Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “Sebelas Patriot” as Want to Read:
Sebelas Patriot
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating
Open Preview

Sebelas Patriot

by
3.53  ·  Rating Details ·  1,585 Ratings  ·  219 Reviews
Sebelas Patriot adalah kisah yang menggetarkan dan sangat inspiratif tentang cinta seorang anak, pengorbanan seorang Ayah, makna menjadi orang Indonesia, dan kegigihan menggapai mimpi-mimpi.

Novel Sebelas Patriot adalah karya yang unik karena untuk mendapatkan seluruh impresi secara utuh dari karya ini mesti pula mendengarkan tiga buah lagu yang lirik dan aransemen musiknya
...more
Paperback, 112 pages
Published June 2011 by Bentang Pustaka (first published 2011)
More Details... edit details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Reader Q&A

To ask other readers questions about Sebelas Patriot, please sign up.

Be the first to ask a question about Sebelas Patriot

Community Reviews

(showing 1-30)
filter  |  sort: default (?)  |  Rating Details
Aveline Agrippina
Jul 14, 2011 Aveline Agrippina rated it it was ok
Shelves: novel
Kata Vince Lombardi, football is like life - it requires perseverance, self-denial, hard work, sacrifice, dedication and respect for authority. Setidaknya Ikal mengamini apa kata-katanya dalam cerita Sebelas Patriot ini.

Saya percaya, Andrea Hirata adalah penulis yang sangat narsis!

Sejak Laskar Pelangi, Sang Pemimpi, Edensor, Maryamah Karpov, Padang Bulan, Cinta dalam Gelas, dan Sebelas Patriot (serta Ayah -yang akan terbit), semuanya (hampir) bercerita tentang dirinya. Adakah kawan-kawan yang ta
...more
ijul (yuliyono)
----2,5 star

Aku masih, dan mungkin akan selalu, terpukau dengan kepiawaian seorang Andrea Hirata meracik karya-karya tulisnya. Aku selalu menganggap takarannya pas. Diksinya meyakinkan. Dan, selalu mampu menghanyutkanku dalam dentuman syahdu yang menggelorakan sanubariku.

Namun, semakin ke sini aku semakin tak yakin Andrea bisa lepas dari cangkang narsisme yang dipupuknya dari jaman Laskar Pelangi. Semua-mua ide hanya berasal dari cerita yang membesarkan namanya di kancah dunia sastra Indonesia.
...more
Ophan Bunjos
Jun 01, 2012 Ophan Bunjos rated it really liked it
Pernah lihat filem Escape To Victory, di mana lagenda bolasepak dunia dan Brazil, Pele berlakon di dalamnya? Pada saat2 akhir perlawanan ketika pasukan Jerman mendahului pasukan kelompok dunia, 4 - 3, Pele masuk sebagai pemain gantian dan berhasil menyamai kedudukan dengan tendangan basikalnya. Ketika itu seluruh penonton, dunia amnya bersorak seolah-olah mereka telah memenangi perang menumpaskan Jerman.

Seingat aku Indonesia pernah berhasil ke pusingan akhir Piala Dunia 1938 di Perancis, tetapi
...more
Ika Karunia Purnamasari
Jul 12, 2011 Ika Karunia Purnamasari rated it really liked it

menceritakan tentang hubungan anak dan ayahnya. Terkesan. Sederhana tapi dalam, dan gak nyangka, cerita bung andrea dramatis juga ya, tadinya kurang percaya seandainya tidak dicantumkan berbagai posenya demi hadiah untuk ayah tercinta, dimana dia rela menjadi buruh dalam perjalanan backpackernya. salute!

buku tipis bergizi, hanya 100 halaman, yang saya khatamkan diatas kereta ekonomi dalam perjalanan, mengesankan teman! tentang cinta anak kepada ayahnya, rakyat pada bangsanya dan kami (termasuk s
...more
Nazmi Yaakub
Sebelas Patriot karya Andrea Hirata melontarkan kisah Ikal dalam usaha untuk menggapai cita-cita menjadi pemain bola sepak kebangsaan.

Menariknya, cita-cita itu didasarkan pada sejarah ayahnya yang pernah menjadi ayam tambatan dalam sukan itu pada zaman penjajahan Belanda tetapi malangnya terbantut akibat penindasan dan kejahatan kuasa kolonial.

Novel ini tampil dalam bentuk novelet setebal 71 halaman ibarat membulatkan patriotisme pada bola sepak yang ditendang pada padang sastera dengan langgam
...more
Annisa Anggiana
Feb 20, 2013 Annisa Anggiana rated it it was ok
Penerbit : Bentang Pustaka

Tebal : 101 Halaman

“Cinta sepak bola adalah cinta buta yang paling menyenangkan” (Hal 88)

Ungkapan ini sungguh membawa saya ke masa-masa dimana saya menjadi penggila bola, saat kelas 1 SMA, setelah piala dunia 1998. Saya dan temen-temen satu geng bahkan masuk ke ekskul bola di sebagai manager recok. Kami mati-matian menjadi suporter tim kelas kami, walaupun kalah, tapi rasanya tim kelas kami tetap yang terhebat. Cinta sepakbola memang cinta buta.

Back to the book, membaca
...more
nazhsahaja
Sep 17, 2016 nazhsahaja rated it it was amazing  ·  review of another edition
Shelves: mygr2016
andrea adalah perakam waktu terbaik. dia tak perlu kamera slr model tercanggih untuk rakam memori memorinya, cukup dengan cara dia melihat segala yang berlaku di sekeliling lalu ditulis dengan hati yang penuh. itu sudah cukup mengesankan. ah, andrea memang dilahirkan magis. matanya, tangannya, cara fikirnya, cara dia memandang kehidupan yang serba kurang dengan cara yang sangat unik adalah sejenis anugerah tuhan kepada aku -buku bukunya seperti surga kecil buat kami.

buku ini adalah serpihan dari
...more
Nawfal Ahmad
Jul 11, 2016 Nawfal Ahmad rated it really liked it
Shelves: badai-2016
Ianya sebuah buku yang ringkas (seratus muka sahaja). Namun cukup bagus untuk melupakan sakit membaca novel Ayah. Ini kena dengan gaya beliau, diksinya menari dengan baik, meruntun jiwa, aku sangat empati dengan karakter ikal dan ayahnya. Tambah asyik, dengan tambahan yang seperti foto, basikal bonceng dan bola sepak kampung. Menjadikan ia cukup bagus.

Mungkin disebabkan aku terkesan dengan novel-novel beliau yang sebelum, aku juga turut empati dengan mereka. Mungkin.

Namun yang paling penting ada
...more
Septri Lediana
Mar 19, 2012 Septri Lediana rated it did not like it
Tentang Cinta dan Sepakbola

Andrea Hirata, novelis Tetralogi Laskar Pelangi menawarkan tema berbeda. Jika sebelumnya Andrea lebih banyak menceritakan tentang pendidikan, sekarang ia bercerita tentang olahraga : sepak bola. Hasilnya sebuah novel yang mampu membangkitkan kecintaan pada sepak bola sebagai wujud kecintaan pada bangsa. Dari judulnya, 'sebelas patriot' Andrea Hirata mengandaikan sebelas pemain dalam tim sepak bola bak patriot atau pahlawan yang memperjuangkan harkat dan martabat bangsa
...more
Nike
Jul 17, 2011 Nike rated it liked it
Shelves: koleksi
Diceritakan Ikal akhirnya mengetahui jika Ayahnya adalah seorang pemain sepakbola, lebih tepatnya pemain sayap kiri berbakat yang harus mundur karena pada saat itu (jaman penjajahan Belanda) ditentang oleh Belanda dan Ayah Ikal harus menerima semuanya. Ikal mengetahui hal tersebut karena sebelumnya melihat foto sang Ayah sedang memegang piala dan memakai pakaian sepakbola. Sejak saat itu Ikal bertekad ingin menjadi pemain junior PSSI, namun gagal.

Saya selalu salut kepada Andrea Hirata yang mampu
...more
Nufach
May 19, 2015 Nufach rated it liked it
Tentang Ayah. Apa yang membosankan ketika berbicara tentang ayah? Apalagi saat kita menjuluki ayah kita sebagai ayah terbaik seluruh dunia. Bukankah menjadi ayah akan menjadi kebanggaan besar seorang lelaki?

Dan Andrea Hirata pun merekam kekagumannya pada Ayahnya, lelaki Belitong, yang tak tahu baca tulis, tak tamat SD, hanya bekerja sebagai buruh di PT PN, kuli yang diiuji kesabarannya tidak naik pangkat saat temannya naik pangkat. Bukankah ini potret hidup yang sebagian besar kita temui di Indo
...more
Suzan Oktaria
Jul 28, 2011 Suzan Oktaria rated it liked it
Saya adalah salah satu dari sekian pecinta bola. Awalnya saya tidak menyukai permainan bola di Indonesia, namun berawal dari berkenalan dengan Sriwijaya FC di tahun 2006 dan hingga kini saya mencintai sepakbola Indonesia.

Apalagi kini sepakbola Indonesia sudah menjadi magnet yang sangat kuat bagi para penggila bola. Mulai dari AFF hingga kini Pra Piala Dunia. Semoaga Indonesia bisa berlaga di Piala Dunia 2014. Dan aku ingin ke Brazil.

Kembali ke buku ini, saya menikmati setiap bentuk kejenakaan,
...more
Adhi Glory (glory2go)
Sep 28, 2011 Adhi Glory (glory2go) rated it it was ok
Buat saya: ini novel sepakbola yang kurang nendang...

Cerita tentang ayah Ikal yang semasa penjajahan kolonial Belanda dulu adalah seorang pemain sepak bola berbakat dan, baginya, bermain sepak bola adalah salah satu bentuk perjuangan melawan penindasan Belanda.

Cerita tentang Ikal kecil yang berjuang untuk menjadi pemain sayap kiri junior PSSI demi mewujudkan impian ayahnya yang kandas.

Cerita tentang Ikal yang gagal menjadi pemain PSSI dan, setelah dewasa, dalam pengembaraannya ke Madrid, Spanyol
...more
Fariza
Jun 02, 2012 Fariza rated it it was amazing
Andrea Hirata nyata seorang pencerita yang baik. Kisah tiga beradik dimulai dengan penuh semangat malah ianya dikaitkan sebagai semangat nasionalis. Jika menang sepak bola berarti sudah menang menentang penjajah. Laungan Indonesia! Indonesia! Indonesia! menaikkan bulu roma saya. Saya terikut semangat!

Namun nyata saya sedikit terbawa rasa sayu sama seperti ikal tatkala tahu bahawa ayah kehilangan kepala lututnya kerana dipecahkan oleh penjajah Belanda ketika itu. Sepak Bola akhirnya jadi impian b
...more
Rahmadiyanti
Jul 05, 2011 Rahmadiyanti rated it liked it
Shelves: indonesian
Saya rasa sebagian besar pembaca buku-buku Andrea Hirata sepakat bahwa salah satu kekuatan Andrea adalah metafor-metafor jenaka yang banyak bertebaran di bukunya, meski kadang agak lebay ;D. Tapi tidak di buku ini. Tak banyak metafor-metafor jenaka tersebut, meski kejenakaan Andrea mengemas narasi tetap mengundang senyum (soal melatih kaki kiri misalnya)

Ceritanya sendiri seperti fragmen dari Laskar Pelangi. Ikal kecil bermimpi menjadi pemain sepak bola yang bermain untuk tim nasional, terutama s
...more
Sa`ad Ahyat Hasan
Aug 20, 2011 Sa`ad Ahyat Hasan rated it it was ok
Shelves: beli
Membosankan. Ada yang hilang dari sosok Andrea Hirata dalam novel ini.

Kisahnya, dramatisasinya, humornya, semuanya serba nanggung.

Saya merasa novel ini sengaja ditulis hanya untuk memenuhi permintaan pasar saja. Hal itu terlihat dari diksi Andrea Hirata yang terkesan sangat biasa dan tidak seperti biasanya.

Sama sekali tidak saya temukan nyawa Andrea Hirata di dalamnya.

Tidak seperti ketika Andrea Hirata menceritakan kisah Bu Muslimah bersama Laskar Pelanginya. Tidak seperti ketika Andrea Hira
...more
Nursih Dwi
Jul 16, 2011 Nursih Dwi rated it really liked it
Sepak bola, perlahan namun pasti, akan menjadi life style di Indonesia.

Bendera yang berkibar-kibar adalah PSIKOLOGI.
Mars penyemangat yang gegap gempita adalah SENI.
Orang-orang yang duduk di podium kehormatan adalah POLITIK.
Orang-orang berdasi yang sibuk dengan telepon genggam di belakang jajaran politisi itu adalah BISNIS.
Orang-orang yang berteriak-teriak sampai suaranya habis adalah KEIKHLASAN.
Para pemain menunduk untuk berdoa adalah AGAMA.
Penjaga gawang memeluk tiang gawang sebelum bertanding
...more
Probo Darono Yakti
Apr 20, 2015 Probo Darono Yakti rated it really liked it
Shelves: novel
Sebelas Patriot ini bercerita tentang kerja keras kesebelasan yang ia ikuti sejak kecil. Dengan kebulatan tekad, sang penulis menceritakan bagaimana akhirnya bisa mencapai level prestasi tim nasional dan membela bangsa di kancah internasional dengan Garuda yang hinggap di dada. Andrea Hirata juga berbicara banyak mengenai sepakbola, baik dari formasi, posisi pemain dan teknik permainan yang selalu ditekankan pelatihnya. Kebulatan tekad kuat yang telah diceritakan tadi akhirnya mengantarkan ...more
Vidi
Sep 01, 2011 Vidi rated it it was ok
To be honest, I expected quite more from this book and from Andrea Hirata. So it’s kinda disapointing. I expected something more deep, probably sharp critics on PSSI. I think it can be an 'ok' short story (a bit too long for a short story though) but way too short to be a novel.

The story (still) circulates around Ikal. It tells about Ikal’s passion for soccer game (and his dad, I guess). Some says that Andrea Hirata is a narcisstic writer. I say it’s fine to write a story based on personal exper
...more
Imas
Aug 21, 2011 Imas rated it liked it
Shelves: indonesia-buku
Masih bercerita tentang Ikal. Kecintaan ayahnya kepada bola dan kecintaan Ikal yang bersambung pada olahraga berebut bola ini. Termasuk perjuangan Ikal yang ingin membahagiakan ayahnya dengan bekerja keras mengumpulkan uang saat menggelandang diluar negeri. Tidak terlalu istimewa memang, mungkin ini kisah yang tertinggal dari serial Ikal sebelumnya. Karena pada buku-buku sebelumnya disebut Ikal bercita-cita ingin menjadi pemain bulu tangkis, ternyata sebelumnya ikal juga ingin menjadi pemain ...more
puti widya ekasani
Aug 09, 2011 puti widya ekasani rated it really liked it
tidak terlalu tebal, dilengkapi CD berisi 3 lagu yang membakar semangat.
entah sebenarnya apa yang aq suka, bukunyakah atau pengarangnya, terlalu subjektif,
tapi cerita tentang keluarga dan semangat selalu menarik,
bercerita tentang orang yang kita kagumi,
menemukan hal yang tiba-tiba baru kita sadari kehebatannya setelah beberapa waktu yang terlewat, menemukan hal baru.

ini meletup ^^

love andrea, hahaha :D
Nisah Haron
Jul 31, 2011 Nisah Haron rated it really liked it
Recommends it for: Andrea Hirata fans
Novel Andrea Hirata yang paling pendek yang pernah dibaca. Mungkin juga novel ini ialah sebuah cerpen yang panjang. Seperti biasa, Andrea Hirata pandai bermain dengan emosi. Kisah seorang lelaki (diri pengarang) yang minat bola dan minat kelab bola sepak Eropah - Real Madrid dan juga Luis Figo - dikaitkan dengan kasih sayang seorang ayah yang tak terucap, penjajahan Belanda ke atas Indonesia dan betapa semua itu terkait dengan patriotisme. Garapan ini menarik dan kemas.
Hae-nim
Jul 27, 2012 Hae-nim rated it liked it
Padang bola dan warna warninya adalah lukisan, perlawanan bola bak konsert, dengan pelbagai pemain muzik dan para penonton sebagai suara latar.

Integriti pemain, daya juang, dan semangat kesukanan, mereka perhatikan.

Slogan, lagu-lagu semangat dan pada iklan apa sahaja pemain kesayangannya sudah tampil adalah perincian yang sering tidak dipedulikan oleh penonton lelaki.

Patriotisma bukan hanya dengan menyanyikan lagu kebangsaan dan bicara politik yang tidak berkesudahan.

:)
Ira Nadhirah
Bukan peminat bola. Dan juga bukan lah peminat tegar Hirata. Buku-buku Hirata sebelum ini panjang meleret-leret. Tapi yang ini pendek. Adventure nya juga sedikit. Tapi, cara penceritaan dan olahan dari beliau tak pernah gagal buat aku rasa dunia ini sebenarnya indah walaupun keadaan hidupnya payah. Dia seakan-akan dapat melihat small gestures yang dapat membangkitkan semangat.
Hansyirah Takezur
Jan 23, 2016 Hansyirah Takezur rated it really liked it  ·  review of another edition
Buku tentang anak dan bapa yang sungguh mengesankan dan perkaitan mereka tentang bola sepak. Bola sepak bukanlah sekadar permainan sahaja, ia lebih daripada itu. Berjaya membuka mata aku tentang sukan bola sepak secara seluruhnya.
Syazwani Sajari
Berjinak-jinak dengan Andrea Hirata. Jalan cerita dan gaya bahasanya menarik alaupun ianya sudah diterjemahkan ke bahasa melayu. Tetapi cerita mengenai bola bukanlah minat aku
Fahd
Jul 03, 2011 Fahd rated it did not like it
Saya menyelesaikan buku ini dalam waktu yang terhitung cepat. Entah mengapa saya kesulitan menikmatinya. Saya masih bertanya-tanya. Banyak yang hilang dari Andrea.
Eveline
Nov 20, 2013 Eveline rated it it was amazing
lagi-lagi Andrea Hirata membuka mata saya, bahwa dibalik terkoyaknya negeri ini, masih banyak harapan yang terselubung.
Izzati Nur
Nov 10, 2012 Izzati Nur rated it it was amazing
Sesuai untuk penggila bola macam saya :) Melihat bola bukan sekadar bola, tempik sorai dll.
Moby F.
Jul 31, 2012 Moby F. rated it really liked it
Dan macam biasa Andrea Hirata selalu buat aku teringat pada ayah sendiri.
« previous 1 3 4 5 6 7 8 9 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »
  • Kitab Omong Kosong
  • Negara Kelima
  • Dari Datuk ke Sakura Emas
  • Manikam Kalbu
  • Nibiru dan Kesatria Atlantis
  • Selimut Debu
  • Madre: Kumpulan Cerita
  • Cerita Cinta Enrico
  • Kedai 1001 Mimpi: Kisah Nyata Seorang Penulis yang Menjadi TKI
  • Eliana (Serial Anak-Anak Mamak, Buku 4)
  • Oda Nobunaga
  • Perjalanan Sunyi Bisma Dewabrata
647438
Under a bright sunny sky, the three-day Byron Bay Writers’ Festival welcomed Andrea Hirata who charmed audiences with his modesty and gracious behavior during two sessions.

Andrea also attended a special event where he and Tim Baker, an Australian surfing writer, spoke to a gathering of several hundred school children. During one session, Andrea was on a panel with Pulitzer Prize winning journalis
...more
More about Andrea Hirata...

Share This Book



“Sejarah telah memperlihatkan semua hal tentang kerakusan, kesombongan, kekejaman, keikhlasan, pengorbanan, dan daya juang di mana semua orang dapat becermin. Namun tampaknya manusia lebih bernafsu membuat sejarah ketimbang belajar dari sejarah.” 25 likes
“Jika ada hal lain yang sangat menakjubkan di dunia ini selain cinta, adalah sepak bola.” 12 likes
More quotes…