7th out of 72 books
—
198 voters
2
Ini Bulutangkis, dan Ini Indonesia, dimana impian dibawa ke dunia nyata, tidak berlaku untuk Gusni Annisa Puspita, remaja yang 'kelebihannya' adalah keterbatasannya. Cita-citanya sejak kecil untuk membuat orang tuanya senang dengan bermain bulutangkis terus kandas.
Suatu malam sebuah kenyataan pahit datang untuknya, sebuah kenyataan tak berperi, hidup yang tidak berpihak ke...more
Suatu malam sebuah kenyataan pahit datang untuknya, sebuah kenyataan tak berperi, hidup yang tidak berpihak ke...more
Paperback, 418 pages
Published
2011
by Grasindo
Friend Reviews
To see what your friends thought of this book,
please sign up.
Community Reviews
(showing
1-30
of
1,287)
kesan awal membaca buku ini adalah... berlebihan.
jika dilihat dari opening na aja dah berlebihan banget. mungkin image 5 cm sudah melekat di rhe dari karya donny ini sehingga ketika baca 2 rasa na seakan penulis inngin mengubah tulisan na menjadi lebih... apa ya istilah na, lebih remaja kali ya. bahasa yang digunakan pun serasa ingin menggunakan bahasa-bahasa yang menghibur, tapi yang ada malah kesan berlebihan. apa karena cerita na tentang 'kelebihan' ya?
kalau si papa di bab pertama dah pengen...more
jika dilihat dari opening na aja dah berlebihan banget. mungkin image 5 cm sudah melekat di rhe dari karya donny ini sehingga ketika baca 2 rasa na seakan penulis inngin mengubah tulisan na menjadi lebih... apa ya istilah na, lebih remaja kali ya. bahasa yang digunakan pun serasa ingin menggunakan bahasa-bahasa yang menghibur, tapi yang ada malah kesan berlebihan. apa karena cerita na tentang 'kelebihan' ya?
kalau si papa di bab pertama dah pengen...more
"Kata Mama Harry... lebih enak jadi orang gendut, karena ukuran hatinya pasti lebih besar!"
"Kata Papa Harry lagi, ...cita-cita itu, ... sesuatu yang baik buat kamu waktu kamu besar nanti. Sesuatu yang buat kamu senang kalau melakukannya... kalau kamu nggak senang, berarti itu bukan cita-cita kamu."
"Hati itu... sesuatu seperti seonggok daging dalam badan kamu, yang kalau benda itu jahat maka kamu juga ikutan jahat..."
"Kalau benda itu baik... maka diri kamu juga akan ikut baik. Hati punya semuan...more
"Kata Papa Harry lagi, ...cita-cita itu, ... sesuatu yang baik buat kamu waktu kamu besar nanti. Sesuatu yang buat kamu senang kalau melakukannya... kalau kamu nggak senang, berarti itu bukan cita-cita kamu."
"Hati itu... sesuatu seperti seonggok daging dalam badan kamu, yang kalau benda itu jahat maka kamu juga ikutan jahat..."
"Kalau benda itu baik... maka diri kamu juga akan ikut baik. Hati punya semuan...more
This review has been hidden because it contains spoilers. To view it,
click here.
Buku ini bercerita tentang keluarga Gusni dengan setting tahun1990an – 2000an. Gusni merupakan anak perempuan ke dua dari sebuah keluarga pengusaha shuttlecock badminton tradisional. Anak sulung mereka bernama Gita berjenis kelamin perempuan dan merupakan atlet berprestasi di bidang olah raga badminton. Gita sejak lahir mempunyai kelainan fisik dimana tubuhnya sangat bongsor dan gemuk. Meski demikian ayah ibunya serta Gita sangat menyayangi Gusti.
Di sekolah, Gita berteman akrab dengan Ani dan Nu...more
Di sekolah, Gita berteman akrab dengan Ani dan Nu...more
Buku 2 dari Donny Dhirgantoro ini menceritakan seorang perempuan yang
terlahir dengan masa depan yang tidak sempurna, perempuan tersebut
bernama Gusni. Gusni terlahir dengan badan yang besar dan karena kelainan
genetika maka badannya tidak akan pernah turun dan malah akan terus
membesar sepanjang usianya. Kelainan genetika ini dipengaruhi juga oleh
garis keturunannya, karena kakek buyutnya juga seperti itu dan mereka
tidak pernah bisa hidup sampai umur 25 tahun. Beruntung gusni mempunyai
keluarga yang...more
terlahir dengan masa depan yang tidak sempurna, perempuan tersebut
bernama Gusni. Gusni terlahir dengan badan yang besar dan karena kelainan
genetika maka badannya tidak akan pernah turun dan malah akan terus
membesar sepanjang usianya. Kelainan genetika ini dipengaruhi juga oleh
garis keturunannya, karena kakek buyutnya juga seperti itu dan mereka
tidak pernah bisa hidup sampai umur 25 tahun. Beruntung gusni mempunyai
keluarga yang...more
"Kamu dikatain Gendut ya?"
Gusni mengangguk. Harry menatap Gusni tulus dan bertutur lembut. "Kata Mama Harry…lebih enak jadi orang gendut, karena ukuran hatinya pasti lebih besar."
Honestly, this quote is the thing that made me buy the book.
An unconventional heroine's story bring up the curiosity in me.
But in the end, the book is giving me more.
Gusni Annisa Puspita is a girl with a lot of "big" things.
The first thing that catch the attention is her size. She's big since baby with 6.25 kg weight a...more
Gusni mengangguk. Harry menatap Gusni tulus dan bertutur lembut. "Kata Mama Harry…lebih enak jadi orang gendut, karena ukuran hatinya pasti lebih besar."
Honestly, this quote is the thing that made me buy the book.
An unconventional heroine's story bring up the curiosity in me.
But in the end, the book is giving me more.
Gusni Annisa Puspita is a girl with a lot of "big" things.
The first thing that catch the attention is her size. She's big since baby with 6.25 kg weight a...more
saya menikmati membaca buku ini, berkali-kali ketawa dengan penuturan penulisnya yang blak-blakan. Terlepas dari kenyataan kalau sebenarnya ada beberapa hal yang mengganjal di buku ini,
1. keadaan yang dimiliki oleh sang tokoh utama, yakni Gusni yang sakit, katanya oleh sang ayah telah diperjuangkan berbagai cara untuk dapat menyembuhkannya, namun kenyataannya itu tidak dijelaskan secara rinci bagaimana saja upayanya. Sepertinya, di sini penulis bermaksud untuk tidak lebih fokus membahas tentang...more
1. keadaan yang dimiliki oleh sang tokoh utama, yakni Gusni yang sakit, katanya oleh sang ayah telah diperjuangkan berbagai cara untuk dapat menyembuhkannya, namun kenyataannya itu tidak dijelaskan secara rinci bagaimana saja upayanya. Sepertinya, di sini penulis bermaksud untuk tidak lebih fokus membahas tentang...more
Saya tertarik dengan buku Donny yang kedua ini karena judulnya cuma "2"....intimidating banget kan??
Dulu baca buku pertamanya juga karena judulnya "5cm" :)
Buku "2" ini bercerita tentang seorang anak perempuan bernama Gusni yang tetap bersemangat, tetap termotivasi mencapai impiannya walaupun ada kekurangan secara fisik. Tema utama lain yang diangkat adalah "bulu tangkis", salah satu olah raga (miliknya) orang Indonesia. Salah satu cabang olah raga yang menjadi kebanggaan bangsa Indonesia. Selain...more
Dulu baca buku pertamanya juga karena judulnya "5cm" :)
Buku "2" ini bercerita tentang seorang anak perempuan bernama Gusni yang tetap bersemangat, tetap termotivasi mencapai impiannya walaupun ada kekurangan secara fisik. Tema utama lain yang diangkat adalah "bulu tangkis", salah satu olah raga (miliknya) orang Indonesia. Salah satu cabang olah raga yang menjadi kebanggaan bangsa Indonesia. Selain...more
Dec 01, 2011
Farah Rizki
rated it
3 of 5 stars
Recommends it for:
yang sedang merasa kekurangan semangat :)
saya belum selesai membaca buku ini... awal saya membaca, saya bisa sampai meneteskan air mata. tapi menurut saya, kok gaya penulisan Donny disini agak-agak berubah dari yang 5 cm ya.. saya belum bisa move on dari 5 cm, karna buku itu terlalu berkesan untuk saya, dan saya pun jadi cenderung membandingkan buku ini dengan 5 cm.
begitu saya masuk ke halamn 200-an... saya jadi sedikit.. um.... buku ini memang "berlebihan" terutama dari segi cerita. mungkin karna saya punya background kesehatan, jadi...more
begitu saya masuk ke halamn 200-an... saya jadi sedikit.. um.... buku ini memang "berlebihan" terutama dari segi cerita. mungkin karna saya punya background kesehatan, jadi...more
Mmm... saya belum baca "5 Cm", jadi buku yang ini lumayanlah buat saya. OK, gitu.
Bahasa yang tidak kaku, lumayan mengalir dan mudah dipahami oleh remaja yang sudah terlebih dahulu ngefans pada "5 cm", bisa jadi menjadikan pesan buku ini sampai ke pembaca, yaitu berusalah sekuat tenaga mewujudkan impian, kalau benar2 ingin berhasil. Tidak usah peduli pada pandangan orang yang meremehkan keterbatasan kita.
Eh, tapi di sisi lain saya sendiri setuju dengan pendapat rhe a.k.a na tentang ke-lebay-an b...more
Bahasa yang tidak kaku, lumayan mengalir dan mudah dipahami oleh remaja yang sudah terlebih dahulu ngefans pada "5 cm", bisa jadi menjadikan pesan buku ini sampai ke pembaca, yaitu berusalah sekuat tenaga mewujudkan impian, kalau benar2 ingin berhasil. Tidak usah peduli pada pandangan orang yang meremehkan keterbatasan kita.
Eh, tapi di sisi lain saya sendiri setuju dengan pendapat rhe a.k.a na tentang ke-lebay-an b...more
Khas DD, inspiratif dan penuh quote yg mengagumkan ("aku berani mencintai, maka aku mencintai dg berani"). superkeren, seperti di 5 cm dulu.
sayang kenikmatanku membaca terganjal bab 10 dan 11. sangat tidak artikulatif dan tidak akurat memotret dunia badminton. contoh:
- Kejuaraan dg nama "Terbuka" (Open) pasti hanya untuk perorangan (tunggal putra-putri, ganda putra-putri, ganda campuran). Maka aku kaget ketika tahu Khatulistiwa Terbuka ternyata kejuaraan beregu putri dengan format mirip Uber Cup...more
sayang kenikmatanku membaca terganjal bab 10 dan 11. sangat tidak artikulatif dan tidak akurat memotret dunia badminton. contoh:
- Kejuaraan dg nama "Terbuka" (Open) pasti hanya untuk perorangan (tunggal putra-putri, ganda putra-putri, ganda campuran). Maka aku kaget ketika tahu Khatulistiwa Terbuka ternyata kejuaraan beregu putri dengan format mirip Uber Cup...more
Jangan pernah meremehkan kekuatan seseorang manusia, karena Tuhan sedikit pun tidak pernah.
Citius, Altius, Fortius
Faster, Higher, Stronger
SAYA TIDAK SALAH PILIH!
Terus terang buku ini awalnya saya pilih dengan harapan bisa ikut mengembalikan saya ke alam produktif. Belakangan entah kenapa, saya merasa jenuh. Buktinya terlihat jelas, hingga nyaris tengah bulan baru 3 buku yang saya baca. Bukan salah buku-buku tapi konsentrasi yang terbagi membuat saya cepat merasa lelah dan jenuh.
Saat mencari buku...more
Citius, Altius, Fortius
Faster, Higher, Stronger
SAYA TIDAK SALAH PILIH!
Terus terang buku ini awalnya saya pilih dengan harapan bisa ikut mengembalikan saya ke alam produktif. Belakangan entah kenapa, saya merasa jenuh. Buktinya terlihat jelas, hingga nyaris tengah bulan baru 3 buku yang saya baca. Bukan salah buku-buku tapi konsentrasi yang terbagi membuat saya cepat merasa lelah dan jenuh.
Saat mencari buku...more
“Gusni, seperti kupu-kupu yang merobek keras kulit kepompongnya. Keluar dari ketidakberdayaannya menjadi keindahan. Kisah dalam buku ini juga mewakilkan kerinduan akan kejayaan bulutangkis di negeri kita. Dari sudut pandang diri srikandi-srikandi dan rasa kebanggaan manusia Indonesia seutuhnya!”
“Jika punya mimpi, maka bertindaklah!”
Ini Indonesia, Ini Indonesia! Aku rindu Indonesia kembali berjaya di bulu tangkis internasional! Indonesia! IN ... DO ... NE ... SIA ...!
Ya, itulah yang tanggapan ut...more
“Jika punya mimpi, maka bertindaklah!”
Ini Indonesia, Ini Indonesia! Aku rindu Indonesia kembali berjaya di bulu tangkis internasional! Indonesia! IN ... DO ... NE ... SIA ...!
Ya, itulah yang tanggapan ut...more
2 adalah buku kedua yang saya baca tahun inih. (^__^)
hanya butuh 1 hari diselang-seling dengan begitu banyak kegiatan. suami saya sampai geleng2 kepala melihat kecepatan membaca saya pada buku2 bergenre novel. ia membandingkan dengan wajah menyebalkan "baca buku band of brothers aja... separuh ga beres2.."
oke, fine. saya mengakui buku dengan genre perang dengan segala kerumitan tanggal, tempat, tokoh, dan latar belakang perang membuat saya selambat siput.
Gusni-gusni dan keluarga Serta harry-harr...more
hanya butuh 1 hari diselang-seling dengan begitu banyak kegiatan. suami saya sampai geleng2 kepala melihat kecepatan membaca saya pada buku2 bergenre novel. ia membandingkan dengan wajah menyebalkan "baca buku band of brothers aja... separuh ga beres2.."
oke, fine. saya mengakui buku dengan genre perang dengan segala kerumitan tanggal, tempat, tokoh, dan latar belakang perang membuat saya selambat siput.
Gusni-gusni dan keluarga Serta harry-harr...more
Tertarik dari review seorang teman, akhirnya saya memutuskan untuk membaca buku ini juga. Ya, beberapa bulan sebelumnya saya sudah melihat buku ini terpajang di Gramedia. Namun kesan kurang enjoy saat saya membaca buku pertama bang Donny, 5cm, membuat saya urung menyentuhnya saat itu. Namun ternyata, ketakutan saya tidak menjadi nyata. Justru saya lebih enjoy membaca karya kedua Bang Donny ini.
Buku ini, seperti pula 5cm, mengandung banyak kekuatan luar biasa. Bukan sekedar bulutangkis. Banyak ha...more
Buku ini, seperti pula 5cm, mengandung banyak kekuatan luar biasa. Bukan sekedar bulutangkis. Banyak ha...more
…hidup tidak akan pernah sempurna, karena hanya seorang pengecut yang mengharapkan hidup yang sempurna.
Novel kedua Donny Dhirgantoro yang sama sekali tidak mengecewakan. He hasn’t lost the touch.
Dibangun dari tema cerita yang sederhana bahkan agak sedikit klise, novel ini berhasil membuat ‘sesuatu’. Novel ini bercerita tentang perjuangan seorang manusia yang tidak begitu saja menyerah oleh kenyataan pahit hidup. Tidak takut bermimpi di tengah segala ketidaksempurnaan hidup. Kekuatan mimpi dan ke...more
Novel kedua Donny Dhirgantoro yang sama sekali tidak mengecewakan. He hasn’t lost the touch.
Dibangun dari tema cerita yang sederhana bahkan agak sedikit klise, novel ini berhasil membuat ‘sesuatu’. Novel ini bercerita tentang perjuangan seorang manusia yang tidak begitu saja menyerah oleh kenyataan pahit hidup. Tidak takut bermimpi di tengah segala ketidaksempurnaan hidup. Kekuatan mimpi dan ke...more
“Mungkin semuanya menjadi berbeda saat kamu melangkah dan menginjak tanah tempat kamu berdiri, mungkin kadang manusia harus kembali menjejakkan kakinya diatas tanah tempat ia berdiri sekadar untuk menghitung jejak dan langkah kakinya, sejauh mana ia telah berjalan dengan langkahnya. Sejauh mana masa lalu ada untuknya, sejauh mana ia akan meninggalkan masa lalunya untuk melangkah maju, melangkah lebih cepat lagi dalam hidupnya? Setiap manusia akan menjalani takdir baiknya, setiap manusia akan sel...more
Akhirnya selesai membaca 2. Enggak kayak 5 Cm, baca 2 tuh butuh perjuangan, hnngg, seenggaknya buat saya. Saya sempat bosan dengan alur 2. Kalau pas 5 Cm, saya nonstop baca seharian dan langsung selesai hari itu juga dengan bonus banjir air mata. Sedangkan 2 saya baca dalam waktu 9 hari (tetap bonus air mata juga kok).
Saya terus bertahan membaca 2 (enggak kayak Tuesdays With Morrie yang sudah di tumpukan terbawah buku-buku 'currently reading' saya) karena saya berharap Donny akan memberikan endi...more
Saya terus bertahan membaca 2 (enggak kayak Tuesdays With Morrie yang sudah di tumpukan terbawah buku-buku 'currently reading' saya) karena saya berharap Donny akan memberikan endi...more
Setuju kalau alurnya cukup tertebak, cukup menjual mimpi yang mungkin terasa tidak realistis. Tetapi bukankah bermimpi juga termasuk tema dari buku ini? Bermimpi, berjuang dan berdoa.
Pada akhirnya, Donny Dhirgantoro memberikan pola pandang baru mengenai hak untuk mencintai dan dicintai. Bahwa hidup yang penuh tantangan dengan kondisi yang tidak sempurna dan sejarah yang jauh dari sempurna tidak menyebabkan manusia tidak layak untuk dicintai dan mencintai. Tentu konteksnya tidak sekedar romantika...more
Pada akhirnya, Donny Dhirgantoro memberikan pola pandang baru mengenai hak untuk mencintai dan dicintai. Bahwa hidup yang penuh tantangan dengan kondisi yang tidak sempurna dan sejarah yang jauh dari sempurna tidak menyebabkan manusia tidak layak untuk dicintai dan mencintai. Tentu konteksnya tidak sekedar romantika...more
This review has been hidden because it contains spoilers. To view it,
click here.
Apr 30, 2013
Asriani Amir
added it
Ada sedikit inkonsistensi di buku ini, dari awal Donny menyebutkan bahwa Gusni mengalami gangguan dalam pembakaran lemak tubuh, dan walhasil sejak kecil bobotnya tidak pernah menyusut, bahkan selalu bertambah. Tetapi ada bagian dari buku ini yang mengisahkan berat badan Gusni naik sampai 130 kg setelah ia dirawat seminggu di rumah sakit, lalu lucunya setelah itu dikatakan lagi berat Gusni 125 kg. Memang tidak disebutkan dalam narasi kalau beratnya turun, tapi membandingkan kedua angka itu, kesim...more
Seperti 5 cm, buku ini juga bikin aku buat terus percaya sama mimpi dan nggak nyerah, sama seperti Gusni.
Aku rasa, semua pemain bulutangkis musti baca buku ini karena membaca buku ini dan melihat bagaimana bulu tangkis Indonesia saat ini, terasa bagai bumi dan langit. Buku ini bercerita tentang semangat pantang menyerah yang dimiliki Gusni, dengan penyakit yang dimilikinya dan pebulutangkis Indonesia seperti sudah kehilangan semangat itu.
Harusnya, pebulutangkis kita yang baca buku ini ngerasa ma...more
Aku rasa, semua pemain bulutangkis musti baca buku ini karena membaca buku ini dan melihat bagaimana bulu tangkis Indonesia saat ini, terasa bagai bumi dan langit. Buku ini bercerita tentang semangat pantang menyerah yang dimiliki Gusni, dengan penyakit yang dimilikinya dan pebulutangkis Indonesia seperti sudah kehilangan semangat itu.
Harusnya, pebulutangkis kita yang baca buku ini ngerasa ma...more
Bab-bab pertama membuat saya memicingkan mata. Pengalaman buruk waktu membaca 5 cm mulai membayangi. Tapi dicoba dulu, sapa tahu lebih baik (pikir saya). Dan benar saja, mulai bab saat Gusni lulus SMA, ceritanya mulai mengalir dan ga super cheesy seperti bab-bab sebelumnya. Kalimat-kalimat menjelang akhir mulai sulit dicerna, bahkan rasanya seperti membaca ceramah yang dimasukkan secara paksa dalam novel ini. Apalagi ini dalam konteks pembicara bukan dari sudut Gusni, tapi dari sudut si penulis...more
Impian Gusni untuk membuat bahagia kedua orangtuanya dengan menjadi pemain bulutangkis tidaklah semudah kebanyakan orang. Menjadi Atlet bulutangkis yang bersinar bagi orang kebanyakan saja sudah sulit, apa lagi bagi Gusni yang memiliki badan super besar juga tambahan tidak boleh terlalu lelah.
Tapi impian Gusni untuk membahagiakan orangtuanya tidak lah kecil. Hingga, meski mengetahui kenyataan pahit mengenai kehidupannya, Gusni tetap berusaha.
Masih sama seperti 5CM yang bercerita tentang impian,...more
Tapi impian Gusni untuk membahagiakan orangtuanya tidak lah kecil. Hingga, meski mengetahui kenyataan pahit mengenai kehidupannya, Gusni tetap berusaha.
Masih sama seperti 5CM yang bercerita tentang impian,...more
Sebenarnya buku ini menarik. Masih tidak jauh dengan 5cm, penulis sepertinya berusaha menyampaikan dan memberikan motivasi bagi para pembacanya, baik dalam menjalankan hidup, termasuk pula menaruh harapan besar pada dunia perbulutangkisan Indonesia.
Hanya saja saya agak kurang sreg sama gaya menulisnya. Entahlah, terlalu banyak kalimat yang tidak perlu, diulang-ulang hingga monoton, dan sebagainya. Dan terus terang saya termasuk pembaca yang cenderung menjudge suatu buku dari gaya menulisnya, seh...more
Hanya saja saya agak kurang sreg sama gaya menulisnya. Entahlah, terlalu banyak kalimat yang tidak perlu, diulang-ulang hingga monoton, dan sebagainya. Dan terus terang saya termasuk pembaca yang cenderung menjudge suatu buku dari gaya menulisnya, seh...more
Begitu membaca di twitternya mas @Donny5cm kalau buku terbarunya sudah keluar, saya langsung memesan. Dan buku ini saya habiskan dalam 1 hari, karena 2 seperti magnet yang tidak bisa melepaskan biji mata saya ari lembaran-lembaran kertasnya.
Sedari halaman pertama, saya selalu bertanya-tanya apa yang dimaksud dengan "2". Dan seperti buku sebelumnya (5 cm), penjelasan tentang apa itu "2" baru didapatkan di halaman terakhir cerita ini.
Mas Donny selalu detail dalam bercerita. Jika di 5 cm dia meceri...more
Sedari halaman pertama, saya selalu bertanya-tanya apa yang dimaksud dengan "2". Dan seperti buku sebelumnya (5 cm), penjelasan tentang apa itu "2" baru didapatkan di halaman terakhir cerita ini.
Mas Donny selalu detail dalam bercerita. Jika di 5 cm dia meceri...more
MENAMPAR !
satu kata yang tepat nggambarin buku ini. salut sama mas donny yang bisa ngasih cerita dan kata2 yang bisa 'menampar' orang2. yang bisa sedikit membuka mata orang2 yang baca. mengaharukan banget ceritanya.jadi malu sendiri juga sama si Gusni. suka banget sama buku ini.
suka banget bukan berarti buku ini tanpa cela.
sebenernya saya agak nggak suka sama sebagian besar dialog yang ada di buku ini. buku ini jadi kayak sebuah skenario yang harusnya disampaiin sama seorang pemain sinetron.
sebe...more
satu kata yang tepat nggambarin buku ini. salut sama mas donny yang bisa ngasih cerita dan kata2 yang bisa 'menampar' orang2. yang bisa sedikit membuka mata orang2 yang baca. mengaharukan banget ceritanya.jadi malu sendiri juga sama si Gusni. suka banget sama buku ini.
suka banget bukan berarti buku ini tanpa cela.
sebenernya saya agak nggak suka sama sebagian besar dialog yang ada di buku ini. buku ini jadi kayak sebuah skenario yang harusnya disampaiin sama seorang pemain sinetron.
sebe...more
Buku ini nampaknya tidak sesukses yang "5 cm". Mungkin karena para pembaca "5 cm" sudah terlanjur berekspektasi tinggi dan berharap novel "2" ini paling tidak sama bagusnya dgn "5 cm".
Di bagian awal ceritanya cukup menyentuh. Tapi semakin ke tengah kesannya terlalu berlebihan. Kedua tokoh sentralnya rasa-rasanya terlalu "drama queen" dalam menyikapi hidup. Di lain pihak, novel ini mengandung inspirasi dan motivasi untuk pantang menyerah dan lagi-lagi Donny memasukkan semangat nasionalisme di sin...more
Di bagian awal ceritanya cukup menyentuh. Tapi semakin ke tengah kesannya terlalu berlebihan. Kedua tokoh sentralnya rasa-rasanya terlalu "drama queen" dalam menyikapi hidup. Di lain pihak, novel ini mengandung inspirasi dan motivasi untuk pantang menyerah dan lagi-lagi Donny memasukkan semangat nasionalisme di sin...more
Saya begitu bersemangat dengan buku baru ini. Alhamdulillah saya masih kebagian edisi Autographed copy. . hehe.
Warna merahnya benar2 membuat saya tertarik, dan angka 2 membuat saya begitu penasaran. Apalagi tagline buku ini, "saya berani mencintai, dan mencintai dengan berani" Wiiiih, keren kan?
Buku yang menceritakan perjuangan seorang gusni ini senada dengan cover berwarna merah buku ini. Menunjukkan semangat membara dan keyakinan teguh akan sesuatu yang kita percaya. Percaya pada diri sendiri,...more
Warna merahnya benar2 membuat saya tertarik, dan angka 2 membuat saya begitu penasaran. Apalagi tagline buku ini, "saya berani mencintai, dan mencintai dengan berani" Wiiiih, keren kan?
Buku yang menceritakan perjuangan seorang gusni ini senada dengan cover berwarna merah buku ini. Menunjukkan semangat membara dan keyakinan teguh akan sesuatu yang kita percaya. Percaya pada diri sendiri,...more
Reading 2 by @Donny5cm Big book, skipped most parts because it's boring.BUT this is an important book maybe for Indonesian children-teenager, in terms of teaching kids to work hard and dream. The storyline is in the calibre of children stories, not comparable to high quality contempary work such as Laskar Pelangi. I will save this book and lend it to someone much younger, a school kid maybe, while regretting the fact that I had a curiosity to buy it in the first place. If you're a literature rea...more
There are no discussion topics on this book yet.
Be the first to start one »
Share This Book
No trivia or quizzes yet. Add some now »
“Dan bermimpi saja tidak akan pernah cukup...Dan sebuah impian memang seharusnya tidak perlu terlalu banyak dibicarakan,tetapi diperjuangkan.”
—
41 people liked it
“Jangan sekali-kali meremehkan kekuatan manusia,karena Tuhan sekalipun tidak pernah.”
—
16 people liked it
More quotes…









view all 15 comments









