31st out of 417 books
—
1,257 voters
Filosofi Kopi: Kumpulan Cerita dan Prosa Satu Dekade
by
Dee (Goodreads Author)
Pemaknaan kembali kembali kopi, Buddha, Herman, surat tak tarkirimkan, cinta sejenis yang manis atau apa pun, membuktikan Dee tetap memesona. Kalau kemarin panitia Nobel sastra masih maju mundur dengan nama Pramoedya, sekarang bisa memaknai kembali, melalui karya-karya ini.
Ruang cerpen yang sempit dijadikannya wahana yang intens namun tidak sesak untuk mengungkapkan apa ya...more
Ruang cerpen yang sempit dijadikannya wahana yang intens namun tidak sesak untuk mengungkapkan apa ya...more
Paperback, 134 pages
Published
2007
by Truedee Books & Gagas Media
(first published 2006)
Friend Reviews
To see what your friends thought of this book,
please sign up.
Community Reviews
(showing
1-30
of
3,000)
tak seperti puisi. menikmati cerpen kadangkala tidak membutuhkan kerut pikir yang terlalu. dengan mudah kita bisa menghirup kata-kata dan menyadap makna dalam alinea-alinea yang nyaris tanpa jeda. kita tak perlu bersusah payah untuk mengulum semua partikel yang tersusun dalam rangkaian komposisi kata-kata yang disampaikan. kita tak perlu memperhatikan bunyi, gerak, tipografi, irama, pun sunyi. tidak ada sunyi dalam cerpen. semua hadir dalam riuh secara sukarela. sadar dan tidak sadar, membaca ce...more
Yeay! I finished reading Filosofi Kopi this early evening thanks to Saturday.
.....
Baiklah, kembali semula ke resensinya.
Filosofi Kopi adalah kumpulan antologi yang merakamkan realiti perjuangan, cinta, harapan, juga kekecewaan, dan kehidupan. Jika mahu dituntas menjadi satu kata, saya hanya bisa mengujar 'universal'. 'Terlalu indah'. Oh maaf, itu sudah tiga kata jika ditotalkan.
Apakah yang seuniversal-universalnya mengenai naskhah ini? Mungkin kerana sudut pandang saya yang melihat akan kesejag...more
.....
Baiklah, kembali semula ke resensinya.
Filosofi Kopi adalah kumpulan antologi yang merakamkan realiti perjuangan, cinta, harapan, juga kekecewaan, dan kehidupan. Jika mahu dituntas menjadi satu kata, saya hanya bisa mengujar 'universal'. 'Terlalu indah'. Oh maaf, itu sudah tiga kata jika ditotalkan.
Apakah yang seuniversal-universalnya mengenai naskhah ini? Mungkin kerana sudut pandang saya yang melihat akan kesejag...more
Kali pertama saya membaca Filosofi Kopi ketika tahun 2007. Setahun setelah buku ini dianugerahkan sebagai Karya Sastra Terbaik 2006 oleh Majalah Tempo. Setahun setelah buku ini terbit dan dicetak ulang berkali-kali. Dan beberapa menit sebelum teman saya yang akan berangkat untuk berpisah datang menjumpai saya untuk berdiskusi kecil.
Kali kedua saya membaca Filosofi Kopi ketika lima tahun yang lalu kali pertama saya membacanya. Enam tahun buku itu dianugerahkan sebagai Karya Sastra Terbaik 2006 ol...more
Kali kedua saya membaca Filosofi Kopi ketika lima tahun yang lalu kali pertama saya membacanya. Enam tahun buku itu dianugerahkan sebagai Karya Sastra Terbaik 2006 ol...more
Ripiu 23 Juni 2010.
Baiklah, saya akan coba bedah sedikit isi buku ini per judul. Pendapat yang saya tulis ini adalah sepenuhnya “menurut sayah”.
Beberapa judul tulisan yang tidak saya bedah alasannya adalah karena tulisan itu cukup panjang dan tidak cukup menarik, jadi agak males bacanya dan bahasnya. Dan juga karena bisa dibilang tulisan itu memang ada ceritanya atau memenuhi syarat untuk disebut cerpen. Soal bagus atau tidak masih bisa diperdebatkan.
Baiklah. Saya mulai.
Surat Yang Tak Pernah Sa...more
Baiklah, saya akan coba bedah sedikit isi buku ini per judul. Pendapat yang saya tulis ini adalah sepenuhnya “menurut sayah”.
Beberapa judul tulisan yang tidak saya bedah alasannya adalah karena tulisan itu cukup panjang dan tidak cukup menarik, jadi agak males bacanya dan bahasnya. Dan juga karena bisa dibilang tulisan itu memang ada ceritanya atau memenuhi syarat untuk disebut cerpen. Soal bagus atau tidak masih bisa diperdebatkan.
Baiklah. Saya mulai.
Surat Yang Tak Pernah Sa...more
Menjelang malam, sesudah lelah browsing saya ingat salah satu doping: Kopi. Sementara saya sadar bahwa segelas kopi bisa berarti neraka bila diteguk di malam selarut ini, cukup lah saya mengingat cerita tentang kopi.
Konon buku ini vukup ringan dan ada cerita tentang kopinya. Bisalah dibeli nanti di April baru bersama angka 15% yang terdengar merdu bagi PNS seperti saya.
Lepas itu, sedikit cerita tentang minum kopi. Saya kembali ingat salah satu tempat minum kopi yang terenak buat lidah saya. Buka...more
Konon buku ini vukup ringan dan ada cerita tentang kopinya. Bisalah dibeli nanti di April baru bersama angka 15% yang terdengar merdu bagi PNS seperti saya.
Lepas itu, sedikit cerita tentang minum kopi. Saya kembali ingat salah satu tempat minum kopi yang terenak buat lidah saya. Buka...more
Awalnya aku ingin menjadi seseorang yang seperti Ben, mengembangkan bisnis kopi secara profesional, sampai harus berkelana segala ke sejumlah negara di luar negeri. Namun, aku urungkan niat setelah tahu kalau Ben hanya diperalat oleh seseorang yang merasa punya segala-galanya, menjebaknya dalam tantangan bodoh yang cuma jadi pemuas egonya saja, dan Ben terperangkap dalam kesempurnaan palsu, kesempurnaan artifisial.
Akhirnya, aku memutuskan untuk jadi seekor kecoak saja, menjadi seekor Rico De Cor...more
Akhirnya, aku memutuskan untuk jadi seekor kecoak saja, menjadi seekor Rico De Cor...more
To me this book is like a bible. I read it religiously, almost everyday. Especially at night when i can't sleep easily. Not that this book makes me sleepy, but it makes me sleep with a smile :)
The books consists of some short stories, with different themes. I like Dee's writing. She picks some ordinary words, and put them all together in an extraordinary sentence. I can read one sentence over and over, just to get into its deepest meaning.
Some stories are very related to my current life. About l...more
The books consists of some short stories, with different themes. I like Dee's writing. She picks some ordinary words, and put them all together in an extraordinary sentence. I can read one sentence over and over, just to get into its deepest meaning.
Some stories are very related to my current life. About l...more
Sejak dulu saya ngebet sama buku ini sejak melalap habis keempat serial Supernova milik Dee. Pengen beli, tapi keuangan terbatas. Pas duit ada, saya tidak menemukannya di toko buku. Mau nyari ke toko buku yang lebih jauh, gak bisa karena mau ujian. Huhuhuhu, rasanya tragis amat (kok curhat?)
Anyway - akhirnya, pustakawan di sekolah saya memberi buku ini kepada saya. Makasih banget, Pak! :D
Dan saya tahu review ini bakalan condong ke arah subjektif karena Supernova sendiri telah berhasil menghipnot...more
Anyway - akhirnya, pustakawan di sekolah saya memberi buku ini kepada saya. Makasih banget, Pak! :D
Dan saya tahu review ini bakalan condong ke arah subjektif karena Supernova sendiri telah berhasil menghipnot...more
Super!
18 cerita dan prosa dalam satu buku. kagum dengan semua ide yang bisa muncul di kepala dee. menganggumkan!
setelah dihitung secara matematis, rata2 dari seluruh nilai cerita, poinnya 3,4. Dan poin 5 untuk cerita Spasi. suka banget.
spasi, surat yang tak pernah sampai, mencari herman, salju gurun, cerita yang masuk list paling atas favoritku. rico de coro dan sepotong kue kuning, dua yang kurang begitu aku suka. cetak biru, cuaca, lilin merah, buddha bar, empat yang tidak aku dapatkan makna m...more
18 cerita dan prosa dalam satu buku. kagum dengan semua ide yang bisa muncul di kepala dee. menganggumkan!
setelah dihitung secara matematis, rata2 dari seluruh nilai cerita, poinnya 3,4. Dan poin 5 untuk cerita Spasi. suka banget.
spasi, surat yang tak pernah sampai, mencari herman, salju gurun, cerita yang masuk list paling atas favoritku. rico de coro dan sepotong kue kuning, dua yang kurang begitu aku suka. cetak biru, cuaca, lilin merah, buddha bar, empat yang tidak aku dapatkan makna m...more
Review Marathon (2/5)
Emang udah berminat sama buku Dee semua judul, termasuk ini. Tapi masih blm kesampaian beli karena takut ga ada waktu. Tapi takdir berkata lain, ternyata ujian sekolah bahannya ada dari buku ini, yaudah tancap beli :D Ngomong-ngomong ini reviewnya:
Filosofi Kopi adalah kumpulan cerita dan prosa yang Dee buat, sejenis Madre juga. Bukan cerita bersambung, dan semuanya masih seputar kehidupan cinta, tapi entah kenapa buku ini tetep manis buat dibaca. Ntah kenapa Dee bener2 punya...more
Emang udah berminat sama buku Dee semua judul, termasuk ini. Tapi masih blm kesampaian beli karena takut ga ada waktu. Tapi takdir berkata lain, ternyata ujian sekolah bahannya ada dari buku ini, yaudah tancap beli :D Ngomong-ngomong ini reviewnya:
Filosofi Kopi adalah kumpulan cerita dan prosa yang Dee buat, sejenis Madre juga. Bukan cerita bersambung, dan semuanya masih seputar kehidupan cinta, tapi entah kenapa buku ini tetep manis buat dibaca. Ntah kenapa Dee bener2 punya...more
Dee itu puitis, hehe.. dan pintar memilih diksi untuk dirangkai menjadi kalimat yg sarat makna seperti di tulisan yg ini:
"Dalam raga ada hati, dan dalam hati, ada satu ruang tak bernama. Di tanganmu tergenggam kunci pintunya.
Ruang itu mungil, isinya lebih halus dari serat sutera. Berkata-kata dengan bahasa yang hanya dipahami oleh nurani." (Kunci Hati).
Dee itu romantis scientific, seperti di tulisan yg ini:
"Sudah hampir tiga tahun aku begini. Dua puluh delapan bulan. Kalikan tiga puluh. Kalikan...more
"Dalam raga ada hati, dan dalam hati, ada satu ruang tak bernama. Di tanganmu tergenggam kunci pintunya.
Ruang itu mungil, isinya lebih halus dari serat sutera. Berkata-kata dengan bahasa yang hanya dipahami oleh nurani." (Kunci Hati).
Dee itu romantis scientific, seperti di tulisan yg ini:
"Sudah hampir tiga tahun aku begini. Dua puluh delapan bulan. Kalikan tiga puluh. Kalikan...more
Filosofi Kopi adalah kumpulan cerita pendek dan prosa yang ditulis oleh Dee selama satu dekade - dimulai dari tahun 1995 hingga tahun 2005. Buku ini berisi 18 judul; campuran dari cerita pendek dan prosa penuh arti yang mendalam dan membekas di hati. Membaca prosa bagiku sedikit banyak terasa seperti membaca sebuah puisi karena tulisan yang singkat; tetapi dibandingkan dengan puisi, prosa berbicara dengan lebih jelas dan tidak memiliki makna tersembunyi seperti puisi pada umumnya. Awalnya saat m...more
Setelah saya membaca "Madre" , saya lanjut membaca "Filosofi Kopi". Sebagai penikmat kopi yang tidak pernah mengabsenkan hadir kopi ditiap harinya, saya merasa dimanjakan dengan sampul depan buku ini.
Tidak seperti "Madre" yang masih memberikan beberapa kesempatan kepada saya untuk menarik nafas, membaca buku ini membuat saya gelisah. Ya, gelisah pada tiap cerpen dan prosanya. Kalimat yang menghipnotis saya untuk merenung. Aneh juga, saya selalu menemukan perasan ini setiap kali saya membaca Fil...more
Tidak seperti "Madre" yang masih memberikan beberapa kesempatan kepada saya untuk menarik nafas, membaca buku ini membuat saya gelisah. Ya, gelisah pada tiap cerpen dan prosanya. Kalimat yang menghipnotis saya untuk merenung. Aneh juga, saya selalu menemukan perasan ini setiap kali saya membaca Fil...more
Buku2 Dee pun banyak terpampang di depan, pertama masuk sebuah toko buku akan langsung tampak setumpukan buku2 tersebut. Hm... Kakak sepertinya ingin sekali membeli buku2 Dee. Ntah kenapa. Mungkin isinya bagus, dalam benakku. Hm, jujur, daku tak mengenal Dee itu siapa. Tak tahu pula, ternyata tulisannya memag bagus dan Ia menyampaikan cerita ato puisi sangat lah menggugah hati, jiwa, raga.
Sekilas kakak menceritakan tulisan nya si Dee... Sampe akhirnya Ia membelinya sepaket. Lupa, apa aja. Ada li...more
Sekilas kakak menceritakan tulisan nya si Dee... Sampe akhirnya Ia membelinya sepaket. Lupa, apa aja. Ada li...more
Ada beberapa kalimat dari buku ini yang menjadi favorit saya. Contohnya saja yang ini,
" Suratmu itu tidak akan pernah terkirim, karena sebenarnya kamu hanya ingin berbicara kepada diri sendiri. Kamu ingin berdiskusi dengan angin, dengan wangi sebelas tangkai sedap malam yang kamu beli dari tukang bunga berwajah memelas, dengan nyamuk-nyamuk yang cari makan, dengan malam, dengan detik jam… tentang dia."
Surat yang Tak Pernah Sampai ( 2001 )
Sumpah, itu galau banget.
Dan cerita favorit saya dalam bu...more
" Suratmu itu tidak akan pernah terkirim, karena sebenarnya kamu hanya ingin berbicara kepada diri sendiri. Kamu ingin berdiskusi dengan angin, dengan wangi sebelas tangkai sedap malam yang kamu beli dari tukang bunga berwajah memelas, dengan nyamuk-nyamuk yang cari makan, dengan malam, dengan detik jam… tentang dia."
Surat yang Tak Pernah Sampai ( 2001 )
Sumpah, itu galau banget.
Dan cerita favorit saya dalam bu...more
Filosofi Kopi : Kumpulan Cerita dan Prosa Satu Dekade
Sumpah nyari buku ini susah banget, karena uda lama dan laris, terpaksa saya nunggu cetakan berikutnya yang baru keluar mungkin sekitar bulan desember-januari kemaren... fyuuuhhh...
overall, buat saya yang gak terlalu suka sastra, prosa dll... hehe, menurutku sih buku ini ada bagian bagusnya dan jeleknya... (semua aja kali :p). Ada beberapa cerita yang bagus, karena ceritanya menyentuh (tentunya objek yang dimaksud bukan jidad), karena ceritany...more
Sumpah nyari buku ini susah banget, karena uda lama dan laris, terpaksa saya nunggu cetakan berikutnya yang baru keluar mungkin sekitar bulan desember-januari kemaren... fyuuuhhh...
overall, buat saya yang gak terlalu suka sastra, prosa dll... hehe, menurutku sih buku ini ada bagian bagusnya dan jeleknya... (semua aja kali :p). Ada beberapa cerita yang bagus, karena ceritanya menyentuh (tentunya objek yang dimaksud bukan jidad), karena ceritany...more
komentar yang keluar pada saat liat buku ini,’Aku Banget.’
padahal baru ngeh sama judul Filosofi Kopi-nya doang, tapi keseluruhan cerpen yang dibuat oleh Dee dari tahun 1995-2005 ini cerdas banget. saya belum pernah baca Supernova yang dielu-elukan oleh banyak orang, tapi Perahu Kertas, Madre, dan Filosofi Kopi ini makin mengukuhkan bahwa Dee adalah penulis Indonesia favorit saya, gaya bahasa yang ringan dan award ‘Aku Banget’ membuat semua buku Dee jadi punya nilai plus.
sebenarnya semua cerpen...more
padahal baru ngeh sama judul Filosofi Kopi-nya doang, tapi keseluruhan cerpen yang dibuat oleh Dee dari tahun 1995-2005 ini cerdas banget. saya belum pernah baca Supernova yang dielu-elukan oleh banyak orang, tapi Perahu Kertas, Madre, dan Filosofi Kopi ini makin mengukuhkan bahwa Dee adalah penulis Indonesia favorit saya, gaya bahasa yang ringan dan award ‘Aku Banget’ membuat semua buku Dee jadi punya nilai plus.
sebenarnya semua cerpen...more
Jan 29, 2010
Dewi Fatmasari
added it
Buku ini sungguh luar biasa. two thumbs up...
Buku ini awalx aq beli krn penasaran dengan judulx, ternyata setelah aq lahap abis isix, ada sensasi tersendiri yang tak pernah aq rasakan seperti saat membaca buku-buku sastra yang lain.
Buku ini ngasih aq spirit baru untuk berani mengatakan pada diri aq:"Aq siap jadi penulis, I am ready to be the next great author". paling tidak langkah pertama itu sudah aq mulai...
Buku ini aq beli 15 januari 2010, dan selesai aq baca keesokan harix.
Untaian kata dan...more
Buku ini awalx aq beli krn penasaran dengan judulx, ternyata setelah aq lahap abis isix, ada sensasi tersendiri yang tak pernah aq rasakan seperti saat membaca buku-buku sastra yang lain.
Buku ini ngasih aq spirit baru untuk berani mengatakan pada diri aq:"Aq siap jadi penulis, I am ready to be the next great author". paling tidak langkah pertama itu sudah aq mulai...
Buku ini aq beli 15 januari 2010, dan selesai aq baca keesokan harix.
Untaian kata dan...more
especially "filosofi kopi" story, it is really inspiring to show you how there would be nothing's perfect. above the sky there's still another sky, above the most clever person, there's still cleverer person.
no body has right to be so arrogant and claim their selves as "the perfect" one!!!
coz God created you imperfect to meet another people that can make you feel perfect and help that person to feel perfect by your presence beside them...
that's why you need "love"
no body has right to be so arrogant and claim their selves as "the perfect" one!!!
coz God created you imperfect to meet another people that can make you feel perfect and help that person to feel perfect by your presence beside them...
that's why you need "love"
This review has been hidden because it contains spoilers. To view it,
click here.
cerita dan prosa yang ada dalam buku ini begitu menarik. banyak bahan renungan dari dalamnya alur yang ada. namun cerita yang menjadi favorit saya bukan tentang filosofi kopi itu sendiri. melainkan sebuah cerita yang berjudul Rico de coro, isinya menceritakan tentang seekor kecoa yang menyukai seorang gadis remaja lugu nan cantik bernama sarah. Rico bermimpi seolah-olah dirinya akan mampu menjelma menjadi pangeran tampan yang akan menjemput sarah.
sementara itu, ayah Rico, Hunter, raja dari kera...more
sementara itu, ayah Rico, Hunter, raja dari kera...more
Akhirnya punya kesempatan membaca Filosofi Kopi-nya Dee, walau sambil pakai baju kebaya (dan tanpa minum kopi) di Sabtu siang yang cerah. Agak tidak nyambung memang, tapi begitulah kejadiannya. Untung kebayaku berpadu dengan celana kain, memudahkanku melipat dua kaki di bangku tanpa takut dianggap tak beretika :) Oya, karena keterbatasan waktu, aku belum selesai membaca Filosofi Kopi. Namun, pesonanya membuatku ingin membaginya. Siapa tahu ada yang tergoda :)
Filosofi Kopi. Kumpulan cerpen dan pr...more
Filosofi Kopi. Kumpulan cerpen dan pr...more
Filosofi Kopi adalah kumpulan cerita pendek dan prosa yang ditulis oleh Dee selama satu dekade - dimulai dari tahun 1995 hingga tahun 2005. Buku ini berisi 18 judul; campuran dari cerita pendek dan prosa penuh arti yang mendalam dan membekas di hati. Membaca prosa bagiku sedikit banyak terasa seperti membaca sebuah puisi karena tulisan yang singkat; tetapi dibandingkan dengan puisi, prosa berbicara dengan lebih jelas dan tidak memiliki makna tersembunyi seperti puisi pada umumnya. Awalnya saat m...more
RESENSI
Delapan Belas cerita pendek yang dibuat dalam rentang waktu tahun 1995-2005 tersusun dalam buku yang berjudul Filosofi Kopi. Masih sejenis dengan kumpulan cerita pendek dan prosa Madre, Dewi Lestari mengumpulkan cerpen-cerpen dan prosa itu dan meberi judul buku kumpulan itu dari judul cerita pendek pertama yaitu "Filosofi Kopi". Untuk lebih menonjolkan kemasannya maka ditambahkan subjudul: Kumpulan Cerita dan Prosa Satu Dekade. Hal ini tentu saja akan sedikit memberikan gambaran mengenai...more
Delapan Belas cerita pendek yang dibuat dalam rentang waktu tahun 1995-2005 tersusun dalam buku yang berjudul Filosofi Kopi. Masih sejenis dengan kumpulan cerita pendek dan prosa Madre, Dewi Lestari mengumpulkan cerpen-cerpen dan prosa itu dan meberi judul buku kumpulan itu dari judul cerita pendek pertama yaitu "Filosofi Kopi". Untuk lebih menonjolkan kemasannya maka ditambahkan subjudul: Kumpulan Cerita dan Prosa Satu Dekade. Hal ini tentu saja akan sedikit memberikan gambaran mengenai...more
May 10, 2009
Ani Berta
added it
Kumpulan cerpen dan prosa satu dekade dari tahun 1996-2006, gaya bahasa dan kosa kata yang sastra dan bisa nambah kosa kata bagi yang hobby membuat cerpen atau buku, salah satu ceritanya tentang seorang Ben yang membuka kedai kopi, setiap racikan kopi nya memiliki cita rasa yang digemari pengunjung cafe Ben itu, tidak hanya rasa kopi Ben yang mampu menyedot para pengunjung namun setiap gulungan kertas berisi filosofi dalam setiap secangkir kopi yang dibeli yang mampu membuat penasaran si pembeli...more
Hmmm
Filosofi Kopi membuatku ingi terjerembab kedalam dunia hitam itu lagi(Dunia perkopian). Tapi kondisi fisikku menolak. Ckckk. Gapapa lah kapan2 minum kopi.
Cerita terakhir dari buku ini adalah Rico de Coro. Dan itu berhasil membuatku nggak betah duduk lama-lama ditempat favoritku buat baca buku: pertemuan antara dipan dan tembok. Duduk dilante tanpa alas. Sampai pertengahan baca ceritanya aku jadi nyadar kalau tempat yang aku duduki adalah tempat yang "rawan" karena kemungkinan besar si rico d...more
Filosofi Kopi membuatku ingi terjerembab kedalam dunia hitam itu lagi(Dunia perkopian). Tapi kondisi fisikku menolak. Ckckk. Gapapa lah kapan2 minum kopi.
Cerita terakhir dari buku ini adalah Rico de Coro. Dan itu berhasil membuatku nggak betah duduk lama-lama ditempat favoritku buat baca buku: pertemuan antara dipan dan tembok. Duduk dilante tanpa alas. Sampai pertengahan baca ceritanya aku jadi nyadar kalau tempat yang aku duduki adalah tempat yang "rawan" karena kemungkinan besar si rico d...more
Buku ini di sampul depannya tertulis karya sastra terbaik tempo tahun 2006. Karena penasaran saya memutuskan untuk membeli buku ini.
Memang benar didalamnya terdapat kumpulan cerita pendek atau prosa (maaf saya tidak dapat membedakan kedua istilah itu karena saya bukan orang sastra). Kumpulan prosa itu satu sama lain berdiri sendiri tidak saling berhubungan. Jadi jika anda memutuskan untuk membaca buku ini sekali duduk. Saya sarankan untuk mengikuti dan mencermati alur cerita yang bisa berbeda p...more
Memang benar didalamnya terdapat kumpulan cerita pendek atau prosa (maaf saya tidak dapat membedakan kedua istilah itu karena saya bukan orang sastra). Kumpulan prosa itu satu sama lain berdiri sendiri tidak saling berhubungan. Jadi jika anda memutuskan untuk membaca buku ini sekali duduk. Saya sarankan untuk mengikuti dan mencermati alur cerita yang bisa berbeda p...more
Dec 27, 2009
Ernest Junius
rated it
3 of 5 stars
Recommends it for:
lonely hearts
Recommended to Ernest by:
Amang
Reading from its title "Filosofi Kopi" ("The philosophy of Coffee") one might think that the book is filled with collections of exciting, epic stories that offer a fresh perspective about the popular roasted, brown seeds we know as coffee.
However to my dissapointment, the book is not all really about coffee. There is only one story that's associated with the book's title. The rest are merely love stories (and by saying this I don't mean to dislike the book).
The book in overall doesn't allure it...more
However to my dissapointment, the book is not all really about coffee. There is only one story that's associated with the book's title. The rest are merely love stories (and by saying this I don't mean to dislike the book).
The book in overall doesn't allure it...more
wuah....untuk pertama kalinya membaca buku karangan Dee..
buku yang oleh seorang teman baik dipinjamkan kepadaku. aneh memang, padahal dulu pernah kulihat seorang muda membacanya di gerbong kereta yang sama denganku, tapi baru kali ini aku mencicipi sendiri rasa dari "kopi" yang satu ini.
cerita pertama "filosofi kopi", bagus, hebat, unik, lain, asing, aneh, baru, lucu, asik, hangat, nikmat, lezat mungkin........cerita terakhir "Rico de Coro" janggal, gila, uedan, mak nyus, top markotop, ato ungka...more
buku yang oleh seorang teman baik dipinjamkan kepadaku. aneh memang, padahal dulu pernah kulihat seorang muda membacanya di gerbong kereta yang sama denganku, tapi baru kali ini aku mencicipi sendiri rasa dari "kopi" yang satu ini.
cerita pertama "filosofi kopi", bagus, hebat, unik, lain, asing, aneh, baru, lucu, asik, hangat, nikmat, lezat mungkin........cerita terakhir "Rico de Coro" janggal, gila, uedan, mak nyus, top markotop, ato ungka...more
Cerpen Filosofi Kopi menarik... Selalu ada makna dalam setiap hal, selama kita mau meluangkan waktu untuk dapat menelusuri makna tersebut.
Rico de Coro yang memberikan pandangan baru yang membuatku bertanya mengapa Dee bisa membuat ini, apa dia tidak suka kecoa? HeHeHe...
Ada satu yang mau aku quoted: "...membuka diri tidak sama dengan menyerahkan" (cerpen Kunci Hati di Filosofi Kopi).
Rico de Coro yang memberikan pandangan baru yang membuatku bertanya mengapa Dee bisa membuat ini, apa dia tidak suka kecoa? HeHeHe...
Ada satu yang mau aku quoted: "...membuka diri tidak sama dengan menyerahkan" (cerpen Kunci Hati di Filosofi Kopi).
| topics | posts | views | last activity | |
|---|---|---|---|---|
| anyone willing to swap this book?? | 12 | 109 | Apr 06, 2013 10:42am |
Dewi Lestari, was born on January 20, 1976. She was firstly known as one third of a female vocal trio “Rida, Sita, Dewi”. She began her music career in 1995 and had produced four albums with the trio. Her passion in words and music has led her to become a songwriter, and she has been writing songs for many renowned Indonesian artists. Using a pen name “Dee”, Dewi began her writing debut in 2001 wi...more
More about Dee...
Share This Book
No trivia or quizzes yet. Add some now »
“Seindah apa pun huruf terukir, dapatkah ia bermakna apabila tak ada jeda? Dapatkan ia dimengerti jika tak ada spasi? Bukankah kita baru bisa bergerak jika ada jarak? Dan saling menyayang bila ada ruang?”
—
432 people liked it
“Pegang tanganku, tapi jangan terlalu erat, karena aku ingin seiring dan bukan digiring.(Spasi)”
—
229 people liked it
More quotes…

Loading...
































*malu ke-10*
updated Mar 02, 2009 12:26am
Lain kali kalo butuh penunjuk jalan ke nasi uduk kebon kacang aku tahu Mank...
**mupeng mode on**
Mar 05, 2009 12:17am