reviews
Jul 31, 2011
Ksatria, Putri, dan Bintang Jatuh adalah novel pertama Dee yang saya baca.. Saya terpesona, tak sabar menunggu lanjutannya..
Tapi apa daya, mungkin benar yang dikatakan orang, jangan taruh ekspektasi yang berlebihan saat membaca sebuah sekuel.. Saya merasa mual dan melempar buku nya saat belum separuhnya saya selesaikan..
Saya memutuskan untuk cuti..
Dari semua buku karya Dee..
Tak pernah lagi saya sentuh..
Sampai sebuah tawaran buku gratis dari ijul y More...
Tapi apa daya, mungkin benar yang dikatakan orang, jangan taruh ekspektasi yang berlebihan saat membaca sebuah sekuel.. Saya merasa mual dan melempar buku nya saat belum separuhnya saya selesaikan..
Saya memutuskan untuk cuti..
Dari semua buku karya Dee..
Tak pernah lagi saya sentuh..
Sampai sebuah tawaran buku gratis dari ijul y More...
31 comments
like
(7 people liked it)
Nov 26, 2011
#2011-33#
madre, dari bahasa spanyol berarti ibu. Entah apa yang membuat nenek Lakshmi yang India, pencipta madre ini menamakannya demikian. Mungkin karena madre adalah ibu dari semua adonan roti Tan de Bakker.
Tapi kenapa dari bahasa spanyol? Ada kenangan maniskah dengannya? Kenapa tidak dari bahasa India, dari tempat moyang Lakshmi berada?
madre, yang diwariskan ke tangan Tansen, dan menitipkan dirinya sendiri untuk dipertaruhkan, apakah ia hidup dengan Tansen, atau More...
madre, dari bahasa spanyol berarti ibu. Entah apa yang membuat nenek Lakshmi yang India, pencipta madre ini menamakannya demikian. Mungkin karena madre adalah ibu dari semua adonan roti Tan de Bakker.
Tapi kenapa dari bahasa spanyol? Ada kenangan maniskah dengannya? Kenapa tidak dari bahasa India, dari tempat moyang Lakshmi berada?
madre, yang diwariskan ke tangan Tansen, dan menitipkan dirinya sendiri untuk dipertaruhkan, apakah ia hidup dengan Tansen, atau More...
21 comments
like
(2 people liked it)
Sep 23, 2011
Madre.. Tidak pernah terbayangkan cerita tentang roti pun bisa sangat menarik. I just can't put it down.. Tidak ada inspirasi, itu yang selalu menjadi alasan ketika saya ingin menulis. Tapi buku ini... Ah, sungguh menginspirasi dan buku ini adalah buku Dee pertama yang berhasil saya mengerti.
Madre, lebih dari sekadar bicara tentang roti. Ini adalah passion. Seperti passion Tan dan Lakhsmi kepada roti, passion Tansen kepada kebebasan, dan passion Dee kepada menulis.
Konyol mungkin mend More...
Madre, lebih dari sekadar bicara tentang roti. Ini adalah passion. Seperti passion Tan dan Lakhsmi kepada roti, passion Tansen kepada kebebasan, dan passion Dee kepada menulis.
Konyol mungkin mend More...
2 comments
like
(2 people liked it)
Dec 09, 2011
Madre adalah kumpulan prosa dan puisi yang dibuat oleh Dewi Lestari. Beberapa bagian dari buku ini telah saya baca jauh-jauh hari sebelumnya di blog beliau. Dibandingkan dengan buku sebelumnya: supernova, madre tergolong bacaan ringan yang bisa dibaca kapan aja dimana aja, hehe.
Saya tidak memiliki gambaran apapun tentang Madre jika hanya melihat covernya.Ide madre ini begitu jenius. Hal sederhana yang jarang sekali diangkat ke permukaan oleh penulis lain. Dan tahukah engkau kawan? Madre it More...
Saya tidak memiliki gambaran apapun tentang Madre jika hanya melihat covernya.Ide madre ini begitu jenius. Hal sederhana yang jarang sekali diangkat ke permukaan oleh penulis lain. Dan tahukah engkau kawan? Madre it More...
Oct 23, 2011
Madre adalah kumpulan prosa dan puisi yang dibuat oleh Dewi Lestari selama 5 tahun ke belakang. Cerita yang menjadi judul buku ini, Madre, merupakan kisah tentang seorang laki-laki yang baru mengetahui bahwa dia adalah keturunan tukang roti setelah seorang pria Tionghoa tua bernama Tan meninggal. Dari situ, dia bertemu dengan orang-orang Tan de Bakker dan juga "Madre", sebuah biang roti yang menjadi pivot utama cerita pendek ini. Selain Madre, ada juga cerita "Layang-layang"
More...
Sep 25, 2011
Note: ini adalah buku pinjaman yang kemudian dihibahkan sama pemiliknya, hehehe
Dibandingkan dengan karya Dee lainnya, Madre bukan dibuat sebagai buku yang menyuarakan idealisme sebagaimana buku Dee yang lain, tetapi lebih tampak seperti dibuat karena ide yang mengganjal di pikiran saja. Tidak dikembangkan, pokoknya selesai. Bahkan Filosofi Kopi yang banyak minusnya itu, dalam beberapa hal lebih baik daripada buku ini.
Ambil misalnya kisah utama di buku ini yang sekaligus dijad More...
Dibandingkan dengan karya Dee lainnya, Madre bukan dibuat sebagai buku yang menyuarakan idealisme sebagaimana buku Dee yang lain, tetapi lebih tampak seperti dibuat karena ide yang mengganjal di pikiran saja. Tidak dikembangkan, pokoknya selesai. Bahkan Filosofi Kopi yang banyak minusnya itu, dalam beberapa hal lebih baik daripada buku ini.
Ambil misalnya kisah utama di buku ini yang sekaligus dijad More...
9 comments
like
(1 person liked it)
Sep 23, 2011
Madre, salah satu karya Dee yang saya tunggu. Setelah saya melewatkan seri Supernova, dan membaca Rectoverso, sebagai langkah awal perkenalan dengan karya-karya Dee.
Madre : Tansen Wuisan, lelaki bebas, hidup di Bali, ibunya telah meninggal saat melahirkannya, ayahnya memberinya kebebasan hidup atau dengan kata lain mengacuhkannya. Tansen pergi ke Jakarta. Ke sebuah acara pemakaman, yang dia sendiri tak tahu siapa yang dimakamkan. Dia datang jauh-jauh karena orang yang baru saja dimakam More...
Madre : Tansen Wuisan, lelaki bebas, hidup di Bali, ibunya telah meninggal saat melahirkannya, ayahnya memberinya kebebasan hidup atau dengan kata lain mengacuhkannya. Tansen pergi ke Jakarta. Ke sebuah acara pemakaman, yang dia sendiri tak tahu siapa yang dimakamkan. Dia datang jauh-jauh karena orang yang baru saja dimakam More...
Sep 21, 2011
Tulisan tangan Dee, selalu mengingatkan saya pada gaya penulisan salah seorang sahabat saya Dian (Bunda Kaylia). Lugas namun dibalut rangkaian kata yang sangat indah dan tidak "pasaran".
Ini salah satu contohnya :
Aku hanya mengangguk. Hujan menggulung semua suara. Percuma bicara.
"Hujan menggulung semua suara" adalah pemilihan kata yang manis dan tidak biasa. Jarang sekali aku menemukan kalimat ini dalam tangan penulis lain.
Salah satu kelebi More...
Ini salah satu contohnya :
Aku hanya mengangguk. Hujan menggulung semua suara. Percuma bicara.
"Hujan menggulung semua suara" adalah pemilihan kata yang manis dan tidak biasa. Jarang sekali aku menemukan kalimat ini dalam tangan penulis lain.
Salah satu kelebi More...
Sep 05, 2011
Saya tidak tahu apa sebabnya, tapi saya tidak merasa euphoria kenikmatan (yang banyak diceritakan teman-teman di situs jejaring sosial) mengenai kumpulan cerpen ini.
Buku kumpulan cerpen ini merupakan karya ketujuh dari Dee atau Dewi Lestari, bertajuk Madre yang juga merupakan judul dari cerpen pembuka buku ini. Cerita yang sederhana, tentang seorang Tansen yang bebas, yang kehidupannya berubah 180 derajat ketika menerima wasiat dari seseorang yang tidak dikenalnya. Wasiat yang aneh s More...
Buku kumpulan cerpen ini merupakan karya ketujuh dari Dee atau Dewi Lestari, bertajuk Madre yang juga merupakan judul dari cerpen pembuka buku ini. Cerita yang sederhana, tentang seorang Tansen yang bebas, yang kehidupannya berubah 180 derajat ketika menerima wasiat dari seseorang yang tidak dikenalnya. Wasiat yang aneh s More...
Sep 03, 2011
MADRE
Madre, buku yang berisi puisi dan prosa karya Dewi Lestari, telah habis saya baca dalam hitungan jam. Ada beberapa kisah (prosa) dan kontemplasi puisi dalm buku yang nggak terlalu tebal tersebut.
Secara umum, saya suka karena memang saya penyuka Dee’s work. Tapi secara kritis saya menyukai tidak semua karya yang ada disitu. Prosanya saya suka semua karena lebih mengena dalam artian lebih mudah bagi saya mencerna apa maksud Mbak Dee – walau tetap saja namanya Dee More...
Madre, buku yang berisi puisi dan prosa karya Dewi Lestari, telah habis saya baca dalam hitungan jam. Ada beberapa kisah (prosa) dan kontemplasi puisi dalm buku yang nggak terlalu tebal tersebut.
Secara umum, saya suka karena memang saya penyuka Dee’s work. Tapi secara kritis saya menyukai tidak semua karya yang ada disitu. Prosanya saya suka semua karena lebih mengena dalam artian lebih mudah bagi saya mencerna apa maksud Mbak Dee – walau tetap saja namanya Dee More...
Aug 14, 2011
Selama membaca Madre, saya teringat toko roti di bilangan Jakarta Pusat yang sepertinya ada brand Tionghoanya juga. Saya suka sekali makan roti dari toko roti itu. Ya, selama membaca Madre, saya secara personal membayangkan memakan roti-roti enak itu. Kisahnya sederhana, menggelitik, jenaka, dan aneh. Unik.
'Kenapa saya tidak bisa menulis seperti itu? Bukankah saya juga punya pengalaman mengunjungi toko roti yang mirip-mirip di Jakarta Kota, pula?' Hal itu yang terpikirkan seselesainy More...
'Kenapa saya tidak bisa menulis seperti itu? Bukankah saya juga punya pengalaman mengunjungi toko roti yang mirip-mirip di Jakarta Kota, pula?' Hal itu yang terpikirkan seselesainy More...
Jul 31, 2011
Dee memang punya kekuatan kata-kata yang bisa menawan mata untuk terus membaca dari mulai kata pertama. Ditambah lagi, kekuatan Dee adalah tema yang diangkat adalah tema-tema ringan dan keseharian. Secara khusus dalam buku ini, diangkat tema keluarga, cinta, Tuhan, persahabatan, dsb.
Ada 13 karya, termasuk prosa, puisi dan cerpen. Semuanya keren, indah, bikin kecanduan. (Aku habis baca semua cukup sehari ini) Bahkan bisa kubilang, aku lebih suka ini dibandingkan Filosofi Kopi. Entah k More...
Ada 13 karya, termasuk prosa, puisi dan cerpen. Semuanya keren, indah, bikin kecanduan. (Aku habis baca semua cukup sehari ini) Bahkan bisa kubilang, aku lebih suka ini dibandingkan Filosofi Kopi. Entah k More...
Jul 30, 2011
Setelah sekian lama menunggu saat membacanya (yang tertunda cukup lama), saya sudah cukup banyak membaca kesan dan spoiler dari pembaca lain. Dengan bekal tersebut saya sudah berpikir akan tak ada surprise lagi. Namun ternyata saya tetap merasa terkejut untuk kesekian kalinya dengan tulisan Dee.
Setelah menyukai Rectoverso, Filosofi Kopi, dan Perahu Kertas (Supernova saya rasa terlalu berat untuk saya), ternyata Madre tak mengecewakan.
Favorit saya Madre, cerpen ini unik dan dituturkan d More...
Setelah menyukai Rectoverso, Filosofi Kopi, dan Perahu Kertas (Supernova saya rasa terlalu berat untuk saya), ternyata Madre tak mengecewakan.
Favorit saya Madre, cerpen ini unik dan dituturkan d More...
Jul 26, 2011
Madre adalah sebuah kebetulan yang terencana di waktu senggang, sebelum teringat akan buku tipis ini tanganku sudah lebih dahulu menggenggam The Naked Traveller part 3, sambil membayangkan perjalanan-perjalanan seru yang akan kubaca.. Namun seolah ada yang memukul batok kepalaku, kata #madre tiba-tiba muncul dan seolah menagih janji yang ku ucapkan di jejaring twitter, dan mataku berputar mencari buku ini. aku keluar dengan madre ditangan tanpa the naked traveller 3, (she can wait i knew it).. S
More...
Jul 20, 2011
Madre terdiri dari 13 karya fiksi dan prosa pendek yang ditulis oleh Dewi Lestari atau Dee dalam kurun waktu sekitar lima tahun. Cara bertutur dalam cerita non-prosa-nya cukup renyah, mengingatkan pembaca pada Perahu Kertas, novel roman Dee yang terbit sebelum buku kumpulan cerita ini.
Bagiku pribadi, prosa-prosa pendek Dee terasa membingungkan dan menghilangkan minat untuk digali lebih dalam.
Sedangkan cerita-cerita yang formatnya lebih panjang, memiliki karakter tokoh-tokoh p More...
Bagiku pribadi, prosa-prosa pendek Dee terasa membingungkan dan menghilangkan minat untuk digali lebih dalam.
Sedangkan cerita-cerita yang formatnya lebih panjang, memiliki karakter tokoh-tokoh p More...
0 comments
like
(2 people liked it)
Jul 16, 2011
Tiga setengah bintang untuk isi buku ini, tapi saya genapkan menjadi empat bintang karena cover bukunya yang menarik.
Saya sangat mengagumi hampir semua karya-karya Dee, tadinya saya kira kumpulan cerita atau prosa ini akan sama isinya dengan Rectoverso, kumcer Dee sebelumnya yang belum lama saya baca yang terus terang agak mengecewakan saya, jadinya saya tidak mematok ekspektasi yang terlalu tinggi untuk buku ini.
Tetapi, ketika saya baca, saya suka! Cerita favorit saya t More...
Saya sangat mengagumi hampir semua karya-karya Dee, tadinya saya kira kumpulan cerita atau prosa ini akan sama isinya dengan Rectoverso, kumcer Dee sebelumnya yang belum lama saya baca yang terus terang agak mengecewakan saya, jadinya saya tidak mematok ekspektasi yang terlalu tinggi untuk buku ini.
Tetapi, ketika saya baca, saya suka! Cerita favorit saya t More...
Jul 10, 2011
‘Madre’ dari Madre Dee
Tidak perlu karya yang rumit dan canggih untuk bisa mengangkat kita ke ‘level yang lebih tinggi’. Itulah yang saya rasakan ketika membaca Madre (2011), sebuah antologi terbaru dari Dewi “Dee” Lestari. Sekumpulan cerita dan prosa dalam Madre, dengan caranya yang misterius seperti wasiat Tan untuk Tansen, mengangkat saya ke level yang lebih tinggi; terutama ihwal kesadaran dan cara pandang mengenai hidup, cinta, dan Tuhan. Madre membuat saya belajar untuk le More...
Tidak perlu karya yang rumit dan canggih untuk bisa mengangkat kita ke ‘level yang lebih tinggi’. Itulah yang saya rasakan ketika membaca Madre (2011), sebuah antologi terbaru dari Dewi “Dee” Lestari. Sekumpulan cerita dan prosa dalam Madre, dengan caranya yang misterius seperti wasiat Tan untuk Tansen, mengangkat saya ke level yang lebih tinggi; terutama ihwal kesadaran dan cara pandang mengenai hidup, cinta, dan Tuhan. Madre membuat saya belajar untuk le More...
0 comments
like
(12 people liked it)
Jul 09, 2011
Sebenarnya nggak bermaksud melahap habis buku ini hari ini. Tapi pagi-pagi baca satu puisi, satu cerpen, keterusan sampai habis dalam beberapa jam saja.
Buku ini punya feel yang beda dari Rectoverso. Rectoverso terasa lebih personal, walau di sini pun banyak cerita yang punya feel kayak jurnal pribadi. Mungkin karena dalam Madre, saya merasa lebih banyak perenungan dan eksplorasi diri, dibanding curahan hati :) which I appreciate as wisdom. Not that I don't like that feeling of reading More...
Buku ini punya feel yang beda dari Rectoverso. Rectoverso terasa lebih personal, walau di sini pun banyak cerita yang punya feel kayak jurnal pribadi. Mungkin karena dalam Madre, saya merasa lebih banyak perenungan dan eksplorasi diri, dibanding curahan hati :) which I appreciate as wisdom. Not that I don't like that feeling of reading More...
0 comments
like
(1 person liked it)
Jul 08, 2011
Sudah dua tahun berselang sejak terakhir kali aku membeli karya Dee yang juga merupakan kumpulan cerita berbalut lagu soundtrack untuk tiap judulnya, Recto Verso. Keakrabanku dengan karya-karyanya memang belum seberapa jika dibanding dengan kedekatanku dan karya-karya penulis lain, namun sensasi tiap kali membaca tulisan dan rangkaian kata-kata yang mengalir di dalamnya selalu sama, dan akrab. Sensasi yang hanya mampu dihadirkan oleh pesona seorang Dee. Sensasi yang juga hadir di tengah penelusu
More...
Jul 03, 2011
gara2 follow twitternya dee jadi tahu kalo ada buku barunya dee mau keluar. dan buru2 pesen di toko buku online begitu pre-order dibuka. dapet buku bertanda tangan dee ;) plus gantungan kuncinya.
gw sukaaaa sama buku yang ini. jauh lebih suka dibandinh filosofi kopi atau rectoverso. yang ini ga segalau rectoverso, tapi bisa bikin galau juga sih :p
seneng bagaimana kali ini isi cerita2 pendeknya membuat gw pengen banget jadi salah satu tokoh di ceritanya itu. sesuatu yang jarang More...
gw sukaaaa sama buku yang ini. jauh lebih suka dibandinh filosofi kopi atau rectoverso. yang ini ga segalau rectoverso, tapi bisa bikin galau juga sih :p
seneng bagaimana kali ini isi cerita2 pendeknya membuat gw pengen banget jadi salah satu tokoh di ceritanya itu. sesuatu yang jarang More...
Jul 16, 2011
Saya adalah penikmat cerita bukan Puisi, jadi alasan saya kenapa memberikan 4 bintang di sini adalah karena saya hanya bisa menikmati kumpulan2 cerita dari dee tapi tidak puisinya...Puisinya oke sih tapi yah balik lagi karena saya ngga suka puisi jadi yah gitu deh :P
Madre dan Menunggu Layang-Layang.
2 cerita yang sangat saya sukai dari buku ini.
Madre...
awal tau kalo dee akan mengeluarkan buku dan salah satunya ada cerita pendek berjudul Madre, saya yang pada saat itu More...
Madre dan Menunggu Layang-Layang.
2 cerita yang sangat saya sukai dari buku ini.
Madre...
awal tau kalo dee akan mengeluarkan buku dan salah satunya ada cerita pendek berjudul Madre, saya yang pada saat itu More...
Jul 03, 2011
Madre itu Apa?
Menyenangkan. Menginspirasi. Memotivasi.
Apa jadinya jika seorang cowok serampangan dengan kaos compang-camping dan jins belel sobek di sana-sini mendadak mendapat warisan dari orang yang sama sekali tak dikenalnya? Kaget? Tak percaya? Shock? Itulah yang dialami Tangsen. Apalagi ketika ia tahu apa rupa harta warisan yang ditinggalkan almarhum misterius itu.
Aku tak pernah biasa (lagi) membaca kumpulan cerpen (dan prosa) saat sekarang. Entahlah, mun More...
Menyenangkan. Menginspirasi. Memotivasi.
Apa jadinya jika seorang cowok serampangan dengan kaos compang-camping dan jins belel sobek di sana-sini mendadak mendapat warisan dari orang yang sama sekali tak dikenalnya? Kaget? Tak percaya? Shock? Itulah yang dialami Tangsen. Apalagi ketika ia tahu apa rupa harta warisan yang ditinggalkan almarhum misterius itu.
Aku tak pernah biasa (lagi) membaca kumpulan cerpen (dan prosa) saat sekarang. Entahlah, mun More...
18 comments
like
(9 people liked it)
Sep 20, 2011
Dee ini merupakan penulis yang membuat saya cukup penasaran. Dulu saya sempat rajin mengikuti blognya -saya sangat suka puisi buatannya, yg beberapa dimuat di buku madre ini-. Dee ini penulis yang 'mikir' banget gitu, saya ngeliatnya sebagai orang yang meraba-raba dan terus mencari esensi kehidupan..tapi mungkin saking dangkalnya cara saya berpikir, saya GA NGERTI apa yang ingin dia ceritakan di kumpulan cerita ini. Ada madre, yg berkisah ttg bibit roti, yang setelah saya baca membuat saya berpi
More...
Aug 17, 2011
Tiga belas cerita tentang takdir, persahabatan, kelahiran, mimpi, keinginan dan, tentu saja, cinta. Singkat kata, tentang kehidupan. Renungan Dee dalam buku ini juga menyinggung tentang Tuhan dan Reinkarnasi.
Madre membuat saya iri dengan gairah yang ditimbulkan oleh cinta terhadap apa yang kita kerjakan. Beruntunglah orang yang berada pada pekerjaan yang mereka cintai dan percaya bahwa pekerjaan bukanlah hanya untuk uang. Madre ditulis dalam bentuk prosa yang terlalu panjang unt More...
Madre membuat saya iri dengan gairah yang ditimbulkan oleh cinta terhadap apa yang kita kerjakan. Beruntunglah orang yang berada pada pekerjaan yang mereka cintai dan percaya bahwa pekerjaan bukanlah hanya untuk uang. Madre ditulis dalam bentuk prosa yang terlalu panjang unt More...
Jul 21, 2011
Sudah cukup lama saya menunggu karya baru Dee. Senang rasanya buku barunya yang berjudul Madre ini sudah ditangan dan saya lalap habis kurang dari satu jam. Hehe. Buku ini ternyata adalah kumpulan 13 campuran cerpen dan puisinya Dee antara tahun 2006 – 2011.
Secara overall saya merasa jauh lebih dahsyat Rectoverso daripada Madre. Di Rectoverso hampir di setiap kisah saya merasa terseret masuk ke dalam dunia ciptaan Dee. Namun Madre ini cukup mengobati rasa kangen saya terhadap karya-kar More...
Secara overall saya merasa jauh lebih dahsyat Rectoverso daripada Madre. Di Rectoverso hampir di setiap kisah saya merasa terseret masuk ke dalam dunia ciptaan Dee. Namun Madre ini cukup mengobati rasa kangen saya terhadap karya-kar More...
Dec 27, 2011
Pertama kalinya baca buku Dee dan kumpulan ceritanya, saya terkesan. Pemilihan kata yang bagus, ada beberapa kalimat yang tidak diceritakan secara gamblang, melainkan membuat pembaca harus mengerti dengan sendirinya apa yang tersirat di dalamnya. Wow.
Cerita pertama: Madre.
Tansen Wuisan, hidup semerawutan di Bali, kerja tidak tetap, “diwariskan” sebuah alamat yang merujuk pada toko roti tua di Jakarta—oleh almarhum Tan, yang bahkan tak dikenalnya sama sekali. Toko roti tu More...
Cerita pertama: Madre.
Tansen Wuisan, hidup semerawutan di Bali, kerja tidak tetap, “diwariskan” sebuah alamat yang merujuk pada toko roti tua di Jakarta—oleh almarhum Tan, yang bahkan tak dikenalnya sama sekali. Toko roti tu More...
Sep 18, 2011
Madre by Dee is sweet and able to stuff us, readers, just like a piece of blackforest =) It is an anthology of her works within the last five years, contains some prose and poems. Personally, I like 'Madre' the most, the first prose that begins the book, its light and fast story made me hard to put it down until I finish read it. I never read Dee's book before, so this is my first Dee's. From this book, I can see that Dee is the supporter for reincarnation theory, which I do not believe in that
More...
Sep 14, 2011
I always love how Dee pick her characters in this book. They could be anyone, yet they have some common: all of them are looking for something precious for them. Once they've found it, they hold onto it until the end. Well, until the story end at least...
Like in my favorite two short story in this book: Madre and Menunggu Layang-layang.
Madre is a story about Tansen and his struggle to rewrite his own history. Suddenly, he is facing option that he has never thought about. More...
Like in my favorite two short story in this book: Madre and Menunggu Layang-layang.
Madre is a story about Tansen and his struggle to rewrite his own history. Suddenly, he is facing option that he has never thought about. More...
Jul 11, 2011
Saya adalah followernya @DeeLestari di twitter, tapi baru ngeh kalau Dee sudah menerbitkan buku terbarunya (lagi-lagi) dari Mas Wawan. Setelah mengintip promo pre-order di kutukutubuku sekaligus mengecek ketersediaan dana khilaf di rekening, akhirnya terjadilah transaksi buku ini di kutukutubuku.
Ketika melihat sampul Madre untuk pertama kalinya, saya tidak memiliki gambaran apapun tentang isi buku ini (pppsstt, waktu itu saya belum membaca resensi-nya), yang saya tahu Madre itu kumpul More...
Ketika melihat sampul Madre untuk pertama kalinya, saya tidak memiliki gambaran apapun tentang isi buku ini (pppsstt, waktu itu saya belum membaca resensi-nya), yang saya tahu Madre itu kumpul More...
Jul 22, 2011
Udah lama banget saya ga baca kumcer, jadi sekalinya baca, langsung excited. Sebenernya disebut kumcer juga kurang tepat, secara cuma ada 5 cerpen. Sisanya puisi dan prosa singkat.
Ini pertama kali saya baca karya Dee. Selama ini Dee identik dengan bahasa nyastra dan isi yang "berat" (kecuali Perahu Kertas), makanya saya males bacanya ;p Perahu Kertas pun yang kata orang ringan dan ngepop banget, ga menarik perhatian saya. Tapi lain dengan Madre ini. Promosi besar-besaran di t More...
Ini pertama kali saya baca karya Dee. Selama ini Dee identik dengan bahasa nyastra dan isi yang "berat" (kecuali Perahu Kertas), makanya saya males bacanya ;p Perahu Kertas pun yang kata orang ringan dan ngepop banget, ga menarik perhatian saya. Tapi lain dengan Madre ini. Promosi besar-besaran di t More...
