Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “Ronggeng Dukuh Paruk” as Want to Read:
Ronggeng Dukuh Paruk
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating

Ronggeng Dukuh Paruk (Dukuh Paruk #1-3)

4.08 of 5 stars 4.08  ·  rating details  ·  2,783 ratings  ·  320 reviews
(Edisi cover film Sang Penari)

Semangat Dukuh Paruk kembali menggeliat sejak Srintil dinobatkan menjadi ronggeng baru, menggantikan ronggeng terakhir yang mati dua belas tahun yang lalu. Bagi pendukuhan yang kecil, miskin, terpencil, dan bersahaja itu, ronggeng adalah perlambang. Tanpanya, dukuh itu merasa kehilangan jati diri. Dengan segera Srintil menjadi tokoh yang amat
...more
Paperback, Movie Poster Cover Edition, 406 pages
Published November 2011 by Gramedia Pustaka Utama (first published January 2003)
more details... edit details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Reader Q&A

To ask other readers questions about Ronggeng Dukuh Paruk, please sign up.

Be the first to ask a question about Ronggeng Dukuh Paruk

Community Reviews

(showing 1-30 of 3,000)
filter  |  sort: default (?)  |  rating details
Idle Hippo
Makanya.. Jadi orang jangan sotoy...

sekitar taun 2003 ato 2004 (lupa lagi tepatnya) ada seorang anak sotoy yang lagi asik nongkrong ama temen-temennya dapet sms dari adik cewenya. Sms-nya kurang lebih seperti ini "Beliin bukunya Ahmad Tohari yang judulnya Ronggeng Dukuh Paruk, Lintang Kemukus Dinihari ama Jentera Bianglala. Kudu dapet semuanya! Tar duitnya diganti. Buruan!". Si Anak Sotoy ini sedikit dongkol juga dapet sms bernada memerintah dari adiknya. Berani-beraninya dia nyuruh-nyuruh, git
...more
Mery
Dec 19, 2011 Mery rated it 4 of 5 stars  ·  review of another edition
Recommended to Mery by: e.c.h.a
Shelves: pinjam
Oh Tuhan, tak bisakah dua anak manusia ini bersatu?


Langit di timur mulai benderang ketika aku melangkah ke luar. Belum seorang pun di Dukuh Paruk yang sudah kelihatan. Langkahku tegap dan pasti. Aku, Rasus, sudah menemukan diriku sendiri. Dukuh Paruk dengan segala sebutan dan penghuninya akan kutinggalkan. Tanah airku yang kecil itu tidak lagi kubenci meskipun dulu aku telah bersumpah tidak akan memaafkannya karena dia pernah merenggut Srintil dari tanganku. Bahkan lebih dari itu. Aku akan membe
...more
Sweetdhee
penuh mistis dari halaman pertama hingga halaman terakhir

Alam dukuh Paruk berhasil merasuki saya
Kecabulan penduduk dan kleniknya cara hidup mereka membuat saya mengucap istighfar berulang kali
Saya kira saya akan menemukan kisah Kinanthi dan Ajuj dalam buku ini
Perkiraan saya tidak sepenuhnya salah
Kisah cinta yang bermula dari desa miskin nan terpencil juga dialami Srintil dan Rasus
Tapi nuansa yang dibawakan Dukuh Paruk sungguh jauh berbeda
Keprimitifan yang diusung Ahmad Tohari benar-benar mengaka
...more
Mel
buku pertama.
ronggeng dukuh paruk.


ironi.

banyak gambaran tentang alam sekitar dukuh paruk ini. tapi kesan ironis dari alam itu sendiri juga hadir. hukum alam. rantai makanan. pembunuhan terjadi di udara yang lengang, di atas dukuh paruk. burung pipit yang dikejar alap-alap, burung celepuk yang menukik memburu katak lalu setelah kenyang bersuara seperti hantu, anak ayam yang disambar burung elang, tupai dengan seekor kaki seribu tergigit dimulutnya, bahkan hingga sepasang burung madu yang jantann
...more
Endah
Sesungguhnyalah saya kesulitan menemukan kata pujian yang tepat untuk novel ini. Sebuah drama kehidupan seorang perempuan cantik bernama Srintil yang harus berakhir tragis. Kisah yang menguras habis emosi saya. Dahsyat...

Karya terbaik (menurut saya lo) Ahmad Tohari ini merupakan novel trilogi. Masing-masing berjudul : Catatan Buat Emak, Lintang Kemukus Dini Hari dan Jentera Bianglala. Ketiganya pertama kali diterbitkan secara terpisah. Oleh PT Gramedia Pustaka Utama diterbitkan kembali menjadi s
...more
Irwan
Excellent!! Sebuah karya tulis yang solid. Penceritaannya mengalir lancar. Penokohannya kompleks.

Dukuh Paruk adalah sebuah mikrokosmos dengan tata nilainya yang khas. Ronggeng - yang diluar dukuh paruk dikonotasikan dengan kecabulan - adalah sebuah institusi yang wajar dan diterima, bahkan dibanggakan dalam tata nilai tersebut. Fenomena ronggeng adalah simbol power dalam Dukuh Paruk. Srintil, sang Ronggeng, dengan kecantikannya menjadi pujaan para pria dan berkuasa untuk mengendalikan, menerima
...more
nanto
Penulis adalah pelukis dengan mata penanya. Demikian kalimat yang saya temukan di sebuah buku tentang menulis. Kalimat yang sangat tepat ditujukan kepada Pak Toh dengan buah karyanya yang penting ini. (intro yang sempat kepikiran tapi lupa ditulis)

Finish, 31 Jan 2009
Buku ini tamat dengan segenap perasaan. Deskripsinya yang detil. Tokoh yang matang dibangun. Latar sosiologisnya, keterpencilan Dukuh Paruk adalah jagat kecil di mata semesta lain bernama Dawuan dan dunia luar. Eksotika konstruk duni
...more
Ari Namidalem
... begini lho ceritanya ...

Berlatar sebuah dusun di tanah jawa beserta isinya yang khas.. tumbuhan di sana sini, burung-burung berkicau dan kegiatannya yang bisa detail di ceritakan dalam novel, membuat pembaca merasa seolah-olah berada di Dukuh Paruk saat itu. Pikiran menjadi liar saat membayangkan menonton pertunjukan Ronggeng, seperti apa sih suasananya? seperti apa sih ronggeng yang hebat itu? apa seperti konser dangdut? yang penyanyinya yang sering tampil meliuk-liuk erotis?

Tentang kisah
...more
Azia
This review has been hidden because it contains spoilers. To view it, click here.
Pandasurya
Polemik seru antara F Rahardi dan Ahmad Tohari soal novel Ronggeng Dukuh Paruk :D :

http://frahardi.wordpress.com/polemik...

***
Tidak banyak buku yang mampu menghipnotis pembacanya sejak halaman pertama sampai akhir. Hampir tanpa jeda. Dan RDP adalah buku semacam itu. Ahmad Tohari memang salah satu master pencerita yang dimiliki negri ini.

Novel yang bagus memang biasanya datang dengan satu paket. Dan salah satu kelebihan dari novel ini adalah deskripsinya yang begitu kuat. Penggambaran suasana ala
...more
Ophan Bunjos
siapa Ahmad Tohari?

Dia lelaki Jatilawang yang pertama kali menangis pada 13 Juni 1948. Selebihnya dia lelaki yang mencipta Srintil. Dia lelaki yang dikatakan Rasus. Dia lelaki yang diprotes, dikritis, ditebak kerna saja kisah pergulatan penari tayub dari dusun kecil di tengah-tengah sawah terus didengari dan dilihat.

Aku membaca dan melihat sekaligus akan apa itu Ronggeng Dukuh Paruk. Aku terdampar sama dan kelelahan di dalamnya. Aku meneliti setiap seni ronggeng yang ditarikan Srintil. Aku mau
...more
indri
Srinthil ronggeng karena nasib, sang indang ronggeng hinggap di dalamnya
Srinthil ronggeng karena kemauan, sehingga menjalani kehidupan sebagai ronggeng dan mengikuti induk semangnya
Mencintai Rasus, yang tidak menginginkannya menjadi ronggeng
Membenci nasib, yang tidak memberikannya keturunan

Terus menari, karena tak tahu telah diperalat
Kembali menari, karena mempertahankan hal yang disebut anti penindasan
Terpenjara, karena terbawa aliran masa, hilang, bertemu cinta, namun tak sanggup berkata-kata

B
...more
Alluna
Wow..

Cuma itu yang bisa aku ucapkan setelah menamatkan novel ini. Aku kehabisan kata-kata, serta tak punya cukup kata untuk diberikan sebagai pujian atas novel ini. Kalau boleh aku meminjam istilah dalam Indonesian Idol, aku akan bilang buku ini spektakuler.

Aku tak akan berbicara tentang kisah cinta yang tragis antara Srintil dan Rasus pada review ku ini, sudah cukup banyak lah review tentang buku ini di luaran sana yang menceritakan tentang tragis nya kisah cinta mereka. Aku tak mau orang-oran
...more
Astri Apriyani
Ronggeng Dukuh Paruk, edisi terbaru 2003

Perlu diketahui, pada awal kemunculannya tahun 1980-an, Ronggeng Dukuh Paruk (RDP) merupakan sebuah trilogi yang terpisah. Tiga bagian dari trilogi RDP - Ronggeng Dukuh Paruk: Catatan Buat Emak, Lintang Kemukus Dini Hari, Jantera Bianglala - ini muncul dalam tiga buku terpisah. Dan, ada bagian2 yang pada masa itu dianggap mengancam 'keamanan nasional' digunting dan dibuang. Namun, pada tahun 2003, RDP muncul lagi dalam format baru yaitu tiga bagian trilogi
...more
Tika Sylvia
Ronggeng Dukuh Paruk 'Kembali' Setelah 22 Tahun Tersensor

http://tikasylviautamimusimkedua.blog...

“Ketika jurnalisme dibungkam, sastra harus bicara”
–Seno Gumira Ajidarma-

Buku berjudul Ronggeng Dukuh Paruk mungkin masih terdengar asing untuk beberapa kalangan, tapi bagaimana dengan film Sang Penari yang sempat ditayangkan di bioskop Indonesia beberapa waktu lalu?

Film arahan sutradara Ifa Isfansyah ini menarik perhatian hingga mengingatkan kembali pada sebuah novel yang menjadi inspirasi film ter
...more
Pera
"yah..tak seru. Andai Srintil tak jadi Gila. Mungkin cerita ini lebih menarik"

Aku selalu membaca buku setelah di rekomendasikan oleh banyak orang. Ini memotivasiku untuk bertahan membacanya. Sering buku yang kubeli, di gilir dulu oleh adik-adikku. Setelah ku puas dengan komentar mereka, baru aku mulai membacanya.

Ronggeng Dukuh paruk tak jauh berbeda. Penasaran dengan banyak rekomendasi untuk membacanya. Sekian lama dalam pencaharian, kutemukan lah di rak buku sebuah toko buku yang baru di buka.
...more
Pewe
To me personally, Indonesia doesn't have many literary books that can make me bit my lips in excitement and finish 150 pages towards the end (I finish the remaining 50 pages the next day) in 2 hours. A very deep Javanese philosophy of life reflected from a life of a traditional sensual dancer (Ronggeng) that we all can learn from from the "eyes" of the writer. Reading can be slow as the style follows Javanese culture: slow, polite, but it doesn't mean it can't incite desire.

The dancer's life to
...more
Bukik Setiawan
Aku membaca buku ini ketika masih kelas 4 sd. Kehausan seorang anak sd akan bahan bacaan hingga membongkar lemari ayahnya dan bertemulah dengan ronggeng dukuh paruk yg masih berbentuk trilogi. Aku tahu mengapa buku ini disembunyikan dari anaknya yg masih kecil hehe pikiran normatif orang tua
Aku membacanya kembali sekarang dan harus mengakui sebagai salah satu karya sastra terbaik yg pernah kubaca. Kata-katanya seperti lukisan indah yg menampilkan kehidupan dengan manis pahitnya.
Ada banyak hal y
...more
e.c.h.a
Akhirnya selesai sudah. Berat bgt ni perjalanan gw menyelesaikan trilogi ini. Kesibukan yg hanya memberikan sedikit waktu untuk menyelami dunia kecil, dunia dukuh paruk. Dunia yg punya tatanan sendiri. Dukuh paruk yg bangga dgn ronggengny yg sudah membudaya di setiap hati anak dukuh paruk. Novel ini penggabungan trilogi ronggeng dukuh paruk, lintang kemukus dinihari dan jantera bianglala. Dimana setiap babnya menggambarkan babak kehidupan 2 anak dukuh paruk, srintil dan rasus.

Hilmy Nugraha
buku diperkenalkan sama mas dui, guru musik n sastra ku.

dipinjemin secara utuh sama iftien.

tentang srintil, ronggeng dijamannya,
dengan pergolakan batin menjadi seorang ronggeng.

merupakan master piece dari ahmad tohari,
sekali lagi lengkap dengan bahasa ahmad tohari yang merakyat penuh dengan deskriptif alam pedesaan yang detail dan sejuk.

di perpusda Banyumas, aku nemu pake bahasa banyumasannya.

weleeh!
Ajeng
I first heard about the book from my high school teacher more than 10 years ago. Only last year I started reading more world literature in the Netherlands and thought that I would start reading Indonesian literature. From the first few pages I already realized how shocking it must be for Indonesians in the 80's to read this book. It's one of the most important Indonesian book to read in my opinion.

The way I see it, this book portrays clearly how women (and young girls) are exploited and objectif
...more
Tirta (I Prefer Reading)
Ngilu baca bukunya, hiks hiks hiks.

Saya penyuka buku-buku yang dimana suasana yang digambarkan oleh si penulis dalam buku tersebut bisa membuat kita merasa seolah benar-benar 'ada di dunia tempat cerita tersebut berlangsung', dan buku inilah salah satunya. Ditambah ceritanya murni buatan orang Indonesia pula, dengan segala keluguan dan keterpurukan Dukuh Paruk di masa lalu, benar-benar nilai plus. Penggambarannya jelas, meskipun diceritakan dengan gaya bahasa 'lama' namun sangat bisa dimengerti.
...more
Muhammad
Sudah lama Dukuh Paruk tidak memiliki seorang ronggeng. Dan keadaan itu langsung berubah ketika Srintil didaulat menjadi ronggeng baru dukuh tersebut. Seluruh warga Dukuh Paruk bersuka cita. Namun, hal itu tidak berlaku bagi Rasus. Didaulatnya Srintil menjadi ronggeng membuat Rasus semakin sulit untuk menyatakan cintanya kepada Srintil. Dan bagi Srintil, keputusannya menjadi ronggeng membawanya ke dalam kehidupan yang penuh lika-liku. Mulai dari manisnya menikmati kekayaan dan ketenaran dalam h
...more
Fajar
Novel favorit saya ini menjadi bukti bahwa Ahmad Tohari sukses menjungkir-balikan persepsi kita tentang kehidupan pedesaan : bahwa di mana saja, di manapun tempatnya, dunia manusia tumbuh dengan problematika, dan tidak jarang mengusik sampai ke runut psikologi manusia. Bahwa kedamaian dan 'gemah ripah loh jinawi' tidak selalu ada di dunia....

Novel favorit saya ini berkembang dari potret tradisi masyarakat yang masih berorientasi 'primitif' menuju ke sandi ironisme yang sungguh menggetarkan. Duku
...more
Palsay
baca ulang.

Aku tetap berdiri memperhatikan Srintil yang tertidur nyenyak. Sudah kukatakan usiaku tiga belas atau
hampir empat belas tahun saat itu. Pengetahuanku tentang perempuan, baik sebagai pribadi maupun
sebagai lembaga, sungguh tak berarti. Namun dengan daya tangkap yang masih sederhana aku dapat
mengatakan ada perbedaan kesan antara perempuan terjaga dan perempuan tertidur.
Lebih damai. Lebih teduh. Sepasang mata yang tertutup, lenyapnya garis-garis ekspresi membuat wajah
Srintil makin enak di
...more
Enira
luarbiasa getir
kayaknya gak ada lagi kalimat lain yang mampu ngegambarin perasaan saya ketika buku ini selesai dibaca.Ahmad Tohari sangat luarbiasa, 2 jempol tangan dan 2 jempol kaki saya acungin deh..
buku yang bercerita tentang kehidupan jelata di dukuh paruk,sebuah desa kecil yang nyaris terlupakan..kehidupan miskin,kerontang dan nyaris mengenaskan yang tiba-tiba mendapat gairahnya kembali ketika seorang anak perempuan kecil kerasukan indang ronggeng.Jadilah ia Srintil,ronggeng cantik menawan
...more
Rezky Ramadiansyah
Berdasarkan keterangan di cover belakangnya, novel ini adalah penyatuan dari 3 novel karangan Ahmad Tohari.
Di dalamnya sendiri ada batasan yang jelas antara 3 buku tersebut.

Oke, sebelum mulai baca novel ini, gue udah liat resensinya dari beberapa blog. Dan gue setuju sekali sama salah satu blog yang menyatakan bahwa buku pertama (Surat Buat Emak) tak lebih dari sebuah novel erotik. Bahasa yang vulgar dan topik yang menyangkut seksualitas, sempat bikin mikir "Ini tadi gue beneran beli bukunya di
...more
Sinta Agustina
Ronggeng Dukuh Paruk merupakan penyatuan trilogi Catatan Buat Emak, Lintang Kemukus Dinihari, dan Jantera Bianglala, dengan memasukkan bagian yang tersensor selama 22 tahun. Novel ini bercerita tentang sebuah pedukuhan kecil bernama Dukuh Paruk, dimana bagi pedukuhan ini, ronggeng merupakan perlambang yang khas. Tanpa adanya ronggeng, Dukuh Paruk seakan kehilangan gairahnya.

Adalah Srintil, ronggeng baru yang menggantikan ronggeng sebelumnya yang telah meninggal 12 tahun yang lalu. Munculnya Srin
...more
afifah dyah
Jika trilogi Ronggeng Dukuh Paruk dihitung menjadi satu, maka ini adalah buku kedua Ahmad Tohari yang saya baca setelah Orang-orang Proyek. Mungkin terlalu muda apabila saya mengklaim tokoh utama laki-laki dalam novel karangan beliau selalu dipenuhi kebimbangan, padahal tumpu cerita ada di tokoh itu. Jika acuannya dari dua buku, maka tak salah berkata demikian. Saya berencana untuk membaca novel-novel beliau yang lain agar dapat memahami gaya tulisannya.

Selama ratusan lembar, saya jatuh cinta de
...more
Ponco Wiyono
Buku ini dijamin lebih maknyus saat dinikmati dalam bahasa aslinya. Sebagai anak laki-laki yang tumbuh di kawasan yang relatif sama, tidak sulit untuk memahami aspek psikologis masyarakat Dukuh Paruk (meskipun ini merup[akan kampung utopis, tapis Ahmad Tohari menggambarkannya sebagai bagian dari Kabupaten Banyumas). Saat SD, sebutan Srintil kerap sekali saya dengar, dan biasanya ditujukan kepada perempuan dewasa yang agak genit (sic!).

Sebagai magnum opusnya, Ahmad Tohari menuangkan gagasan besa
...more
« previous 1 3 4 5 6 7 8 9 99 100 next »
topics  posts  views  last activity   
novel yang sangat bagus 1 7 Nov 08, 2014 11:02PM  
film Sang penari 6 62 Jul 06, 2013 02:17AM  
  • Burung-Burung Manyar
  • Para Priyayi: Sebuah Novel
  • Anak Bajang Menggiring Angin
  • House of Glass (Tetralogi Buru, #4)
  • Pulang
  • Harimau! Harimau!
  • Robohnya Surau Kami
  • Olenka
  • Ca Bau Kan: Hanya Sebuah Dosa
  • Tarian Bumi
  • Canting
  • Kitab Omong Kosong
  • Hujan Bulan Juni
  • Tanah Tabu
  • Atheis
  • Bilangan Fu
624095
Ahmad Tohari is Indonesia well-knowned writer who can picture a typical village scenery very well in his writings. He has been everywhere, writings for magazines. He attended Fellowship International Writers Program at Iowa, United State on 1990 and received Southeast Asian Writers Award on 1995.

His famous works are trilogy of Srintil, a traditional dancer (ronggeng) of Paruk Village: "Ronggeng Du
...more
More about Ahmad Tohari...
Lintang Kemukus Dini Hari (Dukuh Paruk, #2) Bekisar Merah (Bekisar Merah, #1) Jantera Bianglala (Dukuh Paruk, #3) Orang-orang Proyek Ronggeng Dukuh Paruk (Dukuh Paruk, #1)

Share This Book

“Mereka mengira dengan melampiaskan dendam maka urusannya selesai. Nah, mereka keliru. Dengan cara itu bahkan mereka memulai urusan baru yang panjang dan lebih genting. Di dunia ini, Nak, tak ada sesuatu yang berdiri sendiri. Maksudku, tak suatu upaya apa pun yang bisa bebas dari akibat. Upaya baik berakibat baik, upaya buruk berakibat buruk.” 12 likes
“Bahwa rasa dendam mampu membinasakan martabat kemanusiaan. Juga di antara dua orang dusun yang masih terikat pada keserbaluguannya.” 5 likes
More quotes…