Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “Sitti Nurbaya: A Love Unrealized” as Want to Read:
Sitti Nurbaya: A Love Unrealized
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating
Open Preview

Sitti Nurbaya: A Love Unrealized

by
3.64 of 5 stars 3.64  ·  rating details  ·  1,225 ratings  ·  96 reviews
First published in 1922, the novel "Sitti Nurbaya: A Love Unrealized," by Marah Rusli, retains the poignancy that made it a modern Indonesian classic. In terms of its social impact in what was then the Dutch East Indies, "Sitti Nurbaya" may be compared to "Uncle Tom's Cabin" in the ante-bellum United States. Even to this day, the issues of injustice and indignities suffere ...more
Paperback, English Edition, 294 pages
Published 2009 by Lontar Foundation (first published 1922)
more details... edit details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Reader Q&A

To ask other readers questions about Sitti Nurbaya, please sign up.

Be the first to ask a question about Sitti Nurbaya

This book is not yet featured on Listopia. Add this book to your favorite list »

Community Reviews

(showing 1-30 of 1,972)
filter  |  sort: default (?)  |  rating details
Michiyo 'jia' Fujiwara
Romeo and Julietnya Indonesia, Roman dan Tragedi kisah anak manusia bertempat di kota Padang tahun 1896, Sepasang remaja anak dari bangsawan Sam/Samsulbahri/Sjamsulbahri, 18 tahun anak dari Sutan Mahmud Syah, seorang penghulu di Padang dan Nur/Sitti Nurbaya/Sitti Noerbaja, 15 tahun anak dari Baginda Sulaiman saudagar kaya, mereka berdua adalah tetangga sekaligus teman satu sekolah. Mereka mulai jatuh cinta, takdir memisahkan mereka, mereka bersatu kembali, takdir memisahkan mereka untuk selamany ...more
Robert
Sebuah buku klasik paling populer dari kesusastraan lama Indonesia. Saya membacanya waktu kelas 1 SMA. Isi ceritanya sangat bagus sekali, meskipun terlihat perbedaan yang terlalu jelas antara karakter antagonis dengan protagonis. Datuk Maringgih digambarkan sebagai tokoh yang berperawakan buruk rupa, culas, dengki, mata keranjang, suka menghalalkan segala cara, mata duitan, pelit, tetapi juga merupakan saudagar kaya dengan kelakuannya yang kampungan. Andai kepalanya sendiri bisa dijual mahal, ba ...more
cindy
Di pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia, buku ini bagai buku wajib yang harus dihafalkan. Benar, DIHAFALKAN judulnya, nama pengarangnya, temanya, dll, dll. Tapi jarang sekali ada guru bahasa yang mewajibkan murid-muridnya untuk benar-benar membacanya, halaman demi halaman. Jadi, sampai sekarang, kalau ada anak SMA --sekarang sudah gak ada ya, sudah ganti SMU??-- yang ditanyai apa isi buku ini, saya jamin 99% akan menjawab kawin paksa, titik.

Padahal buku ini menuliskan banyak sekali hal selain i
...more
Kana Haya
this story is identical with arranged-marriage. however, the main idea isn't about it. however, it is siti nurbaya herself who accept datuk mariggi's proposal. so where the arrangement for the marriage, actually?

somehow, i dont like what siti nurbaya did by marrying datuk. but its a choice. and it makes my rate lose one star from "i really like it" to only "i like it"
Hasanuddin
Putus cinta tidak harus mengorbankan segalanya, termasuk bangsanya sendiri...
Marchel
It tells about the people of minang and all their tradition. Especially, a unique and unmoral behaviour to force a father's will to his daughter to marry someone else. It's because the father had a lot of debt to that person.
Bayuachmed Maulana
Cerita yang sangat memukau untuk sebuah karya sastra yang mampu bertahan di beberapa zaman, sungguh novel ini sepertinya akan tetap abadi di hati para penggemar sastra.
Semua kalangan menurut saya sudah memahami atau paling tidak pernah mendengar kisah kasih tak sampai Sitti Nurbaya dan Samsulbahri ini. Ceritanya bermula dari persahabatan Sam dan Nur semenjak mereka masih kecil, mereka adalah anak-anak dari orang kaya dan terhormat di Padang,yang mana Sam adalah anak dari seorang Penghulu yang b
...more
Stefanus Irawan
Sangat modern untuk penulis sezamannya. Mengkritisi peran kaum wanita yang tidak dianggap di masyarakat Padang, kebudayaan yang sudah saatnya ditinggalkan, dan sedikit bumbu sejarah yang menarik di dalamnya.

Buku ini juga sekaligus meluruskan persepsi yang sudah-sudah bahwa Nurbaya tidaklah dijodohkan oleh orangtuanya dengan sengaja lalu dia bunuh diri karena pernikahannya yang tidak membahagiakannya.

Sebagai perhatian, ini bukanlah buku dengan akhir yang berbahagia. Anda akan merasa bahwa pembala
...more
ice
Cukup menarik untuk dibaca...
agar kita nggak asal bilang...'kayak zaman Siti Nurbaya ajaaaaaaa'
Abieffendi
Saya tidak mengerti pada pendapat yang mengatakan novel ini begitu menjemukkan, katanya.

Saya mendapati novel ini begitu menarik sedari awal hingga akhirnya. Selain kisah tragis percintaan yang ada pada buku ini, yang meninggalkan sesak di dada ketika harus menutup lembaran akhir buku, keunikan cinta-cintaan antara Samsulbahri dan Sitti Nurbaya yang penuh dengan pantun dan puisi pun menarik bagi saya. Selain itu, dikarenakan ini karya anak negeri yang menjadi cermin bangsa ini pada masa itu, maka
...more
Rini
Ini salah satu buku yg diijinkan oleh bapakku utk dibaca di dpn hidungnya wkt jaman aku sekolah. (aku gak boleh baca buku cerita/komik masa sekolah)
Bacanya hati2 bgt, selain covernya udah ilang, halamannya jg udah gak rapi lg, bahasanya jg sangat berbeda dgn yang sering aku gunakan di sekolah (bacanya pas SD).

Aku yg sgt suka dengan "hepi ending" (maklum msh kecil), kaget wkt selesai baca buku ini dan jd gak suka. Mikir, apa ada org yg bernasib sama spt siti dan syamsul di dunia ini (maklum, msh
...more
Ira Book Lover
Bukan zaman Sitti Nurbaya...Tiap dengar itu saya pikir Sitti Nurbaya memang dipaksa dijodohin sama orang tuanya. Dulu pas baca buku ini waktu SMP, saya baru tau, ternyata Sitti Nurbaya tidak dipaksa kawin kok, dia cuma...ngg...terpaksa.

Kasian banget ya Nurbaya sama Samsulbahri. Kurang apa lagi coba. Sudah cakep dua-duanya. Masa depan tampak terbentang indah di hadapan mereka. Tapi, apalah daya. Betul-betul kasih tak sampai ini namanya *tepoktepok air mata di pipi.

Sitti Nurbaya ini dulu difilmkan
...more
Cynthia Kosasih
Tau gasih? Dari kecil sampe kelas 3 smp kemaren, saya taunya Sitti Nurbaya DIPAKSA menikah (alias dijodohkan) sama Datuk Maringgi..
Eh ternyata, ceritanya gak gitu..-__-" Sitti Nurbaya ikhlas kok nikah sama dia demi bapaknya U.U
Jadi banyak orang di Indonesia ini salah kaprah.. Wkwkwkwk
Gambaran saya tentang Datuk Maringgi juga berubah total.. Dibuku cerita rakyat, di film2, dia digambarkan tuh kaya raya, royal, pakaiannya bagus2, dan rumahnya segede apaan tauk... .memang sih dia kaya, tapi ternya
...more
Bening Pertiwi
sastra lama yang romantis
entah bagaimana penulisnya bisa menceritakan kisah ini
kisah yang menjadi rahasia umum di masyarakat
tetapi tidak umum dikisahkan dalam tulisan (kalah itu)
Dewi Wardani
Legenda sastra ...
It's not a bad thing of arranged-marriage , its about no freedom within arranged-marriage...
Christel
Well, it is a good book, and a very important one.
Lesson learned: Minangkabau with its matrilineality is a society as oppressive against women as any other patriarchat. Astonishing the detailed discussion of this oppression and the general lack of freedom and justice in traditional societies written by a male Indonesian author in the 1920s.
The book is read in Indonesian schools until today, and it deserves to be widely known outside Indonesia. The English translation is good to read, but the re
...more
Sitti Nurbayah
My namesake. Of course I like it.
Gilang Permana
Lebih baik mati berkalang tanah, daripada hidup bercermin bangkai
Rifki
bagus, gaya bahasa lama banyak pantun dan syair, sedikit butuh kerja keras untuk baca buku ini karena terbiasa dengan bacaan zaman sekarang, pengambaran tentang benturan budaya di era awal 1900an sangat bagus dan kritik akan budaya supaya bisa lebih maju dan berkembang sangat kental sekali.
Mowgli
gw baca buku ini karena sering disebut2 ama guru, sampe akhirnya waktu kelas 5 sd gw baca aja..pusing sendiri..tapi gw usahain ampe abis..bagus sieh..tapi karena karya sastra tetep aja boring..agak2 aneh kok bisa2nya si datuk maringgih rese banget kayak gitu..setelah baca gw disuruh ama sodara2 gw yg juga seumuran buat nyeritain balik..gw bumbu2in dikit deh..
Hidya Nuralfi Mentari
Baca di perpus. Novel favorit Mama haha :D
Chicha
Dec 28, 2007 Chicha rated it 5 of 5 stars  ·  review of another edition
Recommends it for: everybody
Bagus banget, gaya bahasa karya sastra indah yang wajib dibaca bagi anak bangsa yang mencintai budaya negeri ini. jangan sampai baru baca setelah diklaim negara tetangga ya..hargai dan lestarikan budaya dan karya anak bangsa sendiri sehingga kitapun dihargai bangsa2 lain didunia.
love
chicha
Sylvia
I read this book when I was in high school. It was one of the text book we have to read in school. And i'm glad we did, because it was one of the early Indonesian literature that lasted through time.

About a girl who was forced in marriage in order to release her family from debt.
Simpet Soge
LDR atawa Long Distance Relationship bukan cerita baru lho. Di jaman dulu, Siti dan Samsyul sudah menjadlin hubungan jarak jauh coz Si Syamsul yang kuliah di Jawa harus meninggalkan Siti di Sumatera. Kisahnya asik. Ada nada2 thrillernya juga dalam peristiwa di dalam kapal.
Clarissa Candrian
Cukup sekali deh baca ini. Bahasanya yang ada campuran bahasa Melayu sana susah banget.
Cukup menarik kayaknya kalau dibikin modern nya HOHO
Beli ini karena ada tugas sekolah aja walau pas pertama kali dibaca--dan untuk terakhir kalinya juga--memang ceritanya cukup seru.
Ritma Fakhrunnisa
Buku yang menurut saya membosankan karena paparan yang disampaikan penulis sangatlah monoton, tapi buku ini mempunyai ciri yang sangat kental adat Minangnya dan juga bisa sebagai pelajaran untuk pembaca yang ingin mengetahui ciri khas dari novel lama terbitan Balai Pustaka.
incredible LaLa
hohoho...buku ini tentunya jadi salah satu referensi paling utama klo dapet tugas bahasa indonesia selama di bangku sekolah dulu...cerita yg lumayan menggugah perasaan...apalagi waktu itu sempet di sinetronkan dan menurut gw cukup tervisualisasi secara apik...
za
Buku ini termasuk buku sastra lama. Harusnya buku ini masih ada di rak buku keluarga, bersama buku-buku lama lainnya. Zaman SD/SMP, masih suka disuruh buat resensi buku. Tak lama kemudian, muncul buku "Resensi Sastra Lama". Jadilah buku sebenarnya jarang dibaca ;-)
« previous 1 3 4 5 6 7 8 9 65 66 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »
  • Salah Asuhan
  • Layar Terkembang
  • Sengsara Membawa Nikmat
  • Di Bawah Lindungan Ka'bah
  • Namaku Hiroko
  • Rara Mendut: Sebuah Trilogi
  • Dari Ave Maria ke Jalan Lain ke Roma
  • Atheis
  • Harimau! Harimau!
  • Azab dan Sengsara
  • Ronggeng Dukuh Paruk (Dukuh Paruk, buku 1 - 3)
  • Ca Bau Kan: Hanya Sebuah Dosa
  • Gadis Pantai
  • Habis Gelap Terbitlah Terang
  • Para Priyayi: Sebuah Novel
  • Robohnya Surau Kami
  • Pintu Terlarang
698102
Marah Rusli, sang sastrawan itu, bernama lengkap Marah Rusli bin Abu Bakar. Ia dilahirkan di Padang pada tanggal 7 Agustus 1889. Ayahnya, Sultan Abu Bakar, adalah seorang bangsawan dengan gelar Sultan Pangeran. Ayahnya bekerja sebagai demang. Marah Rusli mengawini gadis Sunda kelahiran Buitenzorg (kini Bogor) pada tahun 1911. Mereka dikaruniai tiga orang anak, dua orang laki-laki dan seorang perem ...more
More about Marah Rusli...
Memang Jodoh Anak dan Kemenakan La Hami

Share This Book