Rahmat Abdullah





Rahmat Abdullah

Author profile


born
July 31, 1953 in Jakarta, Indonesia

died
June 14, 2005

gender
male

genre


About this author

KH. Rahmat Abdullah, Dari Kuningan Sampai Bekasi

Rahmat Abdullah, yang seringkali dipanggil Bang Mamak oleh warga Kampung Kuningan ini, meskipun lahir dari pasangan asli Betawi, namun ia selalu menghindari sebutan Betawi yang dianggapnya berbau kolonial Belanda. Ia lebih bangga dengan menyebut Jayakarta, karena baginya itulah nama yang diberikan Pangeran Fatahillah kepada tanah kelahirannya. Sebuah sikap yang tak lain lahir dari semangat anti kolonialisme dan imperialisme, serta kebanggaan (izzah) terhadap warisan perjuangan Islam.

Pada usia 11 tahun, Rahmat kecil harus menapaki hidupnya tanpa asuhan sang ayah, karena saat itu ia telah menjadi seorang anak yatim. Sang ayah hanya mewariskan pada dirinya usaha percetakan-sablon, yang ia kelol...more


Average rating: 4.19 · 230 ratings · 33 reviews · 3 distinct works
Untukmu Kader Dakwah
4.19 of 5 stars 4.19 avg rating — 135 ratings — published 2007
My rating:
didn't like it it was ok liked it really liked it it was amazing
add to my books
Pilar-Pilar Asasi, Bersama ...
4.17 of 5 stars 4.17 avg rating — 71 ratings — published 2005
My rating:
didn't like it it was ok liked it really liked it it was amazing
add to my books
Warisan Sang Murabbi, Pilar...
4.21 of 5 stars 4.21 avg rating — 24 ratings — published 2008
My rating:
didn't like it it was ok liked it really liked it it was amazing
add to my books

* Note: these are all the books on Goodreads for this author. To add more, click here.

“Seonggok kemanusiaan terkapar. Siapa yang mengaku bertanggung jawab? Bila semua pihak menghindar, biarlah saya yang menanggungnya, semua atau sebagiannya…”
Rahmat Abdullah