Atas Nama Malam
Sebagian besar cerita dalam buku ini berkisah tentang orang-orang malam: kehidupan dan percintaan yang berlangsung di malam hari. Apakah hidup memang menjadi lain pada waktu malam? Apakah malam hanya berarti gelap, atau merupakan suatu makna? Buku ini tidak hanya berkisah tentang cinta, tetapi tentang sisi gelap dalam kehidupan manusia yang selalu mempunyai rahasia. Gelap...more
Paperback, 167 pages
Published
January 1999
by Gramedia Pustaka Utama
Friend Reviews
To see what your friends thought of this book,
please sign up.
This book is not yet featured on Listopia.
Add this book to your favorite list »
Community Reviews
(showing
1-30
of
543)
Benar. Kumpulan cerpen Seno Gumira Ajidarma ini banyak bercerita tentang malam. Bagi kita, kata malam menjadi penanda tentang sebuah gelap. Tanpa cahaya. Tetapi apakah memang benar demikian? Bahwa malam selalu gelap. Membahas cahaya, saya pikir adalah persoalan berat. Bagaimana tidak, cahaya merupakan satu-satunya simbol yang dipakai Tuhan untuk ‘menampakkan’ dirinya. Allahu nur assamawati wa al-ardhi (Allah adalah cahaya langit dan bumi).
Ya, Al Quran beda dengan Perjanjian Lama. Di Perjanjian...more
Ya, Al Quran beda dengan Perjanjian Lama. Di Perjanjian...more
This review has been hidden because it contains spoilers. To view it,
click here.
Buku ini terdiri dari dua bab utama, yakni Senja dan Sajak Cinta dan Suatu Malam aku Bercerita. Atas nama malam menceritakan kehidupan malam, dalam berbagai bentuk dan pandangan dengan tema perkotaan sebagai pelengkapnya. Seperti dalam Senja dan Sajak Cinta, cerita pendek yang memiliki bab-bab kecil di dalamnya. Menceritakan dunia malam dari pandangan seorang bartender yang juga seorang perantau dengan lika-liku kehidupan kota besar seperti di Jakarta. Atau dalam Suatu Malam Aku Bercerita dengan...more
Buku langka ini saya dapatkan di Bang Deni Blok M Square pada awal Februari tahun ini. Saya senang beli sama dia karena ngasih harga yang masuk akal. Cuma sepuluh ribu. Hihihi
Kumpulan cerpen ini terbagi menjadi dua bagian. Bagian pertama berjudul "Suatu Malam, Aku Jatuh Cinta". Terdapat 14 cerita pendek bersambung yang menyusun bagian ini. Berkisah tentang kehidupan malam seorang bartender dan semua orang serta hal yang ia saksikan dalam sepinya.
Bagian kedua bertajuk "Suatu Malam, Aku Bercerita"...more
Kumpulan cerpen ini terbagi menjadi dua bagian. Bagian pertama berjudul "Suatu Malam, Aku Jatuh Cinta". Terdapat 14 cerita pendek bersambung yang menyusun bagian ini. Berkisah tentang kehidupan malam seorang bartender dan semua orang serta hal yang ia saksikan dalam sepinya.
Bagian kedua bertajuk "Suatu Malam, Aku Bercerita"...more
Buku ini keluaran tahun 1999 dan merupakan kumpulan cerpen Seno yang pernah dimuat di beberapa majalah dan surat kabar. Sebagian besar ceritanya berkisah tentang orang-orang malam dan percintaan yang berlangsung di malam hari. Eits, tapi bukan berarti hanya berkisah tentang cinta melulu, melainkan lebih mengupas tentang sisi gelap dalam kehidupan manusia yang selalu mempunyai rahasia. Cerita-cerita yang disajikan sebenarnya sederhana, cuma penyampaiannya rada 'nyastra' sehingga tidak sedikit dit...more
Gue inget banget gimana perjuangan gue waktu mencari buku ini, kita tahu kalo buku2 SGA yg terbitan lama, pasti udah susah bgt untuk ditemukan di toko2 buku seperti gramedia, beruntung waktu gue nelp gramedia matraman. Masih ada beberapa stok untuk buku ini, dan gue pun memborong buku2 SGA. Salah satunya atas nama malam. Gue baca malem2 dalam waktu satu jam tanpa henti dan jeda. Sungguh gue menikmati setiap kata yg ditulis SGA. Dan itu adalah pertama kali gue membaca buku dengan perasaan yg enjo...more
Apa yang terjadi di kala malam tiba? Dalam kumcer ini SGA menceritakan ada apa dgn malam. Benarkah malam itu selalu buruk? Malam sbg peraduan manusia? Malam sbg akhir rutinitas? Ternyata dalam benak SGA malam itu berarti byk hal; malam utk merenung, malam utk mencinta, malam utk bercerita. Dari 2 bagian kumcer, gw lebih suka bagian 2. Lebih berwarna karena malamnya beragam penuh variasi. Yeah Malam memang tidak pernah berakhir.
hmm... saya paling suka cerita yang pertama 'Suatu Malam Saya Jatuh Cinta' karena terkesan surreal tp juga real; cerita yang memang mungkin ada di sekitar kita - ada misteri dan keintiman yang menggoda kita untuk tetap membacanya.
Cerita2 pendek yang lain lebih seperti cerpen2 biasa yang tidak baru lagi saya baca di banyak cerpen lain. Menurut saya eksperimen SGA dalam cerita pertana ini sukses :)
Cerita2 pendek yang lain lebih seperti cerpen2 biasa yang tidak baru lagi saya baca di banyak cerpen lain. Menurut saya eksperimen SGA dalam cerita pertana ini sukses :)
masih seperti karya-karya seno lainnya.. pembaca yang cepat bosan mungkin akan menyerah sebelum menyelesaikan subbab "Suatu malam, aku jatuh cinta". cerita-cerita favorit ada di subbab "Suatu malam, aku bercerita", mulai dari "Pelajaran Mengarang" yang dulu berhasil membuat saya menangis dan jatuh cinta kepada seno untuk pertama kalinya, kemudian "Ratih" dan "Dewi" pun sama-sama tetap memukau. Lainnya tidak terlalu.
Kumpulan cerita yang sesuai dengan judulnya "Atas Nama Malam" memang tentang sekumpulan orang yang memulai kehidupan mereka di malam hari - tokoh sentral kebanyakannya wanita dan Seno mengalir menceritakan, menuangkannya dengan ringan dan natural.Seno menggambarkan mereka kontras dengan wanita karir/kantoran yang "mencari kehidupan" di siang hari. Atas nama malam, semua bisa terjadi...
Bolos acara sekolah, nangkring di sofa perpustakaan (yang akhirnya bikin staff penjaga perpustakaannya kaget karena saya muncul saat acara sekolah berlangsung), dan dengan random ambil buku ini.
Saya nggak menyesal. Kumpulan cerita ini menjadi kumpulan cerita favorit saya, dan membuat saya jatuh cinta dengan karya Seno Gumira Ajidarma yang lain.
Saya nggak menyesal. Kumpulan cerita ini menjadi kumpulan cerita favorit saya, dan membuat saya jatuh cinta dengan karya Seno Gumira Ajidarma yang lain.
May 18, 2013
Mohammad Furqon
added it
imajinasi yang tak terbatas, lika liku alur tak terduga dan kritik didaktik yang "panas"
There was a time when Picasso experimenting with his style. It was when his drawings were a pile of mess. And then there was a time when Seno was experimenting...
Still has good phrases here and there, though...
And this collection also contains some rare moments where Seno wrote NOT in a surreal mood. I particularly like the second part. The first part is a fragmented, and still gloomy. You can't help feeling that this is where Seno heavily experimenting. Or maybe he just doodling around? Heck. A...more
Still has good phrases here and there, though...
And this collection also contains some rare moments where Seno wrote NOT in a surreal mood. I particularly like the second part. The first part is a fragmented, and still gloomy. You can't help feeling that this is where Seno heavily experimenting. Or maybe he just doodling around? Heck. A...more
Jan 30, 2011
Fenny Lita
added it
Women supremacy
Atas Nama Malam, mulai dari Autumn Leaves, Misty, hingga The End. Dihiasi vodkatini hingga bloody mary.
Atas Nama Malam, Seno telah memberikan sesuatu yang berbeda tentang hari yang melarut. Seperti buku-buku Seno yang lain, Atas Nama Malam menghadirkan beberapa "jalur" cinta. Menemukan satu persamaan pada semua kisah: tidak ada yang namanya "happily ever after". Di akhir, mungkin bahagia. Tapi menuju akhir, mari kita baca kembali. :)
Atas Nama Malam, Seno telah memberikan sesuatu yang berbeda tentang hari yang melarut. Seperti buku-buku Seno yang lain, Atas Nama Malam menghadirkan beberapa "jalur" cinta. Menemukan satu persamaan pada semua kisah: tidak ada yang namanya "happily ever after". Di akhir, mungkin bahagia. Tapi menuju akhir, mari kita baca kembali. :)
There are no discussion topics on this book yet.
Be the first to start one »
Seno Gumira Ajidarma is a writer, photographer, and also a film critic. He writes short stories, novel, even comic book.
He has won numerous national and regional awards as a short-story writer. Also a journalist, he serves as editor of the popular weekly illustrated magazine Jakarta-Jakarta. His piece in this issue is an excerpt from his novel "Jazz, Parfum dan Insiden", published by Yayasan Benta...more
More about Seno Gumira Ajidarma...
He has won numerous national and regional awards as a short-story writer. Also a journalist, he serves as editor of the popular weekly illustrated magazine Jakarta-Jakarta. His piece in this issue is an excerpt from his novel "Jazz, Parfum dan Insiden", published by Yayasan Benta...more
Share This Book
No trivia or quizzes yet. Add some now »

Loading...
view 2 comments


























