Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “The Swordless Samurai: Leadership Wisdom of Japan's Sixteenth-Century Legend---Toyotomi Hideyoshi” as Want to Read:
The Swordless Samurai: Leadership Wisdom of Japan's Sixteenth-Century Legend---Toyotomi Hideyoshi
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating
Open Preview

The Swordless Samurai: Leadership Wisdom of Japan's Sixteenth-Century Legend---Toyotomi Hideyoshi

by
4.07  ·  Rating Details ·  595 Ratings  ·  89 Reviews
It was the Age of Wars, a time of endless chaos and bloodshed, when the only law was the law of the sword, and a peasant boy named Hideyoshi dreamed of becoming a samurai. He lacked size and strength and well as social status. To realize his ambition, he had to rely on wits alone.

A keen student of human nature, he learned to outthink and outmaneuver every foe. Not only did
...more
Hardcover, 272 pages
Published July 24th 2007 by Truman Talley Books (first published 2005)
More Details... edit details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Reader Q&A

To ask other readers questions about The Swordless Samurai, please sign up.

Be the first to ask a question about The Swordless Samurai

This book is not yet featured on Listopia. Add this book to your favorite list »

Community Reviews

(showing 1-30)
filter  |  sort: default (?)  |  Rating Details
Nenangs
Hideyoshi Toyotomi. Para pembaca dan penggemar Taiko karya Eiji Yoshikawa tentunya akrab dengan nama ini. Dialah sang Taiko, sang Mantan Wakil Kaisar. Tokoh sejarah Jepang ini memang sangat luar biasa. Berasal dari keturunan petani, dengan tubuh kecil dan wajah buruk rupa sampai-sampai dijuluki “si monyet”, Hideyoshi berhasil menyatukan dan mencapai puncak kekuasaan de-facto Jepang abad ke-16, yang bagi kebanyakan orang adalah hal yang mustahil dicapai tanpa adanya keturunan bangsawan atau minim ...more
nanto
Jika saja buku ini dibikin lebih detil, tentunya akan mendebarkan membayangkan tokoh dalam buku ini berkiprah di jamannya. Saya akan kasih bintang lima, yang jarang saya kasih itu.

Beberapa pertempuran yang dia menangkan bisa jadi dengan taktik biasa. Tapi yang jelas itu adalah sebuah taktik yang membutuhkan ketekunan luar biasa dari orang yang sabar menjalani. Gak gampang itu. Teorinya bisa semua tahu, njalaninya? Doh mana tahaaaaaaannn!!!

Buat saya yang awam tentang Jepang, buku ini sangat memba
...more
mahatma
Apr 08, 2009 mahatma rated it it was amazing  ·  review of another edition
ungkapan “historia magistra vitae est" [kisah sejarah adalah guru bagi kehidupan:] adalah ungkapan yang muncul dalam masyarakat yang meminta agar teks-teks kisah sejarah itu punya manfaat edukatif. kisah yang dibikin dengan berbahankan peristiwa masa lalu musti ditulis dengan tujuan untuk mendidik, tidak sekadar dikisahkan ‘apa adanya’. konon, ungkapan itu kali pertama dimunculkan oleh cicero.

salah satu contoh operasi penyusunan kiash seperti itu bisa kita jumpai dalam buku kitami masao “the swo
...more
Jimmy
Apr 27, 2009 Jimmy rated it it was amazing  ·  review of another edition
Apa yang terbersit di benak Anda ketika mendengar kata JEPANG? Menjajah Indonesia selama kurang lebih tiga setengah tahun. Ya, bolehlah. Apa lagi? Oshin, ninja, bunga sakura, kimono, origami, ikebana, dan … SAMURAI!!! Pffuhh...akhirnya, saya sebenarnya menunggu kata “samurai” itu. Waktu kecil, saya berpikir kalau samurai itu nama sejenis pedang. Sekarang setelah remaja, akhirnya saya tahu kalau samurai itu merujuk pada orang, bukan pedang. Tapi, seorang samurai tentu saja memiliki pedang.

Sejarah
...more
Dhiratara
Sebagai seorang self-proclaimed penyuka hal-hal berbau Jepang, membaca literatur tentang sejarah Jepang adalah wajib hukumnya. Buku The Swordless Samurai inilah yang saya dapatkan ketika mata saya sedang belanja di deretan rak buku-buku bertema sejarah Asia Timur di Gramedia. Saya amati bukunya yang didominasi warna biru dan diletakkan di rak urutan terbawah, memang bukan termasuk buku best seller atau pendek kata underrated.

The Swordless Samurai mengisahkan tentang pemersatu Jepang di abad ke-
...more
Weni
Aug 17, 2009 Weni rated it really liked it  ·  review of another edition
Sang samurai tanpa pedang adalah Toyotomi Hideyoshi. Ia hidup pada abad ke-16, zaman peran antar klan dimana satu-satunya hukum yang ada adalah hukum pedang. Hideyoshi lahir dan tumbuh dengan segala kekurangan yang seharusnya membuat dia sulit bertahan pada masa itu. Anak petani miskin, pendek, kurus, tidak berpendidikan, jelek, tidak atletis, tidak bisa bertarung. Mau jadi daimyo (tuan tanah), bukan turunan ningrat. Mau jadi samurai, pendek, kurus, nggak bisa bela diri. Mau jadi foto model, jel ...more
robin
Jun 03, 2009 robin rated it really liked it  ·  review of another edition
Mengisahkan perjalanan Wakil kaisar abad 15-an, jaman dimana pertama kali jepang tanpa peperangan..

Dibuku ini sebenarnya ingin mengungkapkan rahasia2 kepempimpinan beliau,
beliau mempunyai latar belakang keluarga yang miskin. Pernah dengan terpaksa disuruh bekerja leh ibunya. Mempunyai badan yang kecil dan muka yang agak jelek, sehingga beliau waktu kecil akrab disapa "si monyet".
Kemudian beliau memutuskan pergi mengelana demi tujuan menyatukan Jepang dan membebaskan perderitaan rakyat zaman pepe
...more
Bunga Mawar
*masih belum sempat bikin review seriusnya ni. Sayang kalo dibikin bercanda, walau ada bagian yang bikin saya nyengir sih dari kehidupan Hideyoshi*

Kutipan bikin nyengir #1
"...aku akan diperintahkan untuk melakukan seppuku dan setelahnya seorang samurai akan memenggal kepalaku.
Tapi apa gunanya, kupikir, bila aku mati sekarang? Monyet tanpa kepala tidak akan menguntungkan Lord Nobunaga dan visi penyatuan Jepang."

Theresia
Many, many fictional stories about Sengoku Jidai forgot the presence of this political giant for the sake of Oda or Tokugawa. In fact, The Monkey (as he was popularly called) one of the most, if not the most, interesting figures during the chaotic era.
Kwarta Adimphrana
Jun 03, 2009 Kwarta Adimphrana rated it really liked it  ·  review of another edition
currently reading...
Ichanx nugrov
Dec 30, 2010 Ichanx nugrov rated it really liked it  ·  review of another edition
anda ingin menjadi pemimin, ini salah satu buku sakunya
Yekti Pratiwi
Buku hasil menang doorprize pas kopdar kemaren nih..
Febyan Kudrat
Feb 07, 2017 Febyan Kudrat rated it it was amazing  ·  review of another edition
Buku ini adalah pelajaran tentang kepemimpinan ala seorang Hideyoshi.Si miskin buruk rupa yg dianugerahi kecerdasan dan kegigihan bagai baja.Ia menembus segala sekat yg ada dan mewujudkan visinya,persatuan Jepang.Tidak hanya keberhasilan tapi juga kesalahan dan kegagalannya memberi kita pelajaran.Ditulis dengan gaya memoar kontemplatif,buku ini cocok dijadikan pegangan dalam hal kepemimpinan.Hideyoshi menunjukkan bahwa sebuah perjuangan yg bersungguh-sungguh akan membawa hasil yg baik bagi semua ...more
kluina ai
This review has been hidden because it contains spoilers. To view it, click here.
Nidya Astrini
May 02, 2011 Nidya Astrini rated it really liked it  ·  review of another edition
I tried to read more books about the Japanese and luckily (or unluckily? Have no idea) I found a book in Gramedia (biggest bookstore chain in Indonesia) called Swordless Samurai. It was written by Masao Kitami and edited by Tim Clark. As you can read all over the internet, the book was about leadership advices taken from Toyotomi Hideyoshi. Toyotomi Hideyoshi was a peasant who becomes the supreme leader of Japan in 16 century. You can see the official site here.

But this entry won’t be about the
...more
an
Feb 15, 2012 an rated it liked it  ·  review of another edition
Shelves: jepun
rhe ini seoarang cuma seorang karyawan. yah... mungkin pikiran seperti itu sering muncul saat hari ga ada libur, saat waktu ga ada luang atau saat jalan-jalan mendadak dibatalkan. namun apakan kita pernah bertanya sebenar na mo jadi apakah kita ini? dari kisah hideyoshi yang punya hati bulat untuk meraih impian na rhe mulai berpikir ulang dengan pernyataan yang ada di atas.

rhe ini ga sekedar karyawan lho. rhe oarang yang punya kehendak bebas. tau kapan waktu untuk kerjaan n kapan awaktu untuk di
...more
Hadi Wijaya
Oct 01, 2011 Hadi Wijaya rated it it was amazing  ·  review of another edition
Shelves: novels
Generally I like this book, these are several comments:

1. It more like an autobiography rather than novel, but it actually is. It came from history of Japan, Legendary Hero Hideyoshi Toyotomi. It’s being told from first person perspective so it like Hideyoshi himself tells this wonderful story.

2. The story is not in chronological order, but it’s based on the main theme of each chapter. For example if the theme is about Hideyoshi trustworthy friend, it tells all about them without considering whe
...more
Zaki Hafizi
May 21, 2015 Zaki Hafizi rated it it was amazing  ·  review of another edition
'Nakanunara, nakashitemiseyou, ototogisu.' (Apabila burung tekukur tidak mau berkicau, bujuklah) Begitulah orang-orang disana menganalogikan karakter Hideyoshi dalam sebuah puisi senryu.

'Samurai tanpa pedang', sebuah olok-olokan terhadap diri sendiri. Dimana Samurai cenderung dinilai berdasarkan kemampuannya mengayunkan pedang. Keahlian menggunakan strategi dan berdiplomasi serta cerdas dalam bertindak, Membuatnya mengalahkan pesaing-pesaingnya yang mayoritas memang dilahirkan dari kelas kesatri
...more
Abah
May 12, 2009 Abah marked it as to-read  ·  review of another edition
Sedari dulunya abah suka banget sama yang namanya pedang Jepang. Ada hubungan emosi diantara masa muda abah dengan benda antik yang kayaknya asyik aja buat dipake menyembelih leher itu. Selagi bujangan dirumah ortu abah pernah ngontrak satu keluarga Jepang dengan 2 anak perempuan yang ibunya seorang wanita Solo yang rupanya amat menarik minat dan hasrat.

Ken Matsuda, seorang insinyur sipil dari perusahaan kontraktor bangunan, ternyata suka banget dalam memburu pedang Jepang eks PD II. Makanya dal
...more
Imanta Azaki
Dec 24, 2015 Imanta Azaki rated it really liked it  ·  review of another edition
Buku ini bercerita mengenai kisah mula Toyotomi Hideyoshi yang merupakan rakyat jelata, hingga menjad salah satu orang besar di Negeri Jepang. Hideyoshi merupakan simbol dari pekerja keras dan loyalis sejati.

Di dalam buku ini, diceritakan bagaimana Hideyoshi menjalani kehidupannya dengan penuh tekad dan kerja keras. Pengabdiannya adalah pengabdian sepenuh diri. Ia tak setengah-setengah dalam melayani tuannya. Ia bukanlah pelayan dalam artian seorang pelayan. Ia adalah seorang abdi yang betul set
...more
Andri
Jun 02, 2009 Andri rated it liked it  ·  review of another edition
Tadinya gw kira biografi. Tapi ternyata lebih ke inti-inti pesan yang disampaikan oleh sang swordless samurai ini, tentang esensi kepemimpinan.

Menarik untuk dibaca secara cepat, direnungi belakangan. Karena memang kepemimpinan adalah sesuatu yg mesti kita pelajari, mengingat sesungguhnya, kita semua adalah pemimpin... minimal untuk diri masing-masing.

Atau jadi topik diskusi.. tentang kepemimpinan. Bukankah leadership training adalah salah satu topik yang paling laku dalam personal development.
...more
Joditya Ruben
awalnya saya mengira buku ini adalah sebuah novel yang menceritakan kehidupan seorang Hideyosi, setelah saya baca buku ini adalah sebuah buku biografi yang ditulis dengan sudut pandang orang pertama, seolah-olah Hideyosi sendiri yang bercerita.
Buku ini banyak mengupas cara Hideyosi menjadi seorang pemimpin, strategi yang dipakainya untuk menundukkan wilayah, dan kemampuan diplomasinya yang luar biasa. Cukup memberikan inspirasi bagi anda yang mau jadi pemimpin.

bagi yang ingin membaca kisah Hide
...more
Tengku Syarifah Nabila
Buku ini sangat menginspirasi, Toyotomi Hideyoshi adalah seorang pemimpin legendaris Jepang di abad 16. Ia lahir dengan segala kekurangannya, berasal dari keturunan petani miskin, tidak berpendidikan, tidak atletis, tidak bisa bertarung, tubuhnya kecil dan memiliki wajah buruk rupa, orang memberinya julukan “monyet” seumur hidupnya. Pesan-pesan yang disampaikan dalam buku ini sangat bagus, dan bisa merubah cara pandang kita bahwa tidak ada satu pun di dunia ini yang mustahil. The Swordless Samur ...more
Andrea Ika
Buku ini bukan buku autobiografi biasa dan menjadi sangat penting serta berhasil karena mengandung pembelajaran filosofi manajemen kepemimpinan yang kuat. Dengan metode ekstrapolasi, membaca kisah Hideyoshi sama dengan membaca sejuta kearifan petuah kepemimpinan yang inspiratif.

Pembelajaran
Seorang pemimpin yang tangguh lahir dari sejumlah bentukan pengalaman hidup, berlangsung dalam kurun waktu tertentu. Ia juga muncul bukan hanya karena bakat yang menaunginya, tetapi juga olah rasa kebulatan t
...more
KucingBertopeng
Sep 14, 2011 KucingBertopeng rated it really liked it  ·  review of another edition
Buku yang sangat menginspirasi. Bahwa kekurangan yang ada pada diri kita, bisa jadi adalah tercipta karena persepsi saja.

Mengisahkan perjalanan hidup Hideyoshi dari seorang pelayan yang akhirnya menjadi pemimpin besar yang menyatukan Jepang.

Buku ini berisi banyak sekali pelajaran tentang kepemimpinan dan pelajaran hidup. Karena berani menceritakan sang tokoh dalam sisi hitam dan putih, serta secara sederhana memberikan penilaian atas tindakan yang sudah dilakukannya. Sehingga saya pikir layak u
...more
Ivan Kusuma
Mar 18, 2011 Ivan Kusuma rated it really liked it  ·  review of another edition
The Swordless Samurai is very good book I recommended to read in the middle of leadership crisis now.
This book tells history about Toyotomi Hideyoshi. He is son of a poor farmer from Nakamura, Owari Province. He had a dream to became a samurai. Although, he had short body, bad face, and didn't get education adequately, he never give up to reach his dream. Then, after fatality of Nobunaga Oda, his Lord, he takeover Oda's clan and became the king of the Japan. He never wants to kill his enemy by s
...more
Rahman Rasyidi
Hadiah wisuda dari seorang praktikan. Entah apa maksudnya ngasih buku ini hahaha.

Sebetulnya saya cukup familiar dengan nama Hideyoshi ini, kalau pernah baca-baca sejarah Jepang pasti tau. Hideyoshi memang sangat inspiratif, cuma saya kurang cocok sama gaya tulisan buku ini aja sih sesungguhnya haha dan jadinya gak bisa menikmati penuh ceritanya.

An OK book tho :) Thanks for giving me this book!
Anggraeni Purfita Sari
saya dapet buku ini gratisan dari Kick Andy :D
seperti biasanya buku dari acara itu, buku ini bertujuan untuk membuat kita termotivasi dan terinspirasi. untungnya buku ini berbentuk fiksi-biografi, jadi tidak membuat saya yang nggak mempan dikasih motivasi ini nggak ngantuk :D

overall, buku ini bagus, layak untuk dibaca anda yang butuh motivasi untuk mengatasi rasa minder terhadap diri sendiri, juga anda pecinta sejarah, khususnya sejarah jepang.
Helga Soenimanggar
Read this book really make me thinking to treat people better and know what we have to do to the others. This book valued by advice to be a good leader, but not only a good leader, but also teach me to be a good person by story and Hideyoshi's story of life.Also show us that hard works is more important than just luck. :) Preparation and thinking out of box is needed. Also show me about loyalties and integrity, respect and appreciation.
Budiasih
May 28, 2012 Budiasih rated it it was amazing  ·  review of another edition
Comes in a handy size, this book mesmerize me from the start by the story of Toyotomi Hideyoshi. I finished it just in a day.
It tells us about the journey of a poor boy who became one of Japan's greatest leader. The best part is, Kitami Masao also put points about leadership in every chapter which summarize Hideyoshi's leadership style. A very good book to read for everyone who wants to be a leader, or just to improve oneselves personality.
« previous 1 3 4 5 6 7 8 9 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »
  • The Last Shogun: The Life of Tokugawa Yoshinobu
  • Hatta: Jejak yang Melampaui Zaman
  • Furin Kazan
  • Patch Adams
  • Shin Suikoden 1 (Petualangan Baru Kisah Klasik Batas Air)
  • Live Through This: A Mother's Memoir of Runaway Daughters and Reclaimed Love
  • Saga no Gabai Bachan (Nenek Hebat dari Saga)
  • Sang Pencerah
  • Mafalda 1
  • The Tale of the Heike
  • The Green Belt Movement: Sharing the Approach and the Experience
  • Nyanyi Sunyi Seorang Bisu 2
  • Beyond the Blossoming Fields
  • Maryam
  • Confessions: An Innnocent Life in Communist China
  • Tokyo Tower   Mom And Me, And Sometimes Dad [In Japanese Language]
  • Catatan Ichiyo: Perempuan Miskin di Lembar Uang Jepang
  • Kangen Indonesia: Indonesia di Mata Orang Jepang

Share This Book



“Apabila burung kukuk tidak mau berkicau, bujuklah.” 1 likes
More quotes…