Agung Nugroho's Blog
August 17, 2009
Dulunya gue sangat percaya akan hal tersebut. Sampai tiba saatnya gue punya anak. Terutama saat si anak mulai masuk sekolah.
Satu hal yang cukup membuat gue dan ida khawatir saat membiarkan rafi berinteraksi dengan khalayak ramai adalah: nafsu makannya. Untuk urusan makan, anak ini memang tergolong sulit... maksudnya kalau udah mulai makan sulit berhenti. Tanda-tanda ke arah ini udah muncul saat dia baru berusia 7 bulan. Waktu itu situasi
Dulunya gue sangat percaya akan hal tersebut. Sampai tiba saatnya gue punya anak. Terutama saat si anak mulai masuk sekolah.
Satu hal yang cukup membuat gue dan ida khawatir saat membiarkan rafi berinteraksi dengan khalayak ramai adalah: nafsu makannya. Untuk urusan makan, anak ini memang tergolong sulit... maksudnya kalau udah mulai makan sulit berhenti. Tanda-tanda ke arah ini udah muncul saat dia baru berusia 7 bulan. Waktu itu situasi
August 16, 2009
August 9, 2009
July 21, 2009
Apa kabar, Aa Gym? Setelah di tahun 2006 mengumumkan keputusannya untuk berpoligami, jaringan bisnisnya mengalami kemunduran. Seperti diberitakan dalam salah satu posting di Gatra.com, pengunjung Daarut Tauhid berkurang drastis. Bahkan Warta Kota juga pernah memberitakan bahwa perusahaan televisi miliknya juga ikut-ikutan bangkrut dan terpaksa mem-PHK puluhan karyawan. Habis itu nama Aa Gym seperti tenggelam. TV - TV swasta yang dulu rebutan menampilkan Aa Gym di bulan Ramadhan, sekarang seperti
Apa kabar, Aa Gym? Setelah di tahun 2006 mengumumkan keputusannya untuk berpoligami, jaringan bisnisnya mengalami kemunduran. Seperti diberitakan dalam salah satu posting di Gatra.com, pengunjung Daarut Tauhid berkurang drastis. Bahkan Warta Kota juga pernah memberitakan bahwa perusahaan televisi miliknya juga ikut-ikutan bangkrut dan terpaksa mem-PHK puluhan karyawan. Habis itu nama Aa Gym seperti tenggelam. TV - TV swasta yang dulu rebutan menampilkan Aa Gym di bulan Ramadhan, sekarang seperti
July 19, 2009
July 17, 2009
Seperti yang udah-udah, setiap kali baru terjadi bencana, langsung bermunculan SMS-SMS nggak jelas yang memberitakan akan ada bencana susulan segera terjadi. Seperti pernah gue bahas di posting yang ini, ada aja orang iseng yang menciptakan SMS meresahkan, dan repotnya masih banyak juga orang yang cukup dogol untuk menyebarluaskannya sehingga teror semakin menyebar. Entahlah, tapi kayaknya diem-diem kita berharap sebuah bencana nggak berhenti sampai di situ. Bencana kita anggap seperti film box-


