quotes by Abdurahman Faiz
(showing 1-19 of 19)
"Sebab setelah hujan selalu ada seseorang yang datang sebagai pelangi, dan memelukmu.
: Aku ingin orang itu selamanya aku. "
— Abdurahman Faiz (Nadya: Kisah dari Negeri yang Menggigil)
: Aku ingin orang itu selamanya aku. "
— Abdurahman Faiz (Nadya: Kisah dari Negeri yang Menggigil)
"Buku adalah sahabat paling setia
rela mendampingi sepanjang waktu
di mana pun aku berada
tanpa pernah memikirkan dirinya."
— Abdurahman Faiz (Aku Ini Puisi Cinta)
rela mendampingi sepanjang waktu
di mana pun aku berada
tanpa pernah memikirkan dirinya."
— Abdurahman Faiz (Aku Ini Puisi Cinta)
tags:
buku
64 people liked it
"
Harry Potter,
Sudahkah kau temukan
ramuan rahasia itu
agar seluruh orang di dunia
bisa saling cinta?"
— Abdurahman Faiz (Untuk Bunda dan Dunia)
Harry Potter,
Sudahkah kau temukan
ramuan rahasia itu
agar seluruh orang di dunia
bisa saling cinta?"
— Abdurahman Faiz (Untuk Bunda dan Dunia)
tags:
cinta,
persahabatan
45 people liked it
"Menjadi presiden itu
berarti melayani dengan segenap hati
rakyat yang meminta suka
dan menyerahkan jutaan
keranjang dukanya
padamu...
"
— Abdurahman Faiz (Untuk Bunda dan Dunia)
berarti melayani dengan segenap hati
rakyat yang meminta suka
dan menyerahkan jutaan
keranjang dukanya
padamu...
"
— Abdurahman Faiz (Untuk Bunda dan Dunia)
"Pada setiap napasnya
bunda membuat matahari baru
dalam jiwamu"
— Abdurahman Faiz (Nadya: Kisah dari Negeri yang Menggigil)
bunda membuat matahari baru
dalam jiwamu"
— Abdurahman Faiz (Nadya: Kisah dari Negeri yang Menggigil)
tags:
ibu
32 people liked it
"Surga mungkin sebuah perpustakaan raksasa yang semua isinya terbuat dari coklat. Kau bisa membaca lalu memakan semuanya."
— Abdurahman Faiz
— Abdurahman Faiz
"Buku yang kubaca
selalu memberi sayap-sayap baru.
Membawaku terbang ke taman-taman pengetahuan paling menawan,
melintasi waktu dan peristiwa,
berbagi cerita cinta, menyapa semua tokoh yang ingin kujumpai, sambil bermain di lengkung pelangi."
— Abdurahman Faiz (Aku Ini Puisi Cinta)
selalu memberi sayap-sayap baru.
Membawaku terbang ke taman-taman pengetahuan paling menawan,
melintasi waktu dan peristiwa,
berbagi cerita cinta, menyapa semua tokoh yang ingin kujumpai, sambil bermain di lengkung pelangi."
— Abdurahman Faiz (Aku Ini Puisi Cinta)
tags:
buku
29 people liked it
"Aku selalu bermimpi
matahari melahirkan para guru
dan guru melahirkan para matahari..."
— Abdurahman Faiz (Guru Matahari)
matahari melahirkan para guru
dan guru melahirkan para matahari..."
— Abdurahman Faiz (Guru Matahari)
tags:
guru
28 people liked it
"Bunda,
engkau adalah puisi abadi
yang tak pernah kutemukan dalam buku..."
— Abdurahman Faiz (Untuk Bunda dan Dunia)
engkau adalah puisi abadi
yang tak pernah kutemukan dalam buku..."
— Abdurahman Faiz (Untuk Bunda dan Dunia)
tags:
ibu
24 people liked it
"Ayah bunda,
kucintai kau berdua
seperti aku
mencintai surga...
"
— Abdurahman Faiz (Untuk Bunda dan Dunia)
kucintai kau berdua
seperti aku
mencintai surga...
"
— Abdurahman Faiz (Untuk Bunda dan Dunia)
"Bunda adalah yang terhebat di dunia
sebab ia melahirkan kehidupan
dan memberi nyawa pada kata cinta."
— Abdurahman Faiz (Nadya: Kisah dari Negeri yang Menggigil)
sebab ia melahirkan kehidupan
dan memberi nyawa pada kata cinta."
— Abdurahman Faiz (Nadya: Kisah dari Negeri yang Menggigil)
tags:
ibu
13 people liked it
"Pada setiap napasnya
ayah memancangkan tiang-tiang asa
agar langkahmu sampai pada bianglala"
— Abdurahman Faiz (Nadya: Kisah dari Negeri yang Menggigil)
ayah memancangkan tiang-tiang asa
agar langkahmu sampai pada bianglala"
— Abdurahman Faiz (Nadya: Kisah dari Negeri yang Menggigil)
tags:
ayah
12 people liked it
"Apakah cinta
selalu menyediakan airmata?"
— Abdurahman Faiz (Nadya: Kisah dari Negeri yang Menggigil)
selalu menyediakan airmata?"
— Abdurahman Faiz (Nadya: Kisah dari Negeri yang Menggigil)
tags:
cinta
11 people liked it
"Merah putih masih merayap gelisah
mencari Hatta dalam jiwa dua ratus juta kita."
— Abdurahman Faiz (Nadya: Kisah dari Negeri yang Menggigil)
mencari Hatta dalam jiwa dua ratus juta kita."
— Abdurahman Faiz (Nadya: Kisah dari Negeri yang Menggigil)
tags:
indonesia
10 people liked it
"Ayah adalah yang teristimewa di dunia
sebab dari keringatnya
ia memberi tapak
untuk melangkah."
— Abdurahman Faiz (Nadya: Kisah dari Negeri yang Menggigil)
sebab dari keringatnya
ia memberi tapak
untuk melangkah."
— Abdurahman Faiz (Nadya: Kisah dari Negeri yang Menggigil)
tags:
ayah
10 people liked it
tags:
ibu
10 people liked it
"Penyair tak mempunyai tugas lain
kecuali membaca kalbu semesta
dan menangkapnya
dengan hati, getar pena,
bahkan topimu."
— Abdurahman Faiz (Nadya: Kisah dari Negeri yang Menggigil)
kecuali membaca kalbu semesta
dan menangkapnya
dengan hati, getar pena,
bahkan topimu."
— Abdurahman Faiz (Nadya: Kisah dari Negeri yang Menggigil)
tags:
penyair
9 people liked it
"
Tapi kitalah masa depan
kanak kanak yang harus menjalin airmata negeri
menjadi cahaya"
— Abdurahman Faiz (Nadya: Kisah dari Negeri yang Menggigil)
Tapi kitalah masa depan
kanak kanak yang harus menjalin airmata negeri
menjadi cahaya"
— Abdurahman Faiz (Nadya: Kisah dari Negeri yang Menggigil)
""Sebab setelah hujan selalu ada seseorang yang datang sebagai pelangi, dan memelukmu. "
— Abdurahman Faiz (Nadya: Kisah dari Negeri yang Menggigil)
— Abdurahman Faiz (Nadya: Kisah dari Negeri yang Menggigil)

