reviews
Dec 19, 2011
Oh Tuhan, tak bisakah dua anak manusia ini bersatu?
Langit di timur mulai benderang ketika aku melangkah ke luar. Belum seorang pun di Dukuh Paruk yang sudah kelihatan. Langkahku tegap dan pasti. Aku, Rasus, sudah menemukan diriku sendiri. Dukuh Paruk dengan segala sebutan dan penghuninya akan kutinggalkan. Tanah airku yang kecil itu tidak lagi kubenci meskipun dulu aku telah bersumpah tidak akan memaafkannya karena dia pernah merenggut Srintil dari tanganku. Bahkan lebih dari i More...
Langit di timur mulai benderang ketika aku melangkah ke luar. Belum seorang pun di Dukuh Paruk yang sudah kelihatan. Langkahku tegap dan pasti. Aku, Rasus, sudah menemukan diriku sendiri. Dukuh Paruk dengan segala sebutan dan penghuninya akan kutinggalkan. Tanah airku yang kecil itu tidak lagi kubenci meskipun dulu aku telah bersumpah tidak akan memaafkannya karena dia pernah merenggut Srintil dari tanganku. Bahkan lebih dari i More...
145 comments
like
(17 people liked it)
Feb 02, 2009
Makanya.. Jadi orang jangan sotoy...
sekitar taun 2003 ato 2004 (lupa lagi tepatnya) ada seorang anak sotoy yang lagi asik nongkrong ama temen-temennya dapet sms dari adik cewenya. Sms-nya kurang lebih seperti ini "Beliin bukunya Ahmad Tohari yang judulnya Ronggeng Dukuh Paruk, Lintang Kemukus Dinihari ama Jentera Bianglala. Kudu dapet semuanya! Tar duitnya diganti. Buruan!". Si Anak Sotoy ini sedikit dongkol juga dapet sms bernada memerintah dari adiknya. Berani-beraninya d More...
sekitar taun 2003 ato 2004 (lupa lagi tepatnya) ada seorang anak sotoy yang lagi asik nongkrong ama temen-temennya dapet sms dari adik cewenya. Sms-nya kurang lebih seperti ini "Beliin bukunya Ahmad Tohari yang judulnya Ronggeng Dukuh Paruk, Lintang Kemukus Dinihari ama Jentera Bianglala. Kudu dapet semuanya! Tar duitnya diganti. Buruan!". Si Anak Sotoy ini sedikit dongkol juga dapet sms bernada memerintah dari adiknya. Berani-beraninya d More...
108 comments
like
(48 people liked it)
Feb 10, 2009
buku pertama.
ronggeng dukuh paruk.
ironi.
banyak gambaran tentang alam sekitar dukuh paruk ini. tapi kesan ironis dari alam itu sendiri juga hadir. hukum alam. rantai makanan. pembunuhan terjadi di udara yang lengang, di atas dukuh paruk. burung pipit yang dikejar alap-alap, burung celepuk yang menukik memburu katak lalu setelah kenyang bersuara seperti hantu, anak ayam yang disambar burung elang, tupai dengan seekor kaki seribu tergigit dimulutnya, bahkan hingga sep More...
ronggeng dukuh paruk.
ironi.
banyak gambaran tentang alam sekitar dukuh paruk ini. tapi kesan ironis dari alam itu sendiri juga hadir. hukum alam. rantai makanan. pembunuhan terjadi di udara yang lengang, di atas dukuh paruk. burung pipit yang dikejar alap-alap, burung celepuk yang menukik memburu katak lalu setelah kenyang bersuara seperti hantu, anak ayam yang disambar burung elang, tupai dengan seekor kaki seribu tergigit dimulutnya, bahkan hingga sep More...
90 comments
like
(13 people liked it)
Jan 31, 2009
Penulis adalah pelukis dengan mata penanya. Demikian kalimat yang saya temukan di sebuah buku tentang menulis. Kalimat yang sangat tepat ditujukan kepada Pak Toh dengan buah karyanya yang penting ini. (intro yang sempat kepikiran tapi lupa ditulis)
Finish, 31 Jan 2009
Buku ini tamat dengan segenap perasaan. Deskripsinya yang detil. Tokoh yang matang dibangun. Latar sosiologisnya, keterpencilan Dukuh Paruk adalah jagat kecil di mata semesta lain bernama Dawuan dan dunia luar. Ekso More...
Finish, 31 Jan 2009
Buku ini tamat dengan segenap perasaan. Deskripsinya yang detil. Tokoh yang matang dibangun. Latar sosiologisnya, keterpencilan Dukuh Paruk adalah jagat kecil di mata semesta lain bernama Dawuan dan dunia luar. Ekso More...
92 comments
like
(7 people liked it)
Jan 13, 2009
... begini lho ceritanya ...
Berlatar sebuah dusun di tanah jawa beserta isinya yang khas.. tumbuhan di sana sini, burung-burung berkicau dan kegiatannya yang bisa detail di ceritakan dalam novel, membuat pembaca merasa seolah-olah berada di Dukuh Paruk saat itu. Pikiran menjadi liar saat membayangkan menonton pertunjukan Ronggeng, seperti apa sih suasananya? seperti apa sih ronggeng yang hebat itu? apa seperti konser dangdut? yang penyanyinya yang sering tampil meliuk-liuk erotis?
More...
Berlatar sebuah dusun di tanah jawa beserta isinya yang khas.. tumbuhan di sana sini, burung-burung berkicau dan kegiatannya yang bisa detail di ceritakan dalam novel, membuat pembaca merasa seolah-olah berada di Dukuh Paruk saat itu. Pikiran menjadi liar saat membayangkan menonton pertunjukan Ronggeng, seperti apa sih suasananya? seperti apa sih ronggeng yang hebat itu? apa seperti konser dangdut? yang penyanyinya yang sering tampil meliuk-liuk erotis?
More...
33 comments
like
(6 people liked it)
Jan 11, 2009
Sesungguhnyalah saya kesulitan menemukan kata pujian yang tepat untuk novel ini. Sebuah drama kehidupan seorang perempuan cantik bernama Srintil yang harus berakhir tragis. Kisah yang menguras habis emosi saya. Dahsyat...
Karya terbaik (menurut saya lo) Ahmad Tohari ini merupakan novel trilogi. Masing-masing berjudul : Catatan Buat Emak, Lintang Kemukus Dini Hari dan Jentera Bianglala. Ketiganya pertama kali diterbitkan secara terpisah. Oleh PT Gramedia Pustaka Utama diterbitkan kemb More...
Karya terbaik (menurut saya lo) Ahmad Tohari ini merupakan novel trilogi. Masing-masing berjudul : Catatan Buat Emak, Lintang Kemukus Dini Hari dan Jentera Bianglala. Ketiganya pertama kali diterbitkan secara terpisah. Oleh PT Gramedia Pustaka Utama diterbitkan kemb More...
17 comments
like
(4 people liked it)
Jan 10, 2009
Excellent!! Sebuah karya tulis yang solid. Penceritaannya mengalir lancar. Penokohannya kompleks.
Dukuh Paruk adalah sebuah mikrokosmos dengan tata nilainya yang khas. Ronggeng - yang diluar dukuh paruk dikonotasikan dengan kecabulan - adalah sebuah institusi yang wajar dan diterima, bahkan dibanggakan dalam tata nilai tersebut. Fenomena ronggeng adalah simbol power dalam Dukuh Paruk. Srintil, sang Ronggeng, dengan kecantikannya menjadi pujaan para pria dan berkuasa untuk mengendalik More...
Dukuh Paruk adalah sebuah mikrokosmos dengan tata nilainya yang khas. Ronggeng - yang diluar dukuh paruk dikonotasikan dengan kecabulan - adalah sebuah institusi yang wajar dan diterima, bahkan dibanggakan dalam tata nilai tersebut. Fenomena ronggeng adalah simbol power dalam Dukuh Paruk. Srintil, sang Ronggeng, dengan kecantikannya menjadi pujaan para pria dan berkuasa untuk mengendalik More...
36 comments
like
(4 people liked it)
Jan 16, 2012
Akhirnya selesai sudah. Berat bgt ni perjalanan gw menyelesaikan trilogi ini. Kesibukan yg hanya memberikan sedikit waktu untuk menyelami dunia kecil, dunia dukuh paruk. Dunia yg punya tatanan sendiri. Dukuh paruk yg bangga dgn ronggengny yg sudah membudaya di setiap hati anak dukuh paruk. Novel ini penggabungan trilogi ronggeng dukuh paruk, lintang kemukus dinihari dan jantera bianglala. Dimana setiap babnya menggambarkan babak kehidupan 2 anak dukuh paruk, srintil dan rasus.
33 comments
like
(3 people liked it)
Apr 07, 2009
Srinthil ronggeng karena nasib, sang indang ronggeng hinggap di dalamnya
Srinthil ronggeng karena kemauan, sehingga menjalani kehidupan sebagai ronggeng dan mengikuti induk semangnya
Mencintai Rasus, yang tidak menginginkannya menjadi ronggeng
Membenci nasib, yang tidak memberikannya keturunan
Terus menari, karena tak tahu telah diperalat
Kembali menari, karena mempertahankan hal yang disebut anti penindasan
Terpenjara, karena terbawa aliran masa, hilang, bert More...
Srinthil ronggeng karena kemauan, sehingga menjalani kehidupan sebagai ronggeng dan mengikuti induk semangnya
Mencintai Rasus, yang tidak menginginkannya menjadi ronggeng
Membenci nasib, yang tidak memberikannya keturunan
Terus menari, karena tak tahu telah diperalat
Kembali menari, karena mempertahankan hal yang disebut anti penindasan
Terpenjara, karena terbawa aliran masa, hilang, bert More...
0 comments
like
(2 people liked it)
Jun 17, 2010
penuh mistis dari halaman pertama hingga halaman terakhir
Alam dukuh Paruk berhasil merasuki saya
Kecabulan penduduk dan kleniknya cara hidup mereka membuat saya mengucap istighfar berulang kali
Saya kira saya akan menemukan kisah Kinanthi dan Ajuj dalam buku ini
Perkiraan saya tidak sepenuhnya salah
Kisah cinta yang bermula dari desa miskin nan terpencil juga dialami Srintil dan Rasus
Tapi nuansa yang dibawakan Dukuh Paruk sungguh jauh berbeda
Keprimitif More...
Alam dukuh Paruk berhasil merasuki saya
Kecabulan penduduk dan kleniknya cara hidup mereka membuat saya mengucap istighfar berulang kali
Saya kira saya akan menemukan kisah Kinanthi dan Ajuj dalam buku ini
Perkiraan saya tidak sepenuhnya salah
Kisah cinta yang bermula dari desa miskin nan terpencil juga dialami Srintil dan Rasus
Tapi nuansa yang dibawakan Dukuh Paruk sungguh jauh berbeda
Keprimitif More...
81 comments
like
(14 people liked it)
Aug 11, 2011
Polemik seru antara F Rahardi dan Ahmad Tohari soal novel Ronggeng Dukuh Paruk :D :
http://frahardi.wordpress.com/polemik/ro...
***
Tidak banyak buku yang mampu menghipnotis pembacanya sejak halaman pertama sampai akhir. Hampir tanpa jeda. Dan RDP adalah buku semacam itu. Ahmad Tohari memang salah satu master pencerita yang dimiliki negri ini.
Novel yang bagus memang biasanya datang dengan satu paket. Dan salah satu kelebihan dari novel ini adalah deskripsinya yang More...
http://frahardi.wordpress.com/polemik/ro...
***
Tidak banyak buku yang mampu menghipnotis pembacanya sejak halaman pertama sampai akhir. Hampir tanpa jeda. Dan RDP adalah buku semacam itu. Ahmad Tohari memang salah satu master pencerita yang dimiliki negri ini.
Novel yang bagus memang biasanya datang dengan satu paket. Dan salah satu kelebihan dari novel ini adalah deskripsinya yang More...
3 comments
like
(4 people liked it)
Jan 06, 2008
Ronggeng Dukuh Paruk, edisi terbaru 2003
Perlu diketahui, pada awal kemunculannya tahun 1980-an, Ronggeng Dukuh Paruk (RDP) merupakan sebuah trilogi yang terpisah. Tiga bagian dari trilogi RDP - Ronggeng Dukuh Paruk: Catatan Buat Emak, Lintang Kemukus Dini Hari, Jantera Bianglala - ini muncul dalam tiga buku terpisah. Dan, ada bagian2 yang pada masa itu dianggap mengancam 'keamanan nasional' digunting dan dibuang. Namun, pada tahun 2003, RDP muncul lagi dalam format baru yaitu tiga ba More...
Perlu diketahui, pada awal kemunculannya tahun 1980-an, Ronggeng Dukuh Paruk (RDP) merupakan sebuah trilogi yang terpisah. Tiga bagian dari trilogi RDP - Ronggeng Dukuh Paruk: Catatan Buat Emak, Lintang Kemukus Dini Hari, Jantera Bianglala - ini muncul dalam tiga buku terpisah. Dan, ada bagian2 yang pada masa itu dianggap mengancam 'keamanan nasional' digunting dan dibuang. Namun, pada tahun 2003, RDP muncul lagi dalam format baru yaitu tiga ba More...
0 comments
like
(2 people liked it)
Oct 05, 2008
luarbiasa getir
kayaknya gak ada lagi kalimat lain yang mampu ngegambarin perasaan saya ketika buku ini selesai dibaca.Ahmad Tohari sangat luarbiasa, 2 jempol tangan dan 2 jempol kaki saya acungin deh..
buku yang bercerita tentang kehidupan jelata di dukuh paruk,sebuah desa kecil yang nyaris terlupakan..kehidupan miskin,kerontang dan nyaris mengenaskan yang tiba-tiba mendapat gairahnya kembali ketika seorang anak perempuan kecil kerasukan indang ronggeng.Jadilah ia Srintil,ronggeng can More...
kayaknya gak ada lagi kalimat lain yang mampu ngegambarin perasaan saya ketika buku ini selesai dibaca.Ahmad Tohari sangat luarbiasa, 2 jempol tangan dan 2 jempol kaki saya acungin deh..
buku yang bercerita tentang kehidupan jelata di dukuh paruk,sebuah desa kecil yang nyaris terlupakan..kehidupan miskin,kerontang dan nyaris mengenaskan yang tiba-tiba mendapat gairahnya kembali ketika seorang anak perempuan kecil kerasukan indang ronggeng.Jadilah ia Srintil,ronggeng can More...
0 comments
like
(1 person liked it)
Dec 17, 2009
Kuingatkan, bacaan untuk para pembaca dewasa.
Novel ini merupakan hasil karya Ahmad Tohari pada tahun 1981.
Tahun kelahiranku.
Mengisahkan kehidupan masyarakat sebuah dukuh kecil yang tak bergelora jika tak ada ronggeng menari dengan diiringi suara calung dan alat musik pendukung lainnya.
Ronggeng, yang tak dapat tidak untuk dikaitkan dengan 'kebutuhan badaniah' lainnya.
Profesi yang kuyakini telah berumur ribuan tahun, termasuk dalam jajaran profesi tertua di dunia More...
Novel ini merupakan hasil karya Ahmad Tohari pada tahun 1981.
Tahun kelahiranku.
Mengisahkan kehidupan masyarakat sebuah dukuh kecil yang tak bergelora jika tak ada ronggeng menari dengan diiringi suara calung dan alat musik pendukung lainnya.
Ronggeng, yang tak dapat tidak untuk dikaitkan dengan 'kebutuhan badaniah' lainnya.
Profesi yang kuyakini telah berumur ribuan tahun, termasuk dalam jajaran profesi tertua di dunia More...
0 comments
like
(1 person liked it)
Dec 31, 2011
Ceritanya getir, secara singkat menceritakan seorang ronggeng bernama Srintil yang dinobatkan menjadi ronggeng baru setelah ronggeng terakhir mati 12 tahun lalu. Teman sepermainan Srintil bernama Rasus, jatuh cinta sejak masa kecil mereka, dan sebetulnya Srintilpun mencintainya, tapi seorang ronggeng ditakdirkan untuk menjadi milik orang banyak dan tidak mungkin menikah. Karena cintanya, bahkan dalam upacara bukak klambupun, keperawanan Srintil diserahkan kepada Rasus, padahal seharusnya diberik
More...
Sep 08, 2011
Bukan penggemar Ahmad Tohari namanya kalau belum membaca trilogi Ronggeng Dukuh Paruk. Itu menurut saya. Trilogi ini, entah mengapa, menurut saya merupakan "adikarya" bagi seorang Tohari. Mungkin karena kisahnya yang sangat menyentuh sisi humanisme, mungkin karena buku inilah yang menjadi pengingat orang-orang bagi Ahmad Tohari, mungkin karena buku ini lebih mendetail dan lebih "pedesaan" daripada buku lain yang pernah saya baca, atau mungkin karena latar perkampungan lugu ya
More...
May 08, 2009
"yah..tak seru. Andai Srintil tak jadi Gila. Mungkin cerita ini lebih menarik"
Aku selalu membaca buku setelah di rekomendasikan oleh banyak orang. Ini memotivasiku untuk bertahan membacanya. Sering buku yang kubeli, di gilir dulu oleh adik-adikku. Setelah ku puas dengan komentar mereka, baru aku mulai membacanya.
Ronggeng Dukuh paruk tak jauh berbeda. Penasaran dengan banyak rekomendasi untuk membacanya. Sekian lama dalam pencaharian, kutemukan lah di rak buku s More...
Aku selalu membaca buku setelah di rekomendasikan oleh banyak orang. Ini memotivasiku untuk bertahan membacanya. Sering buku yang kubeli, di gilir dulu oleh adik-adikku. Setelah ku puas dengan komentar mereka, baru aku mulai membacanya.
Ronggeng Dukuh paruk tak jauh berbeda. Penasaran dengan banyak rekomendasi untuk membacanya. Sekian lama dalam pencaharian, kutemukan lah di rak buku s More...
6 comments
like
(1 person liked it)
Nov 14, 2011
Dari novel ini, Ahmad Tohari menunjukkan kalau dia punya style nulis yang orisinal, which i can’t find in any other author’s writings. Lugas (sometimes seems a bit rough) but still tempting. Orisinalitasannya itu yang stunning, menarik, membuat pembacanya tetap terjaga untuk membaca karyanya. Pantaslah kalau banyak penghargaan menulis yang dia dapat. Trilogi Ronggeng Dukuh Paruk, Lintang Kemukus Dinihari dan Jentera Bianglala ini memotret sebagian kecil masyarakat dusun, Dukuh Paruk yang masih m
More...
Nov 28, 2011
hmmm....novel ini sebenarnya adalah sebuah trilogi: ronggeng dukuh paruk,Lintang Kemukus Dini Hari, dan Jentera Bianglala.
karena di perpustakaan sekolah ada, novel ini sudah menjadi bacaan wajib saat sma. dulu bentuk novelnya masih kecil-kecil, lecek dan cupu abis sebelum diterbitkan oleh Gramedia menjadi satu judul buku: ronggeng dukuh paruk.
akhir tahun 2011 ini, saya dengar novel tersebut difilmkan. dalam hati saya cuma berkomentar: wow....agak sinis. masa iya novel yang kay More...
karena di perpustakaan sekolah ada, novel ini sudah menjadi bacaan wajib saat sma. dulu bentuk novelnya masih kecil-kecil, lecek dan cupu abis sebelum diterbitkan oleh Gramedia menjadi satu judul buku: ronggeng dukuh paruk.
akhir tahun 2011 ini, saya dengar novel tersebut difilmkan. dalam hati saya cuma berkomentar: wow....agak sinis. masa iya novel yang kay More...
Nov 18, 2011
I first heard about the book from my high school teacher more than 10 years ago. Only last year I started reading more world literature in the Netherlands and thought that I would start reading Indonesian literature. From the first few pages I already realized how shocking it must be for Indonesians in the 80's to read this book. It's one of the most important Indonesian book to read in my opinion.
The way I see it, this book portrays clearly how women (and young girls) are exploited More...
The way I see it, this book portrays clearly how women (and young girls) are exploited More...
0 comments
like
(1 person liked it)
Aug 04, 2009
maksih buat K'Endah yang amu minjemin buku bagus ni...
pas pertama baca buku ni gw merasa seperti membaca Memoirs of Geisha..tapi yang versi Jawanya..yah beda2 tipislah antara Geisha dan Ronggeng...tapi yang gw heran klo istri2 itu bangga klo suaminya tidur dengan Ronggeng..karena membuktikan lelakinya lelaki pilihan yang perkasa..mwahahahahaha..dunia memang aneh...
yang paling gw suka adalah cara Ahmad Tohari mengambil setting dan latar belakang yang menurut gw keren bange More...
pas pertama baca buku ni gw merasa seperti membaca Memoirs of Geisha..tapi yang versi Jawanya..yah beda2 tipislah antara Geisha dan Ronggeng...tapi yang gw heran klo istri2 itu bangga klo suaminya tidur dengan Ronggeng..karena membuktikan lelakinya lelaki pilihan yang perkasa..mwahahahahaha..dunia memang aneh...
yang paling gw suka adalah cara Ahmad Tohari mengambil setting dan latar belakang yang menurut gw keren bange More...
Dec 20, 2011
Akhir cerita yang tak terduga selalu memesona. Begitu pula buku ini. Meski sudah ada beberapa dugaan bagaimana cerita dalam buku ini akan berakhir, namun saya tetap tak menduga akan demikianlah akhirnya. Tragis. Romantis.
Ketidakterdugaan ini tak hanya di akhir. Sepanjang cerita pun banyak kejutan yang mengiris emosi tentang keteguhan hidup Srintil, keangkuhan Rasus, dan warna-warni sifat tokoh lain yang, menariknya, tidaklah hitam putih. Penulis buku ini berhasil membuat dramatisasi pa More...
Ketidakterdugaan ini tak hanya di akhir. Sepanjang cerita pun banyak kejutan yang mengiris emosi tentang keteguhan hidup Srintil, keangkuhan Rasus, dan warna-warni sifat tokoh lain yang, menariknya, tidaklah hitam putih. Penulis buku ini berhasil membuat dramatisasi pa More...
Jan 01, 2010
Recommended !!!
Kisah pencarian jati diri seorang anak manusia bernama Sritil, seorang anak perempuan yang bermimpi menjadi ronggeng, seorang ronggeng yang menyadari perannya sebagai ronggeng, namun tetaplah seorang ronggeng adalah seorang perempuan dengan harapan untuk berhenti dari dunia ronggeng nya ...mencari harga dirimu dan kemudian ... untuk mewujudkan mimpi2 nya... menjadi seorang istri dan ibu,memiliki keluarga, sebuah mimpi sederhana selayaknya setiap anak perempuan...
More...
Kisah pencarian jati diri seorang anak manusia bernama Sritil, seorang anak perempuan yang bermimpi menjadi ronggeng, seorang ronggeng yang menyadari perannya sebagai ronggeng, namun tetaplah seorang ronggeng adalah seorang perempuan dengan harapan untuk berhenti dari dunia ronggeng nya ...mencari harga dirimu dan kemudian ... untuk mewujudkan mimpi2 nya... menjadi seorang istri dan ibu,memiliki keluarga, sebuah mimpi sederhana selayaknya setiap anak perempuan...
More...
Apr 08, 2010
Dunia yang hanya bisa dimengerti oleh para ronggeng -bukan penikmatnya. Itu yang bisa saya tangkap dari karya luar biasa dari Ahmad Tohari. Saya jadi sedikit mengerti tentang masa-masa "panas" itu. Setidaknya melalui novel argumen-argumen yang sering saya mainkan dalam kepala mendapat dukungan. Bahwa tidak ada yang salah dengan apa yang kita yakini. Selama ini kita terbiasa untuk menuding "A" salah atau "C" jelek tanpa memahami dengan sangat apa sebenarnya esensi ya
More...
Dec 17, 2009
Ketika orang-orang berdiskusi tentang nilai lokal dalam karya sastra, buku ini menjadi salah satu novel yang harus diperhitungkan. Isinya yang sedikit menyinggung tentang sebuah partai politik pada zaman orde lama, buku ini pernah masuk daftar hitam di zaman orde baru.
Nov 07, 2011
Novel ini sangat menarik. Pengarangnya, Ahmad Tohari, bisa dengan pas menggambarkan kehidupan Sang Ronggeng, yang berasal dari dukuh (kampung kecil, miskin) bernama Paruk, Di kabupaten Banyumas (kebetulan saya pernah tinggal di Purwokerto, dinas) mulai dari ketika Sang Ronggeng siap secara profesional menjadi Ronggeng. Dan tentu saja, dibumbui petualangan cinta, Sang Ronggeng yang menurut pengarangnya berwajah cantik. Novel ini telah difilmkan sebanyak 2x. Namun film yang terakhir, Sang Penari,
More...
Oct 16, 2009
Siapa yang tak mengenal tempe bongkrek ? Simbol kemiskinan yang dipuja penduduk desa miskin tiap generasinya. Tohari salah satu satu pemujanya. Dengan detail dia menceritakan proses pembuatannya. Makanan dari peragian kelapa ini menyelamatkan penduduk dari nista kemarau panjang sekaligus bisa melumat perut bila salah olah. Tempe ini telah mengirimkan sebagian penduduk Dukuh Paruk ke liang kubur. Termasuk orang tua dari Srintil dan Rasus, serta belasan bocah-bocah lain. Mereka tumbuh tanpa bayang
More...
May 27, 2011
Saya mengamini pendapat yang menyebutkan bahwa trilogi Ronggeng Dukuh Paruk (1981) merupakan karya masterpiece yang dihasilkan selama karier kesusastraan Ahmad Tohari. Saya pun meyakini bahwa trilogi Ronggeng Dukuh Paruk (selanjutnya tertulis RDP) merupakan satu dari sedikit literatur yang layak dibaca sebagai roman sejarah yang menyinggung masa paling kelam dalam catatan historis kemanusiaan di Indonesia.
Ahmad Tohari terbilang berani untuk mengangkat tema yang termasuk tabu untuk d More...
Ahmad Tohari terbilang berani untuk mengangkat tema yang termasuk tabu untuk d More...
Feb 01, 2012
Baca dari bab pertama sampai bab terakhir sungguh mengugah.
Buku ini seperti membawa aku kembali ke Zaman dimana Ronggeng itu masih menjadi kesenian wajar yang dipentaskan.
Buku ini membawa aku masuk ke dalam konflik Srintil maupun Rasus (Tokoh utama), dimana si Rasus harus memilih antara dua pilihan itulah yang membuatku semakin tergugah dengan cerita ini.
Cerita ini makin aku membaca makin jadi konfliknya, dan anda akan merasa tercengang pada saat membaca Ending buku More...
Buku ini seperti membawa aku kembali ke Zaman dimana Ronggeng itu masih menjadi kesenian wajar yang dipentaskan.
Buku ini membawa aku masuk ke dalam konflik Srintil maupun Rasus (Tokoh utama), dimana si Rasus harus memilih antara dua pilihan itulah yang membuatku semakin tergugah dengan cerita ini.
Cerita ini makin aku membaca makin jadi konfliknya, dan anda akan merasa tercengang pada saat membaca Ending buku More...
Jan 21, 2011
This review has been hidden because it contains spoilers.
To view it, click here
