Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “Cerita Segelas Kopi: Lessons from Love, Life, and Loss” as Want to Read:
Cerita Segelas Kopi: Lessons from Love, Life, and Loss
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating
Open Preview

Cerita Segelas Kopi: Lessons from Love, Life, and Loss

3.32  ·  Rating Details  ·  81 Ratings  ·  25 Reviews
Gue jarang kesel sama orang, sampai suatu hari, seorang wartawan yang kelar bertanya tentang hidup dan penyakit gue akhirnya menutup wawancara dengan satu pertanyaan yang membuat gue pengen ngamuk …

'Mbak Mel, kalo besok mati nih, mau diinget orang sebagai apa, Mbak? Apa yang udah Mbak lakukan selama ini?'

Dan untuk pertama kalinya dalam hidup gue, gue speechless dan kehilan
...more
Paperback, 220 pages
Published November 2011 by Qanita
More Details... edit details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Reader Q&A

To ask other readers questions about Cerita Segelas Kopi, please sign up.

Be the first to ask a question about Cerita Segelas Kopi

This book is not yet featured on Listopia. Add this book to your favorite list »

Community Reviews

(showing 1-29 of 133)
filter  |  sort: default (?)  |  Rating Details
Peni
Waktu di Rumah Buku, janjian sama Aleetha. Nggak nongol-nongol. Adik saya yang muncul duluan. Trus, tau-tau tangan saya ditarik ke suatu rak. Trus dia ngambil buku "Cerita Segelas Kopi: Lessons from Love, Life, and Loss" tulisan Melanie Subono, diacungin ke saya.

Adek saya: "Beli ini, Mbak! Gue penasaran pengen baca."
Saya: "ya, sok, sana beli. Kasirnya di situ."
Adek saya: [mukanya nyureng] "lu yang bayarin."
Saya: [bengong dengan sukses] "Maksud loooo?"
Dia: "Ya beli. Lu yang beli, ntar gue nebeng
...more
Lathiva Rosyida
Jun 27, 2013 Lathiva Rosyida rated it really liked it
Saya salah...
Selama ini saya mengira bahwa Melanie Subono ialah seorang wanita yang arogan dan terkesan mau menang sendiri. Tetapi dalam buku "Cerita Segelas Kopi" telah secara jelas menggambarkan apa yang selama ini dirasakan dan dialami oleh Melanie membuat persepsi saya 180 derajat berubah terhadap Melanie.
Melanie ialah sosok yang tegar dan kuat, hal ini terlihat dari cara menyikapi hidup dalam menghadapai keputusan bahwa dia tidak mungkin memiliki seorang anak. Namun hal itu ternyata tidak m
...more
Rahmadiyanti
Dec 06, 2011 Rahmadiyanti rated it liked it
Lugas dan mengentak-entak, dalam beberapa tulisan lumayan emosional. Saya ikut terentak-entak dan emosional juga bacanya. Sepertinya ini memang gaya tulisan Melanie. Sangat khas. (Saya baru baca bukunya yang bertajuk Liaison Officer Forever).

Pemikiran-pemikiran yang disuarakan Melanie banyak mengingatkan kita, yang di satu sisi berasa "nonjok". Tentang kebanggaan pada Indonesia, bangga sebagai wanita, mencintai apa yang kita kerjakan, kepedulian pada makhluk Tuhan (ya manusia, ya hewan), hingga
...more
Anastasia Ervina
Sep 30, 2014 Anastasia Ervina rated it it was amazing
Saya merasa begitu tertampar setelah membaca buku ini. Lagi-lagi kita memang sebaiknya tidak menilai orang dari kulit luarnya saja.
Melanie Subono, cucu dari mantan presiden RI; B.J. Habibie yang dari luar terkesan urakan, perokok dan memiliki banyak tato ini memiliki pemikiran dan cara menyikapi hidup yang luar biasa.
Seorang pribadi yang cenderung selalu menginstropeksi dirinya untuk menjadi lebih baik lagi.
Ia memiliki rasa toleransi agama yang tinggi, tidak mengeluh dan menjadi sosok yang sok
...more
Capcaibakar
Feb 24, 2016 Capcaibakar rated it did not like it
Buku Cerita Segelas Kopi nya Melanie Subowo ini selesai saya baca kurang dalam sehari. Bukan karena bagus banget, tapi karena pengen cepat selesai dan pindah ke buku lain. Bukunya melelahkan.

Saya tahu banyak blog bagus dan inspiring yang dibukukan. Dan buku ini sepertinya banyak mengambil dari blognya penulis, yang dirasa menggugah. "Seperti" karena saya ga tau alamat blog mbaknya yang mana, beliau punya banyak. Dan yang di blogdetik archievenya (daftar tulisan) ga ada. Ya masa mau ditelusuri s
...more
Helvry Sinaga
Feb 13, 2012 Helvry Sinaga rated it liked it
Trimakasih kepada para pedagang Timur yang telah memperkenalkan kopi ke nusantara pada awal abad 17. Kopi ini juga yang menjadikan VOC tertarik untuk mengekspornya dari Batavia ke Eropa. Dan sampai sekarang, kopi tetap memesona dengan wangi dan rasanya. Ketika orang-orang membicarakan sesuatu topik obrolan dengan secangkir kopi, saya pernah bercakap-cakap dengan ibu saya ketika membuat kopi dari mulai biji ke menjadi bubuk kopi yang siap diseduh. Untuk komoditas yang sama dengan pengalaman berbe ...more
Ignatia Anna
Nov 06, 2012 Ignatia Anna rated it liked it
Shelves: melanie-subono
Melanie Subono : Cerita Segelas Kopi
Baru menyelesaikan membaca buku yang satu ini. Nice one. Melanie punya cara pandang yang berbeda dari 'orang kebanyakan' dalam melihat suatu peristiwa. Tapi dari buku ini aku bisa belajar banyak :

1. Bahwa setiap kesuksesan itu tidak diperoleh secara tiba-tiba tapi melalui proses yang panjang dan penuh perjuangan, bahkan untuk seorang Melanie Subono yang notabene menyandang nama belakang ayahnya yang sukses dengan Java Musikindo

2. Bahwa setiap orang punya cara
...more
Yeyen
Feb 10, 2016 Yeyen added it
Melanie tipe rocker yang meski dihujam masalah pelik akan terus bangkit dan memotivasi yang lainnya. dari sosoknya, aku belajar bagaimana mencintai negaraku sendiri, Indonesia. dan belajar bahwa seberat apapun masalah yang aku hadapi, diluar sana ada jauh lebih banyak orang yang tak seberuntung diriku.
darinya aku menyadari bahwa indonesia memang ibarat sebuah rumah. kalo bukan anggota keluarga yang merawat dan menjaga rumah, ya siapa lagi?
I love Indonesia... :D
Gita Diani Astari
Jan 13, 2012 Gita Diani Astari rated it it was amazing
Jujur, malu banget sama diri sendiri setelah selesai baca buku ini. Selama 20 tahun saya hidup, saya ini udah ngapain aja sih? Saya pikir, saya ini siapa sih? Masih mau ngeluh, masih nggak mau buka mata?

Ada banyak hal dalam hidup saya yang harusnya bisa obvious enough untuk saya syukuri, dan saya belum melakukan itu. Ada banyak kejadian di hidup saya yang harusnya bisa saya jadikan pelajaran dan a way to improve myself, bukannya malah jadi topik marah-marah. Ada banyak sekali yang masih harus sa
...more
Hana Feberia
May 06, 2013 Hana Feberia rated it it was ok
buku ini gue beli karena gw udah jatuh cinta sama buku Melanie 'OUCH' dan 'LOforever'
dan dari buku ini gw tau banyak ttg kehidupan Melanie yg ternyata ga sebahagia yg gw kira. dia juga punya masalah.
Melanie nasionalis banget. dan bikin gw 'jleb' karena banyak hal yg gue ga sadarin di sekitar gw yg diingatkan Melanie melalui buku ini.
yg gw ga suka dari buku ini karena buku nya hitam-putih ga kyk buku 'LOforever' yg berwarna dan kata2 nya kurang bagus aja agak terlalu keras menurut gue, dan foto2
...more
Asna
Dec 30, 2011 Asna rated it really liked it
Buku ini mewakili pemikiran sang penulis di berbagai topik yang sebagian besar juga mewakili pemikiran gw. Bedanya, gw mikirnya setengah-setengah sementara penulis merangkumnya menjadi sebuah tulisan utuh yang ditambah dengan pengalaman yang beraneka ragam. Berbagai topik disentuh mulai dari yang personal, keluarga, teman, guru, politik/ pejabat, lingkungan hidup, agama... dan ga inget lagi. Membaca buku ini gw tergetar karena haru, tapi emang gw gampang terharu sih.., yang pasti gw merasakan se ...more
Alma Wahdie
Jan 11, 2015 Alma Wahdie rated it it was ok
Shelves:
Baru baca beberapa bab.
Sebenernya agak sedikit bosen bacanya.
Cuma aja pengen tau tentang apa.
lebih ke diary deh kayanya...
Astrid Claudia
Sep 16, 2014 Astrid Claudia rated it liked it
gw salut banget sama melanie. gw sampe sempet berkaca kaca baca beberapa bagian.
Indah Threez Lestari
887 - 2014
Habibah Asmaul
waaaa oke nih. meskipun frontal argumennya tp bener. ada bbrapa poin yg kudu diresapi.
- nasionalisme : sbg ank muda uda smakin luntut di era skr
- percaya : mau ngapa2in ya kudu percaya jgn ragu
- bersyukur : hrs bersyukur dgn apa pemberian maha kuasa
- hidup
- keluarga : gimanapun apapun keluarga itu penting
- menghargai : sesama makhluk ciptaan maha kuasa kuu menghargai

recommended bgt. real ceritanya. natural. bahasa yg dipake ga kaku. easy reading.
Yuska Vonita
Nov 23, 2012 Yuska Vonita rated it really liked it
I'm a big fan of Melanie's writings. This one is no exceptional. More depth, more personal.
Each chapter is worth self-reflecting.
I agree with Me: the most precious things in this world are family and knowledge.
Kudos, Mel. Thank you for sharing your thoughts.
Can't wait for her new book.
Yanuar Ari Prihantini
Jun 06, 2012 Yanuar Ari Prihantini rated it really liked it
Ada banyak hal yg bs kita syukuri kalau saja kita tdk menutup mata dgn kesinisan, kerakusan, dan keinginan yg berlebihan. Melanie Subono http://twitter.com/deedee_arie/status...
Meankzz
Jun 18, 2012 Meankzz rated it really liked it
Love this book. salah satu buku yang bikin dilema antara pengen baca terus karna penasaran tapi kalo baca terus sayang nanti habis.. X)))
Arinta Iga
Jan 28, 2016 Arinta Iga rated it it was ok
Sungguh, kita hanya melihat manusia dari luarnya saja. Kita tidak pernah tau apa-apa yang telah terjadi pada mereka.
Khuzaemah
Apr 26, 2012 Khuzaemah rated it liked it
Buku ini jadi mengingatkan saya untuk selalu bersyukur dengan apa yang kita punya :)
Yogie Prayoga
May 03, 2012 Yogie Prayoga rated it liked it
cerita ringan dan menginspirasi, namun sudut pandang nya terlalu Melanie...
Danang Junaedi
Jun 30, 2012 Danang Junaedi rated it it was amazing
ga nyangka tulisan melanie ada juga yang dalem banget
salut ma beliau
Chi
May 01, 2012 Chi rated it liked it
Nasionalisme, sisi nasionalisme seorang Melanie ada di buku ini.
Dewi seraf
Apr 01, 2012 Dewi seraf rated it it was amazing
Double Agree with this book..
Agatha Andari
May 26, 2013 Agatha Andari rated it it was ok
to be reviewed.
Denty P. Meilani
Denty P. Meilani rated it liked it
Jun 25, 2016
Biduan Lumban
Biduan Lumban marked it as to-read
May 18, 2016
Anisa Nur
Anisa Nur marked it as to-read
Apr 02, 2016
Rizky Anggia
Rizky Anggia rated it did not like it
Mar 20, 2016
« previous 1 3 4 5 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »
Penikmat musik rock Indonesia bisa cukup berbangga, bahwa akhirnya kembali ada seorang wanita yang menjadi ikon rock Indonesia, setelah posisi itu lama kosong di dunia musik rock Indonesia. Setelah mengantongi gelar “Best Solo Female / Male Rock Singer“ dari AMI award 2008 ini, dimana kategori Pria dan Wanita digabung menjadi satu, Melanie kembali di nominasikan di IKON ASEAN award 2008 yang mempe ...more
More about Melanie Subono...

Share This Book