Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “Telegram” as Want to Read:
Telegram
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating

Telegram

by
4.0 of 5 stars 4.00  ·  rating details  ·  24 ratings  ·  7 reviews
"Acukan saja kaliber itu ke arah aku yang pelurunya terbina daripada cinta dan hati kamu. Bilanglah sampai tiga untuk tarik picunya. Aku bilang sampai dua."
84 pages
Published 2011 by msykbrhn
more details... edit details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Reader Q&A

To ask other readers questions about Telegram, please sign up.

Be the first to ask a question about Telegram

This book is not yet featured on Listopia. Add this book to your favorite list »

Community Reviews

(showing 1-29 of 48)
filter  |  sort: default (?)  |  rating details
Ophan Bunjos
Aku membacanya saat orang lain sedang tidur dan tinggal seorang yang habiskan separuh malam lagi dengan bermain Beach Head. Dia seorang tukang masak yang cuba meletupkan buah hiasannya yang sudah diukirnya petang tadi.

Kata Wani Ardy; "Menembak tepat ke jantung. Seperti mesej-mesej dalam utusan telegram." Dan aku membayangkan kalau-kalau kekasihku menerima utusan telegram dari medan perang yang mengatakan aku 'lost in actions'. Betapa sedih tapi begitukah rasanya?

Buku koleksi puisi-puisi pop Mosy...more
Luc Abdullah
May 06, 2012 Luc Abdullah added it
Shelves: puisi, malay
Aku bacakan isi di dalamnya untuk orang yang aku suka, dan dia suka.
Addin
koleksi puisi pop yang agak manis!


aku mula kenal karya si syuk ni lalu video puisi dia, Kelas Pertama dideklamasi kat Boco #5. mana aku dapat pun tak ingat tapi situasi sekitar muka buku. gaya dia baca puisi mcam bahasa Indonesia and feels like wahhhh, *bebunga api*. gitulah mula debunga-2 suka kat puisi tu bermula.
Sheera Bol
tersenyum baca. karya yang manis . . penuh isi. boleh di tambah berkali kali.

tahniah, syuk--
Suraya Hani
Lebih menggemari tulisan tulisan beliau dalam Rahsia 2 Pria berbanding Telegram.
Ira Nadhirah
sesuai untuk orang orang yang menunggu. sekian. have fun!
Izzati Mazlan
My all time fav
Liyana Jamil
Liyana Jamil marked it as to-read
Sep 04, 2014
Pen Hijau
Pen Hijau marked it as to-read
Aug 27, 2014
Felly Sophia
Felly Sophia marked it as to-read
Jun 24, 2014
Norlina Alan
Norlina Alan marked it as to-read
Jun 03, 2014
Nur
Nur marked it as to-read
May 13, 2014
Dyh Usen
Dyh Usen marked it as to-read
Feb 15, 2014
Bunga.
Bunga. marked it as to-read
Aug 23, 2013
Fariza
Fariza marked it as to-read
Jul 12, 2013
Eerashera
Eerashera marked it as to-read
May 31, 2013
Amira
Amira marked it as to-read
May 09, 2013
Atina
Atina marked it as to-read
Apr 10, 2013
Sakinah Soleh
Sakinah Soleh marked it as to-read
Apr 10, 2013
Saifuddin
Saifuddin marked it as to-read
Apr 09, 2013
mira
mira marked it as to-read
Mar 22, 2013
« previous 1 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »
5765796
Pria berdarah Jawa ini sekadar pemain teater dunia yang lahir dengan sedikit gila; menganggap dirinya sang pemimpi yang akan terus menulis dan takkan pernah penat mengejar mimpi walau dipaksa tersungkur berkali-kali.
More about Mosyuki Borhan...
Rahsia 2 Pria Sepuluh Ribu

Share This Book

No trivia or quizzes yet. Add some now »