Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “Filosofi Kopi: Kumpulan Cerita dan Prosa Satu Dekade” as Want to Read:
Filosofi Kopi: Kumpulan Cerita dan Prosa Satu Dekade
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating

Filosofi Kopi: Kumpulan Cerita dan Prosa Satu Dekade

by
3.78 of 5 stars 3.78  ·  rating details  ·  6,732 ratings  ·  725 reviews
Pemaknaan kembali kembali kopi, Buddha, Herman, surat tak tarkirimkan, cinta sejenis yang manis atau apa pun, membuktikan Dee tetap memesona. Kalau kemarin panitia Nobel sastra masih maju mundur dengan nama Pramoedya, sekarang bisa memaknai kembali, melalui karya-karya ini.

Ruang cerpen yang sempit dijadikannya wahana yang intens namun tidak sesak untuk mengungkapkan apa ya
...more
Paperback, 134 pages
Published 2007 by Truedee Books & Gagas Media (first published 2006)
more details... edit details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.
Laskar Pelangi by Andrea HirataBumi Manusia by Pramoedya Ananta Toer5 cm by Donny DhirgantoroNegeri 5 Menara by Ahmad FuadiRonggeng Dukuh Paruk by Ahmad Tohari
Buku Indonesia Sepanjang Masa
34th out of 452 books — 1,597 voters
Negeri 5 Menara by Ahmad FuadiFilosofi Kopi by DeeTotto-chan by Tetsuko KuroyanagiLaskar Pelangi by Andrea HirataBumi Manusia by Pramoedya Ananta Toer
Buku Favorit
2nd out of 42 books — 153 voters


More lists with this book...

Community Reviews

(showing 1-30 of 3,000)
filter  |  sort: default (?)  |  rating details
gieb
tak seperti puisi. menikmati cerpen kadangkala tidak membutuhkan kerut pikir yang terlalu. dengan mudah kita bisa menghirup kata-kata dan menyadap makna dalam alinea-alinea yang nyaris tanpa jeda. kita tak perlu bersusah payah untuk mengulum semua partikel yang tersusun dalam rangkaian komposisi kata-kata yang disampaikan. kita tak perlu memperhatikan bunyi, gerak, tipografi, irama, pun sunyi. tidak ada sunyi dalam cerpen. semua hadir dalam riuh secara sukarela. sadar dan tidak sadar, membaca ce ...more
Aveline Agrippina
Tahun 2007, saya membaca cetakan buku ini yang ke sekian. Saya membacanya di Starbuck sebuah mall di ibukota sambil menyeruputkan bibir saya kepada kopi yang sedang saya idam-idamkan. Saya membuka buku itu pertama kalinya di kedai kopi itu setelah mengambil (dan membayarnya) dari kasir.

Saya sedang menunggu saat itu, menunggu seorang sahabat saya...
Sahabat yang akan pergi menjauh dari saya, ini perpisahan untuk saya.

Saya sengaja datang dua jam lebih awal dari waktu yang kami janjikan. Saya membel
...more
Annisa Lazuardi
Ada beberapa kalimat dari buku ini yang menjadi favorit saya. Contohnya saja yang ini,
" Suratmu itu tidak akan pernah terkirim, karena sebenarnya kamu hanya ingin berbicara kepada diri sendiri. Kamu ingin berdiskusi dengan angin, dengan wangi sebelas tangkai sedap malam yang kamu beli dari tukang bunga berwajah memelas, dengan nyamuk-nyamuk yang cari makan, dengan malam, dengan detik jam… tentang dia."
Surat yang Tak Pernah Sampai ( 2001 )
Sumpah, itu galau banget.
Dan cerita favorit saya dalam bu
...more
Jimmy
Awalnya aku ingin menjadi seseorang yang seperti Ben, mengembangkan bisnis kopi secara profesional, sampai harus berkelana segala ke sejumlah negara di luar negeri. Namun, aku urungkan niat setelah tahu kalau Ben hanya diperalat oleh seseorang yang merasa punya segala-galanya, menjebaknya dalam tantangan bodoh yang cuma jadi pemuas egonya saja, dan Ben terperangkap dalam kesempurnaan palsu, kesempurnaan artifisial.

Akhirnya, aku memutuskan untuk jadi seekor kecoak saja, menjadi seekor Rico De Cor
...more
Pandasurya
Ripiu 23 Juni 2010.

Baiklah, saya akan coba bedah sedikit isi buku ini per judul. Pendapat yang saya tulis ini adalah sepenuhnya “menurut sayah”.

Beberapa judul tulisan yang tidak saya bedah alasannya adalah karena tulisan itu cukup panjang dan tidak cukup menarik, jadi agak males bacanya dan bahasnya. Dan juga karena bisa dibilang tulisan itu memang ada ceritanya atau memenuhi syarat untuk disebut cerpen. Soal bagus atau tidak masih bisa diperdebatkan.

Baiklah. Saya mulai.

Surat Yang Tak Pernah Sa
...more
nanto
Menjelang malam, sesudah lelah browsing saya ingat salah satu doping: Kopi. Sementara saya sadar bahwa segelas kopi bisa berarti neraka bila diteguk di malam selarut ini, cukup lah saya mengingat cerita tentang kopi.

Konon buku ini vukup ringan dan ada cerita tentang kopinya. Bisalah dibeli nanti di April baru bersama angka 15% yang terdengar merdu bagi PNS seperti saya.

Lepas itu, sedikit cerita tentang minum kopi. Saya kembali ingat salah satu tempat minum kopi yang terenak buat lidah saya. Buka
...more
Aveline Agrippina
Kali pertama saya membaca Filosofi Kopi ketika tahun 2007. Setahun setelah buku ini dianugerahkan sebagai Karya Sastra Terbaik 2006 oleh Majalah Tempo. Setahun setelah buku ini terbit dan dicetak ulang berkali-kali. Dan beberapa menit sebelum teman saya yang akan berangkat untuk berpisah datang menjumpai saya untuk berdiskusi kecil.

Kali kedua saya membaca Filosofi Kopi ketika lima tahun yang lalu kali pertama saya membacanya. Enam tahun buku itu dianugerahkan sebagai Karya Sastra Terbaik 2006 ol
...more
Siti Zafira
Yeay! I finished reading Filosofi Kopi this early evening thanks to Saturday.

.....

Baiklah, kembali semula ke resensinya.

Filosofi Kopi adalah kumpulan antologi yang merakamkan realiti perjuangan, cinta, harapan, juga kekecewaan, dan kehidupan. Jika mahu dituntas menjadi satu kata, saya hanya bisa mengujar 'universal'. 'Terlalu indah'. Oh maaf, itu sudah tiga kata jika ditotalkan.

Apakah yang seuniversal-universalnya mengenai naskhah ini? Mungkin kerana sudut pandang saya yang melihat akan kesejag
...more
Tommy Adhyasa
Filosofi Kopi : Kumpulan Cerita dan Prosa Satu Dekade

Sumpah nyari buku ini susah banget, karena uda lama dan laris, terpaksa saya nunggu cetakan berikutnya yang baru keluar mungkin sekitar bulan desember-januari kemaren... fyuuuhhh...

overall, buat saya yang gak terlalu suka sastra, prosa dll... hehe, menurutku sih buku ini ada bagian bagusnya dan jeleknya... (semua aja kali :p). Ada beberapa cerita yang bagus, karena ceritanya menyentuh (tentunya objek yang dimaksud bukan jidad), karena ceritany
...more
Dewi Fatmasari
Buku ini sungguh luar biasa. two thumbs up...
Buku ini awalx aq beli krn penasaran dengan judulx, ternyata setelah aq lahap abis isix, ada sensasi tersendiri yang tak pernah aq rasakan seperti saat membaca buku-buku sastra yang lain.
Buku ini ngasih aq spirit baru untuk berani mengatakan pada diri aq:"Aq siap jadi penulis, I am ready to be the next great author". paling tidak langkah pertama itu sudah aq mulai...
Buku ini aq beli 15 januari 2010, dan selesai aq baca keesokan harix.
Untaian kata dan
...more
Rika Mudya
Super!
18 cerita dan prosa dalam satu buku. kagum dengan semua ide yang bisa muncul di kepala dee. menganggumkan!
setelah dihitung secara matematis, rata2 dari seluruh nilai cerita, poinnya 3,4. Dan poin 5 untuk cerita Spasi. suka banget.
spasi, surat yang tak pernah sampai, mencari herman, salju gurun, cerita yang masuk list paling atas favoritku. rico de coro dan sepotong kue kuning, dua yang kurang begitu aku suka. cetak biru, cuaca, lilin merah, buddha bar, empat yang tidak aku dapatkan makna m
...more
Sorayya
Sep 26, 2007 Sorayya rated it 5 of 5 stars
Recommends it for: all of you.
Shelves: myfavourite
To me this book is like a bible. I read it religiously, almost everyday. Especially at night when i can't sleep easily. Not that this book makes me sleepy, but it makes me sleep with a smile :)

The books consists of some short stories, with different themes. I like Dee's writing. She picks some ordinary words, and put them all together in an extraordinary sentence. I can read one sentence over and over, just to get into its deepest meaning.

Some stories are very related to my current life. About l
...more
Ayu Welirang
Saya tak menyangka, prosa-prosa di dalam buku ini bisa membawa kita pada keadaan "menganggukkan kepala". Ketika membaca ini, hati saya sedang dibalut rasa sesal tak karuan dan saya seakan dibuat lebih menerima dan memahami akan alasan-alasan mengapa hati saya tak karuan. Saya tak menyangka buku ini benar-benar menyuguhkan cerita yang apa adanya dan sederhana. Kita bisa membaca kisah indah hanya dari kanan dan kiri kita, bukan dari hal yang muluk-muluk.

Seperti cuaca.
Seperti kuda liar.
Seperti kisa
...more
Theo Ramot
Pada mulanya saya takjub dan segera meminjam buku ini di perpustakaan sekolah saya waktu SMA 1thn yang lalu. Saya baca secara saksama. Setelah itu saya meminjam buku koleksi cerpen nya Dewi Lestari a.k.a Dee juga yang judulnya Madre.

Mengenai buku ini, ya, buku Filosofi Kopi karya Dee, mulanya saya takjub melihat metafora2 yang membumbui kertas buku ini, juga dengan kemampuan Dee dalam memaknai arti filosofis dari segala sesuatu.

Ibarat nasi kebanyakan garam, buku ini terlalu banyak metafora. Terl
...more
Yukanatha Svanidza
Sejak dulu saya ngebet sama buku ini sejak melalap habis keempat serial Supernova milik Dee. Pengen beli, tapi keuangan terbatas. Pas duit ada, saya tidak menemukannya di toko buku. Mau nyari ke toko buku yang lebih jauh, gak bisa karena mau ujian. Huhuhuhu, rasanya tragis amat (kok curhat?)

Anyway - akhirnya, pustakawan di sekolah saya memberi buku ini kepada saya. Makasih banget, Pak! :D

Dan saya tahu review ini bakalan condong ke arah subjektif karena Supernova sendiri telah berhasil menghipnot
...more
drg Rifqie Al Haris
RESENSI

Delapan Belas cerita pendek yang dibuat dalam rentang waktu tahun 1995-2005 tersusun dalam buku yang berjudul Filosofi Kopi. Masih sejenis dengan kumpulan cerita pendek dan prosa Madre, Dewi Lestari mengumpulkan cerpen-cerpen dan prosa itu dan meberi judul buku kumpulan itu dari judul cerita pendek pertama yaitu "Filosofi Kopi". Untuk lebih menonjolkan kemasannya maka ditambahkan subjudul: Kumpulan Cerita dan Prosa Satu Dekade. Hal ini tentu saja akan sedikit memberikan gambaran mengenai
...more
Monica Sigalingging
Addicted to Dee kali yah gw, Entah dengan cara apa, namun Dee selalu dapat memetaforakan sesuatu dengan indah menggunakan gayanya sendiri.

Buku ini berisi cerita dan prosa, salahsatunya tentang filosofi kopi - sebagai penggemar kopi garis keras aku sukak nilai akhir yang ditanamkan di cerita ini. Beberapa cerita lain yang ditampilkan apik berjudul Lara Lana yang tak tertebak di akhirnya, mencari Herman dan favorit gw Rico de Coro, cerita cinta kecoak. Simple tapi menarik dan sangat ringan.

Dari se
...more
Fiza Nasri.
Barangkali 'mujur' untuk aku sebab baca Madre dulu sebelum Filosofi Kopi. Madre itu sudah cukup interesting pada aku namun yang ini lebih memukau isinya. Filosofi Kopi itu sendiri sudah satu kisah yang hebat. Aku tidak minum kopi, namun teringin sekali rasanya mahu bertandang ke Filosofi Kopi dan menyimpan satu kartu "Kopi Yang Anda Minum Hari Ini" sebagai kenangan.

Lain-lain kisah yang ada tak kurang menarik juga. Aku suka sekali dengan buku ini. Bahasanya mendalam dan kuat sekali sehingga aku
...more
Tanti Kuben Koko
Kereen banget!
Riski Ferdian Haryusari
Karya Dee yang terakhir saya baca adalah Supernova: Petir, bertahun-tahun yang lalu saat masih kuliah. God, rasanya masa itu udah lama banget. Kembali membaca tulisan Dee rasanya seperti bersua lagi dengan sahabat lama yang terpisah dalam hitungan tahun yang panjang. Rasanya familiar dan melegakan, kerinduan tak terbendung yang akhirnya tercurahkan. Halah, ngomong apa saya ini...

Yang jelas buku ini mengingatkan saya sekali lagi, betapa saya cinta banget dengan tulisan Dee, baik itu dari cara pen
...more
Rangga Fadhillah
Oct 06, 2007 Rangga Fadhillah rated it 4 of 5 stars
Recommends it for: para penggemar kopi
especially "filosofi kopi" story, it is really inspiring to show you how there would be nothing's perfect. above the sky there's still another sky, above the most clever person, there's still cleverer person.

no body has right to be so arrogant and claim their selves as "the perfect" one!!!

coz God created you imperfect to meet another people that can make you feel perfect and help that person to feel perfect by your presence beside them...

that's why you need "love"
Naufal RM
Sebenarnya gue bingung format buku ini apa. Kumpulan cerpen, enggak juga karena ada nyelip beberapa puisi (atau sajak atau prosa, ya?). Gue pun udah cukup lama baca buku ini. Sekitar semester 5. Udah gue review dan pernah muncul di koran juga. Hehehe. Nggak lama setelah itu, gue post di note FB gue ( https://www.facebook.com/notes/naufal... ). Oke, inilah review gue...

Fiction Collection of The Day: Filosofi Kopi, Belajar Kehidupan dari Secangkir Kopi*

Senin, 12 Desember 2011


Resensi Buku
Oleh: Nauf
...more
Ferina
Kopi pun berfilosofi? Sepertinya kali ini Dee ingin mengajak pembacanya menikmati karyanya dengan santai, sambil ngopi-ngopi mungkin. Kata Dee dalam cuap-cuapnya, semua ini masih tentang ‘cinta’. Dua di antaranya – ‘Rico de Coro’ dan ‘Sikat Gigi’ - sudah pernah dihidangkan di media. Akankan menjadi ‘Cinta dalam Secangkir (atau bercangkir-cangkir) Kopi?’
Nathalie Abigail
"Sejarah memiliki tampuk istimewa dalam hidup manusia, tetapi tidak lagi melekat utuh pada realitas. Seperti awan yang tampak padat berisi tetapi ketika disentuh menjadi embun yang rapuh" - Surat Yang Tak Pernah Sampai

"Bila engkau ingin satu, maka jangan ambil dua. Karena satu menggenapkan, tapi dua melenyapkan. Apa jadinya hidup memiliki dua cinta? Satu memang menggenapi, tetapi adakah dua akan membunuhku?" Mencari Herman


Masih banyak lagi secarik inspirasi yang mengalun indah dari salah satu ka
...more
Ariel Seraphino
Buku paling dahsyat dari penulis favorit saya, Dewi Lestari. sebuah perjalanan menulis selama satu dekade yg meracuni saya lebih dari satu dekade, bahkan sampai skrg. membuat saya sampai hafal beberpa kalimat di dalamnya.
Reth's
Kumpulan cerpen Dewi yang ga bisa untuk dilewatin juga, terutama yg jadi main title "filosofi kopi"
Ga se dalam dan seberat seri Supernova, but still...worth it to be read
Betary Maharani
Dee selalu memperhatikan Detail.
Sri Purwaningsih Romadhon
Kumcer milik mbak Dee satu ini pun tak kalah serunya, dibuka dengan cerpen berjudul Filosofi Kopi. ada pesan penting: atas langit masih ada langit. Sederhana namun dikemas menggoda.
atau peribahasa lain, taklari dunia dikejar..
alih-alih ingin menciptakan kopi paling sempurna di dunia ternyata ada satu kesempurnaan yang tak terungkap berasal dari sebuah desa kecil,

Lain hal juga ada ide usaha nih, bukan sekedar usaha kopi aja. tapi menumbuhkan filosofi dari apa yang dinikmati pelanggannya. bagus
...more
Nilam Suri
memang biasa saja...
Nadira
tepat ke hati.
« previous 1 3 4 5 6 7 8 9 99 100 next »
topics  posts  views  last activity   
anyone willing to swap this book?? 16 169 Jun 13, 2014 12:30AM  
  • Pulang
  • Travelers' Tale, Belok Kanan: Barcelona!
  • Bilangan Fu
  • Hujan Bulan Juni
  • Antologi Rasa
  • Ronggeng Dukuh Paruk (Dukuh Paruk, buku 1 - 3)
  • Edensor (Tetralogi Laskar Pelangi, #3)
  • Linguae
  • Galaksi Kinanthi: Sekali Mencintai Sudah itu Mati?
  • The Naked Traveler
  • Life Traveler
  • Rahasia Meede: Misteri Harta Karun VOC
  • Negeri van Oranje
  • House of Glass (Tetralogi Buru, #4)
  • Robohnya Surau Kami
  • Test Pack
164478
Dewi Lestari, was born on January 20, 1976. She was firstly known as one third of a female vocal trio “Rida, Sita, Dewi”. She began her music career in 1995 and had produced four albums with the trio. Her passion in words and music has led her to become a songwriter, and she has been writing songs for many renowned Indonesian artists. Using a pen name “Dee”, Dewi began her writing debut in 2001 wi ...more
More about Dee...
Perahu Kertas Supernova: Ksatria, Puteri, dan Bintang Jatuh Supernova: Akar (Supernova, #2) Supernova: Petir (Supernova, #3) Rectoverso

Share This Book

“Seindah apa pun huruf terukir, dapatkah ia bermakna apabila tak ada jeda? Dapatkan ia dimengerti jika tak ada spasi? Bukankah kita baru bisa bergerak jika ada jarak? Dan saling menyayang bila ada ruang?” 659 likes
“Pegang tanganku, tapi jangan terlalu erat, karena aku ingin seiring dan bukan digiring.(Spasi)” 367 likes
More quotes…