Sebelas Patriot
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating

Sebelas Patriot

3.45 of 5 stars 3.45  ·  rating details  ·  1,068 ratings  ·  167 reviews
Sebelas Patriot adalah kisah yang menggetarkan dan sangat inspiratif tentang cinta seorang anak, pengorbanan seorang Ayah, makna menjadi orang Indonesia, dan kegigihan menggapai mimpi-mimpi.

Novel Sebelas Patriot adalah karya yang unik karena untuk mendapatkan seluruh impresi secara utuh dari karya ini mesti pula mendengarkan tiga buah lagu yang lirik dan aransemen musiknya...more
Paperback, 71 pages
Published 2012 by PTS Litera Utama Sdn Bhd (first published 2011)
more details... edit details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.
This book is not yet featured on Listopia. Add this book to your favorite list »

Community Reviews

(showing 1-30 of 1,662)
filter  |  sort: default (?)  |  rating details
Aveline Agrippina
Kata Vince Lombardi, football is like life - it requires perseverance, self-denial, hard work, sacrifice, dedication and respect for authority. Setidaknya Ikal mengamini apa kata-katanya dalam cerita Sebelas Patriot ini.

Saya percaya, Andrea Hirata adalah penulis yang sangat narsis!

Sejak Laskar Pelangi, Sang Pemimpi, Edensor, Maryamah Karpov, Padang Bulan, Cinta dalam Gelas, dan Sebelas Patriot (serta Ayah -yang akan terbit), semuanya (hampir) bercerita tentang dirinya. Adakah kawan-kawan yang ta...more
ijul (yuliyono)
----2,5 star

Aku masih, dan mungkin akan selalu, terpukau dengan kepiawaian seorang Andrea Hirata meracik karya-karya tulisnya. Aku selalu menganggap takarannya pas. Diksinya meyakinkan. Dan, selalu mampu menghanyutkanku dalam dentuman syahdu yang menggelorakan sanubariku.

Namun, semakin ke sini aku semakin tak yakin Andrea bisa lepas dari cangkang narsisme yang dipupuknya dari jaman Laskar Pelangi. Semua-mua ide hanya berasal dari cerita yang membesarkan namanya di kancah dunia sastra Indonesia....more
Ophan Bunjos
Pernah lihat filem Escape To Victory, di mana lagenda bolasepak dunia dan Brazil, Pele berlakon di dalamnya? Pada saat2 akhir perlawanan ketika pasukan Jerman mendahului pasukan kelompok dunia, 4 - 3, Pele masuk sebagai pemain gantian dan berhasil menyamai kedudukan dengan tendangan basikalnya. Ketika itu seluruh penonton, dunia amnya bersorak seolah-olah mereka telah memenangi perang menumpaskan Jerman.

Seingat aku Indonesia pernah berhasil ke pusingan akhir Piala Dunia 1938 di Perancis, tetapi...more
Ika Karunia Purnamasari

menceritakan tentang hubungan anak dan ayahnya. Terkesan. Sederhana tapi dalam, dan gak nyangka, cerita bung andrea dramatis juga ya, tadinya kurang percaya seandainya tidak dicantumkan berbagai posenya demi hadiah untuk ayah tercinta, dimana dia rela menjadi buruh dalam perjalanan backpackernya. salute!

buku tipis bergizi, hanya 100 halaman, yang saya khatamkan diatas kereta ekonomi dalam perjalanan, mengesankan teman! tentang cinta anak kepada ayahnya, rakyat pada bangsanya dan kami (termasuk s...more
Suzan Oktaria
Saya adalah salah satu dari sekian pecinta bola. Awalnya saya tidak menyukai permainan bola di Indonesia, namun berawal dari berkenalan dengan Sriwijaya FC di tahun 2006 dan hingga kini saya mencintai sepakbola Indonesia.

Apalagi kini sepakbola Indonesia sudah menjadi magnet yang sangat kuat bagi para penggila bola. Mulai dari AFF hingga kini Pra Piala Dunia. Semoaga Indonesia bisa berlaga di Piala Dunia 2014. Dan aku ingin ke Brazil.

Kembali ke buku ini, saya menikmati setiap bentuk kejenakaan,...more
Adhi Glory (glory2go)
Buat saya: ini novel sepakbola yang kurang nendang...

Cerita tentang ayah Ikal yang semasa penjajahan kolonial Belanda dulu adalah seorang pemain sepak bola berbakat dan, baginya, bermain sepak bola adalah salah satu bentuk perjuangan melawan penindasan Belanda.

Cerita tentang Ikal kecil yang berjuang untuk menjadi pemain sayap kiri junior PSSI demi mewujudkan impian ayahnya yang kandas.

Cerita tentang Ikal yang gagal menjadi pemain PSSI dan, setelah dewasa, dalam pengembaraannya ke Madrid, Spanyol...more
Septri Lediana
Tentang Cinta dan Sepakbola

Andrea Hirata, novelis Tetralogi Laskar Pelangi menawarkan tema berbeda. Jika sebelumnya Andrea lebih banyak menceritakan tentang pendidikan, sekarang ia bercerita tentang olahraga : sepak bola. Hasilnya sebuah novel yang mampu membangkitkan kecintaan pada sepak bola sebagai wujud kecintaan pada bangsa. Dari judulnya, 'sebelas patriot' Andrea Hirata mengandaikan sebelas pemain dalam tim sepak bola bak patriot atau pahlawan yang memperjuangkan harkat dan martabat bangsa...more
Annisa Anggiana
Penerbit : Bentang Pustaka

Tebal : 101 Halaman

“Cinta sepak bola adalah cinta buta yang paling menyenangkan” (Hal 88)

Ungkapan ini sungguh membawa saya ke masa-masa dimana saya menjadi penggila bola, saat kelas 1 SMA, setelah piala dunia 1998. Saya dan temen-temen satu geng bahkan masuk ke ekskul bola di sebagai manager recok. Kami mati-matian menjadi suporter tim kelas kami, walaupun kalah, tapi rasanya tim kelas kami tetap yang terhebat. Cinta sepakbola memang cinta buta.

Back to the book, membaca...more
Nike
Diceritakan Ikal akhirnya mengetahui jika Ayahnya adalah seorang pemain sepakbola, lebih tepatnya pemain sayap kiri berbakat yang harus mundur karena pada saat itu (jaman penjajahan Belanda) ditentang oleh Belanda dan Ayah Ikal harus menerima semuanya. Ikal mengetahui hal tersebut karena sebelumnya melihat foto sang Ayah sedang memegang piala dan memakai pakaian sepakbola. Sejak saat itu Ikal bertekad ingin menjadi pemain junior PSSI, namun gagal.

Saya selalu salut kepada Andrea Hirata yang mampu...more
Fariza
Andrea Hirata nyata seorang pencerita yang baik. Kisah tiga beradik dimulai dengan penuh semangat malah ianya dikaitkan sebagai semangat nasionalis. Jika menang sepak bola berarti sudah menang menentang penjajah. Laungan Indonesia! Indonesia! Indonesia! menaikkan bulu roma saya. Saya terikut semangat!

Namun nyata saya sedikit terbawa rasa sayu sama seperti ikal tatkala tahu bahawa ayah kehilangan kepala lututnya kerana dipecahkan oleh penjajah Belanda ketika itu. Sepak Bola akhirnya jadi impian b...more
Rahmadiyanti
Saya rasa sebagian besar pembaca buku-buku Andrea Hirata sepakat bahwa salah satu kekuatan Andrea adalah metafor-metafor jenaka yang banyak bertebaran di bukunya, meski kadang agak lebay ;D. Tapi tidak di buku ini. Tak banyak metafor-metafor jenaka tersebut, meski kejenakaan Andrea mengemas narasi tetap mengundang senyum (soal melatih kaki kiri misalnya)

Ceritanya sendiri seperti fragmen dari Laskar Pelangi. Ikal kecil bermimpi menjadi pemain sepak bola yang bermain untuk tim nasional, terutama s...more
Sa`ad Ahyat Hasan
Membosankan. Ada yang hilang dari sosok Andrea Hirata dalam novel ini.

Kisahnya, dramatisasinya, humornya, semuanya serba nanggung.

Saya merasa novel ini sengaja ditulis hanya untuk memenuhi permintaan pasar saja. Hal itu terlihat dari diksi Andrea Hirata yang terkesan sangat biasa dan tidak seperti biasanya.

Sama sekali tidak saya temukan nyawa Andrea Hirata di dalamnya.

Tidak seperti ketika Andrea Hirata menceritakan kisah Bu Muslimah bersama Laskar Pelanginya. Tidak seperti ketika Andrea Hira...more
Nursih Dwi
Sepak bola, perlahan namun pasti, akan menjadi life style di Indonesia.

Bendera yang berkibar-kibar adalah PSIKOLOGI.
Mars penyemangat yang gegap gempita adalah SENI.
Orang-orang yang duduk di podium kehormatan adalah POLITIK.
Orang-orang berdasi yang sibuk dengan telepon genggam di belakang jajaran politisi itu adalah BISNIS.
Orang-orang yang berteriak-teriak sampai suaranya habis adalah KEIKHLASAN.
Para pemain menunduk untuk berdoa adalah AGAMA.
Penjaga gawang memeluk tiang gawang sebelum bertanding...more
Vidi
To be honest, I expected quite more from this book and from Andrea Hirata. So it’s kinda disapointing. I expected something more deep, probably sharp critics on PSSI. I think it can be an 'ok' short story (a bit too long for a short story though) but way too short to be a novel.

The story (still) circulates around Ikal. It tells about Ikal’s passion for soccer game (and his dad, I guess). Some says that Andrea Hirata is a narcisstic writer. I say it’s fine to write a story based on personal exper...more
Imas
Masih bercerita tentang Ikal. Kecintaan ayahnya kepada bola dan kecintaan Ikal yang bersambung pada olahraga berebut bola ini. Termasuk perjuangan Ikal yang ingin membahagiakan ayahnya dengan bekerja keras mengumpulkan uang saat menggelandang diluar negeri. Tidak terlalu istimewa memang, mungkin ini kisah yang tertinggal dari serial Ikal sebelumnya. Karena pada buku-buku sebelumnya disebut Ikal bercita-cita ingin menjadi pemain bulu tangkis, ternyata sebelumnya ikal juga ingin menjadi pemain bol...more
Siti Bariroh Maulidyawati
Baru sadar kalau di rak buku terselip buku ini diantara buku-buku Andrea Hirata yang lain.
Mungkin saya akan menjadi orang yang sangat subjektif dalam menilai buku ini, kenapa? Karena saya seperti Andrea Hirata, penggemar berat sepak bola. LA LIGA khususnya (Duh, nasionalisme ke PSSInya mana ini. Indonesia maafkan saya). Di sini saya merasakan betapa nyatanya semangat Ikal, betapa yakinnya dia dalam melangkah dan betapa mimpi itu sangat mungkin untuk menjadi nyata asalkan ada USAHA dan DOA yang...more
Hae-nim
Padang bola dan warna warninya adalah lukisan, perlawanan bola bak konsert, dengan pelbagai pemain muzik dan para penonton sebagai suara latar.

Integriti pemain, daya juang, dan semangat kesukanan, mereka perhatikan.

Slogan, lagu-lagu semangat dan pada iklan apa sahaja pemain kesayangannya sudah tampil adalah perincian yang sering tidak dipedulikan oleh penonton lelaki.

Patriotisma bukan hanya dengan menyanyikan lagu kebangsaan dan bicara politik yang tidak berkesudahan.

:)
Nisah Haron
Jul 31, 2011 Nisah Haron rated it 4 of 5 stars  ·  review of another edition
Recommends it for: Andrea Hirata fans
Novel Andrea Hirata yang paling pendek yang pernah dibaca. Mungkin juga novel ini ialah sebuah cerpen yang panjang. Seperti biasa, Andrea Hirata pandai bermain dengan emosi. Kisah seorang lelaki (diri pengarang) yang minat bola dan minat kelab bola sepak Eropah - Real Madrid dan juga Luis Figo - dikaitkan dengan kasih sayang seorang ayah yang tak terucap, penjajahan Belanda ke atas Indonesia dan betapa semua itu terkait dengan patriotisme. Garapan ini menarik dan kemas.
puti widya ekasani
tidak terlalu tebal, dilengkapi CD berisi 3 lagu yang membakar semangat.
entah sebenarnya apa yang aq suka, bukunyakah atau pengarangnya, terlalu subjektif,
tapi cerita tentang keluarga dan semangat selalu menarik,
bercerita tentang orang yang kita kagumi,
menemukan hal yang tiba-tiba baru kita sadari kehebatannya setelah beberapa waktu yang terlewat, menemukan hal baru.

ini meletup ^^

love andrea, hahaha :D
Ifa A. Inziati
Satu bintang untuk tema bolanya.

Satu bintang untuk bab Wanita dan Sepakbola.

Satu bintang untuk kutipan 'kalau ada jatuh cinta yang paling menyenangkan itu kepada sepakbola' atau kurang lebih seperti itu, saya agak lupa.

Tapi benar; yang memikat saya justru arti sepakbola di bab-bab terakhir. Pembukanya oke sih, seperti biasa, khas Bang Andrea. Saya selalu suka dan kagum dengan caranya mendongeng.

Mungkin kurang panjang. Tiba-tiba selesai membaca novel bertema olahraga kesukaan saya ini bikin saya...more
Mei Hidaningrum
Buku tipis ini habis aku lahap dalam satu siang. Membacanya membuatku terngiang sewaktu aku masih kelas 2 SD dulu. Girang menonton Piala dunia bersama bapak, dan menyaksikan kemenangan tim samba brazil. Walaupun, saat itu aku sebenarnya tak tahu apa-apa. Juga mengikuti keseruan liga nasional antar kesebelasan daerah, pertandingan PSSI melawan negara lain atau sesekali pertandingan klub internasional lainnya. Sepertinya perlu lagi meluangkan waktu untuk menonton bola, setelah dua tahun masa kulia...more
Fahd
Saya menyelesaikan buku ini dalam waktu yang terhitung cepat. Entah mengapa saya kesulitan menikmatinya. Saya masih bertanya-tanya. Banyak yang hilang dari Andrea.
Izzati Nur
Sesuai untuk penggila bola macam saya :) Melihat bola bukan sekadar bola, tempik sorai dll.
Fiza Nasri.
Dan macam biasa Andrea Hirata selalu buat aku teringat pada ayah sendiri.
Rino Ferdian
Tuit tuit..ini buku Andrea yang kubaca setelah LP dan Sang Pemimpi. Terbayanglah padaku gaya penulisan dari Bang Andrea ini. Kubeli di gramedia malam hari sendiri.
Buku ini tipis kawan. Beda dengan buku andrea lain yang rata-rata cukup tebal dan sebagai sebuah novel tergolong singkat.
Ini mungkin lebih kepada kisah lain yang terjadi dalam kisah Si Ikal yaitu sang tokoh utama di tetralogi maut laskar pelangi. Entah kenapa ini Bang Andrea sepertinya lagi ingin mengangkat tokoh ayah di dunia karena...more
Ade Damayanti
Sebelas Patriot Lapangan Hijau



Dari sabang sampai Merauke, semua datang hanya untukmu

PSSI kebanggaanku, ku di sini untuk mendukungmu

Merah putih berkibar-kibar, semangatku berkobar-kobar

Di dadaku gagah Garuda, taklukanlah lawan-lawanmu



Begitulah cuplikan lagu berjudul “PSSI Aku Datang”, yang lirik dan aransemennya diciptakan sendiri oleh Andrea Hirata. Selain lagu tersebut, ada juga dua lagu lainnya, yaitu “Sebelas Patriot” dan “Sorak Indonesia”. Tiga lagu tersebut persembahan Andrea untuk suporter...more
Medmed kw
Novel Andrea Hirata selalu meninggalkan "after effect" yang luar biasa bagi para pembacanya termasuk saya. The "after effect" yang selalu saya dapat setiap selesai membaca novelnya adalah timbulnya semangat to do better, to dream higher,to learn more, and to step further yang semua ini dapat diterapkan into our own personal life.
Andrea selalu berhasil membuat quotes yang sederhana,mudah diingat, dan kemudian kata-kata itu tumbuh menjadi tindakan positif dalam hidup
" Prestasi tertinggi seseorang,...more
Rhillaeza Mareta
Akhirnya, selesai juga saya membaca novel paling akhir karya Andrea Hirata ini :) Semangat sang ayahanda akan perjuangan penuh cinta terhadap bangsa lewat sepakbola secara telak merengkuh Ikal. Andrea Hirata kembali "merendam" hati pembacanya dengan untaian kisah sarat hasil riset yang tulus melalui mimpi-mimpi Ikal. Mimpi yang kandas adalah rona wajar dalam kehidupan. Kegagalan Ikal untuk bergabung sebagai pemain junior PSSI membuat novel ini semakin terasa realis. Pembaca sudah mafhum tentunya...more
Alimuddin Chicharito
Title : Sebelas Patriot
Publisher : Bentang Pustaka
Writer : Andrea Hirata
Amount of Page : 101 Pages

Sebelas Patriot is a story about heroic struggle. Ikal , the little boy. He live in Sumatera, Belitong. In this story writer tell about football. Ikal father’s very love football. He is a player of football when he still young. Although, he is very great players but after that he can not play football again. It because his knee is broken by deutch.

Hear the story from someone about his father. Ikal w...more
Zakia Fajriani
Membuka tabir tergelap dari diri sang Ayah. Mendapati mimpi yang terpaksa terhenti karene kekejaman kompeni memacu dirinya untuk menjadi orang sama seperti Ayahnya demi mencapai cita-cita yang terhenti. Bekerja keras demi mewujudkan impian sang Ayah namun dewi Fortuna tidak berada di pihaknya, padahal tinggal selangkah lagi menggapai mimpi.

Nasionalisme yang terlukis dari kecintaan dari si kulit bundar yang tertular dari sang Ayah membuatnya rela pontang-panting di Negeri El-Matador demi memberi...more
« previous 1 3 4 5 6 7 8 9 55 56 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »
  • Kitab Omong Kosong
  • Lalita
  • Ranah 3 Warna (Negeri 5 Menara, #2)
  • Selimut Debu
  • Eliana (Serial Anak-Anak Mamak, Buku 4)
  • Negara Kelima
  • Kedai 1001 Mimpi: Kisah Nyata Seorang Penulis yang Menjadi TKI
  • Nibiru dan Kesatria Atlantis
  • 2
  • Hujan Bulan Juni
  • Madre: Kumpulan Cerita
  • From Beirut to Jerusalem
  • 1515
  • Love, Curse & Hocus Pocus
  • Indonesia Mengajar
  • Sekali Peristiwa di Banten Selatan
  • Kukila
647438
Under a bright sunny sky, the three-day Byron Bay Writers’ Festival welcomed Andrea Hirata who charmed audiences with his modesty and gracious behavior during two sessions.

Andrea also attended a special event where he and Tim Baker, an Australian surfing writer, spoke to a gathering of several hundred school children. During one session, Andrea was on a panel with Pulitzer Prize winning journalis...more
More about Andrea Hirata...
Laskar Pelangi (Tetralogi Laskar Pelangi, #1) Sang Pemimpi (Tetralogi Laskar Pelangi, #2) Edensor (Tetralogi Laskar Pelangi, #3) Maryamah Karpov: Mimpi-mimpi Lintang (Tetralogi Laskar Pelangi, #4) Padang Bulan

Share This Book

“Sejarah telah memperlihatkan semua hal tentang kerakusan, kesombongan, kekejaman, keikhlasan, pengorbanan, dan daya juang di mana semua orang dapat becermin. Namun tampaknya manusia lebih bernafsu membuat sejarah ketimbang belajar dari sejarah.” 16 likes
“Jika ada hal lain yang sangat menakjubkan di dunia ini selain cinta, adalah sepak bola.” 9 likes
More quotes…