Two Lovely Hearts

Two Lovely Hearts

3.45 of 5 stars 3.45  ·  rating details  ·  11 ratings  ·  4 reviews
"Cinta adalah satu-satunya bunga yang tumbuh dan mekar tanpa bantuan musim."

Benak Amel mengembara melintasi tahun dan peristiwa. Kei, pulau di ujung timur Indonesia, pernah menyaksikan cintanya bertumbuh perlahan, nyaris samar, kepada bocah kecil berambut ikal yang murah hati. Kelirukah cinta jika ia memilih tetap berdiam di hati Amel hingga belasan tahun?

Kini cinta itu ke...more
Paperback, 370 pages
Published February 2011 by Bentang Pustaka
more details... edit details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.
This book is not yet featured on Listopia. Add this book to your favorite list »

Community Reviews

(showing 1-24 of 24)
filter  |  sort: default (?)  |  rating details
Sakyahara
baru selesai baca two lovely hearts, dalam dua kali buka, dua kali duduk, dua hari baca. bukan pembacaan tercepatku. karena beberapa kali saya cukup sekali duduk, one day reading, untuk buku yang lebih tebal bahkan.
buku ini sebenarnya bacaan dewasa, tapi kutukutubuku.com menempatkannya dalam kategori teenlit. barangkali karena judulnya di sampul ungu ada kata cinta. muga-muga bukan karena adminnya kutubuku ndhak mbaca bukunya sama sekali, sehingga asal tebak kategori.
saya sebut bacaan dewasa, ka...more
Nadiah
Semenjak novel ini terbit, saya telah menetapkan. Suatu hari saya harus memilikinya. Namun, karena satu dan lain hal, belum juga sempat terbeli. Dan saya sangat bersyukur tatkala seorang sahabat menghadiahkan buku ini pada hari ulang tahun.

Buku Mbak Ade lainnya yang pernah saya baca juga membuat saya jatuh cinta. Dan sekarang saya jatuh cinta bukan hanya kepada cerita (romantis-nya), tapi juga kepada tokoh Nando dalam buku ini. Walau begitu, saya sangat simpati kepada Yuda.

Gemas dengan endingnya...more
Rahmadiyanti
Penulis adalah "story teller" yang baik. Ramuannya memang agak mirip dengan novel pertamanya, Serenade Dua Cinta, yakni kisah cinta dua manusia berbeda suku (dan agama), setting Indonesia timur, plus isu kekinian. Kalau di SDC, penulis memasukkan isu pemberdayaan masyarakat, di novel ini, isu politik lebih kental (jadi inget Antasari :D). Tapi saya kurang simpati dengan tokoh Amel, cengeng sekali, hehehe.
Suzan Oktaria
Benar cinta adalah satu-satunya bunga yang tumbuh dan mekar tanpa bantuan musim
Supriade
May 13, 2013 Supriade marked it as to-read
Rin Ochitamawa
Mar 27, 2013 Rin Ochitamawa is currently reading it
Dheapm
Nov 24, 2012 Dheapm marked it as to-read
Nur Aini
Oct 25, 2012 Nur Aini marked it as to-read
Fanani
Sep 28, 2012 Fanani is currently reading it
Kiki
Jul 15, 2012 Kiki added it
sinta nisfuanna
Mar 08, 2012 sinta nisfuanna marked it as to-read
Anis Suraatmadja
May 24, 2011 Anis Suraatmadja marked it as to-read
Justy
May 13, 2011 Justy added it
Kristiana S
May 08, 2011 Kristiana S marked it as to-read
Susan Wawa
May 04, 2011 Susan Wawa marked it as to-read
Nike
Apr 27, 2011 Nike marked it as to-read
Shelves: chicklit, fiksi
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »
2803462
Ade Nastiti adalah nama pena dari Ade Siti Barokah. Sejak kecil cita-citanya sederhana, ingin berkelana dan menyentuh salju. Impian ini terpenuhi ketika ia dan keluarganya mengunjungi Snowy Mountain di Australia tahun 2000. Perjalanan itu membawa kesan mendalam hingga menyeretnya pada impian berikutnya, mengetahui lebih jauh kehidupan masyarakat di daerah pegunungan.

Sepuluh tahun kemudian, Agustus...more
More about Ade Nastiti...
Serenade Dua Cinta Two Travel Tales: Menguak Eksotisme India & Nepal One Gigabyte of Love I Love You, Friends

Share This Book

Your website