 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »
  • Ranah 3 Warna (Negeri 5 Menara, #2)
  • Cinta di Dalam Gelas
  • Galaksi Kinanthi: Sekali Mencintai Sudah itu Mati?
  • Dalam Dekapan Ukhuwah
  • Diorama Sepasang Al Banna
  • Evergreen
  • Negeri van Oranje
  • 7 Keajaiban Rezeki
  • Bumi Cinta
  • Selimut Debu
  • Ketika Mas Gagah Pergi... dan Kembali
  • Ibuk,
  • 99 Cahaya di Langit Eropa: Perjalanan Menapak Jejak Islam di Eropa
838768

"Jangan mau jadi kritikus buku, tapi TIDAK pernah menulis buku."
More about Tere Liye...
Hafalan Shalat Delisa Daun Yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin Bidadari Bidadari Surga Moga Bunda Disayang Allah Ayahku (Bukan) Pembohong

Share This Book

“Begitulah kehidupan, Ada yang kita tahu, ada pula yang tidak kita tahu. Yakinlah, dengan ketidak-tahuan itu bukan berarti Tuhan berbuat jahat kepada kita. Mungkin saja Tuhan sengaja melindungi kita dari tahu itu sendiri.” 231 likes
“Bagi manusia, hidup itu juga sebab-akibat, Ray. Bedanya, bagi manusia sebab-akibat itu membentuk peta dengan ukuran raksasa. Kehidupanmu menyebabkan perubahan garis kehidupan orang lain, kehidupan orang lain mengakibatkan perubahan garis kehidupan orang lainnya lagi, kemudian entah pada siklus yang keberapa, kembali lagi ke garis kehidupanmu.... Saling mempengaruhi, saling berinteraksi.... Sungguh kalau kulukiskan peta itu maka ia bagai bola raksasa dengan benang jutaan warna yang saling melilit, saling menjalin, lingkar-melingkar. Indah. Sungguh indah. Sama sekali tidak rumit.” 191 likes
More quotes…