Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “Kau: Cinta Pada Pandangan Pertama” as Want to Read:
Kau: Cinta Pada Pandangan Pertama
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating
Open Preview

Kau: Cinta Pada Pandangan Pertama

by
2.88 of 5 stars 2.88  ·  rating details  ·  224 ratings  ·  43 reviews
Aku sendiri tak percaya dengan cinta pada pandangan pertama. Tapi kau adalah pengecualian. Kau muncul di sudut mata seperti sesuatu yang wajar adanya, menghangatkan wajahku seperti cahaya matahari pagi. Suaramu bergelenyar lembut seperti belaian angin sore. Seluruh indraku bereaksi waspada, kau adalah godaan yang tak bisa disangkal begitu saja.

“Siapa namamu?” batinku berta
...more
Paperback, 212 pages
Published May 2011 by Gagas Media

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Reader Q&A

To ask other readers questions about Kau, please sign up.

Be the first to ask a question about Kau

This book is not yet featured on Listopia. Add this book to your favorite list »

Community Reviews

(showing 1-30 of 439)
filter  |  sort: default (?)  |  rating details
Harun Harahap
Membaca kisah ini seperti menonton film televisi yang ditayangkan di SCTV. Seorang gadis yang kaya tapi rendah hati dengan tambahan sedikit karakter unik. Untuk kasus ini si gadis itu suka dengan awan. Bahkan menjadikannya sebagai acuan dalam melangkah di hidupnya. Nah si gadis ini mencari seorang pria yang macho. Dalam artian si pria bertampang bule dengan dandanan cuek.

Untuk FTV ini, saya agak sulit menentukan siapa yang pantas memerankan tokoh pria. Pengennya Nicholas Saputra atau Marchel cha
...more
Moemoe Rizal
Nah, lho, mendadak saya ngereview ini. Hehe.
Sebelum mulai review, saya mau ceritain beberapa background dulu, ya.

Suatu hari, saya mau membuat novel tentang awan. Kemudian saya buat plotnya, dan saya kasih tahu sobat saya mbak Prisca Primasari soal plot itu. Sekalian saya tanya, (berhubung mbak Prisca pengalaman bacanya udah advance) "Ada nggak novel yang pernah membahas awan sebelumnya?"

Prisca jawab, "Ada."
Dan saya sempat kecewa karena berarti saya "mungkin" nggak bisa meneruskan novel tentang a
...more
ijul (yuliyono)
---ide-nya seru, seorang gadis yang "terpengaruh" awan dalam menjalani hidupnya. Jadi inget dulu di kampung, semua-mua kejadian alam kuanggap sebagai firasat yang menentukan apa yang bakal terjadi di kehidupanku.

Typo masih jadi penyakit di buku ini, too bad. Jadi gemes sendiri. Ada niat buka lowongan proofreader? Saya mau lho direkrut freelance... #ngarep
Abbas Aditya
satu bintang cuma untuk covernya yg aduhai... selebihnya gue pengen balikin buku ini ke gagas media saking nyesel beli. dan gue berjanji ga bakal beli karya sylvia yg lain.

alur cepat. ga masalah. tapi banyak banget plot hole menurut gue. dan endingnya itu? bikin gue pengen goreng nih buku. kenapa gitu si Igo diceritakan ilang lalu balik lagi dengan penjelasan ingin melupakan Piyo, padahal jelas-jelas piyo ngebet bahkan masuk fase deep in love.

satu bata untuk editornya. gue heran deh, uda pake be
...more
Jessica
Pertama kali tau buku ini pas buka website GagasMedia. Pengen pesen d bukabuku.com tapi ngga ada, ya sudah, pas d mall, bawa uang pas-pasan lagi, langsung grab this book.

Melirik sinopsisnya, well, sepertinya menarik nih. Tapi sinopsis ngga menggambarkan ceritanya nih.
Tapi penasaran gara-gara covernya, hmm... awan...

Pas baca, penasaran, dibaca terus... ooo... Viola -Piyo- ini suka liat awan, persis seperti daku. hahaha. Tapi, Piyo ini liatin awan buat liat tanda-tanda. Diperhatikan, tokoh Piyo in
...more
Renata Aprianti
Awalnya aku ragu mau baca buku ini. Covernya yang berwarna biru dengan awan putih berbentuk hati bikin aku mikir: wah ini pasti cerita cinta menye-menye.

Bukan salah penulis dan bukunya sebenarnya, aku saja yang memang tidak begitu suka cerita cinta yang sedihnya berlebihan. Capek aja gitu bacanya.

Tapi setelah aku baca buku ini, aku salah. SALAH BESAR.



Buku ini menceritakan seorang reporter sebuah televisi news yang adalah keponakan dari pemilik stasiun televisi tersebut, bernama Viola Sembiring y
...more
Andrea Ika
Dan, lagi! Gagas Media membuat saya jatuh cinta pada covernya yang adem dan enak dipandang. Satu bintang untuk covernya yang keren. Creative!

Isi cerita
Alur ceritanya ok, mengalir dan ngga ngebosenin. Meski endingnya bikin kaget karena aneh banget. Tema cerita juga menarik. Sebenarnya dari awal membaca saat awal Piyo ikut pelatihan perang saya suka karena gaya bercerita yang bagus dan ceritanya lucu. Cuma kebelakangnya kok ga banget. Piyo kan kehilangan orang yang dicintai, kok post trauma stres
...more
Laras
Ceritanya unik walaupun dari segi ,romance masih mainstream. Etahlah ya. beberapa hari ini saya bosen aja sama cerita drama yang endingnya ketebak. Mungkin karena saya keseringan baca novel yang bergenre sama kali ya.
Viola yang menjadi tokoh utama novel merupakan reporter salah satu stasiun tv. Diceritakan bagaimana dia menyukai awan, ketika dia menjadi reporter, dan beberapa kegiatannya yang lain. Lumayan nambah informasi tentang hal yang saya belum tau. Tapi berhubung di sinopsis diceritakan
...more
Riyan Raditya
Bagus, cukup menarik hanya saja ada keganjalan yang saya baca. Seperti setelah tahu Igo tak ditemukan tetapi tiba-tiba Igo muncul mendekati ending tanpa penjelasan yang rinci tentang hilangnya Igo dan mengapa ia bisa selamat dari kecelakaan pesawat tersebut. Sehingga feeling membaca endingpun tak terasa apa-apa. Hambar. Mulai terasa hambar saat mengetahui Igo tak ditemukan hingga ending. Tetapi secara overall sudah lebih dari Cukup untuk sebuah cerita novel.
Falfany Fitri
Kesan baca sejak awal; manis dan renyah. Aku pun menikmati kisah Piyo dengan POV 1, lancar. Suka sama gaya berceritanya kak Sylvia yang menyisipkan candaan di hampir setiap halaman--bab awal.

Karakter yang dibuat pun cukup kuat dan memuaskan. Seperti runtinitas wajib Viola yang mengamati awan dan mencerna maknanya dengan memakai topi rajut tiga warna. Saya pun mengakui pernah terbesit (sebelum membaca novel ini) untuk berasumsi sama seperti Piyo. Bahkan saya pernah menganggap ada dunia di langit
...more
OceMei Belikova♥
2.5stars

Sesuai dengan judulnya, Viola yang biasa dipanggil Piyo seorang reporter disalah satu stasiun tv nasional pun jatuh cinta pada Igo, seorang pilot yang menerbangkannya ke Ambon. Igo adalah satu-satunya orang yang mengerti dan memahami kebiasaan unik Piyo, melihat awan. Sejak kecil Piyo sudah menyukai awan, dia bahkan memiliki topi berwarna merah,hijau dan kuning sebagai penanda awan, entah itu ketika awannya berbentuk kepala naga, atau pun lainnya. (sebenarnya bingung juga, emang bisa tau
...more
Alvina
Namanya Viola Sembiring, nama panggilannya Piyo. Seorang gadis berusia 25 tahun yang masih fresh graduate dan bekerja di sebuah stasiun TV milik Om-nya, menjadi seorang reporter. Viola menjadikan awan sebagai sumber “firasat”nya. Jika awan memberi firasat bahwa ada bahaya, maka Viola akan memakai topi rajut warna merah sebagai penangkalnya. Jika tidak terlalu berbahaya, maka yang dipakai adalah topi rajut warna kuning. Jika awan bersekongkol dengannya menciptakan aroma keceriaan, topi rajut yang ...more
Sulis Peri Hutan
Buku terakhir dari 100% Roman Indonesia yang diadakan oleh Gagasmedia yang saya baca. Untuk juara pertama review bisa di lihat di Hujan dan Teduh dan juara ke tiga di Till We Meet Again.

Viola Sembiring, atau biasa dipanggil Piyo sangat menyukai awan, menganggap awan sebagai pertanda, firasat dalam hidupnya. Kalau langit berbentuk kepala monyet berarti ada kabar menggemberikan (monyet identik dengan keceriaan dan kenakalan) dan dia akan memakai topi rajut berwarna hijau. Kalau awan menyerupai kep
...more
Yuliana
Aug 03, 2013 Yuliana marked it as to-read
Aku sendiri tak percaya dengan cinta pada pandangan pertama. Tapi kau adalah pengecualian. Kau muncul di sudut mata seperti sesuatu yang wajar adanya, menghangatkan wajahku seperti cahaya matahari pagi. Suaramu bergelenyar lembut seperti belaian angin sore. Seluruh indraku bereaksi waspada, kau adalah godaan yang tak bisa disangkal begitu saja.

“Siapa namamu?” batinku bertanya-tanya. Kau benar-benar membuat pikiranku tak keruan. Aku semakin sering melihatmu dalam hidupku, tetapi aku tak punya pet
...more
Hayati
jujur saja waktu melihat covernya aku agak-agak kurang tertarik tapi karna sebelumnya aku udah baca Hujan & Teduh yang jadi juara pertamanya aku jadi penasaran dan langsung ngacir ke Gramed cari novel ini :D Dan ahaaa!!! Ketemu dan sudah selesai di baca!!!
Ehem, aku suka sama ceritanya suka sama temanya dan aku gak suka sama endingnya XD Loh kok bisa? Huhuhu, menurut aku endingnya terlalu di paksain dan terburu-buru. Emang sih agak-agak so sweet gitu si Piyo di tolongin sama Igor sang pujaan
...more
Rahmadiyanti
Saat melihat covernya sempat terpikir, kenapa ya si awan berbentuk love (atau: kenapa love-nya dari awan)? Oo, ternyata sangat berhubungan dengan karakter si tokoh utama, Viola Sembiring. Good, desain covernya cantik dan paaas.

Ceritanya sendiri cukup menarik dengan karakter tokoh yang unik. Yang suka dan percaya dengan pertanda dari bentuk awan, plus punya jimat; topi rajut. Viola, lajang yang asyik mengejar karier sebagai jurnalis, dikejar-kejar ortu buat cepat menikah, hingga lahirlah perjodo
...more
Deta NF
Finally, I can finish this novel yaaa walaupun berhari-hari wkwk. Saya bingung sama alur cerita novel ini, terlebih-lebih endingnya yang terkesan dibuat-buat. Ide cerita sebenarnya fresh, mengenai wartawan bernama Viola, si penyuka awan yang jatuh cinta kepada seorang pilot pesawat carteran yang pernah mengantarnya meliput di daerah perang. Tapi kurang greget. Asli, feelnya nggak dapet. Pas nginjek ending kok rasanya nggak masuk akal banget dan oh ya, alurnya terlalu cepat&nggak rapi, I thin ...more
Winna
This review has been hidden because it contains spoilers. To view it, click here.
Nilam Suri
Beli buku ini aseli gara2 punya keyakinan sama penulisnya.

Pede jaya aja,kalau buku tulisannya Mb Syl ga bakal mengecewakan (atau ga meninggalkan kesan) kaya rata2 buku2 pop indonesia yang banyak gw temui belakangan.

Dan kepedean gw terbukti benar, buku ini ga mengecewakan...

Walau rada bikin kesal, walau nimbulin banyak pertanyaan, walau spontan berkomentar "heh??" saat sadar sedang membaca halaman terakhir, dan walau bikin cemberut (gara2 macet jg sih) ketika akhirnya selesai.

Tapi ga, buku ini ga
...more
Lerisa
Dan, lagi! Gagas Media membuat saya jatuh cinta pada covernya yang adem dan enak dipandang. Satu bintang untuk covernya yang keren. Creative!

Sementara satu bintang lagi, untuk ceritanya.
Yang saya dapatkan ketika novel Kau ini habis saya baca adalah, kenapa pembahasan tentang Igo dan Piyo-nya cuman secuil? Yang banyak cuman pembahasan tentang pekerjaan Piyo di sebuah stasiun televisi.
Selain itu, saya mendapatkan bahwa prilaku Piyo cukup kekanakan. Masa cuman gara gara liat awan saja, pake topi r
...more
Artsani
Sebenernya aku beli novel ini tuh ditengah2 kebingungan mau beli novel yang mana lagi, dan akhirnya aku memilih novel ini. Bukan karena tertarik sama covernya, tapi tertarik sama tulisan 'juara kedua'.
Pas baca, aku suka sama cerita Piyo dan Igor. Ngangkat tema tentang orang yang sangat suka dengan awan juga menarik.
Tapi... yang bikin aku kecewa berat dan cuma ngasih bintang satu adalah endingnya. Terlalu terburu-buru dan absurd banget. Tiba-tiba udahan aja. Padahal aku udah mulai suka sama tokoh
...more
Prinska Sastri
Tertarik buku ini karena, sinopsis. Yeah, GagasMedia emang ahli buat sinopsis, apalagi kalo emang pada ujungnya agak menyindir pada kehidupan pribadi #eehcurhat. Dan, cover. Cover buku dengan latar awan yang cantik. Yeah, itulah kenapa pada akhirnya saya memutuskan untuk membeli buku ini.

So far, asyik bukunya, karakter yang dibikin oleh penulis cukup kuat dan unik, yaitu seorang gadis yang punya ketertarikan dengan awan. Semangat bacanya, karena ceritanya dibuat mengalir. Hanya aja, endingnya ya
...more
Echy
buku ini dibeli sama adek.
iseng banget baca nih buku.

tentang buku ini, diksinya amat sederhana.
'ilmu'nya agak beda, membahas tentang awan.. canggiiih...


tapi kok endingnya agak garing yah ?
'gitu doang'.
padahal buku ini diawal udah bisa panjang lebar nyeritain si piyo.

untuk alur cerita, kurang greget jg.
kayaknya cepet gitu. abis kejadian A, terus B, terus C dst.
agak kecewa dengan alurnya yg kurang panjaangg (atau dalam menceritakan suatu kondisinya kurang banyak gitu)

kesimpulannya : ini buku pa
...more
Devita Natalia
awan. selalu awan yg dijadiin patokan ama tokoh perempuannya, aneh tapi lucu. hha. trs gue suka ama keberaniannya. dan juga persiapan tiap pagi dengan seragam yang udah dipake sebelum tidur. idenya bolh juga tuh.. :D

tapi ada bagian dari novel ini yang kurang, bagian antara tokoh perempuan yang tiba-tiba kehilangan pasangannya. aneh aj si cowok tiba-tiba menghilang gitu. gue tahu emank karena kecelakaan tapi koq pake sembunyi dari tokoh perempuannya?! lalu diakhir cerita tiba-tiba tuh cowok balik
...more
Yenny Rosa
Alur ceritanya ok, mengalir dan ngga ngebosenin. Meski endingnya bikin kaget karena agak aneh, Igo yg lama menghilang (tanpa alasan yg jelas) tiba2 kembali.. yipiiiee!! *sambil ngebayangin wajahnya yg cool dan ganteng*, trus kisah romantis setelah piyo dan igo bertemu kembali kok ngga diceritain..hiks.. I want romance!!.. *keseringan nonton drama korea* hehehe...

Tapi paling gue suka dari buku ini adalah tema ceritanya, unik banget! Bravo buat penulis, moga buku selanjutnya lebih ok dan lebih uni
...more
Masniaty
Menceritakan tentang seorang reporter tv yang senang sekali pada awan, dia bahkan bisa menggambarkan awan itu berbentuk apa dan meramalkan gambaran dari awan itu, ide cerita yang menarik menurut aku. Suatu hari Piyo si reporter tv itu jatuh cinta pada pandangan pertama pada seorang pilot bernama Igo. Kisah cintanya inilah yang menjadi cerita. Meski endingnya agak kurang mendalam dan kurang kejutan, tapi lumayanlah ....ide ceritanya menarik.
Maya Savitri
sedikit kecewa sama endingnya yang ngegantung. cuman di akhiri dengan pertemuan antara si cewe (yg saya lupa namanya) hehe *piece* dan igo. setelah itu cerita berakhir. tidak ada penjelasan kemana perginya igo selama ini yang membuat hari-hari si cewe porak-poranda. saya jadi menduga-duga sendiri bagaimana kelanjutannya, hehe. overall cerita ini menarik dan fresh. bikin saya senyum-senyum sendiri ngebaca novel ini. salut.salut :)
Sabrina Zee
Plotnya enak, fast-paced, dan mengalir. Cuma endingnya bikin kesel saking pendeknya. Terus anehnya kenapa si Igo menghilang gitu aja tanpa kasih kabar? Kan mereka temenan, seenggaknya ngasih tau dong kalau dia tuh selamat dan bukannya bikin si Piyo sedih gitu.
Tapi, overall sih cerita ini menghibur. Suka sama profesi kedua tokohnya yang nggak biasa.
Chen An
Cerita nya sendiri cukup standard, bahkan mudah ditebak, penyelesaian dinilai terlalu buru2, karena tidak ada penjelasan yang lebih rinci. Tiba2 ajah uda nyampe ending. Heh? that's it? fuihh..

Cara penulisan cukup beda yah, saya merasa sedang membaca blog seseorang yang sedang menceritakan kisahnya.
Delisa sahim
mau dong jadi viola...
suka melihat awan dan dapat mempercayai tanda0tanda dari awan...
hehehe*

nah ada story yang membuatku bingung nih...
kok igo nggak kembali ke viona setelah dari jatuh pesawat ?
padahal Ibunya tahu kalau Viola suka sama igo..
kok ibunya igo nggak ngomong,ya ??

duh...duh...
pusing...
« previous 1 3 4 5 6 7 8 9 14 15 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »
  • Once Upon a Love
  • Heart Block: Biarkan Cinta Menemukanmu
  • Sleepaholic
  • Seratus Tahun Cinta Menanti: From Batavia With Love
  • Test Pack
  • Believe
  • Blind Date
  • Pillow Talk
  • Simple Past Present Love
  • Seoulover
  • Perhaps You: Hanya Cinta yang Bisa
  • Pasangan (Jadi) Jadian
  • Zona @ Last (Trilogi Zona, #3)
  • Alpha Wife
  • Fate
  • Facebook on Love 2: True Love Ways
  • Glam Girls
  • Forever Mine
Mi Familia La Tahzan for Single Mothers Ramadhan on Delivery Flipped Terpesona

Share This Book