4th out of 50 books
—
166 voters
Ranah 3 Warna (Trilogi Negeri 5 Menara #2)
by
Ahmad Fuadi (Goodreads Author)
Alif baru saja tamat dari Pondok Madani. Dia bahkan sudah bisa bermimpi dalam bahasa Arab dan Inggris. Impiannya? Tinggi betul. Ingin belajar teknologi tinggi di Bandung seperti Habibie, lalu merantau sampai ke Amerika.
Dengan semangat menggelegak dia pulang ke Maninjau dan tak sabar ingin segera kuliah. Namun kawan karibnya, Randai, meragukan dia mampu lulus UMPTN. Lalu di...more
Dengan semangat menggelegak dia pulang ke Maninjau dan tak sabar ingin segera kuliah. Namun kawan karibnya, Randai, meragukan dia mampu lulus UMPTN. Lalu di...more
Paperback, 473 pages
Published
January 23rd 2011
by PT Gramedia Pustaka Utama
Friend Reviews
To see what your friends thought of this book,
please sign up.
Community Reviews
(showing
1-30
of
3,000)
Anak-anakku...
Bila badai datang. Hadapi dengan Iman dan sabar. Laut tenang ada untuk dinikmati dan disyukuri. Sebaliknya laut badai ada untuk ditaklukkan, bukan ditangisi. Bukankah karakter pelaut andal ditatah oleh badai yg silih berganti ketika melintas lautan tak bertepi?
Menyambung baca buku ini dari Negeri 5 Menara semakin mengukuhkan hati untuk terus BERUSAHA.. yes, I have let myself down, and yes I have come to tiredness as much as I want to give up -- but I never did, tapi karunia Tuhan m...more
Bila badai datang. Hadapi dengan Iman dan sabar. Laut tenang ada untuk dinikmati dan disyukuri. Sebaliknya laut badai ada untuk ditaklukkan, bukan ditangisi. Bukankah karakter pelaut andal ditatah oleh badai yg silih berganti ketika melintas lautan tak bertepi?
Menyambung baca buku ini dari Negeri 5 Menara semakin mengukuhkan hati untuk terus BERUSAHA.. yes, I have let myself down, and yes I have come to tiredness as much as I want to give up -- but I never did, tapi karunia Tuhan m...more
Repiu versi 1
-------------------
Jakarta, 20XY
Matahari masih berada dalam peraduannya. Saat ini, bulanlah yang terlihat berkuasa di angkasa. Di sebuah kamar nyaman, wanita paruh baya terlihat gelisah di tempat tidur. Sudah sejak tadi ia berusaha pergi ke alam mimpi, namun tak juga berhasil. Entah kenapa ia yang biasanya gampang terlelap, kali ini susah sekali memejamkan mata.
Bosan berada di tempat tidur, wanita paruh baya itu segera mengambil baju hangat dan berjalan keluar kamar. Tujuannya sudah...more
-------------------
Jakarta, 20XY
Matahari masih berada dalam peraduannya. Saat ini, bulanlah yang terlihat berkuasa di angkasa. Di sebuah kamar nyaman, wanita paruh baya terlihat gelisah di tempat tidur. Sudah sejak tadi ia berusaha pergi ke alam mimpi, namun tak juga berhasil. Entah kenapa ia yang biasanya gampang terlelap, kali ini susah sekali memejamkan mata.
Bosan berada di tempat tidur, wanita paruh baya itu segera mengambil baju hangat dan berjalan keluar kamar. Tujuannya sudah...more
tanggal 23 January buku ini diberikan Mba Nina pagi-pagi sekali ke meja kerjaku..
makasih ya mba Truly dan Ijul yang udah mau direpotin..
wah, sampulnya keren yaa, penasaran apa maksud ranah3warna dan arti sepatu plus daun-daun maple nya
menyembul kemudian si pembatas buku nya
wah!keren!
dan ketika menelusuri detail buku untuk mencari tahu siapa pewajah sampulnya, eh, eh ada nama yang aku kenal di deretan nama yang ada di halaman tersebut..
hihihihi *diceburin ke kolam renang*
setelah mengintip petanya...more
makasih ya mba Truly dan Ijul yang udah mau direpotin..
wah, sampulnya keren yaa, penasaran apa maksud ranah3warna dan arti sepatu plus daun-daun maple nya
menyembul kemudian si pembatas buku nya
wah!keren!
dan ketika menelusuri detail buku untuk mencari tahu siapa pewajah sampulnya, eh, eh ada nama yang aku kenal di deretan nama yang ada di halaman tersebut..
hihihihi *diceburin ke kolam renang*
setelah mengintip petanya...more
Wow, akhirnya buku yang ditunggu-tunggu ini kelar juga saya baca.
Ga tahan dengan bahasan suami dan adek saya yang udah nyamber duluan buku ini, saya akhirnya menyudahi buku ini dengan senyum gembira.
Ranah 3 Warna adalah buku kedua dari A. Fuadi yang promonya dimana-mana bakal jadi best seller.
Seperti buku pertamanya, Negeri 5 Menara yang menjadi best seller, saya tak ragu lagi akan banyak orang menyukai buku Uda Fuadi yang kedua ini.
Kalo di Negeri 5 Menara kita melihat cerita Alif Fikri dan tema...more
Ga tahan dengan bahasan suami dan adek saya yang udah nyamber duluan buku ini, saya akhirnya menyudahi buku ini dengan senyum gembira.
Ranah 3 Warna adalah buku kedua dari A. Fuadi yang promonya dimana-mana bakal jadi best seller.
Seperti buku pertamanya, Negeri 5 Menara yang menjadi best seller, saya tak ragu lagi akan banyak orang menyukai buku Uda Fuadi yang kedua ini.
Kalo di Negeri 5 Menara kita melihat cerita Alif Fikri dan tema...more
"Mantra" Man Jadda Wajadda ternyata tidak cukup untuk menjalani hidup yang pas-pasan. Apalagi bertekad untuk mewujudkan mimpi, mengejar prestasi.
Itulah yang dialami Alif, tokoh utama cerita Ranah 3 Warna lanjutan Negeri 5 Menara. Lulusan pondok pesantren Madani ini diragukan oleh teman, kerabat, dan orang-orang terdekatnya bisa melanjutkan kuliah umum apalagi bermimpi keluar negeri.
Termotivasi dari teman kecilnya Randai, ia tak ingin kalah dengan kawannya itu untuk berprestasi.
Perjalanan Alif m...more
Itulah yang dialami Alif, tokoh utama cerita Ranah 3 Warna lanjutan Negeri 5 Menara. Lulusan pondok pesantren Madani ini diragukan oleh teman, kerabat, dan orang-orang terdekatnya bisa melanjutkan kuliah umum apalagi bermimpi keluar negeri.
Termotivasi dari teman kecilnya Randai, ia tak ingin kalah dengan kawannya itu untuk berprestasi.
Perjalanan Alif m...more
This review has been hidden because it contains spoilers. To view it,
click here.
"Man Shabara Zhafira"
Ini dia mantra utama dari buku ini. Cerita dari seorang Alf Fikri, seorang lulusan gontor yang bercita cita ingin seperti BJ. Habiebie, presiden ke-3 kita. Ya, sempat dia galau. "Bagaimana bisa lulusan gontor yang tidak punya ijazah SMA ingin mengikuti UMPTN ke ITB??". Dia sempat "futur". Turun iman karena hal ini. Tapi karena kerja keras dan ridha Allah dia bisa mengikuti ujian persamaan SMA walau dengan nilai nilai yang tak memuaskan. "Yang terpenting sekarang aku punya ij...more
Ini dia mantra utama dari buku ini. Cerita dari seorang Alf Fikri, seorang lulusan gontor yang bercita cita ingin seperti BJ. Habiebie, presiden ke-3 kita. Ya, sempat dia galau. "Bagaimana bisa lulusan gontor yang tidak punya ijazah SMA ingin mengikuti UMPTN ke ITB??". Dia sempat "futur". Turun iman karena hal ini. Tapi karena kerja keras dan ridha Allah dia bisa mengikuti ujian persamaan SMA walau dengan nilai nilai yang tak memuaskan. "Yang terpenting sekarang aku punya ij...more
#2011-10#
Kalau dulu saya memberikan 3 * untuk Negeri 5 Menara, sekarang saya berikan lebih. Kenapa? Karena lebih banyak konflik yang ditampilkan.
Dibuka dengan perjuangan Alif dalam menempuh ujian persamaan, setelah ketinggalan 4 tahun dalam ilmu-ilmu pasti. Barulah saya lihat, bahwa Pondok Madani yang lebih menekankan pada penguasaan bahasa dan pengetahuan agama sulit untuk membuat orang mengejar pengetahuan apabila ada keinginan seperti Alif yang ingin sekolah teknik. Walau tetap masih ada kemu...more
Kalau dulu saya memberikan 3 * untuk Negeri 5 Menara, sekarang saya berikan lebih. Kenapa? Karena lebih banyak konflik yang ditampilkan.
Dibuka dengan perjuangan Alif dalam menempuh ujian persamaan, setelah ketinggalan 4 tahun dalam ilmu-ilmu pasti. Barulah saya lihat, bahwa Pondok Madani yang lebih menekankan pada penguasaan bahasa dan pengetahuan agama sulit untuk membuat orang mengejar pengetahuan apabila ada keinginan seperti Alif yang ingin sekolah teknik. Walau tetap masih ada kemu...more
Jun 03, 2013
Aziza Nur
added it
Buku kedua Ahmad Fuadi ini cukup saya nantikan juga. Apalagi yang akan dituangkan Ahmad Fuadi adalah kesabaran yang diuji dari masalah dan masalah. Di buku ini diceritakan bagaimana Alif yang memasuki fase baru hidupnya, yakni lepas dari pesantren dan berkuliah sesuai dengan apa yang diimpikannya. Tapi, untuk masuk ke ranah perkuliahan, Alif juga harus berjuang.
BErkuliah di jurusan Hubungan Internasional tak membuat ujian hidup Alif mereda. Justru di sinilah ujian itu dimulai. Di tengah terpaan...more
BErkuliah di jurusan Hubungan Internasional tak membuat ujian hidup Alif mereda. Justru di sinilah ujian itu dimulai. Di tengah terpaan...more
Mengawali membaca Ranah 3 Warna tidak seberat menuntaskannya. Saya tertarik meminjam buku ini dari teman saya karena saya pernah membaca Negeri 5 Menara, dan cukup memuaskan untuk standar Novel semi-autobiografi dan bergenre motivasi.
Di buku ini tokoh utama yakni Alif meneruskan hidupnya di Bandung setelah lulus dari Pondok Madani. Dengan alur maju, penulis mengisahkan perjalanan seorang mahasiswa selama empat tahun. Alangkah lamanya, karena alur maju tidak diimbangi dengan hal-hal yang membuat...more
Di buku ini tokoh utama yakni Alif meneruskan hidupnya di Bandung setelah lulus dari Pondok Madani. Dengan alur maju, penulis mengisahkan perjalanan seorang mahasiswa selama empat tahun. Alangkah lamanya, karena alur maju tidak diimbangi dengan hal-hal yang membuat...more
Judul : Ranah 3 Warna
Penulis : A. Fuadi
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama
Cetakan Kedua Januari 2011
Semoga bermanfaat!.. ^_^
Buku ini berkisah tentang seorang Alif yang berjuang demi meraih kesuksesan dan membanggakan orang tuanya.Berbagai hikmah dan pelajaran dapat kita petik dari buku ini. “Man Shabara Zhafira” (siapa yang bersabar,akan beruntung).Adalah kalimat yang membuatku merasa termotivasi.Suatu usaha tidak akan berhasil jika tidak dibarengi dengan kesabaran.
Novel ini menciratakan seora...more
Penulis : A. Fuadi
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama
Cetakan Kedua Januari 2011
Semoga bermanfaat!.. ^_^
Buku ini berkisah tentang seorang Alif yang berjuang demi meraih kesuksesan dan membanggakan orang tuanya.Berbagai hikmah dan pelajaran dapat kita petik dari buku ini. “Man Shabara Zhafira” (siapa yang bersabar,akan beruntung).Adalah kalimat yang membuatku merasa termotivasi.Suatu usaha tidak akan berhasil jika tidak dibarengi dengan kesabaran.
Novel ini menciratakan seora...more
inspiratif...
1 kata buat novel ini..)
novel yang menceritakan kisah masa lalu dari sang penulis. ditulis kembali sebagai sebuah cerita yang apik, inspiratif, dan menarik. Ranah 3 warna adalah buku kedua dari trilogi negeri 5 menara.
buku karya Ahmad Fuadi ini, layak untuk mendapatkan apresiasi yang sangat baik dari masyarakat. karena novel ini sangat inspiratif, dapat menginspirasi para pembacanya. dan juga dapat menumbuhakan kembali semangat kerja keras bagi para pembacanya, dalam menjalani kehid...more
1 kata buat novel ini..)
novel yang menceritakan kisah masa lalu dari sang penulis. ditulis kembali sebagai sebuah cerita yang apik, inspiratif, dan menarik. Ranah 3 warna adalah buku kedua dari trilogi negeri 5 menara.
buku karya Ahmad Fuadi ini, layak untuk mendapatkan apresiasi yang sangat baik dari masyarakat. karena novel ini sangat inspiratif, dapat menginspirasi para pembacanya. dan juga dapat menumbuhakan kembali semangat kerja keras bagi para pembacanya, dalam menjalani kehid...more
Ranah 3 Warna
kali ini bercerita perjalanan hidup Alif setelah tamat dari Pondok Madani. menceritakan tentang perjuangan Alif untuk mendapatkan kursi di perguruan tinggi, perjuangan mencari nafkah karena ayahnya yang tiada, perjuangan untuk mendapatkan kesempatan menginjak benua Amerika yang sudah diidam-idamkannya sejak masih di PM.
underdog. diremehkan. itulah yang Alif rasakan pada saat orang-orang tahu dia akan mengikuti UMPTN. Tapi Alif berusaha keras, seperti tim Denmark. yang akhirnya membu...more
kali ini bercerita perjalanan hidup Alif setelah tamat dari Pondok Madani. menceritakan tentang perjuangan Alif untuk mendapatkan kursi di perguruan tinggi, perjuangan mencari nafkah karena ayahnya yang tiada, perjuangan untuk mendapatkan kesempatan menginjak benua Amerika yang sudah diidam-idamkannya sejak masih di PM.
underdog. diremehkan. itulah yang Alif rasakan pada saat orang-orang tahu dia akan mengikuti UMPTN. Tapi Alif berusaha keras, seperti tim Denmark. yang akhirnya membu...more
Saya sangat menunggu sekuel Negeri 5 Menara ini. Sangat. Setelah membacanya? Saya kembali menemukan chemistry alur cerita novel dengan alur cerita kehidupan saya. Karakter-karakter pada tokoh-tokoh dalam novel, proses perjalanan Alif, hingga bumbu percintaannya mirip! Saya seperti sedang bersenda gurau dengan teman dekat ketika membaca buku ini, seperti mendengar petuah guru spiritual saya ketika melamat kalimat mutiara buku ini, seperti benar-benar berinteraksi.
Pada novel sebelumnya, Ahmad Fuad...more
Pada novel sebelumnya, Ahmad Fuad...more
Sorry for the-two-stars :p. Entah karna mood yang lagi ga pas ato gimana mengingat rating di goodreads 4,04 dan biasanya ga jauh beda ama rating saya..
Hei, saya termasuk orang yang berusaha buat ga mutung buat baca kalo udah terlanjur baca #wopooo.. Saya menyelesaikan Twilight Saga! Walopun udah mulai males baca mulai Eclipse tapi tetep namatin sampe Breaking Dawn yang setebel gaban itu (btw, gaban itu apa sih? XD).
Ketika pertama baca Negeri 5 Menara, saya sudah mengeset pikiran, ini novel jeni...more
Hei, saya termasuk orang yang berusaha buat ga mutung buat baca kalo udah terlanjur baca #wopooo.. Saya menyelesaikan Twilight Saga! Walopun udah mulai males baca mulai Eclipse tapi tetep namatin sampe Breaking Dawn yang setebel gaban itu (btw, gaban itu apa sih? XD).
Ketika pertama baca Negeri 5 Menara, saya sudah mengeset pikiran, ini novel jeni...more
Man jadda wajada, siapa yang bersungguh-sungguh akan sukses, itulah mantra, kalimat motivasi yang ditanamkan A. Fuadi pada novel Negeri 5 Menara. Sebuah kalimat dengan makna kuat. Makna kalimat ini didukung dengan keseluruhan cerita yang menggambarkan maknanya di tiap helai novel pertama trilogi Negeri 5 Menara itu. Pola serupa dipakai A.Fuadi dalam novel kedua trilogi Negeri 5 Menara, Ranah 3 Warna. Pada Ranah 3 Warna ia menyampaikan satu kalimat motivasi baru, man sabarra zhafira, siapa yang b...more
This review has been hidden because it contains spoilers. To view it,
click here.
Oct 25, 2011
Komar
added it
Buku yang menggugah semangat.
Tokoh utamanya adalah Alif, seorang alumni Pondok Madani di Ponorogo, Jawa Timur– salah satu kota yang pernah saya singgahi saat backpacker, juga beberapa tokoh lainnya di Negeri 5 Menara juga teman semasa SMP, Randai.
Selepas lulus dari Pondok Madani (PM), dia segera pulang ke kampung halamannya di Maninjau untuk bersiap-siap menyongsong impiannya untuk bisa kuliah di ITB, seperti Habibie, lalu belajar di Amerika.
Hambatan pertama muncul ketika dia baru menyadari bahw...more
Tokoh utamanya adalah Alif, seorang alumni Pondok Madani di Ponorogo, Jawa Timur– salah satu kota yang pernah saya singgahi saat backpacker, juga beberapa tokoh lainnya di Negeri 5 Menara juga teman semasa SMP, Randai.
Selepas lulus dari Pondok Madani (PM), dia segera pulang ke kampung halamannya di Maninjau untuk bersiap-siap menyongsong impiannya untuk bisa kuliah di ITB, seperti Habibie, lalu belajar di Amerika.
Hambatan pertama muncul ketika dia baru menyadari bahw...more
jarang-jarang adik (perempuan) saya, yang paling bungsu, merekomendasikan sebuah buku untuk saya baca.
Buku yang bercerita tentang perjuangan hidup seorang "alif" setelah Bapaknya meninggal, tentang kuatnya tekad untuk mencapai sebuah impian yang sepertinya (pada awalnya) adalah hal yang mustahil untuk bisa digapai, namun pada akhirnya adalah sebuah keberhasilan karena usaha yang gigih.
Di buku ini beberapa latar belakang Alif hampir sama dengan adik saya. Usia yang hampir sama, masa awal kuliah...more
Buku yang bercerita tentang perjuangan hidup seorang "alif" setelah Bapaknya meninggal, tentang kuatnya tekad untuk mencapai sebuah impian yang sepertinya (pada awalnya) adalah hal yang mustahil untuk bisa digapai, namun pada akhirnya adalah sebuah keberhasilan karena usaha yang gigih.
Di buku ini beberapa latar belakang Alif hampir sama dengan adik saya. Usia yang hampir sama, masa awal kuliah...more
Cukup terlambat untuk baca buku ini. Honestly,saya sempat 'menghindari' R3W karna (menurut saya) N5M sedikit membosankan. Namun berkat talkshow mas Fuadi dan promosi orang2 sekitar yang tak henti2nya 'membujuk' saya untuk membaca (plus cerita spoiler2nya), jadilah saya 'habisin' tuh buku.:D
Tanpa sadar,saya tiba2 mengalami 'stuck' di tengah2 proses membaca. Mungkin karna saya sekitar sebulan yang lalu baru mendaftar program PPAN yang sama dengan yang mas A.Fuadi ikuti (juga utk tujuan Canada), da...more
Tanpa sadar,saya tiba2 mengalami 'stuck' di tengah2 proses membaca. Mungkin karna saya sekitar sebulan yang lalu baru mendaftar program PPAN yang sama dengan yang mas A.Fuadi ikuti (juga utk tujuan Canada), da...more
Setelah membaca 5 menara, tidak disangka sangka saat aku membuka http://library.gunadarma.ac.id
ternyata buku ini sudah ada, buku pertama aku pinjam dari temanku yang juga lulusan Pondok modern Gontor-Ponorogo, kita ga akur (*atau mungkin perasaanku doang yaaa) tapi mungkin buku Alip nih bisa buat kita ngobrol beberapa patah kata :D
tentang buku ini aku lahap semalam besoknya aku pinjamkan sama temanku si anak Pondok, yang dulu meminjamkan Negeri 5 Menara (*pasti Alif bilang lebih baik beli sekali...more
ternyata buku ini sudah ada, buku pertama aku pinjam dari temanku yang juga lulusan Pondok modern Gontor-Ponorogo, kita ga akur (*atau mungkin perasaanku doang yaaa) tapi mungkin buku Alip nih bisa buat kita ngobrol beberapa patah kata :D
tentang buku ini aku lahap semalam besoknya aku pinjamkan sama temanku si anak Pondok, yang dulu meminjamkan Negeri 5 Menara (*pasti Alif bilang lebih baik beli sekali...more
Alif baru saja tamat dari Pondok Madani. Dia bahkan sudah bisa bermimpi dalam bahasa Arab dan Inggris. Impiannya? Tinggi betul. Ingin belajar teknologi tinggi di Bandung seperti Habibie, lalu merantau sampai ke Amerika.
Dengan semangat menggelegak dia pulang ke Maninjau dan tak sabar ingin segera kuliah. Namun kawan karibnya, Randai, meragukan dia mampu lulus UMPTN. Lalu dia sadar, ada satu hal penting yang dia tidak punya. Ijazah SMA. Bagaimana mungkin mengejar semua cita-cita tinggi tadi tanpa...more
Dengan semangat menggelegak dia pulang ke Maninjau dan tak sabar ingin segera kuliah. Namun kawan karibnya, Randai, meragukan dia mampu lulus UMPTN. Lalu dia sadar, ada satu hal penting yang dia tidak punya. Ijazah SMA. Bagaimana mungkin mengejar semua cita-cita tinggi tadi tanpa...more
Sebelumnya dah tau kalo akan keluar buku keduanya 5 MENARA, tapi ngga tau kapan tepatnya ni buku keluar. Ngga sengaja di Bus Trans Jkt, lihat mba2 lagi asik baca buku, n pas dilihat judul buku yang di baca "RANAH 3 WARNA".
Sampe kantor langsung pesen lewat Internet, 3 hari kemudian dateng deh bukunya, yang bikin makin happy, ternyata buku nya dah ditandatangani si penulis A. Fuadi
Saya menyukai buku ini, karena menceritakan perjuangan seseorang dalam mencapai cita-citanya, dan bagaimana akhirnya...more
Sampe kantor langsung pesen lewat Internet, 3 hari kemudian dateng deh bukunya, yang bikin makin happy, ternyata buku nya dah ditandatangani si penulis A. Fuadi
Saya menyukai buku ini, karena menceritakan perjuangan seseorang dalam mencapai cita-citanya, dan bagaimana akhirnya...more
Buku ini merupakan buku kedua dari Trilogi kehidupan Alif Fikri. Buku Pertama yang bertajuk Negeri 5 Menara mengisahkan tentang perjalanan hidup Alif Fikri, seorang anak Minang dari keluarga sederhana ketika menempuh pendidikan di Pondok Madani (nama samaran Pondok Pesantren Modern Gontor – Jawa Timur) yang terkenal itu. Sedangkan dalam buku kedua (Ranah 3 Warna) mengisahkan perjalanan hidup Alif Fikri setamat dari Pondok Madani yang harus menempuh perjuangan berat untuk lolos ujian persamaan SM...more
..:: “Walau hanya berbisik di hati, rupanya Tuhan selalu maha mendengar” ::..
Tentang – Ranah 3 Warna -
Buku yang tetap menawarkan semangat menggapai cita-cita ini sekarang bercerita mengenai kehidupan Alif Fikri, pasca kelulusannya menempuh ilmu di Pondok Madani. Alif kini kembali ke kampung Maninjau setelah menggoreskan harapan Amaknya untuk belajar ilmu agama. Walau begitu, cita-citanya untuk menjadi the next Habibie tidak pernah surut. Harapannya untuk menorehkan prestasi mendunia dalam...more
Sebelum menilai isi dari buku ini, saya telah memberikan satu bintang terlebih dahulu kepada buku ini. Mengapa?
1. Wajah sampul depan yang cukup menarik. Rumput, daun maple kering dan sepatu yang nampak lusuh dengan warna yang cukup lembut. Ya, saya suka. (Mungkin sebentar lagi ada embel-embel “National Bestseller” di sampulnya)
2. Setelah membuka sampul depan, di baliknya terdapat sebuah peta wilayah Saint Raymond, Kanada. Begitu juga dengan dibalik sampul belakang ada sebuah peta panjang dari ko...more
1. Wajah sampul depan yang cukup menarik. Rumput, daun maple kering dan sepatu yang nampak lusuh dengan warna yang cukup lembut. Ya, saya suka. (Mungkin sebentar lagi ada embel-embel “National Bestseller” di sampulnya)
2. Setelah membuka sampul depan, di baliknya terdapat sebuah peta wilayah Saint Raymond, Kanada. Begitu juga dengan dibalik sampul belakang ada sebuah peta panjang dari ko...more
Negeri 5 menara adalah salah satu buku yang saya baca berulang kali, sehingga saya menunggu2 munculnya buku kedua ini. Untungnya buku ini juga sebagus buku pertamanya.. Kalau buku pertama mempopulerkan man jadda wajada maka buku ini memperkenalkan man shabara zhafira.. barangsiapa bersabar maka dia akan beruntung. Intinya niat kuat harus dipancangkan tapi kerja keras dan sabar jadi pengiringnya. Bagi saya pribadi yang sedang down *halah* buku ini cukup ampuh untuk mengembalikan semangat.
Bagian p...more
Bagian p...more
This review has been hidden because it contains spoilers. To view it,
click here.
Done,,,
Rada2 lupa dengan kisah Negeri 5 Menara, tp untung dikasih footnote di bawahnya hehehehe...
Makasih loh buat mba Truly yg udah sisain (emang disisain??:p) ni buku wlopun waktu itu telat pesennya...
Kalo boleh jujur...buku ini lebih oke dari buku pertamanya.
Kenapa?karena menurut gw bang Fuadi lebih mengalir cara bertuturnya dan lebih enak dibaca walopun tetap kayanya masih terlalu banyak deskripsi di dalamnya.
Melihat karakter tokoh Alif di buku kedua ini, memang kayanya ngga se-humble dan se...more
Rada2 lupa dengan kisah Negeri 5 Menara, tp untung dikasih footnote di bawahnya hehehehe...
Makasih loh buat mba Truly yg udah sisain (emang disisain??:p) ni buku wlopun waktu itu telat pesennya...
Kalo boleh jujur...buku ini lebih oke dari buku pertamanya.
Kenapa?karena menurut gw bang Fuadi lebih mengalir cara bertuturnya dan lebih enak dibaca walopun tetap kayanya masih terlalu banyak deskripsi di dalamnya.
Melihat karakter tokoh Alif di buku kedua ini, memang kayanya ngga se-humble dan se...more
Tak disangka-sangka. Baru beberapa halaman awal saya sudah tertarik. Bagaimana tidak tertarik kalau yang diceritakan adalah kisah sang tokoh utama berjuang mengais bangku kosong perguruan tinggi negeri. Selanjutnya semakin menarik saja. Latar tempatnya sama dengan saat ini saya berdomisili. Wah, semakin saya membayangkan kisah tersebut seakan semakin nyata.
Sebenarnya, yang paling menggugah ini adalah perjuangan si tokoh utama yang sedang berada pada umur yang tentunya tidak beda jauh dengan sa...more
Sebenarnya, yang paling menggugah ini adalah perjuangan si tokoh utama yang sedang berada pada umur yang tentunya tidak beda jauh dengan sa...more
| topics | posts | views | last activity | |
|---|---|---|---|---|
| tnya dong | 14 | 51 | Jun 11, 2013 11:35pm |
Fuadi lahir di nagari Bayur, sebuah kampung kecil di pinggir Danau Maninjau tahun 1972, tidak jauh dari kampung Buya Hamka. Ibunya guru SD, ayahnya guru madrasah.
Lalu Fuadi merantau ke Jawa, mematuhi permintaan ibunya untuk masuk sekolah agama. Di Pondok Modern Gontor dia bertemu dengan kiai dan ustad yang diberkahi keikhlasan mengajarkan ilmu hidup dan ilmu akhirat.
Gontor pula yang membukakan hat...more
More about Ahmad Fuadi...
Lalu Fuadi merantau ke Jawa, mematuhi permintaan ibunya untuk masuk sekolah agama. Di Pondok Modern Gontor dia bertemu dengan kiai dan ustad yang diberkahi keikhlasan mengajarkan ilmu hidup dan ilmu akhirat.
Gontor pula yang membukakan hat...more
Share This Book
No trivia or quizzes yet. Add some now »
“Bila hidupku tidak berlangsung lama lantas kenapa kutipan kutipan negatif menyelubungi keyakinan keyakinanku..Ranah 3 warna telah menjawab penelusuran asumsi tak jelasku ini...MAN SHABARA ZHAFIRA..”
—
15 people liked it
“Tapi apa memang persahabatan bisa kendur karena jarak? Aku yakin inti persahabatan tentu tidak rusak, tapi jarak dan tempat tidak bisa berdusta, berpisah secara fisik bisa merenggangkan keintiman persahabatan karena tidak lagi disirami oleh pertemuan, canda, dan diskusi *Ranah 3 Warna, halaman 36*”
—
13 people liked it
More quotes…











view all 20 comments


























