Rumah Cokelat
by
Sitta Karina (Goodreads Author)
JADI IBU MUDA BEKERJA DI JAKARTA TIDAK MUDAH! Hannah Andhito adalah tipikal perempuan masa kini di kota besar; bekerja di perusahaan multinasional, mengikuti tren fashion dan gaya hidup terkini sambil berusaha menabung untuk keluarga kecilnya, sangat menyukai melukis dengan cat air (yang ternyata baru ia sadari ini adalah passion-nya!), memiliki suami yang tampan dan famil...more
Paperback, 226 pages
Published
January 20th 2012
by Buah Hati
(first published 2011)
Friend Reviews
To see what your friends thought of this book,
please sign up.
This book is not yet featured on Listopia.
Add this book to your favorite list »
Community Reviews
(showing
1-30
of
506)
*narik nafas dulu*
konflik nya sebenarnya sederhana sekali. Dilema ibu yang berkarir.
Bolehkah curhat sedikit?
Aku pernah menjadi keduanya, full time mommy dan ibu yang bekerja. Awalnya aku berfikir yang sama dengan beberapa pendapat teman-teman yang ada di review buku ini kalau seorang ibu haruslah menjaga dan membesarkan anaknya, tidak memilih untuk bekerja dan menyerahkannya pada nanny. Karena itulah setelah kelahiran putra pertamaku, aku memutuskan untuk resign dari pekerjaan yang ternyata ju...more
konflik nya sebenarnya sederhana sekali. Dilema ibu yang berkarir.
Bolehkah curhat sedikit?
Aku pernah menjadi keduanya, full time mommy dan ibu yang bekerja. Awalnya aku berfikir yang sama dengan beberapa pendapat teman-teman yang ada di review buku ini kalau seorang ibu haruslah menjaga dan membesarkan anaknya, tidak memilih untuk bekerja dan menyerahkannya pada nanny. Karena itulah setelah kelahiran putra pertamaku, aku memutuskan untuk resign dari pekerjaan yang ternyata ju...more
saya mendapatkan buku ini di sebuah toko buku kecil di kota ini. karena suntuk bangte, kahirnya ngeloyor ke toko buku dan kecewa karena buku yang tresedia terbatas. Dari rumah sudah janji hanya akan membeli buku ringan, dan ini sulit. Buku ynag selalu menarik perhatian saya selalu buku berat (serius).
Singkat cerita, mulailah saya membaca. hemm..ringan ya bahasanya. Tidak perlu mengulang ulang paragraf agar bisa memahami benar. mungkin karena saya yang meskipun masih lajang begitu memahami situa...more
Singkat cerita, mulailah saya membaca. hemm..ringan ya bahasanya. Tidak perlu mengulang ulang paragraf agar bisa memahami benar. mungkin karena saya yang meskipun masih lajang begitu memahami situa...more
Saya memang bercita-cita menjadi seorang wanita karir di masa depan karena saya pikir buat apa susah2 kuliah tapi ga kerja. Saya pun berencana untuk kerja di multinational company setelah lulus kuliah nanti.
Namun, setelah membaca buku ini, saya merasa,"Wah ternyata susah ya memiliki dua peran yaitu seorang ibu rumah tangga dan pekerja di suatu perusahaan, apalagi multinational company.". Saya pun berpikir bagaimana caranya nanti bisa mendidik anak namun tetap bisa menghasilkan uang sendiri. Nah,...more
Namun, setelah membaca buku ini, saya merasa,"Wah ternyata susah ya memiliki dua peran yaitu seorang ibu rumah tangga dan pekerja di suatu perusahaan, apalagi multinational company.". Saya pun berpikir bagaimana caranya nanti bisa mendidik anak namun tetap bisa menghasilkan uang sendiri. Nah,...more
Pas beli novel ini awalnya mikir apa gue bisa cocok ama cerita nya ? Secara ini genre nya aja momlit. Tapi pas baca novel ini. Sumpah terharu banget. Walau gue belum nikah atau punya anak (jelas karena masih remaja) tapi gue ngerasa banget perasaan yang dirasain Hannah maupun Razsya. 1 sosok ibu yang pengen jadi ibu dan istri yang baik juga pengen punya me time dan 1 sosok anak kecil yang butuh didengarkan ceritanya oleh ibunya tapi ibunya malah sibuk sendiri. Ceritanya mirip banget ama kehidupa...more
Setelah lama menunggu, Sitta Karina akhirnya kembali menelurkan karya, kali ini bertemakan mom-lit, yaitu jenis novel yang (mengutip pendeksripsian yang dicantumkan di halaman belakang buku) "menyajikan kisah-kisah yang dialami oleh para ibu sebagai sosok ibu, istri, wanita karier, ibu rumah tangga, atau kesemuanya". Sepertinya sinopsis mengenai inti cerita ini tidak perlu saya tulis lagi, so let's go straight to my opinion of this book.
Saya adalah salah satu penggemar terbesar Sitta Karina. Sej...more
Saya adalah salah satu penggemar terbesar Sitta Karina. Sej...more
Ada yang tahu bagaimana perasaan seorang ibu yang memiliki double job yah? Sebagai wanita karir, istri dan seorang ibu? Now it’s triple job then. Pasti repot, rumit, seru, lucu kadang stress juga. Itulah kira-kira yang dirasakan Hannah Andhito, seorang wanita sukses masa kini yang bekerja di perusahaan multinasional. Hannah bersuamikan Wigraha Andhito (Wigra) dan mempunyai putra yang sangat lucu dan cerdas berusia 2 tahun, Razsya.
Dilemma menjadi seorang ibu dan wanita karir sekaligus kerap mewar...more
Dilemma menjadi seorang ibu dan wanita karir sekaligus kerap mewar...more
Ceritanya manis, seperti kebanyakan buku Sitta yang lain.
Karakter Hannah sangat real, dan relatable. Sayangnya, saya nggak bisa mengatakan hal yang sama tentang Wigra, suami Hannah di buku ini.
Memang buku ini ditujukan untuk perempuan, apalagi melihat label yang menempel di depannya 'mom-lit' dan mungkin karena itulah buku ini 'dihiasi' dengan tokoh laki-laki sempurna yang akan membuai para perempuan yang membaca buku ini.
Tapi di sisi lain... apa iya dalam buku tentang perempuan para laki-lakiny...more
Karakter Hannah sangat real, dan relatable. Sayangnya, saya nggak bisa mengatakan hal yang sama tentang Wigra, suami Hannah di buku ini.
Memang buku ini ditujukan untuk perempuan, apalagi melihat label yang menempel di depannya 'mom-lit' dan mungkin karena itulah buku ini 'dihiasi' dengan tokoh laki-laki sempurna yang akan membuai para perempuan yang membaca buku ini.
Tapi di sisi lain... apa iya dalam buku tentang perempuan para laki-lakiny...more
Sebenarnya gak suka genre novel momlit gini, soalnya yaaah aku kan belum nikah dan pnya anak.
Tetapi smakin hari, main banyak aja yg recommend novel ini via twitter, mana komennya bikin iri lg. Besoknya tancap ke gramedia, percobaan pertama gak nemu nemu nih buku.
Sampe akhirnyaaa, pas udah 4x bolak balik gramed, baru deh novelnya ada. Azzeeehhh...
Jadi yaaaah...
Bab pertama baca buku ini.. Kagak ngefans ama hannah. Soalnya gini gini wlopun blum pnya anak, aku maunya ngasi prhtian 100% klo anakku l...more
Tetapi smakin hari, main banyak aja yg recommend novel ini via twitter, mana komennya bikin iri lg. Besoknya tancap ke gramedia, percobaan pertama gak nemu nemu nih buku.
Sampe akhirnyaaa, pas udah 4x bolak balik gramed, baru deh novelnya ada. Azzeeehhh...
Jadi yaaaah...
Bab pertama baca buku ini.. Kagak ngefans ama hannah. Soalnya gini gini wlopun blum pnya anak, aku maunya ngasi prhtian 100% klo anakku l...more
Saya penggemar mbak Sitta sejak rajin mengoleksi novel, tapi belakangan cukup kangen dengan karyanya yang baru.. dan ketika membaca novel ini, saya sedikit banyak mengerti mengapa.
Kesibukan sebagai seorang ibu yang bekerja tertuang dalam buku ini. Pertengkaran dengan ibu, menumpang di rumah orang tua, godaan dari segi berbelanja, me-time, kongkow dengan sahabat, pria lain, dan masih banyak lagi kerap kali menjadi sesuatu yang wajar terjadi pada perempuan urban masa kini. Hebatnya lagi, buku ini...more
Kesibukan sebagai seorang ibu yang bekerja tertuang dalam buku ini. Pertengkaran dengan ibu, menumpang di rumah orang tua, godaan dari segi berbelanja, me-time, kongkow dengan sahabat, pria lain, dan masih banyak lagi kerap kali menjadi sesuatu yang wajar terjadi pada perempuan urban masa kini. Hebatnya lagi, buku ini...more
Pertama, buku ini sebenernya tidak diperuntukkan orang seumur saya. Nikah belom apalagi punya anak. Umur belakangnya masih teen-teen-an. So? Kenapa saya beli buku ini? Karena pengarangnya hehe. Saya suka sama bukunya kak sitta karina.
Selesai baca buku ini, yang pertama kali terpikir sama saya adalah nyeletuk, "ibu-ibu jaman sekarang banget sih." kisah yang bener-bener down to earth deh hahaha sok pake bahasa keren gini. Dan saya langsung menyadari. Gak enak ya ternyata di gituin. Saya juga, kala...more
Selesai baca buku ini, yang pertama kali terpikir sama saya adalah nyeletuk, "ibu-ibu jaman sekarang banget sih." kisah yang bener-bener down to earth deh hahaha sok pake bahasa keren gini. Dan saya langsung menyadari. Gak enak ya ternyata di gituin. Saya juga, kala...more
Rumah coklat adalah salah satu novel terbaru Sitta Karina yang bergenre momlit. Novel ini bercerita tentang seorang ibu muda yang bernama Hannah Anandhito. Hannah adalah tipikal perempuan masa kini di yang hidup di kota besar; bekerja disalah satu perusahaan multinasional, mengikuti trend fashion dan gaya hidup terkini sambil berusaha menabung untuk keluarga kecilnya, sangat menyukai melukis dengan cat air yang pada akhirnya disadari Hannah adalah passion-nya, memiliki suami yang tampan dan fami...more
Dari dulu saya selalu membayangkan kalo sudah menikah dan punya anak saya tetap kerja/berkarir. Gak mau jadi ibu rumah tangga yang kerjaannya diam saja di rumah, ngurus anak, ngurus suami, masak, nyuci dan tidak berpenghasilan. Tapi habis baca Rumah Cokelat ini, saya jadi mikir, jadi wanita karir dan punya anak itu gak gampang! Gimana kalo anak saya lebih dekat dengan nanny-nya? Gimana kalo anak saya pola hidupnya jadi gak sehat karena saya tidak bisa selalu memantaunya? Gimana kalo begini? Kalo...more
Sungguh bacaan yang manis di sela-sela bacaan genre fantasi saya yang rumit. 'Rumah Cokelat' cukup memberikan udara segar di tengah-tengah kejenuhan saya.
Gaya tutur kata Sitta Karina yang khas tidak hilang. Hanya saja ada yang berbeda dengan gaya tutur yang saya baca di 'Lukisan Hujan'. Sitta Karina biasanya memberikan visual imajinasi yang mendetail, sementara di 'Rumah Cokelat', cerita disuguhkan dengan gaya yang lincah, padat, dan benar-benar ringan. Ini yang membuat saya kagum. Kadang terlin...more
Gaya tutur kata Sitta Karina yang khas tidak hilang. Hanya saja ada yang berbeda dengan gaya tutur yang saya baca di 'Lukisan Hujan'. Sitta Karina biasanya memberikan visual imajinasi yang mendetail, sementara di 'Rumah Cokelat', cerita disuguhkan dengan gaya yang lincah, padat, dan benar-benar ringan. Ini yang membuat saya kagum. Kadang terlin...more
Hmm...mungkin karena emang saya belum ngalamin sendiri ya, but I can't relate to Hannah.
Buat saya, semua curhatan dan kekesalannya itu nyebelin untuk dibaca. Hey...call me old school or whatever, tapi buat saya sih keluarga (terutama anak-anak) should always comest first. Kalo itu artinya harus sedikit mengorbankan karir, then be it.
Tapi mungkin emang karena saya belum pernah ngalamin. Mungkin karena saya gak tahu gimana jenuhnya nungguin rumah dan ngurusin anak doang sementara teman-teman saya...more
Buat saya, semua curhatan dan kekesalannya itu nyebelin untuk dibaca. Hey...call me old school or whatever, tapi buat saya sih keluarga (terutama anak-anak) should always comest first. Kalo itu artinya harus sedikit mengorbankan karir, then be it.
Tapi mungkin emang karena saya belum pernah ngalamin. Mungkin karena saya gak tahu gimana jenuhnya nungguin rumah dan ngurusin anak doang sementara teman-teman saya...more
"Kata kasihan lebih cocok dberikn utk org yg ingin kaya, tp ga mau bkrja atau yg br bs mrasa senang stlh mengintimidasi org lain"
"Ada pengalaman berharga yang tak bisa dirasakan pada kejadian apapun, kecuali dengan berkeluarga dan punya anak"
Dua quote tadi adalah kata-kata dari Wigra, suami Hannah dan papa dari Razsya. Entah kenapa dari awal membaca novel ini, sosok Wigra begitu menonjol dalam menenangkan suasana pada kehidupan rumah tangga Hannah dan Wigra. Penggambaran tokoh suami yang tenang,...more
"Ada pengalaman berharga yang tak bisa dirasakan pada kejadian apapun, kecuali dengan berkeluarga dan punya anak"
Dua quote tadi adalah kata-kata dari Wigra, suami Hannah dan papa dari Razsya. Entah kenapa dari awal membaca novel ini, sosok Wigra begitu menonjol dalam menenangkan suasana pada kehidupan rumah tangga Hannah dan Wigra. Penggambaran tokoh suami yang tenang,...more
Punya anak itu rasanya seperti memakan buah simalakama, itulah hal yang aku tangkap ketika mulai-mulai membaca buku ini. Bagaimana tidak ? Seorang ibu terkadang ingin memliki yang namanya me time entah untuk memanjakan dirinya,berkumpul bersama teman2nya,sekedar melakukan suatu hobbynya dan itu dilakukan tanpa adanya gangguan dari anak2nya atau hanya sekedar keharusan untuk bekerja kantoran, tapi apabila itu dilakukan maka anak2 akan menjadi jauh dari dirinya,serta lebih dekat dengan para pengas...more
Luar biasa memang perubahan hidup seorang Hannah Andhito. Ibu muda yang fashionista, dulunya doyan clubbing, smoking, and liquor drinker, menjadi seorang ibu dari batita cerdas nan ceriwis, Razsya Andhito. Dengan support dari suaminya, Wigra Andhito--yang ganteng plus family oriented, dia berusaha untuk mencuri kembali hati Razsya yang mulai menjauh darinya dan lebih sayang sama babysitternya, Upik. Konflik kecil rumah tangga ramai mewarnai cerita Rumah Cokelat ini. Mulai dari communication, moo...more
buku yang ringan... menceritakan kehidupan sehari-hari seorang ibu pekerja di kota metropolitan. dia dihadapkan pada dua pilihan yakni menjadi seorang stay at home mom dan mengasuh anak ato menjadi pekerja kantoran. walau awalnya sempat merasa ragu, namun akhirnya dia memutuskan untuk berhenti dari pekerjaannya. beruntungnya, dia telah mempunyai bekal yakni kemampuan untuk membuat lukisan dari cat air sehingga walaupun dia tidak lagi bekerja di kantor, tetapi dia bisa tetap mendapatkan penghasil...more
Sitta Karina masih menjadi idola saya, sejak saya membaca serial Hanafiah. Itu dulu...waktu saya masih kuliah dan lagi unyu-unyu nya. nah...pas Mbak Arie ngeluarin buku bergenre momlit ini, saya girang. girang karena bukunya ini terkait erat sama Tesis yang saya bikin setahun yang lalu.
Bukunya tentang work-family balance bagi wanita muda. Tahukaaan...di satu sisi wanita itu pengen beraktualisasi diri dengan berkarir, di sisi lain... wanita juga mencintai keluarganya dengan sangat besar.
Tapi, ka...more
Bukunya tentang work-family balance bagi wanita muda. Tahukaaan...di satu sisi wanita itu pengen beraktualisasi diri dengan berkarir, di sisi lain... wanita juga mencintai keluarganya dengan sangat besar.
Tapi, ka...more
Saya membaca buku ini di perpus, sekali baca. Sengaja. Ngejar setoran :-D
Setuju sama reviewnya, okelah ini tentang dilema orangtua muda pekerja terhadap keluarga yang baru dibinanya. Apalagi anak mereka ini barulah berusia 20bulan. Tapi di banyak bagian, kekesalan Hannah saat berusaha memprioritaskan Razsya yang masih batita itu memang lebai. Dy bisa menghilangkan kebiasaan merokok, dugem dan mabuk2annya tapi mencoba struggling mencoba ibu rumah tangga tergambarnya begitu berat dia lakukan.
Palin...more
Setuju sama reviewnya, okelah ini tentang dilema orangtua muda pekerja terhadap keluarga yang baru dibinanya. Apalagi anak mereka ini barulah berusia 20bulan. Tapi di banyak bagian, kekesalan Hannah saat berusaha memprioritaskan Razsya yang masih batita itu memang lebai. Dy bisa menghilangkan kebiasaan merokok, dugem dan mabuk2annya tapi mencoba struggling mencoba ibu rumah tangga tergambarnya begitu berat dia lakukan.
Palin...more
Novel ini bergenre momlit, berbeda dari novel-novel Sitta Karina sebelumnya. Jika kita bandingkan dengan novel Hanafiah Saga karya Sitta Karina yang paling terkenal itu, mungkin novel konflik dalam novel ini tidak ada apa-apanya. memang konflik antara Hannah dan Wigra (tokoh utama dalam novel ini) tidak terlalu mencolok. namun novel ini mampu menggambarkan kehidupan keluarga kecil di kota besar. Hannah yang ingin tetap mempertahankan kariernya, tapi tidak ingin keluarganya terbengkalai, terutama...more
Whoaa selesei juga baca momlit ini setelah sekian bulan mejeng cantik di bookcase lengkap dengan sampul plastiknya ^^ Yes my bad, belinya udah lama tapi baru baca sekarang :(
Awalnya sempet ragu mau beli Rumah Cokelat atau buku lain, namun setelah baca testi di cover belakang jadi tergoda juga buat beli. But sampai di halaman terakhir jadi agak kuciwa dengan konfliknya yang terlalu dangkal dan seharusnya bisa lebih digali lagi mengingat penulis udah beberapa kali merilis bukunya. Ups belum baca b...more
Awalnya sempet ragu mau beli Rumah Cokelat atau buku lain, namun setelah baca testi di cover belakang jadi tergoda juga buat beli. But sampai di halaman terakhir jadi agak kuciwa dengan konfliknya yang terlalu dangkal dan seharusnya bisa lebih digali lagi mengingat penulis udah beberapa kali merilis bukunya. Ups belum baca b...more
Aug 14, 2012
Meta Puspita
added it
suka banget sama buku ini,
semoga nantinya bisa seperti karakter hannah dalam buku ini, perempuan yang tegas,berkomitmen berjuang bersama suami untuk pendidikan terbaik buat anak mereka (Razsya),mencintai keluarga dan sangat setia kepada su
aminya yang mendekati "sempurna".. :)
dan kata-kata favorit ku dari karakter Wigra (Suami Hannah) di buku ini adalah, "Ya. Makanya aku sangat, sangat mensyukuri apa yang kupunya sekarang bersama kamu dan Razsya. Kalau ada kesulitan sedikit, coba dijalani dengan...more
semoga nantinya bisa seperti karakter hannah dalam buku ini, perempuan yang tegas,berkomitmen berjuang bersama suami untuk pendidikan terbaik buat anak mereka (Razsya),mencintai keluarga dan sangat setia kepada su
aminya yang mendekati "sempurna".. :)
dan kata-kata favorit ku dari karakter Wigra (Suami Hannah) di buku ini adalah, "Ya. Makanya aku sangat, sangat mensyukuri apa yang kupunya sekarang bersama kamu dan Razsya. Kalau ada kesulitan sedikit, coba dijalani dengan...more
First review in Indonesian. Brace yourself. Righttt, just kidding about that last part.
*****
Um. Penasaran. Dari segini banyak yang baca, apa cuma aku ya yang berasa bukunya "biasa"?
3 bintang, yang dalam kamusku artinya "oke". Standar, enak sih buat dibaca, tapi bukan tipe yang keren banget sampe ga bisa ditaro. Padahal biasanya bukunya kak Arie kukasih rating 4 bintang ke atas.
Alasannya, bisa jadi gara-gara genre. I'm 15, for God's sake! Iya tahu, itu salahku juga, ngapain beli padahal jelas-jel...more
*****
Um. Penasaran. Dari segini banyak yang baca, apa cuma aku ya yang berasa bukunya "biasa"?
3 bintang, yang dalam kamusku artinya "oke". Standar, enak sih buat dibaca, tapi bukan tipe yang keren banget sampe ga bisa ditaro. Padahal biasanya bukunya kak Arie kukasih rating 4 bintang ke atas.
Alasannya, bisa jadi gara-gara genre. I'm 15, for God's sake! Iya tahu, itu salahku juga, ngapain beli padahal jelas-jel...more
baru nyadar bahwa buku yg dibeli jenis mom lit hehehe, ceritanya tentang dilema seorang ibu yg juga sebagai wanita karier dan mengenai gimana usahanya dia gara2 anaknya lebih deket ke baby sitter.. ceritanya lumayan, tokoh wigra yang suami impian banget ;D *mau deh suami kayak gitu* heheheh
yang bikin gw kasi bintang 3 bukan 4/5 yaitu:
Tokoh hannah yang nyebelin di mata gw, selalu ngeluh tentang banyak hal, dikit2 ngeluh, dikit2 komplain.
menurut gw juga tokoh utama ini terlalu kasar sama ibunya ka...more
yang bikin gw kasi bintang 3 bukan 4/5 yaitu:
Tokoh hannah yang nyebelin di mata gw, selalu ngeluh tentang banyak hal, dikit2 ngeluh, dikit2 komplain.
menurut gw juga tokoh utama ini terlalu kasar sama ibunya ka...more
Ketika merencanakan untuk memiliki anak, calon ayah dan ibu tidaklah hanya harus mempersiapkan materi yang mendukung pengasuhan si calon bayi nanti , tetapi juga persiapan mental sebagai seorang ayah dan ibu. Hannah jelas tak ingin Razsya lebih menyayangi Upik daripada dirinya, tak ingin pula jika Razsya tumbuh tanpa sosok seorang ibu padahal jelas-jelas ibunya masih hidup dan sehat walafiat.
Mengasuh anak bukanlah pekerjaan yang mudah. Tak kala anak sering rewel, ingin terus bermain, dan selalu...more
Mengasuh anak bukanlah pekerjaan yang mudah. Tak kala anak sering rewel, ingin terus bermain, dan selalu...more
Semua pilihan hidup pasti disertai resiko yang harus dipikul secara utuh minus dan plusnya. Seorang ibu yang memutuskan tetap bekerja pastilah berat meninggalkan anak diurus orang lain. Banyak efek bermunculan dengan pilihan karir sebagai wanita pekerja terlebih pekerjaan yang sangat time consuming seperti full time employee. Ada persepsi yang berbeda tentang pola asuh anak antara orang tua dan pengasuh(nanny or granny), lompatan kemampuan anak yang hilang dari pantauan orang tua, wow banyak sek...more
Usai baca buku ini, apa yah komentarnya? Saya cuma bisa bilang "Wow!"
Dilemanya seorang ibu rumah tangga yang sekaligus menjadi seorang istri dan wanita karir. Masih tinggal serumah dengan orang tuanya tentu sangat berpengaruh terhadap cara didikan terhadap si kecil. Belum lagi soal waktu yang sangat terbatas, memaksa si kecil selalu bersama babbysitternya. Ahhh, susahnya jadi ibu.
Cerita yang menarik, sangat manusiawi, pas banget deh jadi bacaan ibu muda masa kini. Potret kehidupan rumah tangga y...more
Dilemanya seorang ibu rumah tangga yang sekaligus menjadi seorang istri dan wanita karir. Masih tinggal serumah dengan orang tuanya tentu sangat berpengaruh terhadap cara didikan terhadap si kecil. Belum lagi soal waktu yang sangat terbatas, memaksa si kecil selalu bersama babbysitternya. Ahhh, susahnya jadi ibu.
Cerita yang menarik, sangat manusiawi, pas banget deh jadi bacaan ibu muda masa kini. Potret kehidupan rumah tangga y...more
It's a momlit, yeah i know... Finally, Selesai juga baca buku ini...
Tipis sih, cuma karena kesibukan dan bukan genre gue, jadi agak gimana mau nyelesainnya... Buku ini menceritkan kisah yang amat sangat real, sangat jakarta bangeeeet deh.. Menurut gue too drama tapi memang terjadi.. Memang seperti itulah.. Mau diceritain gimana lagi coba?
Sita karina sukses membuat kisah yang banyak terjadi, mengalir apa adanya, permasalahan yang dialami keluarga menengah, ibu yang bekerja, nasib hidup dengan ora...more
Tipis sih, cuma karena kesibukan dan bukan genre gue, jadi agak gimana mau nyelesainnya... Buku ini menceritkan kisah yang amat sangat real, sangat jakarta bangeeeet deh.. Menurut gue too drama tapi memang terjadi.. Memang seperti itulah.. Mau diceritain gimana lagi coba?
Sita karina sukses membuat kisah yang banyak terjadi, mengalir apa adanya, permasalahan yang dialami keluarga menengah, ibu yang bekerja, nasib hidup dengan ora...more
Ringan! Kata ini menurut saya sangat tepat untuk menggambarkan isi Mom-lit ini, mskpn begitu gaya Sitta Karina msh terasa dalam novel ini. Ide cerita yang dekat dg realita sehari hari membuat saya ingin terus terus membaca buku ini. Bagi saya yg sebenarnya belum merasakan posisi Hannah, cerita novel ini mungkin dapat menjadi prediksi kehidupan saya beberapa th mendatang
There are no discussion topics on this book yet.
Be the first to start one »
Sitta Karina Rachmidiharja merupakan penulis kelahiran Jakarta, 30 Desember 1980 yang karya-karyanya diterbitkan oleh Gramedia Pustaka Utama , Terrant Books, dan Lentera Hati Group.
Sebagian besar karyanya akan dirilis ulang oleh penerbit Buah Hati (Lentera Hati Group) mulai 2013, termasuk serial keluarga besar Hanafiah dan Magical Seira.
Ia pernah menjadi juri pada ajang apresiasi sastra Khatulisti...more
More about Sitta Karina...
Sebagian besar karyanya akan dirilis ulang oleh penerbit Buah Hati (Lentera Hati Group) mulai 2013, termasuk serial keluarga besar Hanafiah dan Magical Seira.
Ia pernah menjadi juri pada ajang apresiasi sastra Khatulisti...more
Share This Book
No trivia or quizzes yet. Add some now »

Loading...



















Sep 06, 2012 08:34pm