Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “A Note from Ichiyo” as Want to Read:
A Note from Ichiyo
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating
Open Preview

A Note from Ichiyo

3.5  ·  Rating Details ·  102 Ratings  ·  28 Reviews
Behind every face is a life and a story… The Japanese 5,000 yen note circulates round the world and changes hands every minute but has anyone really stopped to look at the face on this note? Take a closer look and you will see the face of a young Meiji era Japanese woman looking serenely out at a 21st century world she has never known nor ever dreamt she would be a part of ...more
ebook, 133 pages
Published April 15th 2011 by Smashwords Edition (first published January 24th 2011)
More Details... edit details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Reader Q&A

To ask other readers questions about A Note from Ichiyo, please sign up.

Be the first to ask a question about A Note from Ichiyo

This book is not yet featured on Listopia. Add this book to your favorite list »

Community Reviews

(showing 1-30)
filter  |  sort: default (?)  |  Rating Details
Lukman Hakim
Jul 18, 2012 Lukman Hakim rated it it was amazing  ·  review of another edition
Tulisan Rei Kimura ini mengisahkan kehidupan Natsuko Higuchi. Seorang novelis wanita yang sangat poluler di Jepang pada zaman Meiji. Natsuko sejak lahir sudah menunjukkan bakatnya sebagai sastrawan. Bahkan Natsuko sudah dewasa sejak lahir. Ia tidak menunjukkan prilaku yang menggemaskan seperti anak seusianya. Natsuko sudah menetapkan cita-citanya diumurnya yang masih balita. Ayahnya yang bernama Noriyoshi yaitu seorang Samurai Shogun melihat bakat yang menarik pada putrinya. Noriyoshi sering mem ...more
Imas
Apr 02, 2012 Imas rated it liked it  ·  review of another edition
Tak menyangka buku ini sebuah autobiografi tetapi lebih seperti novel historikal.

Rei Kimura menulis tentang seorang perempuan pada era Meiji yang menolak keberadaan perempuan diluar area rumah tangga. Ichiyo, perempuan dengan bakat sastra, berkeinginan kuat untuk dapat menjadi penulis sastra yang hebat berlawanan dengan era dimana dia berada saat itu.

Dengan segala penderitaan dan pergulatan melawan kemiskinan, Ichiyo berusaha memperoleh impiannnya. Impian yang hanya sesaat dinikmati secara nyat
...more
Nandina
Mar 27, 2013 Nandina rated it it was amazing  ·  review of another edition
Shelves: novel-biography
If there are people who can endure so much from hunger, poverty, cold, illness even insult maybe only Japanese who could resist it with dignity and idealism. At least one person , Natsuko Higuchi or better known as 'Ichiyo'.

Ichiyo is a smart person and has a great literary talent, but her life was not easy. At a young age, her brother died then his father as a breadwinner died and the other brother who expected to earn money fled the family. Age 17, Ichiyo became head of the household. She drop
...more
Desty
Ichiyo Higuchi, seorang wanita Jepang yang memilih profesi sebagai penyair dan novelis. Hidup pada periode Meiji dimana dominansi pria sangat kuat, dan wanita karir dianggap sebagai hal yang tabu. Namun Ichiyo adalah satu dari sekian wanita yang membuktikan bahwa tidak ada halangan apapun untuk mewujudkan impiannya, termasuk gender.


Terlahir dengan nama Natsuko Higuchu dalam keluarga yang miskin, kehidupan masa kecil Natsu cukup menyenangkan. Ayah dan ibunya mengetahui sejak kelahirannya bahwa Na
...more
Suzan Oktaria
Apr 02, 2012 Suzan Oktaria rated it really liked it  ·  review of another edition
Saya merasa penasaran saat teman yang saya berikan buku ‘Catatan Ichiyo:Perempuan miskin di lembar uang Jepang’ sebagai hadiah ulang tahunnya mengatakan buku ini sangat bagus. Oke, saya pun akhirnya membeli kembali buku tersebut dan mulai membacanya. Terus terang saya tidak tahu mengenai Ichiyo.

Rei Kimura menuliskan kisah hidup Ichiyo dalam bentuk catatan harian yang menjadi salah satu sarana Ichiyo untuk menumpahkan segala frustasi dan pikiran-pikirannya yang paling pribadi.

Ichiyo lahir pada
...more
Marina Zala
** Books 124 - 2014 **

Novel ini menceritakan tentang kehidupan Ichiyo Higuchi, seorang gadis di jaman Meiji yang mencintai kesusasteraan jepang sejak kecil. sejak kecil ia dan keluarganya hidup dalam kemiskinan mulai dari berpindah pindah rumah, tidak bisa makan dengan layak dan bahkan sempat putus sekolah..

di keluarga Ichiyo ayahnya yang bernama Nobuyoshi Higuchi sangat mendukung dia untuk menjadi sastrawan di jaman itu sedangkan ibunya Furuya Ayame sangat menentang Ichiyo untuk menjadi sastra
...more
Andrea Ika
Mar 22, 2014 Andrea Ika rated it really liked it  ·  review of another edition
Kisah dibuka pada saat sosok Ichiyo Higuchi bertahan dengan kondisi penyakitnya yang semakin parah, berlanjut dengan kondisi ‘flash-back’ kembali ke masa lalu tentang kedua orang tuanya termasuk perjalanan hidup mereka hingga lahirlah anak-anak termasuk si cilik Natsuko yang di kemudian hari berganti nama menjadi Ichiyo.

Kisah hidup Ichiyo dicoba diceritakan oleh Rei Kimura dalam bentuk catatan harian Ichiyo yang menjadi salah satu sarana Ichiyo untuk menumpahkan segala frustasi dan pikiran-pikir
...more
Nanik Nur'aini
Finally I finished this book. Please give me applause. Haaa. Saya memang menyelesaikan buku ini dengan sedikit perjuangan. I give this book 2 stars, although it has a good story but the plot is a little bit boring.

Sejujurnya, saya sempat berhenti di tengah jalan karena bosan dengan jalan ceritanya.
Sebenarnya, saya tertarik untuk membeli buku ini karena melihat judul bukunya, Catatan Ichiyo: Perempuan Miskin di Lembar Uang Jepang. Another self-improvement book lah setelah Saga No Gabai Baachan. B
...more
Halida
Menginspirasi, tokoh Higuchi Ichiyō yang berjuang melawan arus sebagai sastrawan wanita di dunia yang didominasi pria. Hidup di pertengahan kedua abad ke 19, ia selamanya dikenang sebagai salah satu penulis terbaik Jepang yang terang-terangan menolak dibedakan dengan kaum pria. Selama hidupnya yang singkat, ia berhasil memberikan warisan berupa kisah hidup sehari-hari yang ditulisnya dengan gaya bahasa klasik dan menuai pujian dari kritikus sastra. Sayangnya, hanya beberapa saat setelah ia mulai ...more
Sutresna
Saya ndak tahu ini diterjemahkan dari english apa japanese langsung, tapi banyak kalimat rancu akibat penggunaan kata 'yang' yang berlebihan, juga penggunaan tanda koma yang aneh, tapi mungkin kayak gitu emang gaya penulisan si penulisnya?

Tapi ceritanya bagus, pada bagian hidup susah si tokoh utama, narasinya menjadi lebih melebar, hingga range cerita yang dihasilkan lebih luas, seperti mencakup pemikiran beberapa tokoh, atau pendeskripsian lokasi juga adat setempat yang seolah memperburuk kondi
...more
eti
Mar 23, 2014 eti rated it it was ok  ·  review of another edition
#53 - 2014

sebenarnya ceritanya menarik. tentang ambisi penyair muda -perempuan pula-, yang hidup di zaman yang kurang berpihak pada kaumnya. cuma sayangnya, zaman Meiji yang menjadi latar belakang novel ini kurang tereksprolasi dengan lengkap, hanya kimono saja yang menggambarkan gaya busana pada zaman itu. lainnya hanya sambil lalu saja, seperti kaum elit samurai dan dominasi kaum pria terhadap wanita. jadi nuansanya kurang terbangun dengan baik. lalu, hampir di setiap chapter, pembaca seperti
...more
Arie  Sukma Jaya
Jun 03, 2013 Arie Sukma Jaya rated it really liked it  ·  review of another edition
Tentu saja membaca buku ini merupakan hal yang menarik. Menarik karena buku ini berpusat pada satu tokoh, Ichiyo.
Semakin dibaca semakin menarik karena buku ini mengangkat isu gender dan perjalanan hidup dari yang penuh kesulitan menjadi penuh penghormatan. Seorang wanita yang menjadi penulis dalam sebuah ruang zaman yang belum memungkinkan. Membuatnya menjadi pendobrak zaman. Namun, ia tidak sempat menikmati penghormatan pada karya-karyanya karena usianya yang singkat.
Menarik juga memperhatika
...more
Lila Cyclist
"Siapa yang tahu? Kau mungkin akan menjadi sangat terkenal hingga suatu hari wajahmu akan muncul dalam salah satu lembaran uang kertas Jepang". (hal. 173)

Siapa saja kah yang menghiasi lembaran uang rupiah? Jika diperhatikan hampir semua lembar memasang wajah para pahlawan baik pria maupun wanita. Semua orang berjasa besar untuk negeri tercinta ini dengan menyumbangkan tenaga, pikiran hingga nyawa mereka. Ichiyo, bukanlah pahlawan wanita Jepang yang mengangkat senjata demi negara tercinta, tapi s
...more
Tiara Orlanda
Apr 30, 2012 Tiara Orlanda rated it it was amazing  ·  review of another edition
KEREN :) bisa dilihat ya dari banyaknya rate saya untuk bukunya.

catatan ichiyo adalah buku autobiografi yang menceritakan perjuangan seorang gadis jepang yang bermimpi menjadi penulis dimana pada zaman meiji hal itu dikuasai oleh kaum pria. dan seorang wanita di jaman itu kurang diperhitungkan.

perjuangan ichiyo akhirnya tidak sia-sia karena akhirnya bukunya dikenal orang banyak dan wajahnya diabadikan pada lembaran 5000 yen.

INSPIRATIF.
tentang seorang gadis jepang yang pantang menyerah walaupun
...more
Octharina Nur
Apr 03, 2012 Octharina Nur rated it it was amazing  ·  review of another edition
Hmm…. Menginspirasi sekali tokoh wanita yang bernama Ichiyo ini. Ia berjuang terhadap diskriminasi yang dialami oleh kaum perempuan khususnya dalam bidang sastra, ia membuktikan bahwa perempuan juga bisa berkarya dan punya kapasitas dalam dunia sastra. Menceritakan kisah hidup Ichiyo bersama keluarganya yang miskin, perjuangannya memperoleh pengakuan, lika-liku dan kesulitan hidupnya, kisah cintanya, dan karya-karyanya. Ichiyo meninggal di usia muda, 24 tahun, namun ia telah mampu mengharumkan n ...more
Elsa
Kisah perjuangan keras seorang Perempuan Jepang dalam mencapai mimpinya sebagai seorang penulis. Seumur hidupnya Ichiyo harus mengalami jatuh bangun. Keluarganya banting tulang demi nasi dan acar. Sampai tiba dimana akhirnya karya2 Ichiyo dikenal dan mendapatkan pentakuan dari masyarakat luas Jepang. Sayangnya, buah manis hasil perjuangannya cuma dirasakan sebentar karna Ichiyo menderita tuberkolosis tahap akhir.

Cerita yang cukup memilukan. Sayang sekali Rei Kimura tidak banyak menyinggung seja
...more
Hobby
May 04, 2012 Hobby rated it really liked it  ·  review of another edition
Shelves: epic-historical
So good to find an autobiografi but not like reading some kind historical guidaince :D
Rei Kimura write this historical journey about woman that her dreams just become someone, a good and great writer, something so impossible for woman on those era ( it's set on Japan when Meiji cultural refused woman involve in many ways ), and what so good about it, they way her writing ... it's like reading a novela, but a very good one. For more about this review, please visit my blog at :
http://my-classic-
...more
Nadhifa Nurrur rahma
Mampukah penulis wanita menjadi terkenal?
Apalagi pada jaman edo? Dimana harga diri wanita terinjak - injak.
Kalau di Indonesia ada Kartini, maka Ichiyo Kimura adalah pembela emansipasi penulis wanita di Jepang.
Memiliki darah seni dari ayahnya lah yang membuatnya menjadi seperti ini. Bergelut dalam dunia sastra bersama kaum lelaki. Membela keadilan bagi penulis wanita. Jatuh bangun keluarganya. dan.. Akhir kisah sedihnya.
Sinta Nisfuanna
"Tak ada yang dapat menghentikanku untuk datang ke sana, dan kimono ini? Mengapa memangnya, ini hanyalah penutuo tubuh, pada akhirnya, yang terpenting adalah karya tulisanku, kan?" [Ichiyo_h.79]

Ulasan selengkapnya bisa dilihat di http://jendelakumenatapdunia.blogspot...
Siska  Tanjung
Memoir seorang tokoh besar yang dismapaikan dengan terlalu didramatisir (serasa baca teenlit), entah karena bahsa terjemahannya atau memang karena gaya penulisan seorang Rei Kimura..pas baca itu jd pengen cpt selesai, bukan karena penasaran tapi lebih ke berharap menemuakan ssuatu yg lebih menarik dr yang dibaca.
Desi Ayu
Nov 18, 2014 Desi Ayu rated it really liked it  ·  review of another edition
Ichiyo mengajarkan keberanian dalam mengejar mimpinya, walaupun orang-orang di sekitarnya tidak pernah menghargai karya-karyanya. Sampai ketika impiannya terkabul. Namun harus dibayar dengan harga yang sangat mahal. Sangat menginspirasi. Keterbatasan bukanlah alasan untuk memperjuangkan asa. ^_^
Nana28
May 20, 2012 Nana28 rated it really liked it  ·  review of another edition
Saya selalu tertarik sama kebudayaan Jepang, dan baru baca 1 buku ini yang membuat saya melihat suatu sisi perempuan yang begitu menarik dan menginspirasi dalam kecintaannya thd sastra bahkan meninggal saat ketenaran sedang bertiup kearahnya. Good book.
Jane Francisca
Jun 05, 2012 Jane Francisca rated it really liked it  ·  review of another edition
Woman and her passion! If you talk about passion, you can break all the rule.
Dream BIG because we never know if it could be happen.
Nana Petronika
Ceritanya menarik. Sayangnya, mendekati akhir banyak sekali penjelasan dan kalimat yang diulang-ulang.
Niky Wahyuni
Niky Wahyuni rated it really liked it
Jul 07, 2015
Dika Nurul
Dika Nurul rated it really liked it
May 02, 2013
Nantin
Nantin rated it really liked it
Apr 11, 2012
Suryati
Suryati rated it really liked it
Jun 16, 2016
Dian Eka Putri
Apr 23, 2013 Dian Eka Putri rated it really liked it  ·  review of another edition
ini baru Kartini nya Jepang......
Yoan
Yoan rated it really liked it
Aug 11, 2012
« previous 1 3 4 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »
  • The Journeys 2: Cerita dari Tanah Air Beta
  • Garis Batas: Perjalanan di Negeri-Negeri Asia Tengah
  • Tokyo Tower   Mom And Me, And Sometimes Dad [In Japanese Language]
  • Kangen Indonesia: Indonesia di Mata Orang Jepang
  • The Swordless Samurai: Pemimpin Legendaris Jepang Abad XVI
  • Dia
  • Beyond the Blossoming Fields
  • Muhasabah Cinta Seorang Istri
  • New Penguin Parallel Text: Short Stories in Japanese
  • Namaku Mata Hari
  • The Turk and My Mother
  • Furin Kazan
  • Moribito II: Guardian of the Darkness (Moribito, #2)
  • Wanita
  • The Good Men
  • The Last Shogun: The Life of Tokugawa Yoshinobu
  • 35 Sirah Shahabiyah Jilid 1
  • The Maid
290067
Rei Kimura is a lawyer with a passion for writing about unique events and personalities. She has adopted an interesting style of creating stories around true events and the lives of real people in a number of her books, believing that is the best way of making hidden historical events and people come alive for 21st century readers.
With this objective in mind, Rei has touched on historical events l
...more
More about Rei Kimura...

Share This Book