99 Cahaya di Langit Eropa: Perjalanan Menapak Jejak Islam di Eropa

99 Cahaya di Langit Eropa: Perjalanan Menapak Jejak Islam di Eropa

4.2 of 5 stars 4.20  ·  rating details  ·  1,081 ratings  ·  234 reviews
Aku mengucek-ucek mata. Lukisan Bunda Maria dan Bayi Yesus itu terlihat biasa saja. Jika sedikit lagi saja hidungku menyentuh permukaan lukisan, alarm di Museum Louvre akan berdering-dering. Aku menyerah. Aku tidak bisa menemukan apa yang aneh pada lukisan itu. "Percaya atau tidak, pinggiran hijab Bunda Maria itu bertahtakan kalimat tauhid Laa Ilaaha Illallah, Hanum," ungk...more
Paperback, 424 pages
Published July 2011 by Gramedia Pustaka Utama
more details... edit details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.
Daun Yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin by Tere LiyeHafalan Shalat Delisa by Tere LiyeNegeri 5 Menara by Ahmad FuadiRanah 3 Warna by Ahmad FuadiAyahku (Bukan) Pembohong by Tere Liye
hafalan shalat delisa
11th out of 50 books — 160 voters
Laskar Pelangi by Andrea HirataBumi Manusia by Pramoedya Ananta Toer5 cm by Donny DhirgantoroRonggeng Dukuh Paruk by Ahmad TohariSang Pemimpi by Andrea Hirata
Buku Indonesia Sepanjang Masa
196th out of 417 books — 1,257 voters


More lists with this book...

Community Reviews

(showing 1-30 of 2,172)
filter  |  sort: default (?)  |  rating details
Tia
Pertama kali liat judulnya, saya ngga tertarik.Tapi setelah liat yg kasi kata pengantar itu Pak Habibie, saya jadi tertarik liat isi bukunya. Baca sinopsis plus review-nya di Goodreads, buku ini bagus dan berhubung saya suka banget sama sejarah Eropa, saya beli deh bukunya.

Saya seorang muslim juga dan lewat buku ini saya berharap bisa nambah pengetahuan saya soal Islam dan sejarah islam di Eropa. But the book fails me.

Buku ini subyektif banget,cerita soal sejarah Islam di Eropa tapi kok dasarnya...more
Arini Rusda
Apa yang muncul dalam pikiranmu ketika seseorang mengatakan Andalusia?

Buku ini bener-bener bikin nagih untuk segera diselesaikan!

Wina - Paris - Codoba - Granada - Istanbul

Menyusuri Eropa dengan jejak sejarah Islam dibalik cerita. Buku ini membawa kita jadi ikutan excited dengan bagaimana pengaruh Islam di masa jayanya yang membawa cahaya di era kegelapan Eropa, juga ikutan mencelos membayangkan sebuah masjid besar yang menjadi saksi kejayaan Islam pada masanya telah beralih fungsi menjadi gere...more
Andrea Ika
Perjalanan bukan sekedar menikmati keindahan dari suatu tempat ke tempat lain. Perjalanan bukan sekedar mengagumi dan menemukan tempat2 unik di suatu daerah dengan biaya semurah-murahnya. Tapi perjalanan harus bisa membawa pelakunya naik ke derajat yg lebih tinggi, memperluas wawasan dan menambah keimanan

” Islam pernah bersinar sebagai peradaban paling maju di dunia, ketika dakwah bisa bersatu dengan pengetahuan dan kedamaian, bukan dengan teror atau kekerasan.” Hal.8

Mengutip kata-kata George S...more
Yuliza
99 Cahaya di Langit Eropa (99 CDLE) dengan sub tittle "Perjalanan Menapak Jejak Islam di Eropa" pada awalnya aku pikir berisi 99 situs bukti kejayaan Islam di Eropa pada masa lampau. Ternyata aku keliru. Setelah membacanya aku menyimpulkan bahwa 99 Cahaya yang dimaksud Hanum mungkin adalah 99 Asmaul Husna. Yaa.. Lebih tepatnya Cahaya Allah, Nur Allah yang pernah menerangi Eropa pada masa itu.

Beberapa tahun yang lalu, tepatnya ketika aku mondok di pesantren, akupun disuguhi dengan mata pelajaran...more
Punjung Raras
Membaca buku ini setidaknya kita dibekali dengan tiga nilai: spiritualitas (agama), intelektualitas (sains), dan wisata sejarah. Diceritakan bagaimana Averroes (Ibnu Rushd) sebagai bapak renaissance eropa berpendapat bahwa kewajiban manusia hidup di dunia adalah untuk berfikir. Penulis berhasil mengaduk-aduk imajinasi, membuat pembacanya membayangkan tentang masa keemasan sekaligus kehancuran peradaban Islam di benua biru lewat pengalamannya menjelajah Eropa.
Buku ini sekali lagi mengajarkan kep...more
Annisa
99 Cahaya di Langit Eropa adalah sebuah catatan perjalanan sang penulis, Hanum Rais dan Rangga Almahendra selama tiga tahun mereka tinggal di Eropa. Selama itu, Hanum menyempatkan diri untuk berjalan-jalan keliling Eropa. Perjalanan itu memberinya banyak pengetahuan baru mengenai sejarah Islam di benua tersebut. Membaca buku ini, kita akan banyak tahu tentang sejarah-sejarah Islam Eropa yang sebelumnya belum kita ketahui, lengkap dengan fakta-fakta mengejutkannya. Mulai dari Wina, Paris, Cordoba...more
Amanda Sastri
Wow.

Wow.

*masih nyusut air mata* #woi

Ok. Gw masih ga bisa berkata-kata. Gw terlalu banyak gasp, narik napas, sambil bertanya-tanya, KOK-BISA?! Kok bisa?! Yeps, kok bisa apa?!

Baiklah, gw akan sharing. Lucu, lucu bagaimana sebelum Ramadhan ini gw ditemukan sama sebuah kejadian yang membuat gw ga bisa berhenti menyalahkan diri sendiri karena gw ngerasa gw bodoh sekali. Terus karena kejadian itu gw langsung bertekad untuk mengkhusyukan diri pada Bulan Ramadhan tahun ini. Alasan lain, tiga tahun ke be...more
Sita
Saya gak tau kenapa buku ini masuk di bagian novel karena menurut saya ini travelogue, catatan perjalanan jadi semacam memoir gitu deh. But never mind. Yang pasti buku ini sukses bikin saya mewek :) dan ga banyak buku yang bisa bikin saya menitikan air mata.

Hanum menulis dengan hati, dan pikiran. Perpaduan hati dan pikiran ini yang seringkali dibahas di buku ini seiring dengan penjelajahannya keliling Eropa, mengunjungi peninggalan2 Islam disana. Membaca pengalaman Hanum membuat saya sedikit me...more
Meirna Asti Ramadhanie
Amazing!
Sebagai orang yang sgt menikmati petualangan..
Sy suka sekali gaya bercerita Mba Hanum dlm buku ini yang bisa membuat saya merasa terlibat dalam perjalanannya yang luar biasa! Saya seakan ikut dalam petualangan menjelajah Eropa. Narasinya apik. Penggambaran detail yg membuat imajinasi saya ikut terbang melayang ke Wina, Cordoba, Granada, Paris, dan Istanbul. Sy jg termotivasi bahwa setiap perjalanan itu sehrsnya punya nilai lebih yg berguna bagi kehidupan, bukan sekadar menikmati keindaha...more
Rama Rizana
Well,sebenarnya ini adalah sebuah penyakit ketika saya kuliah,yakni membeli buku,dibaca,tapi gak tamat2. Tapi ntah mengapa akhir-akhir ini penyakit itu terobati. Salah satu buktinya adalah saya sukses menamati buku ini hanya dalam waktu 2 hari!
Awesome for me right now.

Buku ini ber-genre novel non fiksi.
Ya jadi novel ini adalah novel kisah nyata dan yang membedakan dibandingkan yang lain adalah novel ini adalah kisah perjalanan sang penulis (Hanum Salsabiela Rais) beserta suaminya (Rangga Almantr...more
Dah
Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendar berhasil menciptakan perasaan ingin tahu yang besar dalam diri pembaca dari sinopsis di kover belakangan novel nofiksi ini. Sepenggal paragraf yang membuat pembaca akan berbisik tidak percaya. Bagaimana tidak, Hanum dan Rangga dalam karya ini sudah menyuguhkan suatu pengetahuan tentang lukisan Bunda Maria berhiaskan kalimat tauhid.

Dalam paragraf selanjutnya, pasangan suami-istri ini menekankan bahwa buku yang Anda pegang adalah sebuah buku pencarian, p...more
Pera
Dalam museum Louvre, Paris, di salah satu lukisan Bunda Maria dan bayi Yesus, di bagian hijabnya, terdapat inskripsi arab yang bertuliskan "la ila ha Ilallah.


Axe historique...garis imajiner yang membelah kota Paris bernama lain "voie triomphale" yang berarti jalan kemenangan dibuat Napoleon, mengarah Mekkah / kiblat.

Dua informasi tersebut dalam novel ini cukup mengagetkan bagiku. Dan masih banyak informasi baru yang kudapat di dalam novel ini. Misteri peradaban Islam yang pernah mencoba mencapai...more
Ummul Khairi
Kisah nyata perjalanan Hanum mengikuti suaminya melanjutkan study doktoral, Rangga,ke Negara Austria. Ia bertemu dengan Fatma. Wanita Turki yang mencari peruntungan hidup di Wina, Austria. Hanum dan Fatma dipertemukan ketika mereka mengambil kursus Bahasa Jerman. Ketertarikan Fatma akan Islam dan kejayaannya di bumi Eropa membuat Hanum ingin tahu lebih banyak tentang tokoh-tokoh Islam yang didapatnya dari perjalanan mengelilingi sebagian kecil Tanah Biru itu. Mereka berjanji untuk berkelana meng...more
Noph
Buku adalah jendela dunia.

Buku berjudul 99 Cahaya di Langit Eropa : Perjalanan Menapak Jejak Islam di Eropa karya Hanum SA dan Rangga A adalah salah satunya yang mampu membuatku termangu dan terpesona sekaligus. Buku yang sejak awal kusangsikan mampu bisa membuatku terhanyut ketika membacanya, tapi ternyata aku salah. Dan aku sangat bersyukur telah membelinya minggu lalu dan baru sempat ku baca hari ini. Jujur saja, aku baru menggapai halaman 95 saat tulisan ini dibuat, entah mengapa tangisku su...more
Desti
membaca buku ini laiknya membaca da vinci code. yang beda, di buku ini adalah true story. menguak kebesaran agama islam di dataran eropa. banyak fakta yang sengaja disembunyikan oleh dunia barat tentang kebesaran budaya islam. Bahkan napoleon bonaparte yang terkenal itu adalah seorang muslim, yang membangun gerbang jika diterjemahkan "jalan kemenangan' dan jika ditarik garis lurus ternyata menghadap mekkah. jenderal kepercayaannya pun mengucapkan kalimat syahadat seusai pulang dari ekspedisi ke...more
Nabila Budayana
Saya putuskan 5 bintang untuk 99 Cahaya Di Langit Eropa. Dari halaman-halaman awal buku ini sudah memikat, bahkan sampai halaman terakhir sekalipun. Awalnya saya tidak mengira isinya akan sebagus ini, mengingat saya yang suka kurang peduli dengan tulisan-tulisan berbau sejarah. Namun ternyata saya salah besar. Buku ini keren sekali!
Menceritakan bagaimana perjalanan penulis ke berbagai negara di Eropa untuk menemukan eksistensi Islam pada masa kejayaannya di sana. Totally, merubah persepsi saya...more
Biene_maja
Suka dengan gaya menulisnya yang enak dibaca, dalam sekejap saya menikmati penuturan perjalanan mbak Hanum dan suaminya Rangga. Saya juga pencinta buku yang mengusung buku yang ada unsur sejarah dengan penuturan ringan dan enak dibaca seperti buku ini. Semakin membuat saya bertekad, suatu hari akan melakukan perjalanan seperti itu juga bila ada rejekinya menginjakkan kaki di Eropa melakukan perjalanan ke Austria, Spanyol, Turki, Andalusia *aminnnnnn, berdoa dengan sangat khusyu* apalagi sampai b...more
Felita
Kunjungilah jejak islam di dataran eropa lewat buku mba hanum ini.

Austria, Perancis, Spanyol, Turki dan Mekkah adalah negara2, dmana mba hanum memulai perjalanannya.sbg pemeluk agama islam dmana merupakan agama minoritas di negara eropa semakin memperkental pencarian apa itu islam. ditambah pertemuan dg fatma, wanita turki di wina membuka lebar pengalaman spritual mba hanum lewat jendela sejarah dan budaya.ada banyak hal2 menarik dari traveling mba hanum. sbg pembaca awam, sy belajar sejarah ke...more
Ahfie Rofi
buku yang menginspirasi banget...

dari buku ini aku jadi tahu kalo ternyata kapucino yang semula aku anggap berasal dari Italia itu ternyata salah. ternyata kapucino itu berasal dari Turki. jadi, waktu itu saat Turki menyerang Wina, biji-biji kopi yang mereka bawa itu tertinggal sehingga dimanfaatkan oleh Italia.

dan ternyata dulu Islam adalah yang paling kuat di seluruh dunia, tapi karena (katanya) khalifah pada masa itu malah menyerang dengan segenap kebencian sehingga kemenangannya pun hanya se...more
Hadiyatussalamah Pusfa
“Kok udah epilog lagi?” – Saya, beberapa saat yang lalu
***
Saya kayanya ga akan ngeriview isi bukunya gimana dan ga akan sebagus Irma dalm beropini. Karena saya yakin, baca sendiri lebih asik :) #tetep gapapa ya, nis! hehe
***
Kalo waktu SD, pas waktu istirahat, saya dan teman-teman suka ke perpustakaan. Perpustakaannya bagus loh! Lesehan, berkarpet, dan dindingnya bukan cat biasa, tapi lukisan! Lukisan itu bikinan A Dana. Cozy banget ^^ Suka lomba-lombaan sama temen minjem serial lima sekawan, sa...more
Anna


Pergilah..berpetuanglah..niscaya kamu akan menemukan pengalaman baru.

Eropa, sebuah benua yang terkenal dengan menara Eiffel-nya dan Colosseum-nya. Banyak sekali orang yang menginginkan untuk pergi kesana, namun saya tidak begitu memedulikannya. Yang saya tahu, ketika pesta sepak bola piala Eropa, Bapak saya pernah bilang ''Dulu Eropa adalah benua dimana Islam pernah maju, beda dengan sekarang'' dan saya cuma hmmm-hmmm saja.

Akan tetapi, semenjak saya membaca Muhammad Al-Fatih 1453 , saya merasa t...more
Hesa Kaswanda
Buku ini adalah satu dari sedikit buku yang dapat membuat saya menganga kaget sekaligus takjub. Membayangkan ada jejak-jejak kebesaran Islam di Eropa, benar-benar menjadikan saya sangat hormat pada umat muslim yang berada disana sekaligus menambah rasa cinta saya pada Islam. Setelah membaca Ranah 3 Warna yang menjadikan saya ingin mendapatkan beasiswa untuk kuliah di luar negeri, 99 Cahaya di Langit Eropa telah mengukuhkan Eropa sebagai destinasi saya untuk kuliah.

Saya sangat memimpikan dapat me...more
Wahyu Novian
WOW!! Itu yang pertama kali ada di pikiran saya. Sebenarnya, ini tipe buku yang jarang saya baca. Perjalanan, non-fiksi, ditambah bertema religius adalah genre yang ada di urutan ke sekian untuk dilirik. Tapi di suatu sore secara iseng membaca beberapa halaman secara cepat, dan langsung dengan jatuh hati. Sore itu juga langsung ke toko buku untuk membeli buku ini. Dan saya tidak kecewa.

Bahasa yang digunakan dalam bercerita sangat menyenangkan. Pembaca dibawa pada cerita perjalanan penuh makna de...more
Diena Rifa'ah
Buku yang memaparkan jelajah sejarah Islam dalam bingkai perjalanan menelusuri Eropa. Sejarah memang selalu mengajarkan begitu banyak hal. Buku ini membuat kita menjadi tertarik untuk lebih menambah ilmu seputar sejarah Islam, tentunya dari sumber-sumber yang shahih. Saya justru lebih tertarik pada bagian epilog, saat pada akhirnya sang penulis yang telah menjelajahi tanah Eropa ini justru menemukan 'titik nol' saat menginjakkan kakinya dalam perjalanan umrah.

"Aku semakin yakin, bahwa esensi se...more
Devira Nanda
Baca buku ini mulai dari halaman pertama dan saya gak bisa berhenti membaca sampai akhir karena gaya penulis yang menyampaikan cerita dengan tempo cukup cepat sehingga pembaca selalu dibuat penasaran seperti apa kelanjutannya. Buku ini penting dibaca oleh pemuda muslim masa kini yang banyak kehilangan panduan tentang apa yang harus dilakukan dan apa yg harus diraih dalam hidup. Apakah ada panduan hidup di dalamnya? Sebenarnya tidak ada, tapi buku ini bisa membuat tiap orang yang membacanya meren...more
drg Rifqie Al Haris
Bisa dibilang ini buku riset Hanum selama 3 tahun di Eropa. Hamnum telah berhasil membuat suatu buku dokumentasi sejarah dalam bentuk novel. Penuturannya sangat detail. Deskripsinya setara dengan buku-buku novel traveller dan penuturan sejarahnya bisa disandingkan dengan buku karya-karya Dan Brown. Hanum memang mengungkap sejarah-sejarah yang tesembunyi dan tidak banyak orang yang tahu. Sesekali dia memasukkan beberapa rahasia-rahasia kecil dibalik sejarah itu.

Hanum membuktikan bahwa sejarah tid...more
Alvina
Buku traveling yang tidak biasa. Itu kesan saya setelah membaca keseluruhan buku ini. Cara penyampaian penulis terhadap kota-kota istimewa di Eropa begitu memikat. Terlebih keluasan sejarah, rekam jejak yang cukup detail, dan bahasa yang sederhana membuat saya bersemangat untuk segera menuntaskan baca buku ini.

Penulis mengajak kita berjalan-jalan dulu di Wina, mengunjungi Restoran spesial, karena menjungkirbalikkan konsep ekonomi di dunia. Lalu berjalan-jalan ke Museum Kota Wina untuk bertemu Ka...more
Yanti
Memandang Eropa dari kacamata seorang Muslim. Bahwa Eropa bukan sekedar Perancis dengan Menara Eiffelnya, Spanyol dengan sepakbolanya atau Austria dengan sejarahnya yang pernah menjadi kerajaan besar. Sentuhan ala Da Vinci Code membuat novel ini semakin mengasyikkan untuk dibaca. Siapa yang mengira ada kalimat-kalimat tauhid di jubah Raja di negara Eropa :)

Eropa dari perjalanan Hanum dan Rangga merupakan jejak sejarah kebesaran Islam yang pernah menjadi imperium yang daerah kekuasaannya lebih lu...more
Senja
dahsyat asli :D~

tadinya sempet cuek sama novel ini. tahunya pas digembar-gembor lagi akhirnya membetot novel ini dari jejeran buku yang tersedia.

memang buku ini dahsyat sekali. perjalanan tentang hanum salsabila rais ketika menemani suaminya yang sedang mengambil pendidikan doktoral. di salah satu bagian negara eropa. kalau tidak salah austria.kemudian pertemuannya dengan salah satu temannya yang "terobsesi" menjadi "agen muslim yang baik", fatma. touringnya dengan fatma mengunjungi beberapa wis...more
M. Ulin Nuha
Awalnya, waktu buku ini dijadikan hadiah kuis di twitter @Gramedia, saya nggak terlalu tertarik sama buku ini. Alasannya karena sepintas lihat, judul dan cover buku ini terlihat sederhana (yes, I do judge a book by its cover!). Tapi begitu baca review-review di Goodreads, saya jadi kepingin baca. Alasan lainnya karena dulu saya sempat tertarik pada Sejarah Kebudayaan Islam di bab-bab persebaran Islam ke seluruh dunia (tapi terlalu malas untuk googling dan meriset lebih lanjut :p). Dan ternyata i...more
« previous 1 3 4 5 6 7 8 9 72 73 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »
4028062
Hanum Salsabiela Rais, adalah putri Amien Rais, lahir dan menempuh pendidikan dasar Muhammadiyah di Yogyakarta hingga mendapat gelar Dokter Gigi dari FKG UGM. Mengawali karir menjadi jurnalis dan presenter di TRANS TV.

Hanum memulai petualangannya di Eropa selama tinggal di Austria bersama suaminya Rangga Almahendra dan beke rja untuk proyek video podcast Executive Academy di WU Vienna selama 2 tah...more
More about Hanum Salsabiela Rais...
Berjalan di Atas Cahaya Menapak Jejak Amien Rais: Persembahan Seorang Putri untuk Ayah Tercinta

Share This Book

Your website
“Wahai anakku! dunia ini bagaikan samudera tempat banyak ciptaan-ciptaaNya yg tenggelam. Maka jelajahilah dunia ini dg menyebut nama Allah. Jadikan ketakutanmu pada Allah sebagai kapal-kapal yang menyelamatkanmu. kembangkanlah keimanan sebagai layarmu, logika sebagai pendayung kapalmu, ilmu pengetahuan sebagai nakhoda perjalannanmu dan sabar sebagai jangkar dlm setiap badai dan cobaan (Ali bin Abi thalib ra)” 36 people liked it
“Ilmu pengetahuan itu pahit pada awalnya, tetapi manis melebihi madu pada akhirnya” 34 people liked it
More quotes…