Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “Ranah 3 Warna (Negeri 5 Menara, #2)” as Want to Read:
Ranah 3 Warna (Negeri 5 Menara, #2)
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating

Ranah 3 Warna (Trilogi Negeri 5 Menara #2)

by
4.07 of 5 stars 4.07  ·  rating details  ·  4,468 ratings  ·  417 reviews
Alif baru saja tamat dari Pondok Madani. Dia bahkan sudah bisa bermimpi dalam bahasa Arab dan Inggris. Impiannya? Tinggi betul. Ingin belajar teknologi tinggi di Bandung seperti Habibie, lalu merantau sampai ke Amerika.

Dengan semangat menggelegak dia pulang ke Maninjau dan tak sabar ingin segera kuliah. Namun kawan karibnya, Randai, meragukan dia mampu lulus UMPTN. Lalu di
...more
Paperback, 473 pages
Published January 23rd 2011 by PT Gramedia Pustaka Utama
more details... edit details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.
Daun Yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin by Tere LiyeHafalan Shalat Delisa by Tere LiyeNegeri 5 Menara by Ahmad FuadiRanah 3 Warna by Ahmad FuadiAyahku (Bukan) Pembohong by Tere Liye
hafalan shalat delisa
4th out of 60 books — 257 voters
Laskar Pelangi by Andrea HirataBumi Manusia by Pramoedya Ananta Toer5 cm by Donny DhirgantoroNegeri 5 Menara by Ahmad FuadiRonggeng Dukuh Paruk by Ahmad Tohari
Buku Indonesia Sepanjang Masa
45th out of 455 books — 1,614 voters


More lists with this book...

Community Reviews

(showing 1-30 of 3,000)
filter  |  sort: default (?)  |  rating details
Truly
Repiu versi 1
-------------------

Jakarta, 20XY

Matahari masih berada dalam peraduannya. Saat ini, bulanlah yang terlihat berkuasa di angkasa. Di sebuah kamar nyaman, wanita paruh baya terlihat gelisah di tempat tidur. Sudah sejak tadi ia berusaha pergi ke alam mimpi, namun tak juga berhasil. Entah kenapa ia yang biasanya gampang terlelap, kali ini susah sekali memejamkan mata.

Bosan berada di tempat tidur, wanita paruh baya itu segera mengambil baju hangat dan berjalan keluar kamar. Tujuannya sudah
...more
Harun Harahap
Sebelum menilai isi dari buku ini, saya telah memberikan satu bintang terlebih dahulu kepada buku ini. Mengapa?

1. Wajah sampul depan yang cukup menarik. Rumput, daun maple kering dan sepatu yang nampak lusuh dengan warna yang cukup lembut. Ya, saya suka. (Mungkin sebentar lagi ada embel-embel “National Bestseller” di sampulnya)

2. Setelah membuka sampul depan, di baliknya terdapat sebuah peta wilayah Saint Raymond, Kanada. Begitu juga dengan dibalik sampul belakang ada sebuah peta panjang dari ko
...more
Sam
Jan 25, 2011 Sam rated it 4 of 5 stars
Shelves: novel
Anak-anakku...
Bila badai datang. Hadapi dengan Iman dan sabar. Laut tenang ada untuk dinikmati dan disyukuri. Sebaliknya laut badai ada untuk ditaklukkan, bukan ditangisi. Bukankah karakter pelaut andal ditatah oleh badai yg silih berganti ketika melintas lautan tak bertepi?


Menyambung baca buku ini dari Negeri 5 Menara semakin mengukuhkan hati untuk terus BERUSAHA.. yes, I have let myself down, and yes I have come to tiredness as much as I want to give up -- but I never did, tapi karunia Tuhan m
...more
Haryadi Yansyah

..:: “Walau hanya berbisik di hati, rupanya Tuhan selalu maha mendengar” ::..


Tentang – Ranah 3 Warna -

Buku yang tetap menawarkan semangat menggapai cita-cita ini sekarang bercerita mengenai kehidupan Alif Fikri, pasca kelulusannya menempuh ilmu di Pondok Madani. Alif kini kembali ke kampung Maninjau setelah menggoreskan harapan Amaknya untuk belajar ilmu agama. Walau begitu, cita-citanya untuk menjadi the next Habibie tidak pernah surut. Harapannya untuk menorehkan prestasi mendunia dalam
...more
Nanny SA
Ranah 3 Warna merupakan kelanjutan dari buku Negeri 5 Menara. Kisah Alif setelah menyelesaikan pendidikannya dari Pondok Madani.
Dimulai dengan kecemasan dan kegelisahan Alif yang ingin meraih impiannya dengan mengikuti test Sipenmaru untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi sesuai dengan cita-cita dari dulu, ia ingin seperti Habibie dan kuliah di ITB. Ternyata Ijazah PM tidak sama dengan ijazah SMA berarti dia tidak bisa mengikuti test Sipenmaru kecuali dia ikut ujian persamaan.
...more
Rahman Elfath
"Mantra" Man Jadda Wajadda ternyata tidak cukup untuk menjalani hidup yang pas-pasan. Apalagi bertekad untuk mewujudkan mimpi, mengejar prestasi.

Itulah yang dialami Alif, tokoh utama cerita Ranah 3 Warna lanjutan Negeri 5 Menara. Lulusan pondok pesantren Madani ini diragukan oleh teman, kerabat, dan orang-orang terdekatnya bisa melanjutkan kuliah umum apalagi bermimpi keluar negeri.

Termotivasi dari teman kecilnya Randai, ia tak ingin kalah dengan kawannya itu untuk berprestasi.

Perjalanan Alif m
...more
Nike
Wow, akhirnya buku yang ditunggu-tunggu ini kelar juga saya baca.
Ga tahan dengan bahasan suami dan adek saya yang udah nyamber duluan buku ini, saya akhirnya menyudahi buku ini dengan senyum gembira.

Ranah 3 Warna adalah buku kedua dari A. Fuadi yang promonya dimana-mana bakal jadi best seller.
Seperti buku pertamanya, Negeri 5 Menara yang menjadi best seller, saya tak ragu lagi akan banyak orang menyukai buku Uda Fuadi yang kedua ini.

Kalo di Negeri 5 Menara kita melihat cerita Alif Fikri dan tema
...more
Sweetdhee
tanggal 23 January buku ini diberikan Mba Nina pagi-pagi sekali ke meja kerjaku..
makasih ya mba Truly dan Ijul yang udah mau direpotin..
wah, sampulnya keren yaa, penasaran apa maksud ranah3warna dan arti sepatu plus daun-daun maple nya
menyembul kemudian si pembatas buku nya
wah!keren!
dan ketika menelusuri detail buku untuk mencari tahu siapa pewajah sampulnya, eh, eh ada nama yang aku kenal di deretan nama yang ada di halaman tersebut..
hihihihi *diceburin ke kolam renang*
setelah mengintip petanya
...more
Edy
Buku ini merupakan buku kedua dari Trilogi kehidupan Alif Fikri. Buku Pertama yang bertajuk Negeri 5 Menara mengisahkan tentang perjalanan hidup Alif Fikri, seorang anak Minang dari keluarga sederhana ketika menempuh pendidikan di Pondok Madani (nama samaran Pondok Pesantren Modern Gontor – Jawa Timur) yang terkenal itu. Sedangkan dalam buku kedua (Ranah 3 Warna) mengisahkan perjalanan hidup Alif Fikri setamat dari Pondok Madani yang harus menempuh perjuangan berat untuk lolos ujian persamaan SM ...more
Fiza Nasri.
Kisah hidup Alif di 3 tanah- Bandung, Amman dan Kanada, cukup inspiring, sarat pesan juga nasihat. Aku suka dengan penanda bukunya yang berbentuk daun maple merah-oranje, comel :)

Aku beri 3 bintang (kurang 1 dari buku pertama) kerana ada certain part yang sedikit meleret dan bagi aku tak berapa perlu. Kisah sahabat Sahibul Menara pun tidak banyak, cuma disebut sedikit-sedikit saja- sedikit kecewa. Tapi tersayat juga hati ini bila baca part Alif kehilangan ayah dia juga terasa panas di pelupuk m
...more
Muhammad Rezky
Terima Kasih buat mas Ahmad Fuadi atas munculnya trilogi 5 menara. Banyak hal menarik dan pesan yang saya dapatkan dalam novel ini,

Yang pertama ialah Man Shabara Zhafira (siapa yang bersabar akan beruntung). Orang yang sabar maka dia akan beruntung. Man Jadda Wajadda (Siapa yang bersungguh-sungguh akan sukses). Antara kesungguhan dan kesuksesan tidaklah bersebelahan, tapi ada jarak. Jarak tersebut hanya bisa diisi kesabaran. Itulah yang saya lihat mendasari novel ini. Saya yakin novel ketiga dar
...more
indri
#2011-10#

Kalau dulu saya memberikan 3 * untuk Negeri 5 Menara, sekarang saya berikan lebih. Kenapa? Karena lebih banyak konflik yang ditampilkan.

Dibuka dengan perjuangan Alif dalam menempuh ujian persamaan, setelah ketinggalan 4 tahun dalam ilmu-ilmu pasti. Barulah saya lihat, bahwa Pondok Madani yang lebih menekankan pada penguasaan bahasa dan pengetahuan agama sulit untuk membuat orang mengejar pengetahuan apabila ada keinginan seperti Alif yang ingin sekolah teknik. Walau tetap masih ada kemu
...more
Irda Dewi Puspita
Lama penyelesaian proses melahap sebuah buku. Terkadang menjadi salah satu faktor yang mencirikan sebuah buku itu sedap atau tidak untuk dinikmati. Tapi hal itu tidak berlaku padaku dalam menilai buku ini. Walaupun aku melahapnya dalam waktu yang lumayan lama. Bukan berarti buku ini ga bagus atau bahkan ga enak untuk dibaca. Tapi, karena banyaknya faktor xxx yang ngebuat proses melahap buku ini jadi tertunda-tunda. Haaiisshh... butttt now, finaaalllyy.... i'm finished!!!

Buku kedua dari Trilogi
...more
Febi Rahmi
Saya suka pembatas buku daun maple nya, orange pula :D hehe...reaksi pertama saya begitu si daun ini menyembul dari buku setebal 473 halaman ini.. Peta tiga ranah yang dikunjungi menarik, hm..sepertinya mengambil ide dari peta petualangannya Winnetou - Karl May...

Buku ini bagi saya sarat dengan nilai perjuangan, kerja keras, keyakinan dan kesabaran. Bagaimana tidak, Alif remaja lepas dari Pesantren Madani yang sangat ia cintai harus berhadapan pada mimpi dan kenyataan yang dihadapi. PM yang sang
...more
Amanatia Junda
Mengawali membaca Ranah 3 Warna tidak seberat menuntaskannya. Saya tertarik meminjam buku ini dari teman saya karena saya pernah membaca Negeri 5 Menara, dan cukup memuaskan untuk standar Novel semi-autobiografi dan bergenre motivasi.

Di buku ini tokoh utama yakni Alif meneruskan hidupnya di Bandung setelah lulus dari Pondok Madani. Dengan alur maju, penulis mengisahkan perjalanan seorang mahasiswa selama empat tahun. Alangkah lamanya, karena alur maju tidak diimbangi dengan hal-hal yang membuat
...more
Alisyah Samosir
Sangat menikmati membaca halaman demi halaman buku ini. Banyak belajar mengenai bagaimana bermimpi, tanpa batas, dan mencoba mewujudkannya. Masing-masing kita, tanpa terkecuali, berpotensi untuk mewujudkan mimpi yang sekalipun sepertinya tidak mungkin.

Bahasanya mudah dicerna. Meskipun terdapat beberapa bahasa Arab, dan bahasa Inggris dan Prancis (khusus di bagian di mana Alif mewujudkan mimpinya ke Kanada), sama sekali tidak mengganggu, malah semakin enjoy membacanya karena menjadi seperti bumbu
...more
Sarah Luziani
"Man Shabara Zhafira"
Ini dia mantra utama dari buku ini. Cerita dari seorang Alf Fikri, seorang lulusan gontor yang bercita cita ingin seperti BJ. Habiebie, presiden ke-3 kita. Ya, sempat dia galau. "Bagaimana bisa lulusan gontor yang tidak punya ijazah SMA ingin mengikuti UMPTN ke ITB??". Dia sempat "futur". Turun iman karena hal ini. Tapi karena kerja keras dan ridha Allah dia bisa mengikuti ujian persamaan SMA walau dengan nilai nilai yang tak memuaskan. "Yang terpenting sekarang aku punya ij
...more
Isnaini Nuri
Alhamdulillah,,
terbeli juga buku ini dengan upah hasil ngemong anak selama 2 hari,,
huekekekeke....
Joss dah pastinya..
Setelah baca buku ini baru saya sadar sepertinya saya belum berusaha "extra miles"..
Tenaga saya masih banyak bersisa dalam usaha mencapai impian,,makanya gak nyantol2 mimpinya :D
Padahal kondisi saya jauh lebih baik dibanding kondisi si Alif di buku ini..
Hebat mantep banget perjuangannya...
Saya juga jadi sadar perjuangan sangat berat di awal mempunyai waktu yang singkat dibanding h
...more
Ophan Bunjos


Akhirnya buku ini aku habiskan. Ketika A. Fuadi diwawancara dalam KickAndy, dia mengatakan kalau novel ini juga merupakan suatu catatan perjalanan anak perdesaan Maninjau yang mengabdikan impiannya bermula sejak di Pondok Madani.

Alif Fitri @ Ahmad Fuadi.

Ketika ada orang lain mempersoalkan niatnya mau ke Eropah, yang sebenarnya impian tamanya mau ke tanah bebas Amerika, dia malah lagi kuat mau ke sana. Soal nasionalis bukan pokok persoalannya, tapi soalnya bagaimana seorang anak perdesaan bisa me
...more
Fadilah
Tak disangka-sangka. Baru beberapa halaman awal saya sudah tertarik. Bagaimana tidak tertarik kalau yang diceritakan adalah kisah sang tokoh utama berjuang mengais bangku kosong perguruan tinggi negeri. Selanjutnya semakin menarik saja. Latar tempatnya sama dengan saat ini saya berdomisili. Wah, semakin saya membayangkan kisah tersebut seakan semakin nyata.
Sebenarnya, yang paling menggugah ini adalah perjuangan si tokoh utama yang sedang berada pada umur yang tentunya tidak beda jauh dengan sa
...more
Yuliza
Setelah tersihir dengan mantra Man Jadda Wajada (Siapa yang bersungguh-sungguh akan sukses) pada buku pertama, harus aku akui akupun sepertinya terhipnotis dengan mantra kedua di buku ini, Man Shabara Zhafira (Siapa yang bersabar, dia akan beruntung)
Ranah 3 Warna, pertama liat covernya sempat mikir “ Ini kan daun maple.. kenapa covernya bergambar daun maple dan sepatu butut..?” Daun maple menjadi sangat akrab denganku karena dulu-dulunya aku tuh suka banget maen game online Farmville  *jeddaa
...more
Primadonna
This review has been hidden because it contains spoilers. To view it, click here.
Femmy
Buku kedua dalam trilogi Negeri 5 Menara ini melanjutkan cerita tentang Alif yang dikisahkan telah lulus dari Pondok Madani dalam buku sebelumnya. Buku ini menuturkan dua pengalaman Alif dalam melanjutkan menimba ilmu, yaitu saat kuliah S1 di Bandung dan saat mengikuti program pertukaran pelajar ke Kanada.

Sungguh, saya sangat mengagumi Alif yang pantang menyerah (meski ada naik-turunnya) dalam perjuangannya menuntut ilmu. Dia harus berupaya untuk mendapatkan ijazah persamaan SMA dan belajar mati
...more
Uci
Membaca bagian pertama buku ini, tentang perjuangan Alif selama kuliah di HI Unpad, saya tak urung bertanya-tanya apakah saya akan lebih ambisius dan tahan banting jika hidup saya sesusah Alif. Kadang-kadang kesulitan memang membuat seseorang lebih berani bermimpi untuk memperbaiki keadaan, untuk keluar dari jerat masalah.

Itu sebabnya saya lebih menyukai bagian pertama Ranah 3 Warna. Bagian kedua, yang menceritakan kehidupan Alif dan teman-teman saat menjalani program pertukaran di Kanada, penu
...more
Dian Rustya
“Bersabarlah menyongsong musibah yang terjadi dalam waktu yang mengalir,Sungguh didalam sabar ada pintu sukses dan impian kan tercapai
Jangan cari kemuliaan di kampong kelahiranmu, Sungguh kemuliaan itu ada diperantauan di usia muda”

Begitulah sepenggalan syair Sayyid Ahmad Hasyimi yang membuka cerita Ranah 3 Warna. Pada novel ini, kita diajak untuk mengikuti perjalanan, perjuangan, dan petualangan seorang Alif Fikri dalam mencapai cita maupun Cinta sampai ke 3 ranah yang berbeda. Seru? Pastinya :
...more
Nafalitaayunda
Banyak hal yang harus dicapai dan diperjuangkan dalam hidup ini. Dan semua itu harus dibayar mahal dengan kerja keas. Namun, tak cukup itu saja, kesabaran kita juga diuji agar kekuatan diri kita semakin terbentuk.

Buku ini menceritakan tentang perjuangan seorang santri dari Pondok Madani, Alif, yang ingin melanjutkan cita-citanya untuk melanjutkan kuliah di ITB. Namun, persaingan untuk mendapatkan kursi disana sangatlah berat. Dia gagal. Rupanya ITB belum menjadi jalannya. Setelah menjalani ujian
...more
Lukman Solihin
Alif baru saja tamat dari Pondok Madani. Dia bahkan sudah bisa bermimpi dalam bahasa Arab dan Inggris. Impiannya? Tinggi betul. Ingin belajar teknologi tinggi di Bandung seperti Habibie, lalu merantau sampai ke Amerika.

Dengan semangat menggelegak dia pulang ke Maninjau dan tak sabar ingin segera kuliah. Namun kawan karibnya, Randai, meragukan dia mampu lulus UMPTN. Lalu dia sadar, ada satu hal penting yang dia tidak punya. Ijazah SMA. Bagaimana mungkin mengejar semua cita-cita tinggi tadi tanpa
...more
Imas
Merupakan lanjutan buku pertama Negeri 5 Menara. Aku tidak sabar ingin membaca buku ini, setelah menunggu-nunggu kapan akan diterbitkan. Saat beli pada hari pertama eh sehari sebelum peluncuran hari pertama di sebuah toko buku bela-belain untuk bayar dulu baru diambil keesokan harinya biar dapat hadiah tas.

Jika Negeri 5 Menara bercerita tentang suka duka Alif dan teman-temannya dalam menjalani kehidupan pesantren. Ranah 3 Warna berkisah tentang Alif setelah lulus dan melanjutkan pendidikan di pe
...more
Ade Faulina
Buku yang mampu memotivasi dan menggugah keinginan siapa saja untuk berprestasi dan meraih impiannya. :)
Sakinah Mariz
RESENSI BUKU

Judul : Ranah 3 Warna (Buku Kedua Dari Trilogi Negeri 5 Menara)
Pengarang : A. Fuadi
Cetakan : Pertama, Januari 2011
Penerbit : Kompas Gramedia
Jenis : Novel
Menemukan Warna Kehidupan

“Buah dari kesabaran adalah keajaiban.” makna yang sarat terkandung dari novel kedua dari trilogi Negeri 5 Menara. Setelah sebelumnya berhasil menyihir pembaca dengan letupan mantera Man Jadda, wa jada (dimana ada kemauan disitu ada jalan), kali ini penulis menguatkan cerita dengan kalimat Man Shabara Zafir
...more
« previous 1 3 4 5 6 7 8 9 99 100 next »
topics  posts  views  last activity   
tnya dong 14 76 Jun 11, 2013 11:35PM  
  • Cinta di Dalam Gelas
  • Eliana (Serial Anak-Anak Mamak, Buku 4)
  • Negeri van Oranje
  • Muhammad: Lelaki Penggenggam Hujan
  • Selimut Debu
  • Sepatu Dahlan
  • 99 Cahaya di Langit Eropa: Perjalanan Menapak Jejak Islam di Eropa
  • 2
  • Tanah Tabu
  • Dalam Dekapan Ukhuwah
  • Bumi Cinta
3012699
Fuadi lahir di nagari Bayur, sebuah kampung kecil di pinggir Danau Maninjau tahun 1972, tidak jauh dari kampung Buya Hamka. Ibunya guru SD, ayahnya guru madrasah.

Lalu Fuadi merantau ke Jawa, mematuhi permintaan ibunya untuk masuk sekolah agama. Di Pondok Modern Gontor dia bertemu dengan kiai dan ustad yang diberkahi keikhlasan mengajarkan ilmu hidup dan ilmu akhirat.

Gontor pula yang membukakan hat
...more
More about Ahmad Fuadi...

Other Books in the Series

Trilogi Negeri 5 Menara (3 books)
  • Negeri 5 Menara (Negeri 5 Menara, #1)
  • Rantau 1 Muara (Negeri 5 Menara, #3)
Negeri 5 Menara (Negeri 5 Menara, #1) Rantau 1 Muara (Negeri 5 Menara, #3) Dari Datuk ke Sakura Emas Negeri 5 Menara: A Movie Companion Berjalan Menembus Batas (Man Jadda Wajada Series, #1)

Share This Book

No trivia or quizzes yet. Add some now »

“Tapi apa memang persahabatan bisa kendur karena jarak? Aku yakin inti persahabatan tentu tidak rusak, tapi jarak dan tempat tidak bisa berdusta, berpisah secara fisik bisa merenggangkan keintiman persahabatan karena tidak lagi disirami oleh pertemuan, canda, dan diskusi *Ranah 3 Warna, halaman 36*” 31 likes
“Kalau kita kondisikan sedemikian rupa, impian itu lambat laun menjadi nyata . Pada waktu yang tidak pernah kita sangka sangka” 23 likes
More quotes…